Franchise Mie Gacoan menjadi incaran pebisnis mapan atau pemula karena peluang omzet yang besar. Berikut update info kemitraan restoran mie pedas populer ini. [617] url asal
Franchise Mie Gacoan termasuk dalam bisnis yang jadi incaran karena menjanjikan omzet besar. Peluang ini disebabkan restoran Mie Gacoan sangat populer dan diminati masyarakat.
Mie Gacoan memiliki menu mi pedas dengan berbagai level, plus gurih dan sedikit manis pada beberapa hidangan. Bagi yang tertarik dengan info franchise Mie Gacoan, berikut informasinya.
Update Franchise Mie Gacoan 2024
Mie Gacoan ternyata tidak menyediakan franchise bagi semua pihak yang berminat pada merk ini. Semua outlet Mie Gacoan yang tersebar di seluruh Indonesia adalah milik PT. Pesta Pora Abadi.
"Mohon maaf sebelumnya, selama ini kami tidak pernah membuka sistem franchise/kerjasama/mitra dalam bentuk apapun," tulis Mie Gacoan dalam saluran WhatsApp yang diterima detikcom.
Dengan ketentuan ini, Mie Gacoan mengingatkan semua pihak agar tidak tertipu pada pihak yang menjanjikan franchise. Mie Gacoan bisa dipastikan tidak menyediakan sistem kerjasama tersebut.
Pemilik atau founder dan Chief Executive Officer (CEO) Mie Gacoan adalah Anton Kurniawan. Informasi tersebut tertera dalam akun LinkedIn miliknya. Sedangkan Chief Operating Officer (COO) Mie Gacoan Harris Kristanto bukan pemiliknya.
Menurut e-journal UAJY, Mie Gacoan kini berkembang menjadi pemimpin pasar mie pedas nomor satu di Indonesia, terutama di Pulau Jawa dan Bali. Mie Gacoan merupakan anak perusahaan PT. Pesta Pora Abadi yang berdiri pada tahun 2016.
Restorannya memiliki suasana yang atraktif dan lega, sehingga banyak pengunjung yang merasa betah. Nama Mie Gacoan sendiri diambil dari kata gaco yang dalam bahasa Jawa berarti jagoan atau andalan.
Kini outlet Mie Gacoan sudah tersebar di berbagai kota di Indonesia. Misalnya di Malang, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Solo, Bandung, Cirebon Jakarta, Depok, Bogor, dan Bali.
Menu Mie Gacoan
Nama menu-menunya juga unik karena menggunakan nama permainan tradisional di Indonesia. Ada tiga varian mi, yaitu Mie Suit yang tidak pedas, Mie Hompimpa dengan rasa pedas dan asin, dan Mie Gacoan dengan rasa pedas. Tingkat kepedasan dari menu tersebut bisa dipilih konsumen dari level 1 sampai level 8.
Selain menu mi, ada juga makanan lainnya seperti dimsum, pangsit goreng, siomay, udang keju, udang rambutan, dan lumpia udang. Sementara, menu minuman yang ditawarkan adalah Es Gobak Sodor, Es Petak Umpet, Es Teklek, dan Es Sluku Bathok.
Itulah informasi mengenai franchise atau waralaba Mie Gacoan. Saat ini Mie Gacoan tidak membuka franchise, sehingga detikers harus selalu berhati-hati terhadap penawaran franchise yang mengatasnamakan merek restoran mi populer ini.
Presiden Terpilih Prabowo Subianto akan membentuk Kementerian Penerimaan Negara. Hal ini berbeda dari kabar yang terdengar sebelumnya, di mana akan dibentuk Badan Penerimaan Negara.
CEO Arsari Group sekaligus adik Prabowo Subianto, Hashim S. Djojohadikusumo mengatakan rencana pembentukan Kementerian Penerimaan Negara ini telah ada dalam program kerja Asta Cita Prabowo. Bahkan saat ini sudah ada sosok yang ditunjuk sebagai Menteri Penerimaan Negara.
"Ada Asta Cita ke 8 itu Badan Penerimaan Negara. Itu jadi Kementerian Penerimaan Negara. Menterinya sudah ada," kata Hashim, dalam acara Diskusi Ekonomi bersama Pengusaha Internasional Senior di Jakarta, Senin (7/10/2024).
Hashim mengatakan, Presiden-Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memiliki target besar agar rasio penerimaan negara dapat mencapai 23% dari Produk Domestik Bruto (PDB) RI.
"Di situ jelas Prabowo-Gibran akan menuju rasio penerimaan negara menjadi 23% dari PDB, itu angka dari tim saya," ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, target tersebut tidak serta merta diterapkan. Hal tersebut berdasarkan pada masukan dari Bank Dunia (World Bank) yang menyebut kalau potensi penerimaan negara Indonesia bisa sebesar itu tanpa harus menaikkan tarif perpajakan, khususnya tarif pajak.
Salah satu upaya untuk mencapai itu, akan dilakukan penegakan aturan sehingga setoran pajak dapat dipenuhi seluruh wajib pajak. Dengan demikian, tidak ada lagi kebocoran dari sumber-sumber penerimaan negara.
Adapun upaya penegakan aturan ini dilakukan menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Information Technology (IT). Ia optimistis Indonesia akan bisa melampaui rasio penerimaan perpajakan di Kamboja yang sudah sebesar 18% dan bahkan Vietnam yang telah mencapai 23% dari produk domestik bruto (PDB) nya.
"It's the matter of time and will, Cara-caranya ada pakai AI pakai IT dan kita akan capai 23%, kita akan tunjukkan kepada anda, Bank Dunia siap sedia bantu kita capai 18%, capai 23% kita tutup kebocoran-kebocoran dengan tidak menambah tarif pajak," katanya.
Di samping itu, pemerintahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto juga berencana akan menurunkan pajak badan dari 22% menjadi 20%, mendekati tarif di Singapura dan Hong Kong.
"Tarif pajak 22% hendaknya kita turunkan menjadi 20%, mendekati Singapura dan Hong Kong tidak terlalu lama lagi. Ini yang saya mau tegaskan supaya teman-teman pengusaha untuk pajak tidak cemas, tidak ada kenaikan tarif pajak, tapi pemerintah ingin yang semua wajib pajak bayar pajak," ujar Hashim.