#30 tag 24jam
Pasar NFT Bangkit, Volume Transaksi Kembali Meroket
Volume transaksi NFT melonjak pasca kemenangan Donald Trump pada Pemilu AS. Apakah ini jadi tanda awal kebangkitan? [351] url asal
#aset-nft #nft #opensea #pasar-nft #pemilu-as
(BlockChain-Media) 10/11/24 13:30
v/17978755/
Pasar NFT yang sempat lesu kini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Kemenangan Donald Trump dalam Pilpres AS membawa dampak signifikan pada aset digital.
Namun, kejutan terbesar datang dari sektor NFT, yang sebelumnya mengalami penurunan volume transaksi, kini mulai bangkit kembali dengan peningkatan yang mengesankan.
Pengumuman OpenSea yang akan merilis platform barunya juga turut memperkuat optimisme pasar, jika tren ini berlanjut, mungkin kita bisa menyaksikan kebangkitan besar koleksi digital.
Efek Kemenangan TrumpKemenangan Donald Trump pada Pemilu AS memberikan dampak besar, terutama pada Bitcoin yang sebelumnya mengalami ketidakpastian. Kini, harga Bitcoin naik 12 persen dalam sepekan terakhir, mencapai rekor baru di level US$79.200.

Transaksi NFT Berdasarkan Jaringan – Cryptoslam Dmarket, yang sebelumnya berada di posisi teratas, turun ke peringkat lebih rendah dengan volume transaksi sebesar US$5,5 juta, turun 4,5 persen. Dominasi pasar koleksi digital kini diambil alih oleh BRC-20, yang mencatat lonjakan penjualan hingga 440 persen, mencapai US$11 juta.
OpenSea LuncurkanPlatformBaruOpenSea, sebagai salah satu bursa NFT terbesar, mengumumkan akan meluncurkan versi terbaru platform pada Desember 2024. Pengumuman ini disampaikan melalui akun resmi mereka, di mana tim OpenSea mengungkapkan bahwa pembaruan besar-besaran akan segera hadir.
“OpenSea Baru Akan Diluncurkan, Desember 2024,” demikian pernyataan mereka pada Senin (04/11/2024).
Pengguna saat ini sudah bisa mendaftar dalam daftar tunggu untuk menjadi yang pertama mencoba fitur-fitur baru yang ditawarkan oleh platform NFT ini.
Spekulasi yang berkembang adalah potensi integrasi Bitcoin Ordinals dalam pembaruan terbaru ini, meskipun belum ada pernyataan resmi. Hal ini diperkirakan dapat mendorong kenaikan volume transaksi mingguan BRC-20 di masa mendatang.
Berkat Ordinals, Kita Bisa Bernostalgia Main Game Nintendo 64 di Jaringan Bitcoin
Tanda Kebangkitan NFT?Kebangkitan pasar koleksi digital setelah kemenangan Donald Trump dalam Pemilu AS membawa angin segar bagi industri yang sebelumnya terlihat lesu. Kenaikan volume transaksi yang signifikan, terutama di jaringan Ethereum dan BRC-20, menunjukkan antusiasme yang kembali dari para investor dan kolektor.
Dengan rencana peluncuran platform baru OpenSea yang mungkin mengintegrasikan Bitcoin Ordinals, sentimen positif ini diperkirakan akan terus berlanjut. Jika tren ini bertahan, kita bisa melihat kebangkitan baru di pasar NFT, menandai awal dari fase pertumbuhan berikutnya di sektor ini. [dp]
Platform NFT OpenSea Bakal Hadirkan Versi Baru
Platform NFT OpenSea bakal luncurkan versi terbaru bulan Desember. Apa saja pembaruannya? Simak selengkapnya di sini! [573] url asal
#bitcoin-ordinals #nft #opensea #opensea-nft #platform-nft
(BlockChain-Media) 05/11/24 14:00
v/17507184/
Tim pengembang Platform NFT OpenSea baru saja mengumumkan melalui akun resminya bahwa mereka akan merilis versi terbarunya pada Desember 2024 dengan sejumlah pembaruan penting .
“OpenSea Baru Segera Hadir, Desember 2024,” ungkapnya, Senin (04/11/2024).
Semua orang dapat bergabung dalam daftar tunggu untuk menjadi yang pertama mencoba fitur pada salah satu platform NFT terbesar saat ini yang akan dirilis nantinya.
Salah satu spekulasi yang paling menarik perhatian adalah kemungkinan implementasi Bitcoin Ordinals dalam pembaruan ini, meskipun belum ada konfirmasi resmi.

Pertanyaannya sekarang, apakah langkah ini dapat menjadi harapan baru bagi kebangkitan industri NFT yang tengah menghadapi tantangan berat di pasar yang semakin kompleks?
Bitcoin Ordinals di Platform NFT OpenSea?Seiring perkembangan pasar, muncul pertanyaan mengenai kemungkinan implementasi teknologi baru tersebut pada platform NFT terbesar, seperti OpenSea.
Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah Bitcoin Ordinals, bentuk NFT unik yang dibangun di atas jaringan Bitcoin. Berbeda dengan mekanisme yang banyak digunakan pada blockchain Ethereum, Ordinals memiliki sifat non-fungible yang melekat pada Bitcoin sebagai aset dasarnya.
Berkat Ordinals, Kita Bisa Bernostalgia Main Game Nintendo 64 di Jaringan Bitcoin
Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai rencana platform NFT OpenSea untuk mendukung Ordinals secara penuh. Devin Finzer, selaku CEO OpenSea hanya memberikan indikasi bahwa mereka sedang menciptakan sistem baru yang lebih “inovatif”.
“Kami telah diam-diam mengerjakan sesuatu di OpenSea. Untuk benar-benar berinovasi, terkadang Anda harus mundur selangkah dan membayangkan semuanya kembali,” tulisnya di X.
Implementasi ini masih sebatas asumsi yang berkembang di komunitas. Spekulasi tentang kemungkinan integrasi ini muncul karena meningkatnya minat terhadap Ordinals, yang membawa konsep “artefak digital”..
Salah satu pengguna bahkan menyayangkan bahwa platform NFT OpenSea masih belum menambah Bitcoin Ordinals pada sistemnya.
“Berharap OpenSea mendukung Ordinals! Sangat tidak masuk akal kalau belum ditambahkan,” ungkap salah satu pengguna di X.
Meskipun begitu, OpenSea tetap menjadi pemain utama di pasar NFT. Dengan adanya versi baru yang akan diluncurkan pada Desember mendatang, banyak anggota komunitas yang memperkirakan bahwa pengembangan ini mungkin akan membawa kejutan.
Bisakah Pembaruan Ini Jadi Harapan Baru Kebangkitan NFT?Pasar koleksi digital telah mengalami tantangan berat dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari penurunan drastis volume transaksi hingga tekanan peraturan yang semakin ketat.
Berdasarkan data terbaru dari Cryptoslam, volume perdagangan NFT mengalami penurunan signifikan, dari angka stabil di atas US$100 juta pada tahun 2022, kini hanya menyentuh sekitar US$10 juta dalam beberapa bulan terakhir.
Volume Perdagangan NFT Menurun – Cryptoslam Sebagai salah satu platform NFT terbesar, OpenSea terus menjadi sorotan atas upayanya menjaga momentum industri ini. Dengan rencana peluncuran versi terbaru pada Desember mendatang, harapan muncul akan adanya fitur-fitur baru yang dapat meningkatkan efisiensi serta mendorong keterlibatan pengguna.
Salah satu aspek yang menjadi perbincangan adalah program Creator Legal Defense Fund yang dirancang bersama a16z dan diharapkan dapat memberikan perlindungan hukum kepada kreator dan memperkuat pasar NFT.
Tantangan regulasi menjadi perhatian utama, terutama dengan pengawasan yang semakin ketat dari Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) terhadap aset digital. Platform NFT OpenSea perlu memastikan bahwa mereka tetap mematuhi semua peraturan yang berlaku demi keamanan dan transparansi bagi kreator dan investor.
Selain aspek regulasi, spekulasi mengenai kemungkinan integrasi teknologi baru seperti Bitcoin Ordinals menarik perhatian. Teknologi ini berpotensi menjadi game-changer bagi industri NFT dan pasar kripto secara keseluruhan, tetapi di sisi lain, dapat menambah kompleksitas, terutama jika melibatkan solusi seperti blockchain Layer-2 atau metode bridge.
Walaupun hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi terkait implementasi Bitcoin Ordinals pada platform NFT terbesar itu, namun spekulasi menambah daya tarik tersendiri pada rencana pengembangannya. [dp]
Hore! Pelaku Rug Pull NFT Akhirnya Ditangkap
Pelaku rug pull NFT akhirnya tertangkap, korban senang. Skema penipuan NFT ini berhasil meraup ratusan ribu dolar! [556] url asal
#crypto-scam #nft #penipuan-nft #rug-pull
(BlockChain-Media) 02/11/24 15:30
v/17365674/
Seorang pengembang kripto asal Alabama, Amerika Serikat, yang terlibat dalam skema “rug pull” NFT akhirnya dinyatakan bersalah. Dalam kasus ini, Berman Jerry Nowlin, Jr. beserta rekannya menggunakan skema rug pull untuk menipu investor dan meraup keuntungan besar. Vonis bersalah ini menjadi kabar baik bagi ratusan korban yang dirugikan dalam penipuan NFT ini.
Nowlin, yang juga dikenal sebagai Repulse atau Zayous, bersama Devin Alan Rhoden, alias Denny atau Deviinz, menciptakan dua koleksi NFT di blockchain Solana bernama “UndeadApes” dan “Undead Lady Apes.”
Menurut dokumen tersebut, Ia berperan sebagai pengembang yang mengembangkan smart-contract Solana pada proyek tersebut.
“Nowlin berperan sebagai pengembang untuk kedua proyek tersebut, di antaranya dengan menggunakan mesin grafis untuk menciptakan NFT, mengelola protokol blockchain, dan mengkode kontrak pintar Solana,” sebagaimana tercantum pada dokumen tersebut, Jumat (01/11/2024).

Kesuksesan awal dari dua koleksi ini meningkatkan harga NFT mereka hingga lebih dari 70 kali lipat dari harga asli yang setara dengan US$5 menjadi US$360. Para investor pun semakin yakin dengan janji keuntungan besar yang dijanjikan oleh keduanya.
Namun, antusiasme tersebut justru menjadi bagian dari rencana rug pull NFT mereka. Pada April 2022, Nowlin dan Rhoden mengumumkan peluncuran koleksi digital ketiga bernama “Undead Tombstone.”
Dalam promosinya, mereka mengklaim bahwa NFT ini akan memiliki fitur tambahan dan kerja sama dengan beberapa perusahaan besar. Namun, pada 19 April 2022, setelah minting 632 NFT, keduanya tiba-tiba menghentikan proses tersebut dan membawa kabur semua dana investor.
Pihak berwenang juga menemukan bahwa pelaku penipuan NFT tersebut menggunakan crypto mixer untuk menyembunyikan jejaknya.
“Proses penjualan NFT tersebut menghasilkan sekitar US$135.000 dalam bentuk cryptocurrency yang dikirim ke dompet kripto milik Nowlin dan Rhoden. Mereka menggunakan layanan pencampur kripto terdesentralisasi, Tornado Cash, untuk menyembunyikan jejak transaksi,” ungkap temuan pada laporan itu.
Tornado Cash sendiri adalah aplikasi khusus yang dirancang untuk melindungi privasi pengguna kripto dengan mengaburkan alamat wallet di berbagai blockchain.
Begini Cara Kerja Tornado Cash: Mixer untuk Mencuci Uang Hasil Peretasan WazirX
Meskipun aplikasi ini dibuat bukan untuk tujuan ilegal, namun banyak pelaku penipuan NFT dan penjahat siber memanfaatkannya untuk mencuci dana curian dan menyembunyikan jejak transaksi mereka agar tidak terlacak. Teknik ini, yang dikenal sebagai “chain-hopping,” sering digunakan oleh para pelaku penipuan NFT dan kripto untuk menyulitkan pelacakan dan investigasi.
Setelah berhasil menyamarkan asal dana tersebut, Nowlin lalu mengonversi kripto tersebut ke dolar AS dan mentransfernya ke rekening bank pribadinya.
Secara keseluruhan, ketiga proyek NFT tersebut membuat Nowlin dan Rhoden meraup keuntungan hampir US$400.000 dari ratusan korban di berbagai negara. Kasus ini menunjukkan bahwa investasi di dunia kripto masih sangat rentan terhadap penipuan NFT dan cryptocurrency yang dilakukan oleh pelaku profesional dengan teknik manipulatif.
Menurut John Dumas, Asisten Agen Khusus HSI Tampa, kejahatan ini menggunakan skema rumit untuk membodohi investor yang mencari keuntungan besar di dunia kripto.
“Para pelaku kejahatan siber ini merancang skema untuk menipu investor melalui ilusi besar dan melakukan “rug pull” untuk mencuri uang dari orang-orang yang tidak curiga, serta melakukan pencucian uang hasil kejahatan mereka melalui cryptocurrency lainnya,” jelasnya.
Rhoden lebih dulu mengakui bersalah atas dakwaan konspirasi untuk pencucian uang dan penipuan NFT Mei 2024, dengan hukuman yang dijadwalkan pada 20 November 2024.
Sementara itu, Nowlin yang akhirnya dinyatakan bersalah pada 1 November, menghadapi ancaman hukuman hingga lima tahun penjara yang akan ditentukan dalam sidang pada 23 Januari 2025 karena menjadi salah satu dalang utama dari rug pull NFT. [dp]
NFT Ghozali Ghozalu Memangnya Masih Laku?
NFT Ghozali Everyday, karya Sultan Gustaf Al Ghozali, pernah viral. Namun, bagaimana nasibnya foto selfie itu sekarang? [276] url asal
#foto-selfie-ghozali #ghozali-everyday #nft #nft-ghozali
(BlockChain-Media) 02/11/24 14:30
v/17362818/
Sultan Gustaf Al Ghozali, atau yang lebih dikenal dengan karyanya NFT Ghozali Everyday, adalah pemuda asal Indonesia yang sempat menggemparkan dunia dengan kontroversi unik.
Bagaimana tidak? Foto selfie Ghozali Everyday pernah dijual seharga 0,89 ETH, setara Rp45 juta pada harga Ethereum saat itu.
Lalu, bagaimana kabar NFT yang ia buat sekarang? Apakah masih laku, atau mungkin sudah “mati” seperti koleksi digital lainnya?
Bagaimana Kabar NFT Ghozali Ghozalu?Sifat dasar blockchain yang permanen membuat foto selfie Ghozali Ghozalu tetap terpampang jelas dan dapat diakses siapa pun. Sayangnya, kabar NFT Ghozali Everyday saat ini tidak terlalu menggembirakan.

Saat pertama kali viral, harga rata-rata setiap foto selfie Ghozali Everyday sempat mencapai nominal fantastis, yaitu sekitar 0,4 ETH atau sekitar Rp15 hingga Rp16 juta. Kini, nilainya turun drastis, harga terakhir NFT Ghozali Ghozalu hanya sekitar Rp1,5 juta .
Harga Token GHZLI – Dexscreener Menurut data terakhir platform Dexscreener, token GHZLI saat ini diperdagangkan pada harga US$14,79 dengan likuiditas hanya sekitar US$14.000.
Gimana Nasib NFT Ghozali Selanjutnya?Tanpa utilitas nyata, koleksi foto selfie Ghozali Everyday tampaknya akan tetap “mati suri.” Menurut para ahli, hal ini bukan hanya dialami NFT Ghozali Ghozalu, tetapi terjadi pada seluruh pasar koleksi digital saat ini.
Tanpa kegunaan yang jelas, sulit bagi NFT semacam ini untuk memiliki fundamental kuat yang dapat mendorong kenaikan harga dan permintaannya. Pasar biasanya hanya merespons pada saat hype, tetapi tanpa manfaat atau fungsi yang relevan, koleksi ini tidak punya daya tarik untuk investor jangka panjang.
Pada akhirnya, NFT Ghozali Everyday mungkin akan lebih dilihat sebagai memorabilia digital, menjadi bagian dari fenomena unik yang sempat viral dan dikenang sebagai salah satu cerita menarik di dunia kripto. [dp]
Smart City Berbasis Teknologi Blockchain, Beginilah Konsepnya!
Sebuah smart city dapat menggunakan teknologi blockchain sebagai salah satu dasar meningkatkan trust dalam interaksi warga kota. [461] url asal
#blockchain #kota-pintar #nft #properti #smartcity #smartcontract #token
(BlockChain-Media) 01/11/24 23:34
v/17329720/
Sebuah smart city dapat menggunakan teknologi blockchain sebagai salah satu dasar guna meningkatkan trust dalam interaksi warga kota. Itulah gagasan yang ditawarkan oleh startupSmart Blockchain City (SBCC).
Konsep smart city atau kota pintar menjadi solusi untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih efisien, nyaman, dan modern. Kini, teknologi blockchain menjadi bagian penting dalam menciptakan smart city yang tidak hanya modern tetapi juga transparan dan aman.
Teknologi ini memungkinkan sistem penyimpanan data yang desentralistik, di mana data yang tercatat tidak bisa diubah secara sembarangan. Dengan potensi ini, blockchain mulai diterapkan untuk berbagai aspek kehidupan perkotaan seperti tata kelola, transportasi, hingga keamanan.
Nah sebuah startup, Smart Blockchain City (SBCC), yang baru-baru ini menggelar program urun dana IEO di crypto exchange Coinstore, menawarkan konsep dan gagasan itu.
Memahami Peran Blockchain di Kota PintarPada intinya, blockchain memungkinkan pengelolaan data dan layanan secara lebih transparan. Hal ini sangat relevan untuk pengembangan smart city yang mengutamakan keterbukaan dan keterlibatan warga.
Melalui teknologi ini, pemerintah kota dan pengembang dapat membangun ekosistem yang lebih demokratis, di mana warga juga memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan.
Salah satu contoh penerapan blockchain dalam smart city adalah melalui Decentralized Autonomous Organization (DAO), yang memungkinkan warga memberikan suara mereka dalam kebijakan atau proyek tertentu.
Manfaat Teknologi IoT dan Wallpad dalam Smart CitySelain tata kelola, teknologi IoT (Internet of Things) juga berperan besar dalam konsep smart city. Salah satu contohnya adalah penggunaan sistem Wallpad, yang memungkinkan penduduk kota untuk mengelola perangkat rumah dan berinteraksi dengan komunitas mereka.

Data dari perangkat pintar ini disimpan di blockchain, memastikan keamanan dan integritas data. Dengan pendekatan ini, kota pintar bisa memberikan sistem yang ramah pengguna sekaligus efisien, di mana warga dapat terhubung dan terlibat dalam aktivitas sehari-hari.
Potensi Ekonomi Melalui Token Kripto dan NFTTeknologi blockchain dalam smart city juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga. Token seperti SBCC, disebut pengembang di situs resminya, kelak akan digunakan sebagai alat pembayaran dalam ekosistem kota pintar ini, memberikan imbalan bagi warga yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan kota.
Warga juga akan bisa melakukan stakingatau menabung token SBCC untuk mendapatkan imbalan tertentu. Selain itu, konsep NFT (Non-Fungible Token) akan memungkinkan warga mengoleksi aset digital yang unik, termasuk sertifikat hak kepemilikan digital, yang bisa meningkatkan nilai properti di kota pintar ini.
Masa Depan Kota Cerdas yang Lebih InklusifDengan berbagai inovasi berbasis blockchain, konsep masa depan kota cerdas yang digagas oleh Smart Blockchain City terlihat semakin inklusif dan aman.
Teknologi ini kelak dapat saja mengubah peran warga dari sekadar pengguna layanan kota menjadi bagian penting dari ekosistem yang mandiri dan transparan. Pengelolaan kota yang terdesentralisasi dan terbuka memberikan warga lebih banyak kendali atas kehidupan mereka dan membantu menciptakan kota yang lebih harmonis.
Bagi warga, ini berarti kehidupan yang lebih efisien, aman, dan berdaya guna dalam kota pintar yang berfokus pada kesejahteraan bersama. [ps]
Chainlink Bawa SuperRare ke Level Selanjutnya di Dunia NFT
Chainlink CCIP memungkinkan transfer token RARE lebih aman di Ethereum dan Base, mengurangi biaya transaksi di jaringan NFT. [603] url asal
#chainlink #nft #superrare #token-rare
(BlockChain-Media) 19/10/24 11:00
v/16691693/
Platform terkemuka untuk aset digital dan seni NFT, SuperRare, telah mengambil langkah penting dengan mengintegrasikanCross-Chain Interoperability Protocol (CCIP) Chainlink ke dalam token RARE mereka.
Integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam melakukan transfer token antar jaringan blockchain, terutama di Ethereum dan Base, sebuah jaringan layer-2 yang beroperasi di atas ekosistem Ethereum.
Memperluas Jangkauan dengan Teknologi Cross-ChainIntegrasi CCIP Chainlink membawa dampak signifikan bagi kemampuan token RARE. Dengan adanya protokol ini, SuperRare kini dapat memastikan bahwa transfer token dilakukan dengan aman di berbagai jaringan blockchain.
Teknologi ini memungkinkan transfer token lintas jaringan tanpa mengorbankan desentralisasi dan keamanan.

CCIP memberikan kemampuan untuk mengunci dan mencetak (minting) token di satu jaringan, kemudian membakarnya (burning) di jaringan lainnya, yang membantu mengatasi tantangan interoperabilitas yang sebelumnya menghambat adopsi token lintas jaringan.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, SuperRare berfokus pada penggunaan Base, jaringan layer-2 yang menawarkan biaya transaksi yang jauh lebih rendah dibandingkan Ethereum.
“Integrasi ini tidak hanya memperluas kemampuan token RARE, tetapi juga memberikan solusi bagi pengguna untuk menikmati biaya transaksi yang lebih rendah di Base,” ujar seorang juru bicara SuperRare.
Manfaat Penggunaan Base dalam Dunia NFTSalah satu alasan utama mengapa SuperRare memilih Base sebagai jaringan yang pertama kali diintegrasikan adalah karena popularitasnya di kalangan pengguna dan seniman NFT.
Base memiliki hubungan erat dengan ekosistem Optimism dan menawarkan koneksi langsung ke jaringan Ethereum. Hal ini memungkinkan SuperRare untuk tetap terhubung dengan Ethereum sambil memanfaatkan efisiensi layer-2.
Dengan biaya transaksi yang berkurang hingga 50-100 kali lipat di Base, pengguna RARE dapat dengan lebih mudah memindahkan token mereka antara jaringan Ethereum dan Base tanpa harus khawatir dengan biaya gas yang tinggi. Hal ini juga memungkinkan lebih banyak eksperimen dalam ekosistem NFT yang lebih luas.
Keamanan yang Ditingkatkan dengan CCIP ChainlinkCCIP Chainlink membawa berbagai keuntungan bagi SuperRare, termasuk mekanisme keamanan yang lebih baik. Dengan memanfaatkan jaringan oracle desentralisasi milik Chainlink, setiap pesan yang dikirim antara jaringan blockchain dipastikan aman dan terlindungi dari ancaman manipulasi atau serangan.
CCIP juga dilengkapi dengan mekanisme anti-penipuan yang mampu memverifikasi keabsahan pesan lintas jaringan menggunakan bukti kriptografi.
Selain itu, CCIP menggunakan antarmuka standar yang telah diuji untuk memastikan interoperabilitas yang mulus antara berbagai jembatan cross-chain lainnya.
Dengan begitu, SuperRare tidak hanya mengamankan token RARE tetapi juga membuka pintu bagi pengembangan dan inovasi lebih lanjut di ekosistem NFT.
Dampak Terhadap Pemegang Token RAREBagi para pemegang token RARE di jaringan Ethereum, integrasi ini tidak akan mengganggu pengalaman mereka.
Semua token RARE yang ada di jaringan Ethereum tetap berfungsi seperti biasa, sementara pengguna yang ingin menikmati biaya transaksi lebih rendah dapat menggunakan bridge yang disediakan untuk memindahkan token mereka ke jaringan Base.
“Total pasokan token RARE tidak akan berubah, karena token yang dicetak di Base hanya akan muncul saat token di Ethereum dikunci, dan sebaliknya,” ujar perwakilan dari SuperRare.
Pemegang token dapat memindahkan token mereka antar jaringan kapan pun mereka mau, tanpa kehilangan fungsionalitas apa pun.
Peluang Eksperimen dan Inovasi di BaseDengan biaya transaksi yang lebih rendah dan adopsi yang terus meningkat, Base menawarkan peluang besar bagi SuperRare dan komunitasnya untuk bereksperimen lebih jauh.
Tidak hanya untuk transaksi harian, Base juga membuka ruang bagi pengembangan kontrak pintar baru dan inovasi dalam ekosistem NFT. Hal ini akan mempercepat pengembangan proyek-proyek berbasis kripto dan seni digital dengan risiko biaya yang lebih rendah.
Integrasi CCIP Chainlink ke dalam token RARE tidak hanya membawa manfaat praktis dalam hal biaya dan efisiensi, tetapi juga membuka jalan bagi inovasi yang lebih luas dalam ekosistem NFT.
SuperRare kini berada di garis depan teknologi blockchain lintas jaringan, memanfaatkan kekuatan layer-2 dan solusi interoperabilitas untuk memperluas cakupan dan adopsi mereka di pasar seni digital global. [st]
Pendekatan Investasi NFT dan Peran Token PNGVN yang Mirip Reksadana
Token PNGVN menawarkan investasi NFT, selain di sektor AI, dan cryptocurrency, yang mirip dengan reksadana. [565] url asal
#cryptocurrency #diversifikasi-investasi #investasi-nft #kecerdasan-buatan #nft #pngvn
(BlockChain-Media) 14/10/24 20:00
v/16462029/
Melalui token PNGVN, pihak Global NFT Group Investment (GNGIM) menawarkan investasi NFT, selain di sektor AI, dan cryptocurrency secara umum, yang mirip dengan reksadana.
Investasi NFT semakin menarik perhatian di kalangan investor kendati pasarnya terpantau kendor, dan token PNGVN diklaim muncul sebagai salah satu solusi inovatif. Dengan dukungan dari Global NFT Group Investment Management, PNGVN tidak hanya berfokus pada pasar NFT, tetapi juga menjangkau sektor kecerdasan buatan dan sektor khusus di cryptocurrency. Artikel ini akan membahas bagaimana token ini menawarkan diversifikasi serta potensi pertumbuhan di era digital ini.
Dalam dunia investasi yang terus berkembang, token PNGVN hadir sebagai produk yang tampil apik. Dikelola oleh GNGIM, PNGVN menawarkan akses ke berbagai sektor yang sedang naik daun, termasuk Non-Fungible Tokens (NFT), kecerdasan buatan (AI), dan cryptocurrency.
Pendekatan manajerial yang mirip dengan reksadana ini memungkinkan PNGVN untuk memanfaatkan potensi pertumbuhan yang tinggi sambil mengurangi risiko yang dihadapi oleh investor. Dengan strategi investasi jangka panjang, PNGVN berusaha untuk memberikan hasil yang signifikan bagi pemegang token.
GNGIM berfungsi sebagai entitas pengelola investasi yang bertugas mengelola dana PNGVN untuk komunitas GNG.
“Investasi ini mencakup berbagai sektor, memberikan kesempatan kepada investor untuk memiliki portofolio yang beragam,” tertera di situs resminya. Fokus utama dari PNGVN adalah pada tiga kategori investasi yang saling melengkapi.
Pertama, dalam sektor NFT, token ini mengalokasikan sebagian besar dananya untuk proyek-proyek yang memiliki potensi besar untuk merevolusi industri kreatif. Dengan pertumbuhan pesat yang terlihat di pasar NFT, GNGIM yakin bahwa teknologi ini akan terus berkembang dan menciptakan nilai bagi investor.
Kedua, PNGVN juga berinvestasi dalam kecerdasan buatan. Dengan kemajuan teknologi yang cepat, AI diakui sebagai salah satu sektor paling menjanjikan di era digital.
“Kami percaya bahwa AI akan menjadi pendorong utama inovasi global,” tambah GNGIM. Ini menunjukkan keyakinan GNGIM dalam masa depan AI dan peluang besar yang bisa dihasilkan.
Era Baru Kripto: AI Lakukan Transaksi Pertama di Coinbase
Ketiga, dalam bidang cryptocurrency, PNGVN memberikan eksposur kepada proyek-proyek yang dianggap undervalued, namun memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan. Dengan memanfaatkan dana yang dialokasikan secara strategis, PNGVN mampu menjangkau berbagai proyek di pasar kripto yang dinamis. Ini menunjukkan betapa pentingnya diversifikasi dalam meminimalkan risiko fluktuasi harga yang umum terjadi dalam sektor ini.
Nilai dasar dari token PNGVN berasal dari aset-aset yang dimiliki dalam portofolio yang terdiversifikasi. Dengan menggabungkan NFT, AI, dan cryptocurrency, PNGVN tidak hanya menghadapi volatilitas pasar dengan lebih baik tetapi juga berupaya untuk memberikan hasil yang optimal bagi investor.
“Kami berusaha untuk menciptakan portofolio yang kuat dan tahan lama meskipun menghadapi siklus pasar yang berfluktuasi,” jelas GNGIM. Ini menunjukkan komitmen manajemen investasi dalam menghadapi tantangan pasar.
Strategi pengelolaan risiko yang diterapkan oleh GNGIM sangat penting untuk keberhasilan jangka panjang token ini. Dengan memantau kinerja dari Top 100 token NFT, serta koin-koin teratas dalam kategori cryptocurrency dan AI, PNGVN bertujuan untuk mengikuti tren pasar dengan hati-hati. Pendekatan ini memberikan keyakinan kepada investor bahwa dana mereka dikelola dengan cermat dan terarah.
Token PNGVN yang tersedia diperdagangkan di Coinstore ini menawarkan kesempatan investasi di pasar NFT dan sektor teknologi lainnya. Dengan pendekatan yang beragam dan strategi investasi yang matang, GNGIM berusaha untuk memberikan hasil yang kompetitif dengan risiko yang moderat.
Dalam dunia yang semakin berorientasi digital, PNGVN bisa saja menjadi pilihan yang menarik bagi investor yang ingin menjelajahi potensi pasar NFT dan teknologi masa depan. Melalui diversifikasi dan manajemen risiko yang efektif, PNGVN berpotensi untuk menjadi salah satu token terintegrasi terbesar di pasar ini pada tahun 2026. [ps]
Bored Ape Laku US$1,43 Juta Meski Pasar NFT Menurun
Penjualan Bored Ape Yacht Club mencapai US$1,43 juta di tengah penurunan pasar NFT sebesar 8,78 persen minggu ini. [452] url asal
(BlockChain-Media) 14/10/24 10:30
v/16442803/
Dalam perkembangan terbaru dari pasar NFT, penjualan Bored Ape Yacht Club (BAYC) #7940 menjadi berita utama karena dilepas dengan harga fantastis sebesar US$1,43 juta.
Penjualan ini menarik perhatian publik di tengah penurunan pasar NFT sebesar 8,78 persen dalam seminggu terakhir. Meskipun pasar NFT mengalami penurunan secara keseluruhan, transaksi ini menunjukkan bahwa aset digital yang bernilai tinggi masih memiliki permintaan yang kuat.
Penjualan Bored Ape yang Mencuri PerhatianBerdasarkan laporan Bitcoin News, penjualan BAYC #7940 menjadi yang tertinggi minggu ini, meskipun terjadi penurunan signifikan dalam total volume transaksi di pasar NFT.
Total penjualan NFT selama seminggu terakhir tercatat sekitar US$77,46 juta, yang menunjukkan penurunan yang cukup tajam dibandingkan minggu-minggu sebelumnya.
Penurunan ini juga diiringi dengan berkurangnya jumlah pembeli dan penjual aktif di pasar, masing-masing turun sebesar 64,47 persen dan 66,40 persen.
“Perkembangan ini menegaskan bahwa meskipun ada penurunan pasar, masih ada minat yang tinggi terhadap aset digital dengan nilai tertentu,” ujar salah satu pengamat pasar kripto terkemuka.
Dampak Penurunan pada Pasar NFTSecara keseluruhan, pasar NFT telah mengalami berbagai tantangan dalam beberapa bulan terakhir. Penurunan harga, volume perdagangan yang rendah dan berkurangnya minat pembeli menjadi beberapa faktor yang memengaruhi kinerja pasar.
Selain itu, volatilitas harga kripto secara keseluruhan juga memberikan dampak langsung pada minat investor terhadap aset digital seperti NFT.
Namun, di sisi lain, transaksi besar seperti penjualan Bored Ape ini memberikan secercah harapan bagi para kolektor dan whale yang masih percaya bahwa NFT premium dapat mempertahankan nilai mereka di tengah fluktuasi pasar.
Bored Ape Yacht Club, yang dikenal sebagai salah satu koleksi NFT paling bergengsi, tetap menjadi pilihan utama bagi mereka yang mencari aset digital langka.
Lonjakan Transaksi di Tengah PenurunanMeskipun total pasar NFT menurun, beberapa aset digital dari koleksi eksklusif seperti Bored Ape masih dapat mencetak rekor penjualan.
Hal ini menunjukkan bahwa kategori aset ini tetap menarik bagi segmen pasar yang lebih kecil namun memiliki daya beli yang besar. Penjualan ini juga memberikan indikasi bahwa para whale di pasar NFT masih aktif dalam melakukan transaksi besar, meskipun kondisi pasar sedang melemah.
Prediksi Ke Depan untuk Ruang NFTDengan semakin kompleksnya kondisi ekonomi global, banyak yang memprediksi bahwa ruang NFT akan terus menghadapi tantangan dalam waktu dekat.
Namun, bagi kolektor dan whale, penurunan pasar juga bisa menjadi peluang untuk memperoleh aset digital langka dengan harga yang lebih terjangkau. Bored Ape Yacht Club sendiri, dengan komunitas penggemar yang kuat, diperkirakan akan terus menarik perhatian meskipun pasar NFT mengalami penurunan.
Selain itu, para pengamat juga menyoroti bahwa lonjakan penjualan NFT premium seperti Bored Ape dapat memicu kembalinya minat investor terhadap pasar kripto secara umum.
Transisi dari aset-aset konvensional ke kripto masih menjadi tren yang terus berkembang, terutama dengan semakin luasnya adopsi teknologi blockchain di berbagai sektor. [st]
Tokenisasi RWA Semakin Mudah Kelak di Platform Kraet
Proses melakukan tokenisasi RWA (Real World Asset) semakin mudah, mulai terhadap karya seni hingga properti. Kraet menawarkan itu. [764] url asal
#blockchain #fine-art #nft #properti #real-estate #real-world-asset #rwa #seni-lukis #smart-contract #tokenisasi
(BlockChain-Media) 10/10/24 20:19
v/16267153/
Tokenisasi RWA (Real World Asset) merupakan langkah revolusioner dalam dunia investasi yang mengubah cara kita melihat dan memperdagangkan aset. Dengan Kraet sebagai platform tokenisasi, sekarang kita dapat mengubah aset fisik seperti karya seni, properti real estate, dan barang koleksi menjadi bentuk digital yang lebih mudah diperdagangkan. Artikel ini akan membahas bagaimana tokenisasi RWA dapat memberikan kemudahan dan keamanan dalam investasi serta menjelaskan potensi yang ditawarkan oleh platform Kraet.
Apa Itu Tokenisasi RWA?Tokenisasi RWA adalah proses mengubah aset fisik menjadi bentuk digital di blockchain yang dapat diperdagangkan di pasar secara daring. Dalam konteks ini, Kraet hadir untuk merevolusi cara kita mengelola dan mentransfer nilai dari aset yang biasanya sulit untuk diperdagangkan karena kurang likuid. Dengan membawa nilai dari aset yang tidak likuid ke dalam bentuk yang lebih likuid, Kraet memberikan lapisan keamanan dan transparansi yang sangat dibutuhkan dalam dunia investasi.
Nilai pasar RWA saat ini berdasarkan data dari RWA.xyz adalah sekitar US$12,7 miliar, di mana underlying asset berupa surat utang negara AS menjadi yang terbesar saat ini. Salah satu “pemain terbesarnya” adalah BlackRock dengan produknya bernama BUILD.
Bulan ini, Chainlink melaporkan bahwa total nilai aset token kini mendekati US$120 miliar, termasuk stablecoin, dengan Ethereum memimpin 58 persen dari token RWA, menjadikannya kripto terbesar kedua setelah Bitcoin. Chainlink juga memproyeksikan bahwa nilai pasar RWA bisa melonjak hingga US$10 triliun pada 2030.
Pada 2022, Boston Consulting Group memprediksi bahwa tokenisasi aset tidak likuid di seluruh dunia bisa mencapai US$16 triliun pada 2030. Aset-aset ini meliputi investasi yang sulit dijual, seperti properti dan karya seni. Tokenisasi memungkinkan aset-aset ini menjadi lebih likuid dan mudah diperdagangkan di pasar blockchain RWA, membuka peluang bagi lebih banyak investor dan meningkatkan efisiensi.
Forum Ekonomi Dunia pada 2021 memperkirakan bahwa aset senilai US$867 triliun bisa terdampak oleh tokenisasi. Ini menandakan bahwa berbagai aset tradisional seperti saham dan obligasi dapat didigitalisasi, menciptakan bentuk perdagangan yang lebih likuid dan efisien, serta menghadirkan inovasi baru dalam sektor keuangan.
Angka ini mencerminkan keunggulan teknologi smart contract dan blockchain dalam melakukan tokenisasi RWA, agar tingkat likuiditas aset itu lebih tinggi dan menggapai pasar yang lebih luas.

Ada banyak jenis aset dunia nyata yang dapat dibuatkan dalam bentuk token digital di blockchain, selain yang diterakan di situs RWA.xyz itu. Pengembang Kraet menyebutkan di situsnya ada tiga sektor utama bagi pengguna yang ingin menjajal sistem tokenisasi mereka yang segera akan diluncurkan ini.
Karya SeniKarya seni lukis fisik memiliki nilai sejarah dan emosional yang tinggi, namun seringkali sulit untuk diperdagangkan. Proses lelang yang panjang dan rumit dapat membuat pemilik karya seni menunggu berhari-hari bahkan berminggu-minggu untuk mendapatkan pembayaran. Dengan solusi tokenisasi RWA dari Kraet, pemilik karya seni dapat dengan mudah mengubah aset mereka menjadi nilai yang dapat diperdagangkan secara cepat dan efisien. Seolah-olah kita memiliki jembatan yang memungkinkan kita untuk menjual karya seni langsung ke pembeli tanpa harus melewati proses lelang yang memakan waktu.
Real EstateInvestasi dalam real estate adalah salah satu cara paling popular untuk membangun portfolio investasi. Namun, meskipun lebih likuid dibandingkan dengan karya seni, menjual properti tetap bisa menjadi proses yang rumit. Kraet mengkalim memungkinkan pemilik properti untuk menjual sebagian dari aset mereka, memberikan solusi cepat bagi mereka yang membutuhkan likuiditas. Ini seperti memiliki akses ke mesin ATM untuk aset properti Anda, di mana Anda dapat menarik nilai dari aset Anda kapan pun diperlukan.
Barang KoleksiPasar barang koleksi alias collectibel items, mulai dari kartu olahraga hingga mainan langka, sangat besar dan menjanjikan. Namun, nilai barang koleksi ini sering kali tidak diakui oleh orang yang tidak memahami nilainya. Kraet menyebutkan pihaknya dapat memberikan solusi bagi pemilik barang koleksi untuk menjual kepemilikan mereka dan secara fraksional (sebagian) dan mendapatkan harga yang pantas. Ini bagaikan memecah sebuah harta karun yang selama ini tersembunyi, menjadikannya lebih mudah diakses oleh para kolektor dan penggemar.
Platform Tokenisasi yang InovatifKraet tidak hanya menyediakan layanan tokenisasi RWA, tetapi juga memfasilitasi perdagangan token RWA dan crowdfundinguntuk berbagai proyek. Dengan platform yang intuitif, pengguna dapat dengan mudah membeli dan menjual aset digital mereka. Ini memberi investor kesempatan untuk berpartisipasi dalam proyek yang berpotensi menghasilkan keuntungan sambil menikmati kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi blockchain.
Tokenisasi RWA melalui Kraet menawarkan potensi besar bagi masa depan investasi. Dengan mengubah aset fisik menjadi bentuk digital, kita dapat menikmati kemudahan, keamanan, dan likuiditas yang lebih baik.
Platform ini membuka pintu bagi lebih banyak orang untuk berinvestasi dalam aset yang sebelumnya sulit diakses. Dengan fitur-fitur inovatifnya dan token KRAET yang akan diluncurkan di blockchain Base, Kraet berkomitmen untuk menjadi tambahan gerbong panjang dalam dunia tokenisasi RWA. Token KRAET sendiri akan segera tersedia di crypto exchange Coinstore. [ps]
Era Web3 dan Token GEM di Metaverse Gemie
Era web3 semakin kental dengan kehadiran metaverse unik yang dilengkapi dengan NFT, di mana use casenya kian beragam. Ini ada di Gemie (GEM). [478] url asal
#gaming #kripto #metaverse #nft #token #web3
(BlockChain-Media) 10/10/24 16:08
v/16256762/
Era web3 semakin kental dengan kehadiran beragam metaverse platform unik yang dilengkapi dengan NFT (non-fungible token), diselaraskan dengan use case token kripto khusus. Hal ini tertuang di metaverse Gemie dengan native crypto-nya, GEM.
Dilansir dari situs resminya, Gemie adalah metaverseplatform yang fokus pada sektor hiburan Asia dan merupakan bagian dari era Web3. Platform ini menghubungkan selebritas dengan penggemarnya melalui acara virtual di Internet, dengan sistem yang memanfaatkan teknologi blockchain dan NFT. Era Web3 menawarkan cara baru berinteraksi di dunia virtual, di mana Gemie memanfaatkan potensi ini dengan memberikan pengalaman unik bagi selebritas dan penggemarnya.
Pada Februari 2024 lalu misalnya, Gemie menggelar pertemuan virtual di metaverse mereka antara penggemar grup musik asal Jepang, Fruit Zipper.

Gemie Planet adalah pusat utama dari metaverse Gemie, yang menjadi titik masuk bagi pengguna untuk mengeksplorasi konten dari berbagai selebriti. Di ruang virtual ini, pengguna bisa melakukan berbagai kegiatan seperti berinteraksi dengan pengguna lain, menghadiri acara besar, atau bahkan menjelajahi dunia virtual yang penuh dengan konten hiburan.
“Sebagian besar dari Gemie Planet dikembangkan oleh tim Gemie sendiri dan menjadi bagian terpadu dari pengalaman metaverse,” sebut tim pengembang di situs resminya.
Tidak hanya itu, Gemie juga memberikan ruang bagi pengguna untuk mengembangkan “planet” penggemar mereka sendiri, di mana mereka bisa mengatur acara, menciptakan pengalaman, dan mengumpulkan NFT. Konsep ini menekankan pada partisipasi aktif dari komunitas penggemar, memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengelola ruang virtual mereka sendiri.
Gemie DAO untuk Partisipasi dalam PengembanganSalah satu fitur menarik di era Web3 adalah keterlibatan pengguna dalam pengambilan keputusan melalui sistem DAO (Decentralized Autonomous Organization). Di Gemie, terdapat beberapa lapisan DAO yang memungkinkan pengguna untuk terlibat langsung dalam pengembangan metaverse. Melalui Gemie DAO, pengguna bisa mengajukan dan memberikan suara pada proposal yang berkaitan dengan pengembangan planet, desain NFT, hingga acara yang akan diadakan.
Sebagai contoh, pengguna di Celebrity Planet DAO dapat memberikan suara untuk memutuskan lagu yang akan dibawakan di konser selebriti, atau memilih tema NFT yang akan dibuat. Pengguna diberikan kendali yang lebih besar dalam menciptakan pengalaman yang mereka inginkan, membuat Gemie menjadi platform interaktif dan kolaboratif.
Visi Gemie di Era Web3Dengan fokus pada hiburan Asia dan komunitas penggemar, Gemie bertujuan untuk menciptakan ruang interaktif dan menarik bagi selebritas, merek, dan penggemar untuk berinteraksi secara langsung. Visi Gemie adalah mendukung selebriti dalam memaksimalkan potensi mereka, serta memberi kekuatan bagi penggemar untuk menciptakan komunitas dan pengalaman mereka sendiri di dunia metaverse.
Era Web3 memungkinkan semua ini terjadi dengan memanfaatkan teknologi blockchain, yang memastikan transparansi, keamanan, dan desentralisasi. Bagi para selebritas, Gemie membuka peluang baru untuk memperluas interaksi mereka dengan penggemar di seluruh dunia, sementara bagi penggemar, platform ini menawarkan kesempatan unik untuk terlibat langsung dalam kehidupan virtual selebriti favorit mereka.
Dengan dukungan dari berbagai investor besar seperti Shima Capital dan Infinity Ventures Crypto, Gemie siap menjadi pemimpin di ruang metaverse hiburan Asia, menjadikan era Web3 sebagai landasan utama untuk berkembang di masa depan. [ps]
Telegram Luncurkan Fitur Gift dengan Dukungan NFT Berbasis TON
Telegram perkenalkan fitur Hadiah eksklusif yang dapat dikonversi menjadi NFT berbasis TON, siap diperdagangkan akhir tahun ini. [573] url asal
(BlockChain-Media) 07/10/24 10:00
v/16098337/
Telegram, salah satu platform pesan instan terbesar di dunia, kembali membuat gebrakan dengan meluncurkan fitur baru bernama Gift. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengirim hadiah dalam bentuk gambar animasi yang bisa ditampilkan di profil penerima atau dijual kembali dalam bentuk mata uang digital bernama Stars.
Namun, yang membuat inovasi ini lebih menarik adalah Telegram juga berencana memperkenalkan kemampuan untuk mengonversi Gift menjadi NFT berbasis blockchain TON (The Open Network) pada akhir tahun ini.
Hadiah Eksklusif dan Mata Uang DigitalPada hari Sabtu (5/10/2024), CEO Telegram, Pavel Durov, mengumumkan peluncuran fitur Gift melalui kanal Telegram pribadinya. Dalam fitur ini, pengguna dapat memberikan hadiah berupa animasi khusus kepada teman-teman atau orang terdekat mereka.
Hadiah-hadiah ini kemudian dapat ditampilkan di profil penerima dalam sebuah tab khusus. Lebih dari sekadar penghias profil, hadiah tersebut juga bisa dijual kembali oleh penerima dengan imbalan Stars, mata uang digital di dalam aplikasi Telegram.
Stars sendiri merupakan mata uang yang diluncurkan oleh Telegram pada pertengahan tahun ini. Mata uang ini memungkinkan pengguna untuk membeli layanan digital lain di dalam aplikasi, termasuk mendukung kreator konten di Telegram.
Dengan fitur Gift, Telegram tidak hanya menciptakan cara baru untuk berinteraksi secara sosial, tetapi juga mengembangkan ekosistem ekonomi digital di dalam platformnya.
Konversi Hadiah Menjadi NFTSalah satu aspek yang paling ditunggu-tunggu dari fituranyar tersebut adalah konversi hadiah-hadiah terbatas menjadi NFT. Menurut Durov, hadiah-hadiah eksklusif ini akan memiliki pasokan terbatas, sehingga menambah nilai kelangkaannya.
Nantinya, pengguna dapat mengubah hadiah-hadiah ini menjadi NFT berbasis TON yang bisa diperjualbelikan di luar platform Telegram. Setiap kepemilikan hadiah yang telah dikonversi akan tercatat di blockchain, memberikan kesempatan bagi pengguna untuk menggunakannya sebagai aset digital.
Ini menjadi langkah strategis bagi Telegram dalam memperluas adopsi teknologi blockchain di platform-nya, meskipun pasar NFT saat ini tengah mengalami penurunan. Dengan memperkenalkan NFT dalam bentuk hadiah, Telegram memberi jalan bagi penggunanya untuk memanfaatkan aset digital dengan cara yang baru dan menarik.
Inovasi Telegram ini muncul di tengah-tengah menurunnya volume penjualan NFT secara global. Pada bulan September 2024, pasar NFT mencatat volume penjualan bulanan terendah sejak Januari 2021, hanya mencapai US$296 juta.
Ini merupakan penurunan signifikan, mengingat puncaknya terjadi pada Maret 2024 dengan volume transaksi mencapai milyaran dolar. Selain itu, jumlah transaksi NFT juga turun drastis sebesar 32 persen, dari 7,3 juta transaksi pada Agustus menjadi hanya 4,9 juta transaksi di bulan September.
Meskipun pasar NFT sedang mengalami tekanan, Telegram optimis dengan potensi jangka panjang dari aset digital ini. Fitur konversi hadiah menjadi NFT bisa menjadi salah satu pendorong kebangkitan pasar NFT, terutama dengan komunitas besar yang dimiliki Telegram.
Pengguna akan dapat melakukan lelang atau perdagangan NFT hadiah mereka di platform eksternal yang mendukung TON, memberikan fleksibilitas lebih bagi mereka dalam memanfaatkan aset digital.
Dampak pada Ekosistem KriptoDengan meluncurkan fitur ini, Telegram semakin memantapkan posisinya di dunia kripto. TON, blockchain yang mendasari konversi NFT di Telegram, sudah menunjukkan kinerja yang cukup baik meskipun pasar NFT sedang lesu.
Sejak awal tahun, Toncoin (mata uang asli dari TON) mengalami pertumbuhan sebesar 128 persen, meskipun ada fluktuasi di pasar. Ini menunjukkan bahwa TON masih memiliki daya tarik dan potensi di tengah tantangan pasar yang dihadapi industri kripto saat ini.
Fitur Gift di Telegram bisa jadi bukan hanya sekadar alat untuk mempererat hubungan sosial antar pengguna, tetapi juga peluang investasi di dunia digital.
Dengan NFT, Telegram memberi jalan bagi penggunanya untuk ikut serta dalam ekonomi digital yang terus berkembang, menawarkan pengalaman yang lebih dari sekadar komunikasi instan. [st]
Ubisoft Luncurkan 10.000 NFT Captain Laserhawk di Arbitrum
Ubisoft bekerja sama dengan Magic Eden meluncurkan 10.000 NFT Captain Laserhawk di Arbitrum, memberikan akses dan hadiah eksklusif. [493] url asal
#arbitrum #magic-eden #nft #ubisoft
(BlockChain-Media) 06/10/24 10:00
v/16052712/
Perusahaan raksasa game asal Perancis, Ubisoft, akan segera meluncurkan koleksi NFT eksklusif sebanyak 10.000 unit di jaringan Arbitrum, bekerja sama dengan Magic Eden.
Berdasarkan tweet dari Magic Eden, koleksi ini dirancang untuk mendukung game terbaru mereka, Captain Laserhawk: The G.A.M.E., yang akan dirilis dalam beberapa minggu mendatang.
NFT ini tidak hanya memberikan hak istimewa kepada pemiliknya untuk memainkan game tersebut lebih awal, tetapi juga memungkinkan mereka untuk terlibat dalam pembaruan dan pengembangan game secara langsung melalui fitur governance.
Dampak pada Industri Game Berbasis BlockchainDengan peluncuran koleksi NFT ini, Ubisoft ingin memperkuat posisi mereka di dunia game berbasis blockchain. Pemain yang memegang NFT Captain Laserhawk akan memiliki kendali lebih atas masa depan game tersebut.
Hal ini memungkinkan mereka untuk memberikan masukan pada pembaruan, berpartisipasi dalam penciptaan konten yang dihasilkan pengguna, serta mendapatkan berbagai penghargaan eksklusif yang meningkatkan nilai NFT dari waktu ke waktu.
Ini adalah langkah signifikan menuju integrasi lebih dalam teknologi Web3 dalam dunia game, di mana pemain tidak hanya menjadi konsumen pasif tetapi juga aktor aktif yang mempengaruhi arah permainan.
Game ini adalah shooter top-down multiplayer yang kompetitif dan berlatar di dunia dystopia Eden, terinspirasi oleh serial Captain Laserhawk: A Blood Dragon Remix, yang saat ini tayang di Netflix.
Selain memberikan akses awal, NFT ini juga menawarkan keanggotaan eksklusif ke komunitas yang dapat langsung berhubungan dengan para pengembang Ubisoft.
“Melalui integrasi Web3, kami memberdayakan komunitas kami untuk tidak hanya bermain tetapi juga membentuk masa depan permainan,” ujar Produser Eksekutif Web3 di Ubisoft, Didier Genevois, dilansir dari Decrypt.
Kolaborasi Arbitrum dan Magic EdenPilihan Arbitrum sebagai blockchain untuk proyek ini juga menjadi sorotan penting. Arbitrum telah dikenal sebagai solusi layer-2 terbesar di Ethereum, yang menawarkan pengalaman lebih terukur dan efisien bagi para pengembang.
Magic Eden, melalui kolaborasi ini, menjadi platform pertama yang mendukung minting NFT di Arbitrum. Ini adalah langkah maju dalam evolusi game berbasis blockchain, di mana platform-platform besar seperti Magic Eden semakin terlibat dalam proyek-proyek inovatif yang menggabungkan dunia permainan dengan teknologi kripto.
Dengan dukungan dari Magic Eden dan Arbitrum, Ubisoft berharap dapat menciptakan ekosistem game yang lebih kolaboratif.
Para pemain dapat terlibat langsung dalam pengambilan keputusan melalui model governance yang ada, dan NFT mereka dapat mengalami perubahan dinamis berdasarkan aktivitas dalam game dan keterampilan mereka.
Tantangan di Pasar NFT dan Game Berbasis BlockchainMeskipun inovasi ini sangat menarik, pasar NFT dan game berbasis blockchain saat ini sedang menghadapi tantangan besar.
Volume perdagangan untuk game berbasis blockchain selain Ethereum telah mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Sebagai contoh, antara tanggal 22 hingga 29 September, volume perdagangan tercatat hanya mencapai US$494.000, angka ini jauh di bawah volume milyran dolar yang tercatat awal tahun ini.
Penurunan ini menunjukkan perlunya inovasi terus-menerus untuk menarik pemain baru dan menjaga ekosistem tetap hidup.
Ubisoft dan Magic Eden melalui kolaborasi mereka berupaya membangkitkan kembali minat terhadap game berbasis blockchain dengan menawarkan pengalaman bermain yang lebih imersif dan melibatkan para pemain secara langsung dalam pengembangan game. [st]