REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Atlet angkat besi, Nurul Akmal menjadi asa terakhir kontingen Merah Putih untuk menambah perolehan medali di Olimpiade Paris 2024. Nurul Akmal akan berlaga di angkat besi nomor +81 kg putri pada Ahad (11/8) sore Waktu Indonesia Barat (WIB).
Hingga Jumat (9/8), Kontingen Olimpiade Indonesia yang mengirimkan total 29 atlet telah sebanyak 28 atlet Indonesia berlaga di sejumlah cabang olahraga di antaranya bulu tangkis, angkat besi, panahan, senam, dayung, panjat tebing, selancar, balap sepeda dan akuatik.
Nantinya di nomor +81 kg tersebut, lifter yang akrab disapa Amel akan bersaing menghadapi 11 kontingen dari 11 negara. Di nomor ini, Amel akan berhadapan dengan juara bertahan kelas berat asal Cina, Li Wenwen serta peraih medali perak Olimpiade Tokyo asal Amerika Serikat, Emily Campbell.
Amel yang sebelumnya tampil di Olimpiade Tokyo 2020, menempati peringkat kelima pada nomor +87 kg. Dengan kembalinya Amel melaju ke Olimpiade Paris 2024 dinilai akan menjaga tradisi tim angkat besi Indonesia untuk terus mengirimkan kontingen lifter putri-nya sejak Olimpiade Sydney 2000.
Dapat realokasi tiket..
Amel, sapaannya, memastikan lolos ke Olimpiade Paris berdasarkan keputusan International Weighlifting Federation (IWF) yang memberikan realokasi tiket. Amel menjadi atlet ke-21 Indonesia yang lolos ke Olimpiade Paris 2024.
"Jika kelima benua terwakili dalam kategori berat badan, tempat kuota kontinental akan dialokasikan kepada atlet yang memenuhi syarat dengan peringkat tertinggi berikutnya dalam kategori berat (angkatan) yang sama (apa pun Benuanya), dengan menghormati kuota maksimum per-gender dan per-NOC," papar kata pelatih kepala Pelatnas Angkat Besi Dirdja Wihardja kepada awak media, Senin (3/6/2024).
Sebelumnya dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi, yang merupakan Kualifikasi Olimpiade terakhir, di Phuket, Thailand, April lalu, Amel belum mampu memperbaiki total angkatannya. Lifter asal Aceh berhasil pada satu angkatan snatch dengan berat 107 kg, tapi gagal dalam tiga kesempatan angkatan clean and jerk.
Meski demikian, Amel yang menempati peringkat ke-11 dengan total angkatan 260 kg dipastikan lolos sebab kuota kontinental telah penuh dan sisa kuota dialokasikan kepadanya. Ke depannya, Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) akan segera bersurat kepada IWF dan menyatakan Amel akan berlaga di Olimpiade Paris 2024.
"Kami segera berkirim surat dan ini kesempatan bagi Amel untuk meraih prestasi terbaik di Paris nanti. Terutama dengan memperbaiki angkatannya," ungkap Dirja.
Olimpiade Paris 2024 menjadi Olimpiade kedua bagi Amel setelah sebelumnya tampil di gelaran Olimpiade Tokyo 2020. Pada Olimpiade Tokyo, Amel tampil di kelas+87kg dan menempati peringkat kelima.
Terpisah, Kabid Binpres PB PABSI Hadi Wihardja mengatakan Amel setidaknya mampu memperbaiki total angkatannya menjadi 272 kg agar mampu bersaing dengan lifter lainnya."Ia harus bisa menembus total angkatan itu, agar bisa bersaing dengan lawan-lawannya seperti lifter China, Li Wenwen dan lifter Korea Selatan, Hyejeong Park, serta lifter dari benua lainnya," ujar Hadi.