KOMPAS.com - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto, bertemu dengan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, di Prancis.
Dalam pertemuan itu, Prabowo didampingi Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo.
Erick Thohir melalui akun Instagramnya, @ericthohir, mengatakan bahwa dalam pertemuan itu pihaknya menjelaskan potensi Indonesia untuk menjadi tuan rumah acara olahraga level internasional.
"Kami menjelaskan tentang potensi Indonesia untuk bisa menjadi tuan rumah event olahraga level internasional termasuk Olimpiade di masa depan," tulis Erick Thohir, Minggu (28/7/2024).
Menurut Erick, Indonesia layak mendapat kepercayaan tersebut mengingat kesuksesan perhelatan Piala Dunia Sepak Bola U-17 2023, Kejuaraan Dunia Bola Basket 2023, dan Asian Games 2018 di Tanah Air.
"Kecintaan Pak Prabowo terhadap olahraga membuat beliau ingin melihat Indonesia kembali menjadi panggung untuk event (olahraga) level dunia," kata Erick Thohir.
"Kalau ada niat, pasti ada jalan. Bismillah," imbuhnya.
Usai bertemu pihak IOC, Prabowo bersama rombongan bertemu dengan Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, di Paris, Prancis.
Dalam pertemuan ini, Erick menyampaikan, Prabowo mengapresiasi Gianni yang telah memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk melakukan transformasi sepak bola bersama FIFA.
"Alhamdulillah, dengan transformasi ini, Timnas Indonesia bisa mencatat sejumlah sejarah termasuk menembus semifinal Piala Asia U-23 2024, 16 besar Piala Asia 2023, babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026," ujar Erick.
Dengan kolaborasi dan dukungan dari FIFA, lanjut Erick, pihaknya yakin sepak bola Indonesia bisa semakin berprestasi dan acara-acara FIFA bisa diselenggarakan di Tanah Air.
"Pak Prabowo ingin terus mendorong sepak bola Indonesia yang sudah berada di jalur yang tepat agar semakin berprestasi," pungkasnya.