SEOUL, investor.id – Sebanyak 21 orang meninggal dan 2.293 orang lainnya membutuhkan bantuan medis di Korea Selatan (Korsel). Negara tersebut sedang menghadapi cuaca panas yang tak lazim selama periode 20 Mei-11 Agustus 2024.
Kantor berita Rusia Sputnik mengutip laporan Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan yang mengatakan jumlah orang yang terdampak cuaca panas tahun ini melampaui jumlah sepanjang tahun lalu. Diketahui, sebanyak 2.139 orang dirawat di rumah sakit pada 2023.
Namun tingkat kematian pada 2023 lebih tinggi yakni mencapai 28 orang, kata kementerian tersebut seperti dikutip pada Rabu (14/8/2024).
Media negara itu menyatakan sebanyak 703.000 sapi, 45.000 babi, 658.000 unggas, serta 895.000 organisme akuatik mati akibat cuaca panas selama periode 11 Juni hingga 12 Agustus tahun ini.
Di samping itu, Korsel juga dilanda gelombang panas sejak musim hujan berakhir pekan lalu. Kondisi ini mengakibatkan suhu di sejumlah besar wilayah di negara tersebut menembus angka 35 derajat celcius.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News