SEMARANG, investor.id – Penyidikan terhadap dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus dilakukan. Setelah beberapa instansi pemerintah diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ruang Komisi D DPRD Jawa Tengah pun menjadi sasaran KPK, Kamis (25/7/24).
Penyidik KPK yang dikawal anggota kepolisian lengkap dengan senjata laras panjang menyambangi Gedung DPRD Jateng sekitar pukul 15.30 WIB. Para penyidik langsung menuju ruangan Komisi D DPRD.
Komisi D DPRD Jateng membidangi Pembangunan, meliputi bina marga, cipta karya, permukiman dan tata ruang, perumahan rakyat, pengelolaan sumber daya air, perhubungan, pertambangan, energi dan sumber daya mineral dan lingkungan hidup. Komisi D ini terdiri dari 22 anggota dari berbagai fraksi.
Adapun Ketua Komisi D dijabat oleh Alwin Basri, yang merupakan suami dari Wali Kota Semarang, Hevearita Gunarti Rahayu alias Mbak Ita. Keduanya, santer dikabarkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi yang tengah disidik KPK ini.
Saat KPK masuk ke ruangan, suasana di lantai 3 pun seketika sunyi, senyap. Tak tampak seorang pun anggota Komisi D DPRD Jateng yang terlihat di depan ruangan maupun keluar-masuk di ruangan yang sedang diperiksa KPK tersebut.
Tak berselang lama, sekitar pukul 18.30 Wib petugas KPK turun dari lantai 3 kantor DPRD Jateng, membawa 1 buah koper berwarna merah menuju ke mobil, Langsung meninggalkan kantor.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News