KOMPAS.com - Penguin kaisar(Aptenodytes forsteri) melakukan perburuan bawah air secara rutin untuk mencari ikan.
Mereka dapat berada di dalam air selama 20 menit atau lebih dan menyelam hingga ke kedalaman ratusan meter, semuanya hanya dengan sekali tarikan napas.
Faktanya, penguin memiliki paru-paru normal untuk burung seukuran mereka, jadi bagaimana mereka bisa menyelam begitu dalam?
Penyelaman penguin
Ahli biologi dari Scripps Institution of Oceanography memasang sensor mini dan perekam kedalaman pada penguin liar di McMurdo Ice Shelf, Antartika, untuk mengukur tanda-tanda vital burung sebelum, selama, dan setelah penyelaman.
Hasilnya, data yang dikumpulkan mengungkap beberapa kejutan.
Bahkan sebelum seekor penguin menyentuh air, jantungnya mulai berdetak kencang dan ia mengalami hiperventilasi, yang menyiapkan otot-ototnya dengan oksigen.
Kemudian, penguin menyelam dan melakukan sesuatu yang menakjubkan, yakni memutus pasokan darah ke otot-ototnya untuk menghemat oksigen terlarut bagi seluruh tubuhnya.
Pada saat yang sama, penguin memompa darah yang kaya oksigen ke pembuluh darahnya, dan selama penyelaman yang lama, denyut jantungnya mungkin turun hingga enam kali per menit.
Dengan cara ini, seekor penguin terus mendorong tubuhnya, tetapi tidak melebihi batasnya.
Setelah itu, pengumuman akan muncul ke permukaan, menarik napas dalam-dalam, dan segera mengisi kembali otot-ototnya yang kekurangan oksigen tanpa penundaan.
Hanya dalam hitungan menit, mereka pun kembali pulih sepenuhnya setelah menyelam.