JAKARTA, investor.id – IX Indobursa Exchange memperkenalkan bursa komoditi yang fokus pada perdagangan komoditas strategis, terutama harga perdagangan minyak sawit mentah (CPO). Hal ini mengingat Indonesia adalah produsen CPO terbesar di dunia dan memiliki peran strategis dalam menentukan arah pasar komoditas global.
Perkenalan itu juga diklaim bakal menjadi permulaan bagi transformasi industri kelapa sawit Indonesia menuju perdagangan yang lebih modern, transparan, dan berkelanjutan.
“Bursa ini dirancang untuk mendukung transparansi dan efisiensi perdagangan komoditas strategis di Indonesia, terutama CPO. Kami berharap dapat menjadi referensi harga yang kredibel dan solusi dalam tata kelola perdagangan komoditi yang lebih baik,” ujar Direktur Utama IX Indobursa Exchange Agung Rihayanto.
Menanggapi perkenalan Indobursa Exchange, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) M. Arsjad Rasjid Prabu Maungkuningrat mengatakan bahwa bursa komoditi ini memiliki peran penting karena Indonesia memiliki komoditas alam yang melimpah sehingga harus siap bersaing secara global.
“IX dapat hadir menjadi platform yang efisien dan transparan serta mampu memfasilitasi price discovery, khususnya untuk komoditas strategis bagi perekonomian nasional, mulai dari pertanian, perkebunan, hingga energi. Sehingga bisa mencapai pertumbuhan ekonomi setara 8% dan mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata dia.
Mengusung konsep kolaborasi sehat dengan berbagai pihak di industri kelapa sawit, mulai dari petani kecil sampai perusahan besar, Indobursa Exchange tidak sekadar menyediakan pasar terbuka bagi semua melainkan ikut mendukung peningkatan kualitas produk dan efisiensi perdagangan.
“Pengenalan IX Indobursa Exchange merupakan salah satu langkah nyata dalam mewujudkan apa yang telah dicanangkan oleh pemerintah sejak tahun sebelumnya. Sebagai produsen CPO terbesar di dunia, Indonesia memiliki peran strategis dalam menentukan arah pasar komoditas global. Pemerintah akan terus berupaya menciptakan referensi harga yang transparan dan kredibel, khususnya di sektor industri CPO, guna memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional,” ujar Kepala Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Dr. Ir. Kasan, MM.
Ditambahkan oleh Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia Budi Susanto bahwa kehadiran Indobursa menjadi langkah besar menuju transparansi dan efisiensi dalam perdagangan komoditas, khususnya kelapa sawit, yang merupakan pilar penting dalam ekonomi Indonesia. Ia pun yakin akan melihat perkembangan signifikan dalam pengelolaan pasar komoditi yang lebih modern, inklusif, dan kompetitif.
Editor: Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News