JAKARTA, KOMPAS.com - Lima anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dikeroyok saat menangkap bandar narkoba di Kampung Ambon, Jalan Pedongkelan Raya, RT 08/RW 08, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (13/10/2024).
“Ada lima (anggota polisi jadi korban pengeroyokan di Kampung Ambon),” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat dikonfirmasi, Selasa (15/10/2024).
Hingga saat ini, polisi tengah memburu para pelaku pengeroyokan anggota Polda Metro Jaya di wilayah yang dikenal kampung narkoba tersebut.
“Saat ini pelaku sedang diburu ya karena kami sangat menyayangkan kejadian ini, insiden ini,” tegas Ade.
Diberitakan sebelumnya, anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dikeroyok saat melakukan penangkapan terkait kasus narkoba di daerah Kampung Ambon, Jakarta Barat, Minggu (13/10/2024), sekitar pukul 19.30 WIB.
"Saat penangkapan terhadap pelaku narkoba, terjadi hambatan dalam pelaksanaan tugas. Anggota kami mengalami luka akibat pengeroyokan," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Senin (14/10/2024).
Ade mengatakan, anggota yang dikeroyok sudah mendapatkan perawatan medis dengan baik. Kondisi korban saat ini sudah berangsur pulih.
"Tidak ada hal-hal yang membahayakan sesuai dengan penjelasan dokter yang menanganinya," ujar Ade.
Ade menyampaikan, pihaknya sangat menyayangkan atas terjadinya tindak kekerasan dalam proses penegakkan hukum.
Insiden pengeroyokan yang menimpa anggotanya itu akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.