REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Terpilih sekaligus Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto melaporkan hasil kunjungannya ke luar negeri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (2/7/2024).
"Ya saya baru tiba kemarin sore, jadi saya hari ini, saya minta waktu laporan ke Presiden, kunjungan saya (ke luar negeri) kemarin," ujar Prabowo saat tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat.
Prabowo mengatakan, dalam kunjungan ke luar negeri, antara lain menghadiri pembukaan Olimpiade di Paris, Prancis dan bertemu empat mata dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Setelah itu, Prabowo bertemu Presiden Serbia Aleksandar Vucic, Perdana Menteri Albania Edi Rama, serta bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Kunjungan diakhiri Prabowo dengan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin. "Intinya melaporkan," kata Prabowo meninggalkan wartawan. Usai memberikan keterangan singkat mengenai maksud kedatangannya di Istana Jakarta, Prabowo bergegas masuk menemui Presiden Jokowi.
Presiden Rusia Vladimir Putin memuji Presiden terpilih Prabowo Subianto karena menjaga hubungan baik dengan koleganya di Rusia. Halaman all [624] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden terpilih sekaligus Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto saling lempar pujian dalam pertemuan empat mata di Istana Kepresidenan Rusia, Moskwa, Rabu (31/7/2024).
Dalam pertemuan itu, Putin memuji Prabowo karena mampu menjaga hubungan baik dengan koleganya di Rusia.
Sedangkan Prabowo memberikan pujian karena untuk kali pertama dirinya diterima langsung oleh Putin setelah empat kali berkunjung ke Rusia.
Berikut ulasan mengenai Putin dan Prabowo yang saling lempar pujian dalam pertemuan empat mata:
Pujian Putin
Dalam pertemuan tersebut, Putin memuji Prabowo karena selama bertahun-tahun selalu menjaga hubungan baik dengan para koleganya di Rusia.
Putin juga menyebut Prabowo dikenal tak hanya sebagai seorang politikus, tetapi juga sebagai tokoh militer Indonesia.
"Selama Anda menjabat sebagai Menteri Pertahanan, selama bertahun-tahun saya mengetahui Anda memiliki hubungan yang sangat baik dengan kolega Rusia Anda," kata Putin kepada Prabowo dalam pertemuan tersebut.
Putin mengatakan, pertemuannya dengan Prabowo juga menandakan ulang tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia ke-75.
Dalam catatan Putin, hubungan bilateral Indonesia-Rusia terus mengalami kemajuan, baik di bidang ekonomi maupun pembangunan.
"Terlepas dari pandemi dan semua peristiwa yang terjadi di sekitar Rusia, serta pembatasan terkait dengan dagang, perdagangan kita (justru) terus tumbuh," tutur Putin.
"Bahkan selama beberapa tahun terakhir, perdagangan kita telah meningkat dua kali lipat," sambung dia.
Putin juga berjanji akan meningkatkan pasokan produk pertanian mereka dan melaksanakan investasi di berbagai bidang seperti energi, transportasi dan infrastruktur lainnya ke Indonesia.
Putin juga menjanjikan berbagai beasiswa untuk masyarakat Indonesia yang sedang dipersiapkan.
"Kami senang melihat Anda, saya ucapkan selamat secara pribadi atas terpilihnya Anda (sebagai presiden RI)," tandas Putin.
Pujian Prabowo
Sementara Prabowo memuji Putin karena mau menerima dirinya untuk pertama kalinya.
Pasalnya, Prabowo sudah berkunjung ke Rusia sebanyak empat kali, namun baru kali ini dirinya diterima langsung oleh Putin.
"Saya telah ke Moskow dalam empat tahun terakhir sebanyak empat kali, ini adalah kunjungan keempat saya. Tetapi kali pertama saya diterima oleh Yang Mulia," ujar Prabowo.
Prabowo mengatakan, ia datang ke Rusia membawa salam dari Presiden Joko Widodo dan akan melaporkan pertemuannya dengan Putin.
Prabowo juga memberikan ucapan selamat kepada Putin karena terpilih kembali sebagai Presiden Rusia.
Kepada Putin, Prabowo secara blak-blakan menyebut Rusia sebagai teman baik Indonesia.
"Seperti yang Anda ketahui, kami menganggap Rusia sebagai teman baik dan saya ingin melanjutkan, mempertahankan, dan meningkatkan hubungan ini," kata Prabowo.
Prabowo lantas menyinggung soal sejarah hubungan kedua negara.
Menurut Prabowo, Rusia sejak masih bernama Uni Uni Soviet juga sudah banyak membantu Indonesia.
"Kami mengingat bahwa Rusia selalu membantu kami dalam berbagai aspek, saat kita dalam masa susah, Rusia membantu kami," ujar Prabowo.
Dia menyebut beberapa proyek infrastruktur di Jakarta juga berhasil dibangun berkat Uni Soviet saat itu di antaranya stadion nasional atau Gelora Bung Karno (GBK) hingga Monumen Nasional (Monas).
"Dan meskipun tentunya, pada saat itu mungkin masih Uni Soviet, tetapi jika anda ke Jakarta sekarang, banyak infrastruktur besar yang dibangun oleh Rusia, oleh Uni Soviet," ujar dia.
Bahkan, menurut Prabowo, Uni Soviet juga pernah membantu meningkatkan kekuatan militer di Tanah Air.
"Anda (Rusia) juga pernah membantu kami membangun kekuatan militer saat kami terancam," ungkap dia.
Bisnis.com, JAKARTA — Setahun silam, proposal perdamaian Rusia-Ukraina tidak berhasil didorong oleh Prabowo Subianto. Kini, presiden terpilih dan menteri pertahanan tersebut mengunjungi Rusia untuk menemui Presiden Vladimir Putin dalam rangkaian lawatannya ke Eropa.
Dalam sepekan terakhir, Prabowo tercatat telah mengunjungi empat negara dalam lawatannya ke Benua Biru. Kini, Prabowo berada di Rusia dan dijadwalkan untuk bertemu pemimpin tertinggi negara itu, Vladimir Vladimirovich Putin.