JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, penunjukan sekretaris kabinet (Seskab) definitif pengganti Pramono Anung masih dalam proses.
Jokowi tak mengungkap apakah Seskab definitif yang baru akan ditunjuk dalam waktu dekat, atau menunggu pergantian pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto yang tinggal sebulan lagi.
"(Reshuffle atau penggantian Seskab) Masih dalam proses," kata Jokowi di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Sabtu (21/9/2024).
Pernyataan serupa juga sebelumnya diungkap oleh Presiden Jokowi saat memberikan keterangan di gerbang tol Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (19/9/2024).
Kepala Negara mengatakan, Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pemberhentian dengan hormat Pramono sudah dia tandatangani.
Pramono bakal resmi mengakhiri jabatan sebagai Seskab pada 22 September 2024, sesuai dengan surat permohonan politikus PDI Perjuangan tersebut.
"Iya sudah saya tanda tangan," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Istana Kepresidenan masih membuka peluang perombakan (reshuffle) kabinet usai Pramono Anung mengundurkan diri.
Kendati demikian, keputusan itu sepenuhnya menjadi hak prerogatif presiden.
"Masih dimungkinkan untuk ditetapkan Seskab definitif," kata Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana kepada wartawan, Kamis (19/9/2024).
Jokowi pun telah menunjuk Menteri Sekretaris Negara Pratikno, sebagai pelaksana tugas (Plt) Seskab.
Adapun surat pengunduran diri Pramono sebagai Seskab diterima oleh Presiden Joko Widodo pada 2 September 2024.
Pramono mundur lantaran mencalonkan diri sebagai gubernur Jakarta pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Ia berpasangan dengan Rano Karno.