PT Kereta Api Indonesia menandatangani kontrak perawatan prasarana perkeretaapian untuk meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan kereta api di Jakarta. [551] url asal
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaksanakan Penandatanganan Kontrak Kegiatan Perawatan Berkala dan Pengoperasian Prasarana Perkeretaapian Milik Negara (Infrastructure Maintenance and Operation/IMO) dengan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta. Penandatanganan dilakukan sebagai bagian dari program menjaga keandalan prasarana kereta api.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan penandatanganan kontrak ini merupakan langkah strategis yang penting dalam mendukung pengelolaan dan pemeliharaan infrastruktur perkeretaapian di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan, kualitas, dan kelancaran operasional layanan kereta api.
Adapun setiap harinya, di wilayah KAI Daop 1 Jakarta beroperasi 1.636 perjalanan KA yang terdiri dari 128 KA Jarak Jauh, 1.048 Commuter Line, 50 KA Barang, 32 KA Lokal, 82 KA Bandara, 308 KA Dinas Lok / Rangkaian dan 8 KLB Dinas.
"Penandatanganan kontrak ini adalah bagian dari komitmen KAI dalam memastikan bahwa prasarana perkeretaapian di Indonesia khususnya wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta tetap terawat dengan baik dan dapat dioperasikan dengan aman serta efisien. Kami mengapresiasi dukungan finansial yang diberikan oleh pemerintah selama ini, yang turut memperkuat upaya kami dalam menjaga kualitas layanan kereta api sebagai transportasi publik," ujar Anne dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/11/2024).
Anne mengungkapkan pihaknya berkomitmen untuk menyediakan prasarana yang andal dengan melibatkan personel yang tersertifikasi sesuai ketentuan guna mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api.
"Semua petugas yang terlibat dalam perawatan dan pengoperasian prasarana perkeretaapian telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan melalui sertifikasi yang sesuai, sehingga memastikan bahwa semua proses perawatan dan pengoperasian dapat dilakukan dengan aman dan sesuai prosedur," tambah Anne.
Anne menambahkan, KAI terus berupaya menjalankan kegiatan perawatan dan pengoperasian prasarana perkeretaapian dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Dengan begitu, pengoperasian kereta api dapat berjalan secara optimal dan aman dengan dukungan prasarana andal.
"KAI berkomitmen melakukan pemeriksaan serta melakukan perawatan prasarana perkeretaapian secara berkala guna memastikan seluruh fasilitas yang diperlukan untuk pengoperasian kereta api tetap dalam kondisi yang laik operasi. KAI berharap bahwa dengan dukungan ini, komitmen pemerintah dan KAI dalam meningkatkan kualitas operasional perkeretaapian dapat terus berjalan dengan baik demi memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia," pungkas Anne.
Sebagai informasi, penandatangan dilakukan di Ruang Rapat Lt. 14 Gedung Karya, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia pada Jumat (8/11). Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Mohamad Risal Wasal, Direktur Keselamatan DJKA Hengki Angkasawan, Direktur Pengelolaan Prasarana KAI Heru Kuswanto, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Arif Anwar beserta jajaran terkait.
Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya merencanakan pembangunan sarana dan prasarana sanitasi di LPK sebanyak 1.279 unit dengan anggaran Rp255,8 miliar. [284] url asal
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak hanya membangun infrastruktur pendidikan melainkan juga penyediaan sarana dan prasarana sanitasi melalui program Padat Karya Tunai (PKT) untuk menunjang kesehatan siswa dan santri di Pondok Pesantren/Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK).
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan terpenuhinya sanitasi dan air bersih akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, salah satunya adalah para santri yang tengah menempuh pendidikan di pondok pesantren.
“Selain infrastruktur yang besar, Kementerian PUPR juga mendapat tugas untuk membangun infrastruktur kerakyatan. Pembangunan infrastruktur kerakyatan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulis, Rabu, 7 Agustus 2024.
Pada TA 2024 Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya merencanakan pembangunan sarana dan prasarana sanitasi di LPK sebanyak 1.279 unit dengan anggaran Rp255,8 miliar.
Program PKT ini akan dilaksanakan di 24 provinsi yang ditargetkan menyerap 7.674 tenaga kerja. Kegiatan ini di antaranya dilaksanakan di Pondok Pesantren Daarul Rahman Kateman Riau, Pondok Pesantren Khairul Hikmah Gorontalo, Pondok Pesantren Darul Huffadz Wadilmuqaddas Sulawesi Tenggara, Pondok Pesantren Nurul Anwar Papua dan SMA Advent Doyo Baru Papua.
Program Penyediaan Sarana dan Prasarana Sanitasi Pondok Pesantren/LPK meliputi pembangunan MCK yang terdiri dari bilik mandi dan kakus, tempat wudhu, tempat cuci tangan dan tempat cuci pakaian, serta Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD).
Sebelumnya, pada TA 2023 Kementerian PUPR berhasil menyelesaikan pembangunan sarana dan prasarana sanitasi LPK di 1.548 unit dengan anggaran Rp315,6 miliar. Kegiatan ini dilaksanakan di 33 provinsi yang berhasil menyerap 18.769 tenaga kerja.
Penyediaan sarana dan prasarana sanitasi untuk LPK diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup siswa maupun santri, meningkatkan kualitas lingkungan serta mengedukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan pasokan air minum akan mulai masuk Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 15 Juli 2024. [177] url asal
IDXChannel - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan pasokan air minum akan mulai masuk Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 15 Juli 2024.
"Jadi Insyaallah 15 Juli rencananya air minum sudah bisa masuk ke IKN, nanti tanggal 19, saya akan cek ke sana," ujar Basuki usai mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meresmikan Tol Cimanggis-Cibitung, di Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa (9/7/2024).
Basuki memastikan bahwa sarana dan prasarana di IKN yang akan selesai pada Juli 2024 yakni Kantor dan Istana Presiden, Kantor para Menteri Koordinator, hingga rumah para Menteri.
"Rumah menteri ada 36 mudah-mudahan akan selesai Juli ini. Nomor 7 (rumah) Menteri PU, nomor 8 Menteri Perhubungan, nomor 9 Menteri Kesehatan, Nomor 10 Menteri PAN RB, kami akan berdekatan di sana," kata Basuki.
Basuki pun memastikan bahwa kantor para Menko masing-masing memiliki empat tower. Artinya, akan ada 47 tower yang siap digunakan oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Bahkan, kata Basuki, sebanyak 12 tower telah selesai furnish dan bisa dimanfaatkan untuk tempat peserta upacara mulai 10 Agustus 2024.