JAKARTA, investor.id – Emiten bank digital PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) atau Amar Bank membukukan laba bersih mencapai Rp 152,6 miliar pada kuartal III-2024. Angka ini meningkat 20,37% dari periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 126,49 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, perolehan laba disokong pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang melesat 30,39% year on year (yoy) menjadi Rp 839,53 miliar. Ini dipengaruhi keberhasilan mengoptimalkan sisi profitabilitas dari bisnis intermediasi sepanjang sembilan bulan pada tahun ini.
Sebagai gambaran, pendapatan bunga naik 27,39% (yoy) menjadi Rp 887,62 miliar. Pada saat sama, beban bunga berhasil ditekan 9,12% (yoy) menjadi Rp 48,09 miliar, di saat perusahaan juga dihadapkan pada era suku bunga tinggi.
Kinerja keuangan positif ini didukung dari kredit perseroan yang tumbuh cukup tinggi yaitu 14,94% (yoy) sampai kuartal III-2024. Sebagai perbandingan, kredit perseroan meningkat dari Rp 2,47 triliun menjadi Rp 2,84 triliun, yang salah satunya disokong dari kredit UMKM produktif.
Dari sisi kualitas, rasio kredit bermasalah alias non-performing loan (NPL) emiten bank bersandi AMAR ini juga mengalami penurunan ke level 0,92% dari posisi sebelumnya 1,21%. Penurunan ini didukung oleh pengelolaan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) yang memadai.
“Pencapaian positif pada kuartal ketiga ini menunjukkan keberhasilan strategi kami dalam mengelola risiko kredit secara hati-hati dan efektif. Kami akan terus mempertahankan pendekatan yang seimbang antara pertumbuhan bisnis dan pengelolaan risiko untuk memastikan keberlanjutan kinerja bank,” ucap Presiden Direktur AMAR Vishal Tulsian, Rabu (30/10/2024).
Lebih lanjut, SVP Finance AMAR David Wirawan mengungkapkan kinerja positif perusahaannya didukung oleh manajemen biaya yang efisien serta rasio kecukupan modal (CAR) yang kuat.
“Dengan posisi modal yang solid dan strategi yang terfokus pada inovasi digital serta penyaluran kredit yang prudent, kami yakin dapat terus mendukung pertumbuhan segmen ritel dan UMKM, serta mengukuhkan posisi kami sebagai pemimpin di industri perbankan digital Indonesia,” kata David.
Sebagai tambahan informasi, pada Juni 2024 Amar Bank membagikan dividen sebesar Rp 55 miliar kepada para investornya.
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News