JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH), karena naik 20,6 poin (0,27%) di level 7.554,5 pada penutupan perdagangan Rabu (21/8/2024). Ada lima saham tercuan, MLPL memimpin.
Ini melanjutkan penguatan empat hari beruntun dan merupakan pemecahan rekor kesepuluh kalinya sepanjang 2024. Sebelumnya, rekor penutupan IHSG tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) terjadi pada 20 Agustus 2024 di level 7.533,9.
Tidak hanya itu, IHSG hari ini juga menembus rekor intraday ATH di level 7.594. Sedangkan rekor intraday ATH sebelumnya juga terjadi pada kemarin pada level 7.538.
Sebanyak 268 saham terpantau naik, 295 saham turun, dan 231 saham stagnan. Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 13,92 triliun. Volume perdagangan sebanyak 22,96 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.152.250 kali.
Mayoritas sektor saham menguat pada penutupan pasar hari ini. Penguatan terbesar terjadi di sektor properti 0,77%. Diikuti, penguatan di sektor transportasi 0,58%, sektor kesehatan 0,51%, sektor energi 0,4%, dan sektor perindustrian properti 0,2%.
Sedangkan pelemahan terjadi pada sektor barang baku 0,24%, sektor infrastruktur 0,08%, dan sektor teknologi 0,02%.
Sementara itu, saat IHSG hari ini kembali mencetak rekor tertinggi, indeks saham Asia malah kompak memerah. Nikkei (Jepang) turun 0,29%, Straits Times (Singapura) melemah 0,15%, Shanghai (China) terkoreksi 0,35%, dan Hang Seng (Hong Kong) jatuh 0,69%.
Saham Cuan
Saat IHSG hari ini kembali mencetak rekor tertinggi, ada lima saham tercuan dan masuk dalam daftar top gainers atau top cuan. Sebab, melonjak hingga 31%.
Kelima saham tercuan tersebut adalah PT Multipolar Tbk (MLPL) melonjak 31,75% menjadi Rp 83, PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) melejit 27,52% menjadi Rp 139 dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melesat 21,43% menjadi Rp 765.
Diikuti saham PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) meningkat 13,79% menjadi Rp 825 dan PT Royal Prima Tbk (PRIM) naik 13,79% menjadi Rp 66.
Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News