Chery Omoda E5 menorehkan rekor baru. Merek asal China itu makin diminati masyarakat Indonesia. Ini buktinya.
Chery mengumumkan penjualan retail (distribusi ke dealer) Omoda E5 sudah menembus penjualan sebanyak 3.628 unit sepanjang Januari hingga September 2024.
Apa yang bikin Chery Omoda E5 bisa diterima orang Indonesia? pertama, harga Chery Omoda E5 jadi hal yang menarik perhatian.
"Kendaraan listrik di Indonesia saat ini berkembang dengan agresif, didominasi dengan produk pada rentang harga Rp 300 juta - Rp 500 juta, Omoda E5 memimpin pasar mobil listrik di segmen Rp 400 Juta. Hal ini membuktikan Omoda E5 diterima baik oleh masyarakat Indonesia, kita bisa melihat banyaknya mobil ini di jalan raya," kata Rifkie Setiawan, Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia.
Faktor penunjang lainnya, Chery Omoda E5 dilengkapi berbagai fitur kenyamanan dan keamanan.
Mobil ini dilengkapi dengan 17 fitur Advanced Driver Assistance System, ventilated seat dan fitur Vehicle-to-Load (V2L) juga memungkinkan Omoda E5 digunakan sebagai sumber daya listrik portabel serta ditambah performa tinggi dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,2 detik.
Chery Omoda E5 juga dibekali dengan teknologi canggih seperti Snapdragon Cockpit Platform Gen Tiga, SA 8155, dan baterai berteknologi tinggi yang efisien. Mobil ini diklaim bisa mencapai jangkauan hingga 430 km (WLTP) atau 505 km (NEDC).
Soal harga, Chery Omoda E5 dibanderol dari Rp 419.800.000 untuk varian Pure dan Rp 498.800.000 untuk varian tertinggi OTR Jakarta.
Chery menawarkan berbagai benefit menarik bagi 4.000 pembeli pertama Chery Omoda E5 yaitu benefit garansi lifetime untuk power battery/electric motor, asuransi 1 tahun, free wall charging 7 kwh, portable charging, kabel portable V2L, gratis biaya perawatan dan jasa 5 tahun atau 75.000 km, garansi kendaraan 6 tahun atau 160.000 km, layanan derek dan antar jemput kendaraan selama 1 tahun.
Chery memamerkan teknologi anyar dalam gelaran Chery Summit User International 2024 di Wuhu, China, Rabu (17/10/2024). Ternyata pabrikan asal Tiongkok ini sudah memiliki robot humanoid dan anjing bionik!
Pertama, robot humanoid itu bernama Mornine. Dia hadir sebagai asisten cerdas yang siap menyambut dan membantu pelanggan.
Mornine hadir dengan kecerdasan buatan, Mornine mampu berinteraksi dengan menyapa pelanggan, membimbing pengunjung melihat mobil, memberikan informasi, hingga menyajikan minuman. Bahkan saat detikOto coba berinteraksi ternyata bisa diajak tos-tosan, juga!
"Mornine give me five," coba menyuruh robot tersebut.
Robot Chery Humanoid, Mornine di Wuhu Foto: Ridwan Arifin
Meskipun terdapat jeda, robot bionik itu sejurus kemudian memberikan kepalan tangannya.
Mornine tampil lebih realistis dengan wajah silikon mirip manusia dan kemampuan mensimulasikan gerakan otot mulut dan wajah. Mornine mampu berjalan dalam kecepatan 4 kilometer per jam.
Kedua, anjing bionik yang bernama Argos. Robot yang menyerupai bentuk anjing itu dilengkapi sensor canggih, Argos dapat mengenali suara, mengikuti perintah, dan bahkan melakukan aksi seperti menari, berjabat tangan.
Robot anjing, Argos di Wuhu Foto: Ridwan Arifin
Lebih dari itu, Argos juga berpotensi digunakan dalam pendampingan sosial untuk anak-anak atau penyandang disabilitas, memperlihatkan bagaimana teknologi dapat memberikan manfaat emosional dan praktis dalam kehidupan nyata.
Dalam ajang Chery International User Summit 2024, Argos juga didandani ala barongsai.
Ini merupakan hasil kolaborasi Chery bersama perusahaan teknologi AiMOGA.
"Mornine dan Argos adalah bukti nyata dari visi kami untuk menciptakan masa depan yang lebih baik melalui teknologi. Dengan kecanggihan interaktif dan kemampuan yang luas, kami percaya mereka tidak hanya sebagai perangkat cerdas, tetapi juga sebagai solusi yang akan merevolusi ekosistem teknologi di kehidupan sehari-hari," ujar Rifkie Setiawan, Head of Brand Department, PT Chery Sales Indonesia.