CALIFORNIA, investor.id – Film "Deadpool & Wolverine" dilaporkan memecahkan rekor box office akhir pekan ini, dengan meraup keuntungan dari tiket domestik sebesar US$ 205 juta selama pembukaannya. Sementara secara global, film yang diperankan Ryan Reynolds dan Hugh Jackman itu berhasil meraih US$ 233,3 juta, sehingga total pendapatannya mencapai US$ 438,3 juta selama akhir pekan.
Jumlah tersebut merupakan debut tertingginya pada 2024, dan menunjukkan Marvel yang kembali berada di puncak. Film dengan rating Restricted (R) itu juga diklaim telah melampaui prediksi para analis, yang mengatakan bahwa film ini akan meraih pendapatan antara US$ 160 juta dan US$ 180 juta selama pembukaannya di dalam negeri.
“Debut besar untuk 'Deadpool & Wolverine' seharusnya meyakinkan mereka yang menyerah pada layar lebar pada Mei bahwa Anda tidak akan pernah bisa meremehkan kekuatan, daya pikat, dan, ya, ketidakpastian dari pengalaman menonton di bioskop,” ujar Paul Dergarabedian, analis media senior di Comscore, dilansir CNBC.
Sebagai informasi, "Deadpool & Wolverine" merupakan film ke-34 yang dirilis di bawah bendera Marvel Cinematic Universe (MCU), dan film pertama dari produksi Disney yang mendapatkan rating R dari Motion Picture Association.
Ada pun dua film Deadpool sebelumnya, diproduksi dan dirilis melalui 20th Century Fox. Tetapi kemudian Disney mengakuisisi perusahaan tersebut pada 2019, sehingga membawa X-Men dan Fantastic Four kembali ke dalam portofolio Marvel yang lebih besar.
Mirip dengan film-film sebelumnya di MCU, "Deadpool & Wolverine" diuntungkan oleh antusiasme penggemar. Para penonton dilaporkan sangat ingin menonton film ini pada akhir pekan pembukaannya untuk menghindari spoiler. Bahkan Disney merahasiakan sebagian besar konten film ini dan melakukan pemutaran terbatas bagi awak media sebelum debutnya.
Pembukaan yang kuat dari "Deadpool & Wolverine" terjadi setelah kemerosotan box office pasca pandemi untuk Marvel Cinematic Universe. Sedangkan Disney telah membanjiri pasar dengan konten streaming superhero dalam beberapa tahun terakhir, sehingga kuantitas berlebihan di box office menyebabkan penurunan kualitas.
“Marvel mengambil jeda sejenak untuk membantu meremajakan arah kreatif mereka setelah beberapa film tentpole yang memecah belah dan kembalinya mereka ke arena ini tentu saja membuat film superhero ini tetap berada di jalur yang tepat,” tutur Shawn Robbins, pendiri dan pemilik Box Office Theory.
Ditambahkan oleh Robbins, debut fim rating R yang memecahkan rekor tidak sekadar menunjukkan bahwa Marvel dan Disney dapat melebarkan sayapnya sedikit ketika konten-konten membutuhkannya, tetapi juga bahwa penggemar Marvel dan penonton biasa masih sangat menginginkan jenis penceritaan blockbuster yang menghibur dan penuh makna yang telah mendefinisikan begitu banyak kesuksesan mereka yang tak tertandingi.
Di sisi lain, pembukaan "Deadpool dan Wolverine" bertepatan dengan pemutaran “San Diego Comic Con Marvel” yang mengungkapkan daftar film terbaru dan memberikan gambaran kepada para penggemar tentang ke mana arah waralaba ini di tahun-tahun mendatang. Hal ini termasuk Sam Wilson, sang “Captain America” – yang baru saja dicetak – yang berusaha membangun kembali Avengers pasca bubar usai bertarung dengan Thanos, dan kedatangan Doctor Doom yang tertunda, yang akan diperankan oleh Robert Downey Jr – yang memerankan “Iron Man.”
“Setiap film harus dilihat dari kasus per kasus, tetapi ‘Deadpool & Wolverine’ bersamaan dengan pengumuman Comic Con akhir pekan ini menandai langkah signifikan untuk kembali ke jalur yang dapat menghidupkan kembali antusiasme terhadap waralaba yang lebih luas,” kata Robbins.
Editor: Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News