JAKARTA, investor.id - PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) merilis laporan keuangan (lapkeu) semester I-2024.
Di situ terungkap bahwa laba bersih perseroan di paruh pertama 2024 sebesar Rp 7,11 miliar. Melonjak 119,6% dari periode yang sama tahun 2023 di Rp 3,23 miliar.
Lonjakan tersebut dipicu oleh penjualan yang meningkat dari Rp 62,12 miliar pada semester I-2023, menjadi Rp 83,73 miliar pada semester I-2024.
Adapun beban pokok penjualan per 30 Juni 2024 sebesar Rp 59,02 miliar, meningkat dari Rp 48,46 miliar sepanjang semester I-2023.
Laba per saham dasar Formosa Ingredient Factory (BOBA) per 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp 6/saham. Melejit dari Rp 3/saham pada periode yang sama tahun lalu.
Per 30 Juni 2024, kas dan setara kas Rp 10,32 miliar dan total aset Rp 172,79 miliar. Sedangkan liabilitas Rp 22,72 miliar dan total ekuitas Rp 150,07 miliar.
Saham
Formosa Ingredient Factory (BOBA) didirikan pada tanggal 11 April 2016, dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2017. Perusahaan bergerak dalam produksi dan distribusi mutiara tapioka, topping jelly, popping boba, saus premium, sirup, dan produk bubuk premix dengan merek Boba King.
Saham BOBA sendiri diparkir stagnan di Rp 161 pada perdagangan 23 Juli 2024 kemarin. Saham BOBA juga relatif sepi transaksi dengan 55 ribu saham diperdagangkan, frekuensi hanya 31 kali, dan nilai transaksi Rp 8,84 juta.
Dalam satu pekan terakhir saham ini melemah 2,42% dan dalam satu bulan terakhir turun 8%.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News