JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan suspensi atas perdagangan saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) mulai sesi I tanggal 6 November 2024 sampai pengumuman lebih lanjut.
BEI menilai telah terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan atas saham Geoprimas Solusi (GPSO).
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor,” terang pengumuman BEI.
BEI menyebutkan suspensi atas saham GPSO berlaku di pasar reguler dan pasar tunai. “Mulai sesi I tanggal 6 November 2024 sampai dengan pengumuman brsa lebih lanjut,” ungkap BEI.
Sebelumnya saham Geoprima Solusi (GPSO) sempat kena suspensi pada perdagangan 4 November dan dibuka suspensinya pada 5 November 2024 kemarin.
Kemarin saham GPSO melonjak 24,62% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 324. Adapun pada perdagangan 30, 31 Oktober, dan 1 November saham GPSO juga selalu ARA. Dalam sepekan terakhir saham ini terbang 101,24% atau sukses cetak 1 bagger.
Tidak Mengetahui
BEI sendiri sudah meminta penjelasan terkait volatilitas saham Geoprima Solusi. Tapi manajemen GPSO mengaku tidak mengetahui apa-apa terkait pemicu lonjakan saham perseroan.
Geoprima Solusi (GPSO) adalah perwakilan dari Grup SOUTH di Indonesia. Grup ini sendiri berbasis di China dan mereka menyediakan layanan informasi geografis.
Perusahaan menawarkan produk alat survey, seperti UAV solution, theodolite, total station, dan RTK receiver. Alat-alat ini diperlukan untuk melakukan pemetaan dan survei tanah. Beberapa pelanggan utama perseroan adalah PLN, ADHI, Bukaka, dan Waskita. Kantor pusat perusahaan berlokasi di Jakarta Utara.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News