JAKARTA, investor.id - PT Varuna Cahaya Santosa (VCS), perusahaan patungan hasil kerjasama PT CCSI Konektivitas Digital (CCSIKD) yang merupakan anak perusahaan dari PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI), PT Pracheta Nusa Telekom (Pracheta, anak perusahaan dari PT NAP Info Lintas Nusa atau Matrix NAP Info), dan Mitsui & Co Ltd, telah mendapatkan perizinan utama untuk 13 segmen dari Varuna Cable System (Varuna) dalam rangka meningkatkan konektivitas di Indonesia Timur.
VCS telah menerima Surat Rekomendasi - 1 untuk segmen - segmen berikut ini: Sumenep - Situbondo, Muncar - Candikusuma, Karangasem - Sengigi, Senggigi - Sumbawa Besar, Sumbawa Besar - Bima, Bima - Labuan Bajo, Labuan Bajo - Selayar, Selayar - Makassar, Polewali - Mamuju, Mamuju - Balikpapan, Balikpapan - Kelumpang Utara, Kelumpang Utara - Bawean, dan Bawean - Gresik.
Pencapaian yang signifikan ini menandai langkah penting dalam pengembangan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Varuna, sebuah pengembangan infrastruktur jaringan backbone fiber optik, yang membentang sepanjang kurang lebih 4.200 km. Varuna adalah sistem kabel repeaterless yang dirancang untuk mentransmisikan bandwidth berkapasitas tinggi dengan kecepatan optimal 12,6 Tbps per pair.
Varuna secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan bandwidth yang berkembang pesat dari Jawa Timur ke Indonesia Timur. Dengan menggabungkan kabel bawah laut dan kabel terestrial, Varuna bertujuan menyediakan konektivitas serat optik yang handal ke area-area utama di wilayah-wilayah ini.
Presiden Direktur VCS Peter Djatmiko menyatakan, Varuna akan berperan penting dalam menjembatani kesenjangan digital antara wilayah barat dan timur Indonesia, khususnya antara Pulau Jawa dan pulau-pulau lainnya, sehingga dapat mendukung perkembangan ekonomi digital Indonesia. “Penting untuk diketahui bahwa jaringan Varuna juga secara strategis menghubungkan Pulau Jawa dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), yang selanjutnya mendukung agenda pemerintah untuk mentransformasi ibu kota baru menjadi smart city,” ungkapnya dalam keterangan pers, Sabtu (19/10/2024).
Sebagai infrastruktur backbone, Varuna memiliki visi untuk dapat digunakan secara luas oleh masyarakat. Untuk memfasilitasi hal ini, VCS secara aktif mencari peluang kerjasama dengan penyedia layanan telekomunikasi untuk memperluas akses jaringan dari Varuna ke para pengguna akhir (end-user). Dengan memanfaatkan backbone yang kuat, VCS dapat memperkuat para penyedia layanan ini untuk memberikan layanan internet yang handal dan terjangkau ke daerah-daerah yang belum terjangkau.
“Seiring dengan perjalanan kami menuju RFS di tahun 2027, kami sangat antusias untuk menyaksikan dampak transformatif dari infrastruktur ini - menghubungkan masyarakat, mengembangkan bisnis, dan membangun masa depan yang lebih cerah untuk semua, terutama pertumbuhan digital bangsa,” ujar Peter Djatmiko.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News