#30 tag 24jam
Telkomsel Luncurkan Jaga Cita, Fokus Pendidikan Keberlanjutan
Inisiatif ini berfokus untuk mendukung dan menghadirkan pendidikan yang adaptif, inklusif, dan merata di Indonesia. [549] url asal
#telkomsel #telekomunikasi #talenta-digital #program-jaga-cita-telkomsel
(MedCom) 08/11/24 14:17
v/17776862/
Telkomsel Jaga Cita juga merupakan payung program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dirancang untuk memperkuat kompetensi di dunia pendidikan, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa hingga orangtua siswa.
Platform digital seperti Ilmupedia, Skul.id, Kuncie, by.U, dan Internet BAIK pada inisiatif Telkomsel Jaga Cita, diharapkan dapat mendukung dan menjaga harapan anak-anak Indonesia untuk mewujudkan cita-citanya menyongsong masa depan yang lebih baik.
Inisiatif ini sekaligus merespons tantangan dalam pendidikan Indonesia, yang tercermin dalam Rapor Pendidikan Indonesia Tahun 2023, dari 50 juta murid yang dimiliki Indonesia, hanya sebanyak 61,53 persen murid jenjang Sekolah Dasar (SD), 59 persen murid jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 49,26 persen murid jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) yang memiliki kompetensi literasi di atas standar minimum.
Sementara itu, data dari Sustainability Report Telkomsel 2023 menunjukkan sebanyak 780 sekolah dari 249 kota dan kabupaten telah mendapatkan wawasan tentang interaksi positif di media sosial dan ekosistem digital melalui program Internet BAIK yang dapat membuka peluang bagi talenta muda menjadi agen perubahan di dunia digital.
VP Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Saki H. Bramono, menyatakan, Telkomsel ingin memberdayakan masyarakat, memungkinkan akses ke informasi dan beragam layanan jadi lebih mudah, membuka lebih banyak peluang, serta memastikan manfaat kemajuan digital dapat dirasakan secara inklusif di seluruh Indonesia. "Telkomsel berkomitmen untuk menghadirkan dampak berkelanjutan melalui penerapan ESG dalam setiap aspek bisnis.”
VP Prepaid Consumer Marketing Telkomsel, Tuty R. Afriza turut menambahkan, mereka menghadirkan beragam layanan edutainment melalui platform Ilmupedia yang siap membantu talenta muda dalam menemukan minat bakat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, didukung dengan akses internet yang terjangkau dengan jaringan terbaik yang dapat gunakan melalui kartu telkomsel prabayar, kartuHalo maupun by.U.
Roadshow Ilmupedia “Pintar Itu Beragam”
Dalam rangka peluncuran inisiatif Telkomsel Jaga Cita, Telkomsel juga menggelar roadshow Ilmupedia “Pintar Itu Beragam” yang memperkenalkan pembaruan platform Ilmupedia yang lebih interaktif, termasuk fitur teknologi AI, “Adeva” yang berperan sebagai asisten belajar virtual siswa yang kini dapat diakses oleh para orang tua, serta dapat membentuk komunitas kalangan para pelaku pendidikan.
Adeva membantu siswa untuk mengeksplorasi informasi yang disajikan dari pertanyaan yang diinput ke dalam aplikasi chat AI, termasuk memahami konteks, memilah informasi penting, dan mengelompokkan data berdasarkan topik atau tema.
“Adeva merupakan inovasi yang kami bangun untuk menjawab tantangan pembelajaran yang semakin dinamis yang kami harapkan bisa meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar. Kami terus berupaya untuk membuka akses pendidikan yang berkualitas ke lebih banyak lagi masyarakat Indonesia,” jelas Kemas M. Fadhli, CEO Kuncie.
Selain itu, di kesempatan yang sama pula, Telkomsel mengadakan kompetisi “Mini IBJ Quiz” yang memberikan pengalaman langsung sekaligus proses registrasi untuk dua program besar “Ilmupedia Berani Jawab Season 5” dan program “Ilmupedia Tryout Akbar UTBK” yang akan kembali dilaksanakan mulai dari Januari hingga Maret 2025. Ada pula kompetisi membuat jingle Ilmupedia yang dibuka hingga Desember 2024, dan talkshow dengan pembicara dari beragam latar belakang keahlian.
Pada gelaran ini Telkomsel juga memberikan bantuan piloting project digitalisasi sekolah dan apresiasi untuk pemenang Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) dan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Kemendikdasmen melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI).
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Rayakan Ultah Ke-2, Jobstreet Express Hubungkan Pekerja dan Perusahaan di Indonesia
Dua tahun perjalanannya di Indonesia sejak Oktober 2022 hingga Oktober 2024. [796] url asal
#aplikasi #talenta-digital #jobstreet
(MedCom) 06/11/24 13:04
v/17574292/
Jakarta: Jobstreet Express, bagian dari Jobstreet by SEEK, teknologi pencarian kerja terkemuka di Indonesia merayakan dua tahun keberadaannya untuk menghubungkan tenaga kerja dan pencari kerja semi-terampil dalam berbagai bidang dan industri.Selama dua tahun perjalanannya di Indonesia sejak Oktober 2022 hingga Oktober 2024, platform Jobstreet Express telah memberikan banyak manfaat positif dalam ekosistem penyediaan karyawan semi-terampil yang tepat sasaran, tepercaya, dan dengan cakupan yang luas.
“Lebih dari 63 juta perusahaan terdaftar dan beroperasi di Indonesia. Setiap perusahaan memiliki kebutuhan karyawan, baik dari tenaga ahli dan semi-terampil dengan kualifikasi berbeda-beda. Itulah mengapa Jobstreet akhirnya menyediakan layanan Jobstreet Express untuk membantu melayani kebutuhan pasar pekerja semi-terampil di Indonesia,” tutur Varun Mehta, Chief Operating Officer (COO) Jobstreet Indonesia.
Menurut Varun, kebutuhan pasar terhadap pekerja semi-terampil semakin banyak seiring dengan arah perekonomian Indonesia yang tetap berada pada jalur solid dan positif dengan pertumbuhan triwulan II-2024 mencapai 5,05%.
Kehadiran Jobstreet Express selama dua tahun di Indonesia juga memberikan peran untuk mengurangi pengangguran sekaligus menyediakan tenaga semi-terampil bagi perusahaan, UKM (Usaha Kecil dan Menengah), dan bisnis lokal di Indonesia.
Anrian Tamba, General Manager Jobstreet Express Indonesia menyebutkan bahwa terdapat kebutuhan yang belum terpenuhi secara optimal dari sisi pencari kerja dan pemberi kerja dalam hal ketersediaan karyawan dengan kemampuan kerja semi-terampil.
“Jobstreet Express terus berkomitmen untuk fokus menghubungkan tenaga kerja semi-terampil dengan berbagai industri di Indonesia,” ujar Tamba.
Kehadiran Jobstreet Express di Indonesia yang sudah menginjak dua tahun telah menjangkau lebih dari 400 Kabupaten di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Jobstreet Express memastikan perusahaan, UMKM, dan bisnis dapat memperoleh kandidat lokal dengan cepat dan tepat, melalui ribuan iklan tersedia setiap harinya dan lebih dari 1 (satu) juta pejuang kerja yang melamar menggunakan Jobstreet Express dalam dua tahun belakangan ini.
Sejumlah respon positif dari pemberi kerja menyatakan manfaat dari kehadiran layanan Jobstreet Express di Indonesia. Salah satunya adalah Haryo R. Andaridho, HR & Recruitment Supervisor LYD Group Bali yang menyebutkan kendala yang dihadapi oleh instansinya saat kesulitan mencari kandidat calon karyawan dan platform berbayar terasa cukup mahal di Bali.
“Jobstreet Express memberikan harga yang lebih terjangkau dengan fitur dan talent yang lebih sesuai dengan kualifikasi kami dibandingkan platform lainnya. Hingga saat ini, 80% karyawan operasional kami direkrut dari Jobstreet Express,” ujar Haryo.
Sementara itu, Tri Wahyu Noegroho, HR Manager My Kopi-O! Group menyebutkan mengenai keunggulan layanan premium Jobstreet Express yang bisa mempermudah dan mempercepat pencarian kandidat karyawan untuk resto dengan banyak cabang seperti perusahaannya.
”Karena jaringan restoran kami tersebar di seluruh Indonesia, maka saya bisa mengatur outlet mana yang membutuhkan manpower dan kandidat juga bisa menentukan outlet terdekat yang akan dilamar. Layanan premium dari Jobstreet Express ini sangat membantu memenuhi kebutuhan karyawan di resto kami secara tepat.”
“Sebagai recruiter kita seringkali membutuhkan kandidat dalam jumlah yang banyak dan dalam waktu yang singkat, nah dengan menggunakan Jobstreet Express maka dalam waktu 1-2 hari kita tunggu langsung banyak kandidatnya,” kata Putri Bayna, Recruitment Executive MAKA Group (TUKU, Toodz House, Beragam Kopi Indonesia, dan Futago) Jakarta.
Hal yang sama dirasakan oleh Anak Agung Sagung Debby Angandari, HRGA Department Head Garuda Wisnu Kencana Cultural Park Bali. “Layanan Jobstreet Express memberikan daftar kandidat lebih banyak dan sistem summary yang ada bisa memangkas waktu administrasi menjadi lebih cepat dan efisien.”
Jobstreet Express kini juga telah menyediakan layanan premium. Layanan ini kian mempermudah para perekrut kerja atau hirer dalam mendapatkan kandidat karyawan yang tepat, sesuai dengan kampanye #PastiDapatKerja. Hal ini juga menjadi misi Jobstreet Express untuk berkontribusi bagi penyediaan lowongan kerja dan penurunan angka pengangguran di Indonesia.
“Layanan premium Jobstreet Express sangat cepat proses aktivasinya dan kami sangat terbantu oleh keberadaan person in charge yang sangat helpful dalam memberikan panduan mengenai fitur dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan kami,” ujar Rendy Budiana, HR Manager Megavision Bandung.
Sementara itu, Resty Puspitaliani Irawan, Head People Development Division PT Primaboga Nusantara Indonesia (Pempek Farina) mengakui kecepatan dari layanan premium Jobstreet Express. “Ketika kami mencari tenaga ahli di spesifik lokasi itu ada kesulitan, jadi saya menggunakan layanan premium dan hasilnya lebih cepat mendapatkan kandidat dibandingkan yang tidak berbayar.”
Hingga akhir triwulan ketiga 2024 ini, Jobstreet Express telah menyediakan lowongan kerja semi-terampil untuk berbagai bidang usaha di antaranya F&B, Hospitality, Retail, dan Logistik, yang berlokasi di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Jogja, Bali, dan kota-kota lain di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.
Dengan proses rekrutmen mudah yang ditawarkan oleh Jobstreet Express, para pencari kerja dapat melamar berbagai lowongan hanya di satu portal secara cepat, aman, dan gratis.
“Memasuki tahun ketiga, Jobstreet Express akan terus tumbuh dan menambah fitur agar lebih mudah menjangkau lebih banyak perusahaan dan pelamar kerja di Indonesia sehingga menjadi platform yang selalu dipercaya dan diandalkan untuk mencari karyawan semi-terampil,” tutup Anrian Tamba, General Manager Jobstreet Express Indonesia.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Pemberdayaan Talenta Digital Akan Mendorong Inovasi Teknologi di RI
Posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam transformasi digital dan penciptaan teknologi masih perlu terus diupayakan. Generasi muda di Indonesia perlu terus didorong agar mampu unjuk gigi dalam pers [712] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #its #telkom-university #talenta-digital #transformasi-digital #beasiswa #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 05/11/24 22:53
v/17531446/
JAKARTA, investor.id - Posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam transformasi digital dan penciptaan teknologi masih perlu terus diupayakan. Generasi muda di Indonesia perlu terus didorong agar mampu unjuk gigi dalam persaingan di era digital.
Apalagi Indonesia diproyeksikan akan mengalami bonus demografi di periode tahun 2028-2030, ketika usia produktif (15-64 tahun) akan membentuk persentase 67,2% dari total seluruh populasi.
Untuk itu, kolaborasi industri dan dunia pendidikan perlu terus didorong untuk meningkatkan kompetensi talenta digital serta inovasi teknologi. Guna menyiapkan masa depan dunia digital Indonesia ke depan yang lebih baik, ZTE Indonesia menjalin kemitraan strategis dengan dua institusi akademik terkemuka: Telkom University (Tel-U) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Kemitraan ini, yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoA) dengan kedua universitas, bertujuan untuk memberikan peluang berharga bagi mahasiswa melalui beasiswa ZTE dan program 5G Rising Star 2024, yang menawarkan dukungan finansial, pelatihan, dan kesempatan pengembangan karier di ZTE.
Sejak diluncurkan pada tahun 2019, program Beasiswa ZTE dan 5G Rising Star telah berkontribusi pada perkembangan sektor TIK di Indonesia dengan menawarkan kesempatan pendidikan dan pekerjaan kepada banyak talenta digital, memberdayakan mereka untuk mendorong inovasi digital di Indonesia.
Pada tahun 2024, beasiswa telah diberikan kepada sembilan mahasiswa berprestasi dari kedua universitas yang mengambil jurusan Teknik Elektro. Proses seleksi dibagi menjadi tiga tahap: penyaringan administratif, tes tertulis, dan wawancara.
Richard Liang, Presiden Direktur ZTE Indonesia mengatakan, pihaknya percaya bahwa masa depan ekonomi digital ada di tangan para mahasiswa saat ini.
“Kemitraan ini bukan hanya tentang memberikan beasiswa atau peluang pekerjaan, tetapi juga tentang membina generasi inovator yang akan memimpin transformasi digital Indonesia,” kata Richard dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (5/11/2024).
Menurut dia. dengan mengintegrasikan pendidikan akademik dan pengalaman praktek di industri maka dapat membantu mahasiswa mengasah kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah, serta memberdayakan mereka menjadi generasi unggul dan mengambil peran dalam lanskap teknologi yang terus berkembang.
“Bersama Telkom University dan ITS, kami membangun masa depan yang lebih cerah di mana dunia akademik dan industri bertemu, mendorong kemajuan teknologi dan pendidikan di era digital," ujarnya.
Sebagai informasi, berdasarkan riset yang dilakukan oleh Bank Dunia dan McKinsey, diketahui bahwa Indonesia membutuhkan 9 juta talenta digital pada tahun 2030. Ini berarti kebutuhan talenta digital per tahun rata-rata mencapai 600.000 orang.
Sedangkan, perguruan tinggi di Indonesia hanya mampu memasok sekitar 100.000-200.000 talenta digital per tahun. Oleh karena itu, terdapat kesenjangan atau gap sebesar 400.000-500.000 talenta digital per tahun yang belum terpenuhi.
Pandemi Covid-19 telah menjadi katalis utama dalam meningkatkan kebutuhan akan talenta digital di Indonesia. Dengan adanya pembatasan sosial dan penerapan kerja dari rumah, banyak perusahaan yang beralih ke solusi digital untuk menjaga operasional mereka tetap berjalan. Situasi ini mempercepat adopsi teknologi dan meningkatkan permintaan akan tenaga kerja yang memiliki keterampilan digital.
Selain itu, pertumbuhan pesat industri teknologi dan digital di Indonesia turut menjadi faktor penyebab peningkatan kebutuhan talenta IT. Berbagai perusahaan teknologi termasuk startup, terus berkembang dan membutuhkan tenaga kerja yang mampu mengoperasikan, mengembangkan, dan memelihara sistem serta aplikasi berbasis teknologi.
Dr. Dida Diah Damajanti, S.T., M.Eng. Sc., Wakil Rektor Bidang Admisi, Kemahasiswaan dan Alumni Telkom University, mengatakan, kemitraan dengan ZTE merupakan langkah penting dalam memberdayakan mahasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan.
“Program beasiswa ZTE Indonesia dan 5G Rising Star akan memberikan mereka peluang dan pengalaman berharga, memperkaya perjalanan pendidikan mereka, dan mempersiapkan mereka untuk peran yang berdampak di sektor TIK,” katanya.
Prof. Nurul Widiastuti, Wakil Rektor ITS, mengatakan, kemitraan ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa kami untuk meningkatkan keterampilan mereka dan memperoleh pengalaman praktis di perusahaan teknologi terkemuka.
Penandatanganan MoA dengan ZTE menandai momen penting dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri.
“Kami percaya bahwa melalui kolaborasi ini, kami dapat membina generasi baru yang akan memberikan kontribusi signifikan bagi masa depan digital Indonesia," katanya.
Robby Purbantoro, Direktur SDM ZTE Indonesia, mengatakan, program kolaboratif ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan talenta muda untuk memprioritaskan pendidikan mereka sambil memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman berharga yang dapat langsung diaplikasikan untuk memperkuat kompetensi mereka saat memasuki dunia kerja.
Kolaborasi antara ZTE, Telkom University, dan ITS mencerminkan komitmen kuat ZTE untuk memajukan ekosistem digital Indonesia melalui pembinaan generasi profesional terampil masa depan.
Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Belajar Pemrograman Atasi Kecanduan Gadget Anak
Kondisi ini mengharuskan kita sebagai orang tua untuk lebih peduli terhadap dampak negatif yang mungkin timbul. [496] url asal
#talenta-digital #startup #algorithmics #belajar-pemrograman
(MedCom) 03/11/24 11:17
v/17403179/
Jakarta: Kecanduan gadget di kalangan anak-anak menjadi perhatian serius di Indonesia. Menurut laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 33,44% anak usia dini (0-6 tahun) di Indonesia sudah dapat menggunakan ponsel pada tahun 2022. Selain itu, 24,96% anak-anak di kelompok usia yang sama telah mampu mengakses internet.Data ini menunjukkan bahwa paparan terhadap perangkat digital dan teknologi semakin meluas, bahkan di usia yang sangat muda. Hal ini diperkuat oleh laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang mengungkapkan peningkatan kasus kecanduan gadget di kalangan anak-anak dan berujung pada masalah kesehatan mental, gangguan perilaku, serta berkurangnya kemampuan sosial.
Kondisi ini mengharuskan kita sebagai orang tua untuk lebih peduli terhadap dampak negatif yang mungkin timbul. Kita perlu peka terhadap kemampuan anak-anak di era modern ini. Oleh karena itu, pengawasan yang aktif sangat penting untuk mengoptimalkan potensi mereka sekaligus mencegah risiko negatif yang tidak diinginkan.
Salah satu langkah yang dapat diambil adalah mencari sekolah yang tepat, seperti Algorithmics, yang fokus pada pengembangan keterampilan digital dan pemrograman. Sekolah seperti ini dapat membantu anak-anak mengasah kemampuan mereka dalam lingkungan yang positif dan mendukung.
Algorithmics merupakan sekolah pemrograman internasional, hadir menawarkan solusi untuk mengatasi tantangan tersebut. Melalui program pendidikan pemrograman yang inovatif, Algorithmics membantu anak-anak mengubah ketergantungan mereka pada gadget menjadi aktivitas yang lebih produktif yang membangun keterampilan penting.
Melalui pembelajaran coding, siswa diajak untuk berpikir secara logis, memecahkan masalah, dan menjadi lebih kreatif—semua elemen kunci untuk menghadapi tantangan dunia digital masa depan.
"Program kami dirancang untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk melihat teknologi tidak hanya sebagai alat hiburan, tetapi juga sebagai sarana belajar dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat," ujar Taufiq Wisnu, COO Algorithmics Indonesia. "Kami yakin dengan keterampilan yang tepat, anak-anak akan lebih percaya diri menatap masa depan mereka dan bahkan bisa membawa perubahan positif melalui teknologi."
Sejak didirikan, Algorithmics telah meluluskan lebih dari 1,1 juta siswa di seluruh dunia, dengan visi untuk menciptakan generasi digital yang kompetitif dan adaptif. Algorithmics terus berkomitmen untuk mengembangkan kurikulum yang relevan dan inspiratif bagi siswa di Indonesia, termasuk di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Bandar Lampung.
Tiga Manfaat Pendidikan Pemrograman bagi Anak-AnakProgram Pembelajaran di Algorithmics memberikan banyak manfaat bagi perkembangan anak-anak, di antaranya:
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Logis dan Analitis: Pemrograman mengajarkan anak-anak untuk berpikir secara sistematis dan menemukan solusi untuk masalah yang kompleks.
Mengasah Kreativitas: Siswa didorong untuk menciptakan proyek-proyek coding yang inovatif, yang tidak hanya mengasah kreativitas mereka tetapi juga memperkuat rasa percaya diri.
Mengurangi Kecanduan Gadget yang Tidak Produktif: Dengan menggantikan aktivitas pasif menjadi pembelajaran yang produktif, siswa dapat menggunakan teknologi dengan lebih sehat dan seimbang.
"Kisah sukses dari para siswa yang mampu memanfaatkan keterampilan mereka untuk menciptakan solusi inovatif adalah bukti nyata, bahwa dengan dukungan yang tepat, anak-anak bisa mengatasi kecanduan gadget dan mengubah dunia mereka melalui teknologi," tambah Taufiq. "Di Algorithmics, kami berkomitmen untuk terus mendukung inovasi anak-anak dalam menghadapi tantangan masa depan."
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Daya Saing Talenta Digital Muda Indonesia Harus Terus Ditingkatkan
Kompetisi global semakin ketat di era serba digital ini, sehingga perlu ada persiapan yang matang untuk dapat menembus pasar global. - Halaman all [567] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #talenta-digital #daya-saing #dunia-internasional #kompetisi #ariq-zufar #ceo-neekosa #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 02/11/24 17:51
v/17368622/
JAKARTA, investor.id - Kompetisi global semakin ketat di era serba digital ini, sehingga perlu ada persiapan yang matang untuk dapat menembus pasar global.
Berdasarkan data dari World Economic Forum, 85 persen organisasi akan meningkatkan adopsi teknologi digital, sehingga talenta digital harus siap siaga dengan keterampilan yang dibutuhkan.
Untuk itu, upaya untuk meningkatkan kompetensi talenta digital di Indonesia menjadi penting agar dapat bersaing di tingkat global.
Sebagai informasi kebutuhan talenta digital nasional diproyeksikan akan mencapai 12 juta orang pada 2030. Data ini didasarkan pada hasil pengukuran Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2024, yang mencerminkan tingkat kompetensi dan keterampilan masyarakat Indonesia dalam menggunakan teknologi digital.
Hhasil dari IMDI 2024 menunjukkan bahwa perguruan tinggi di Indonesia hanya mampu menghasilkan sekitar sembilan juta talenta digital hingga tahun 2030. Oleh karena itu, masih terdapat kekurangan hingga tiga juta talenta yang perlu dipenuhi. Untuk memenuhi kekurangan ini, Indonesia perlu melatih sekitar 500.000 talenta digital per tahun.
Sebagai upaya mendorong anak muda untuk berkiprah di bidang teknologi, PT Neekosa Pakar Service (Neekosa) mengumumkan hasil seleksi kompetisi Asia Pacific ICT Alliance Awards (APICTA) 2024 tingkat nasional kategori Student Tertiary.
Pada kesempatan tersebut, CEO Neekosa Ariq Zufar mengumumkan tiga tim terbaik, meliputi Daely dan Flysight dari Universitas Bina Nusantara (Binus) serta Sesa dari Universitas Amikom Yogyakarta. Ketiga tim tersebut selanjutnya akan mewakili Indonesia untuk bertarung dalam APICTA 2024 tingkat internasional di Brunei Darussalam.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para pemenang, pengumuman kompetisi ini beserta penyerahan apresiasi digelar secara resmi di Inadev Summit yang diselenggarakan bersamaan dengan Indocomtech 2024 di ICE BSD pada Jumat (1/11/2024).
Apresiasi berupa sertifikat penghargaan dan voucher Ifvirty Cloud Service senilai $300 juga diserahkan langsung oleh CEO Neekosa Ariq Zufar beserta Wakil Ketua Umum Asosiasi Perangkat Lunak Indonesia (ASPILUKI) Ashari Abidin dihadapan para pelaku industri, perwakilan pemerintah, pegiat teknologi, dan mahasiswa yang hadir dalam agenda tersebut.
Ariq menyatakan, apresiasi ini bertujuan untuk mendukung persiapan mereka dalam kompetisi mendatang. Dukungan yang diberikan ini adalah wujud nyata dari komitmen Neekosa dalam mendorong ekosistem inovasi dan menginspirasi lebih banyak anak muda untuk berkiprah di bidang teknologi.
Melalui penyelenggaraan seleksi lokal APICTA, Neekosa berperan aktif memfasilitasi dan memberikan pendampingan kepada tim-tim terpilih dalam rangka meningkatkan daya saing talenta digital muda di tingkat internasional.
"Komitmen kami adalah mendukung inovasi dan talenta terbaik dari Indonesia agar mampu bersaing di kancah dunia. Kami percaya, Daely, Flysight, dan Sesa akan memberikan kontribusi yang luar biasa dalam ajang APICTA dan mengharumkan nama Indonesia," ujar Ariq dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (2/11/2024).
Daely, Flysight, dan Sesa telah menunjukkan potensi luar biasa dengan produk inovatif yang mereka kembangkan, mencakup teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan berpotensi memberikan solusi nyata di era digital. Keberhasilan mereka dalam seleksi APICTA merupakan bukti nyata dari kualitas pendidikan tinggi Indonesia dan keahlian generasi muda kita dalam memanfaatkan teknologi.
“Dengan semangat gotong royong, Neekosa juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung tim Indonesia dalam APICTA 2024. Semoga para perwakilan Indonesia ini dapat tampil gemilang dan membawa pulang prestasi membanggakan bagi bangsa,” ungkap Ariq.
PT Neekosa Pakar Service (Neekosa) adalah perusahaan di bidang teknologi yang berfokus pada inovasi dan pengembangan talenta digital di Indonesia. Sejak kemunculannya di industri digital tanah air, Neekosa terus berkomitmen untuk mendukung bakat-bakat muda Indonesia agar dapat bersaing di panggung global dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
NTT Data Latih 200.000 Karyawan Cetak Kemampuan Gen AI
Sistem pengembangan ini disusun sebagai standar global dengan berbagai tingkat keahlian GenAI. [430] url asal
#ntt-data #talenta-digital #genai
(MedCom) 31/10/24 13:09
v/17257105/
Jakarta: NTT Data, penyedia bisnis digital dan layanan IT global terdepan, mengumumkan sistem pengembangan Generative AI (GenAI). Sistem pengembangan (framework) baru ini untuk mempercepat pelatihan karyawan yang sudah berjalan.Sistem pengembangan ini disusun sebagai standar global dengan berbagai tingkat keahlian GenAI dan dirancang untuk membantu perusahaan dengan cepat dan efisien menumbuhkan tenaga kerja yang sangat terampil yang dapat membantu klien memperoleh nilai terbesar dari teknologi GenAI.
Di bawah sistem pengembangan baru ini, NTT Data mengupayakan pelatihan GenAI dasar untuk seluruh karyawan perusahaan yang berjumlah sekitar 200.000 orang di seluruh dunia, sertifikasi setidaknya 15.000 praktisi GenAI tingkat tinggi pada akhir tahun fiskal 2024, dan menggandakan jumlah tersebut menjadi 30.000 orang atau lebih pada tahun fiskal 2026.
Para ahli GenAI ini akan didorong untuk memberikan saran dan mendukung pengembangan dan penerapan GenAI untuk klien.
Gambaran Umum Sistem Pengembangan
NTT Data memprioritaskan pelatihan dan pengembangan karyawan untuk menggunakan GenAI secara efektif dalam berbagai kasus penggunaan dan untuk mengembangkan penawaran dan proposal bisnis. Sistem pengembangan talenta yang baru ini menetapkan standar global untuk pelatihan GenAI termasuk indikator evaluasi standar untuk keahlian serta peta jalan dan kurikulum pengembangan.
Sistem pengembangan ini menetapkan empat tingkatan keahlian, mulai dari pemahaman dasar tentang teknologi GenAI hingga pemimpin ahli di level tertinggi agar mampu mendorong inovasi dan penerapan teknologi ini. Selain itu, program pelatihan khusus akan disediakan sesuai peran, tingkat keahlian, dan spesialisasi industry, mencakup konsultan, tenaga pemasaran, pengembang, pengguna GenAI, dan peran lainnya.
Keahlian dan Prospek
NTT Data memanfaatkan pengalaman dan investasi besar NTT Group dalam penelitian dan pengembangan (R&D) GenAI, yang telah berlangsung lebih dari 40 tahun dan menjadikan perusahaan ini sebagai salah satu dari 12 pemegang paten GenAI terbanyak di dunia.
Keunggulan NTT Data juga terletak pada ekosistem mitra yang dibangun dengan cermat, jangkauan pengiriman global, serta keahlian komprehensif yang mencakup berbagai tahap, mulai dari konsultasi dan pengembangan strategi hingga infrastruktur dan implementasi.
Perusahaan ini mengikuti Pedoman AI dari NTT Data Group dan berkomitmen untuk terus berinvestasi serta berinovasi dalam GenAI guna semakin mentransformasi bisnis klien ataupun perusahaan. Langkah ini sejalan dengan misi NTT Data untuk mengatasi beragam tantangan bisnis melalui teknologi informasi canggih yang memberi nilai tambah bagi masyarakat luas.
Yutaka Sasaki, Presiden dan CEO NTT Data, menyampaikan seiring dengan pesatnya perkembangan Generative AI, pengembangan SDM kini menjadi keharusan. Melalui sisitem yang telah kami siapkan ini, kami dapat membina tenaga profesional berkeahlian tinggi dengan lebih efisien.
"Kami optimistis bahwa pengembangan talenta AI generatif secara luas akan memberikan dampak positif yang besar pada bisnis pelanggan, hasil yang mereka capai, dan, pada akhirnya, pada pasar secara keseluruhan.”
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Langkah Membumi Festival 2024 Dorong Potensi Green Jobs di Lintas Sektor
Setiap aspek yang dihadirkan pada gelaran LMF 2024, lanjut Lisa, dirancang berdasarkan prinsip-prinsip keberlanjutan. [476] url asal
#blibli #ecommerce #talenta-digital #green-jobs #ekonomi-sirkular
(MedCom) 30/10/24 18:04
v/17215980/
Jakarta: Menyambung kedua pernyataan di atas, Lisa Widodo, COO & Co-Founder Blibli, berujar pihaknya bangga atas dukungan dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pelaku industri, partner bisnis, pelanggan, hingga karyawan internal dalam menyukseskan penyelenggaran LMF 2024.“Bersama Ecoxyztem, kami konsisten menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi, bereksplorasi, dan berkolaborasi dalam mengenal solusi iklim dengan cara yang membumi. Kami juga terus berupaya memperluas ajakan kepada para pelaku bisnis untuk bersinergi menghasilkan solusi-solusi berkelanjutan yang memperluas peluang bisnis yang lebih ramah lingkungan bagi semua kalangan,” ungkapnya optimis.
Setiap aspek yang dihadirkan pada gelaran LMF 2024, lanjut Lisa, dirancang berdasarkan prinsip-prinsip keberlanjutan. “Langkah ini mencerminkan semangat aksi kolaboratif yang berfokus pada produksi dan konsumsi bertanggung jawab, penanggulangan perubahan iklim, serta kemitraan untuk mencapai tujuan bersama,” jelasnya.
Sinergi praktik keberlanjutan dan ekonomi sirkular di Langkah Membumi Festival 2024
Langkah Membumi Festival 2024 digelar gratis untuk umum, menjadikannya peluang emas bagi siapa pun yang ingin berpartisipasi dalam gerakan keberlanjutan. Festival ini menampilkan berbagai talk show inspiratif yang membahas isu-isu keberlanjutan sebagai sorotan utama.
Aneka workshop menarik juga hadir dengan biaya pendaftaran yang seluruh keuntungannya dikembalikan kepada komunitas dan ecopreneur lokal yang terlibat, termasuk di antaranya adalah Upcycled Plastic Pouch bersama Rappo Indonesia, Demystifying B Corp Certification untuk memahami assessment bisnis berkelanjutan oleh B Corp, serta kelas membuat terrarium bersama Terramori. Cara ikutannya pun cukup mudah, yakni hanya dengan mendaftar melalui situs langkahmembumi.com.
Festival ini juga mendorong implementasi praktik ekonomi sirkular melalui edukasi dan inovasi yang mengubah limbah plastik, kain, hingga kaca menjadi produk-produk baru yang berkualitas. Untuk itu, LMF 2024 pun menghadirkan pasar ecopreneurs yang menampilkan berbagai inovasi berkelanjutan yang dekat dengan operasional bisnis korporasi dan konsumsi oleh pelanggan. Gelaran inklusif ini juga menyediakan Green Jobs Corner dimana pengunjung bisa bertukar wawasan green skills yang dibutuhkan di industri, drop CV, hingga simulasi interview yang bekerja sama dengan Tanah Air Lestari.
Menariknya lagi, untuk memastikan dampak positif terhadap lingkungan, LMF 2024 turut menggandeng konsultan sustainability untuk menghitung pengurangan karbon yang dilakukan, guna menjadikan keseluruhan pengalaman acara tersebut terasa lebih holistik dan bertanggung jawab.
Tidak ketinggalan, LMF 2024 juga menghadirkan RAN dan Kahitna sebagai bintang tamu yang akan memeriahkan suasana, menjadikan gelaran tersebut sebagai destinasi untuk menikmati akhir pekan yang inspiratif dan penuh makna.
Jonathan Davy, Co-Founder & CEO Ecoxyztem, menuturkan, "Kami bangga kembali menjadi bagian dari kolaborasi Langkah Membumi Festival bersama Blibli Tiket Action. Kali ini, kami menggandeng lebih dari 30 ecopreneurs yang bergerak satu visi dalam memperkenalkan inovasi dan solusi dalam menjawab tantangan keberlanjutan di kehidupan sehari-hari.”
Menambah seluruh kemeriahan di atas, LMF 2024 memberikan kesempatan bagi masyarakat luas untuk mengikuti kompetisi reels bertajuk “CollaborAction for the Earth”. Kompetisi ini digelar untuk mendorong perubahan mindset di masyarakat untuk transisi menuju gaya hidup yang berkelanjutan. Pemenang kompetisi reels nantinya akan diumumkan pada puncak acara LMF 2024 pada 3 November 2024.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
SANS Institute Buka Peluang Talenta Digital di Bidang Keamanan Siber
Kemitraan ini akan membuka jalur baru bagi individu untuk mengejar karier yang menguntungkan di bidang keamanan siber. [373] url asal
#cyber-security #talenta-digital #singapura
(MedCom) 30/10/24 16:13
v/17209372/
Jakarta: Menanggapi meningkatnya permintaan akan tenaga profesional keamanan siber yang terampil di Singapura, SANS Institute dan AMP Singapore telah menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) yang bertujuan untuk mengembangkan jalur bakat yang beragam dan sangat terampil untuk industri keamanan siber negara tersebut.Kemitraan ini akan membuka jalur baru bagi individu untuk mengejar karier yang menguntungkan di bidang keamanan siber, yang berkontribusi pada tenaga kerja yang terampil dan tangguh.
Matthias Chia, Direktur Strategi, SANS Institute, mengatakan kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam menutup kesenjangan keterampilan industri sekaligus membina tenaga kerja yang lebih inklusif yang mencerminkan keberagaman dan ambisi digital Singapura.
Aspek utama dari kemitraan ini adalah Program Bantuan Pelatihan-Pilih-Pekerjaan. Kandidat yang berhasil dapat memperoleh tiga sertifikasi GIAC yang diakui industri sekaligus mendapatkan manfaat dari peluang bimbingan dan jaringan yang dapat membuka pintu menuju karier masa depan.
Program ini menyediakan pelatihan keamanan siber kelas dunia yang dapat diakses oleh lebih banyak orang, menyediakan keterampilan yang dibutuhkan oleh para profesional dan mereka yang ingin mengubah karier untuk berkembang pesat di ekonomi digital Singapura yang sedang berkembang pesat.
Nota kesepahaman ini menggarisbawahi komitmen bersama untuk meningkatkan keberagaman dan inklusi dalam sektor keamanan siber Singapura. Dengan menerapkan inisiatif dan program yang ditargetkan, kolaborasi ini tidak hanya akan menjawab kebutuhan industri saat ini dan masa depan, tetapi juga memastikan berbagai individu diberdayakan untuk mengejar pelatihan dan jalur karier yang penting.
Sebagai bagian dari kemitraan ini, SANS Institute dan AMP bertujuan meningkatkan kesadaran akan peluang karier keamanan siber, melalui berbagai upaya penjangkauan. Ini akan memastikan bahwa lebih banyak individu yang beragam mendapatkan informasi tentang dan dapat berpartisipasi dalam bidang keamanan siber yang sedang berkembang.
"Kami menyadari pentingnya memastikan bahwa pekerja kami terwakili dengan baik di sektor-sektor yang sedang berkembang pesat seperti teknologi, yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan mobilitas sosial dalam jangka panjang. Dengan membekali komunitas kami dengan keterampilan yang tepat, kami membantu mereka mengambil langkah konkret menuju stabilitas ekonomi dan mobilitas ke atas," kata Fathurrahman Dawoed, Ketua AMP Singapura.
Kolaborasi ini hadir di saat lanskap keamanan siber dan digital terus berkembang pesat. Dengan membekali individu dengan keterampilan keamanan siber mutakhir, SANS Institute dan AMP memainkan peran penting dalam menjaga infrastruktur digital Singapura dan memastikan masa depan yang aman bagi bisnis dan warganya.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Ericsson Usul AI Generatif Masuk dalam Program Pendidikan
Ericsson menganjurkan pemerintah untuk mulai memikirkan perkembangan teknologi AI generatif. Salah satunya memasukkannya sebagai program pendidikan. Halaman all [546] url asal
#ericsson #talenta-digital #ai #ai-generatif
(Kompas.com) 23/10/24 21:19
v/16895925/
KOMPAS.com - Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) generatif macam ChatGPT kini menjadi teknologi yang populer di tengah masyarakat. Teknologi yang sama juga diadopsi oleh berbagai perusahaan agar membuat operasional lebih efisien.
Melihat perkembangan tersebut, perusahaan telekomunikasi jaringan Ericsson menilai bahwa AI generatif adalah hal penting yang perlu mendapat perhatian pemerintah Indonesia, khususnya dalam mengembangkan talenta digital Tanah Air.
Direktur Ericsson Indonesia, Ronni Nurmal bahkan menyarankan agar AI generatif disertakan dalam bidang pendidikan, sebagai program yang bersifat hampir wajib atau semiwajib.
"AI generatif sudah sebaiknya dipikirkan (pemerintah), mungkin kalau di pendidikan hampir mandatory (wajib). Jadi bukan hanya makan gratis yang mandatory, tapi juga AI generatif," kata Ronni dalam konferensi pers Ericsson Indonesia Hackathon 2024 hari ini, Rabu (23/10/2024) di Jakarta Selatan.
Selain AI generatif, cloud computing, blockchain dan teknologi sejenisnya juga disarankan masuk ke ranah pendidikan di Tanah Air. Sebab, menurut Ronni, perkembangan teknologi ke depan akan mengarah ke teknologi itu.
"Kalau kita mau menyiapkan talenta yang cepat dan mampu langsung menghadapi tantangan dunia saat ini, kita harus persiapkan dari sekarang," ujar Ronni.
Namun, dia tidak merinci, bagaimana sebaiknya program yang berkaitan dengan AI generatif diimplementasikan di dalam pendidikan, apakah berbentuk mata pelajaran/kuliah, kurikulum, ekstrakulikuler, atau lainnya.
Di sisi lain, Ericsson mengeklaim sudah membuka pusat pembelajaran mencakup AI dan 5G, bekerja sama dengan Pusat Industri Digital 4.0 (PIDI 4.0), kemudian mengundang berbagai kampus untuk berbagi pengetahuan tentang teknologi itu.
"Kita akan maksimalkan lagi ke lebih banyak kampus, sehingga pengetahuan tentang AI, machine learning, computing, menjadi suatu pengetahuan dasar, bukan premium lagi" ungkap Ronni.
Gelar kompetisi buat solusi pabrik pintar
Untuk turut mengembangkan, sekaligus menjaring talenta digital, Ericsson menggelar "Ericsson Indonesia Hackathon 2024", yakni kompetisi pemrograman untuk mengembangkan solusi bagi pabrik pintar, menggunakan AI generatif dan jaringan 5G.
Kompetisi ini sudah dibuka dan pendaftarannya akan ditutup pada Kamis (31/10/2024) mendatang. Mereka yang bisa mengikuti kompetisi ini yaitu:
- Mahasiswa atau startup pra-pendanaan Series A, hingga profesional berusia 18 tahun lebih
- Tim yang terdiri dari 3-5 orang dengan maksimal 5 anggota
- Memiliki keterampilan dan latar belakang terkait hal teknis dan kreatif
Rincian syaratnya dapat diakses melalui laman berikut ini.
Setelah pendaftaran ditutup, para peserta atau tim akan mendapat pendampingan dari sejumlah pakar industri seperti dari McKinsey, Swiss German University, Ericsson dan lainnya.
Ericsson kemudian akan melakukan seleksi dan menentukan 10 tim terpilih pada 8 November 2024. Tim yang terpilih akan diminta mempresentasikan proyek yang dibuat selama masa pendampingan pada 20 November 2024.
Selanjutnya, Ericsson akan mengambil tiga tim terpilih dari total 10 tim terpilih sebelumya ke babak final. Dan pemenang dari Ericsson Indonesia Hackaton 2024 akan diumumkan pada 28 November 2024 mendatang.
Pembelajaran Digital untuk 550 Guru SD-SMP Kabupaten Subang
Acara ini menargetkan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia dari sisi tenaga pendidik. [387] url asal
#telkom #talenta-digital #indonesia-digital-learning-for-great-teacher
(MedCom) 19/10/24 18:12
v/16709360/
Jakarta: Telkom Indonesia bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Jawa Barat menggelar “Indonesia Digital Learning for Great Teacher”. Acara berlangsung pada 12-13 Oktober 2024, di Gedung Serbaguna Mulia Kabupaten Subang, melibatkan sekitar 550 orang guru SD dan SMP dari wilayah Kabupaten Subang dan sekitarnya.Program ini menargetkan para guru yang belum melaksanakan Sertifikasi Profesi, dan atau yang pernah gagal mengikuti Uji Sertifikasi Guru dari Pemerintah. Telkom berupaya memenuhi kebutuhan penguasaan teknologi informasi, kurangnya kompetensi pedagogis (ilmu mengajar), serta kesulitan menerapkan konsep kurikulum Merdeka dalam proses belajar mengajar bagi para guru.
Acara ini menargetkan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia dari sisi tenaga pendidik. Program Digital Bootcamp dan Simulasi Uji Kompetensi Guru ini dihadiri oleh sejumlah narasumber yang memberikan pembelajaran tips dan trik Tes Uji Kompetensi Guru (Pretest dan Post Test).
Diisi oleh EVP Telkom Regional II E. Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Dra. Nunung Suryani, M.Si, Praktisi Pendidikan Nasional Dr. Sandi Budi Iriawan, M.Pd, Praktisi Technopedagogy Dr. Cepi Riyana, M.Pd, Praktisi Pendidikan Nasional Prof. Dr. Mubiar Agustin, M.Pd, Pengamat Kebijakan Publik dan pakar pendidikan Prof. Dr. Karim Suryadi, M.Si.
Sementara itu, aplikasi yang digunakan untuk simulasi Uji Kompetensi Guru (UKG) adalah Pijar Sekolah yang memiliki 100 soal dengan variasi berbeda, baik untuk pre-test maupun post-test. Soal-soal tersebut sebelumnya dirancang oleh Tim Pakar Pembuat Soal UKG dari Universitas Pendidikan Indonesia, sehingga memiliki kemiripan dengan soal yang diujikan secara nasional.
Pijar memegang peranan penting bagi terlaksananya tes berbasis digital ini. Para guru akan semakin dimudahkan dalam berlatih dan mengasah soal untuk keperluan latihan selanjutnya dengan kemudahan akses dan pengoperasian aplikasi Pijar Sekolah.
E. Kurniawan mengatakan bahwa industri digital berkembang sangat cepat, Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi digital harus memberikan awareness yang cukup kepada seluruh stakeholder-nya, termasuk dunia pendidikan.
“Melalui Indonesia Digital Learning, Telkom berupaya meningkatkan kualitas Pendidikan, membangun kesadaran terhadap value yang diberikan oleh digitalisasi ke sekolah melalui beberapa platform, seperti Pijar Sekolah dan Antares,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi para pendidik di Indonesia. “Dengan bonus demografi yang sangat besar, dunia pendidikan punya peran penting dalam mengarahkan guru untuk memberikan edukasi cukup kepada siswanya terhadap arah digitalisasi ke depan, sehingga pilihan mereka ke depan pun tidak akan salah arah,” tutup E. Kurniawan.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Program Pelatihan Desain Chip Polytron untuk Talenta Semikonduktor di Indonesia
Program pelatihan ini bertujuan mencetak tenaga ahli di bidang desain chip. [567] url asal
#polytron #talenta-digital #program-pelatihan-desain-chip-polytron
(MedCom) 12/10/24 17:36
v/16364856/
Jakarta: Polytron bersama dengan Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDeC) mengumumkan peluncuran batch pertama program pelatihan desain chip, yang diadakan di kota Kudus pada 4 Oktober 2024 lalu.Program ini juga didukung oleh berbagai mitra global terkemuka, termasuk IMEC Belgia, Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Urusan Komersial, Cadence Asia Pasifik, serta sejumlah kementerian di Indonesia seperti Kemenko Perekonomian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Luar Negeri, Badan Koordinasi Penanaman Modal, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Program pelatihan ini bertujuan mencetak tenaga ahli di bidang desain chip, yang sangat penting untuk mendukung perkembangan industri teknologi semikonduktor di Indonesia, sebagai modal dasar bagi Indonesia untuk menjadi negara berteknologi tinggi. Dengan dukungan dari mitra internasional, peserta akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan terkini yang diperlukan untuk bersaing di pasar global dan menjadi pintu masuk Indonesia ke rantai nilai global industri semikonduktor.
"Jumlah pendaftar mencapai 333 orang, dan setelah melalui proses seleksi, sebanyak 50 peserta berhasil lolos untuk bergabung. Ini adalah pencapaian luar biasa yang menunjukkan antusiasme tinggi generasi muda Indonesia untuk mempelajari teknologi mutakhir, sejalan dengan visi Indonesia menuju masa depan yang gemilang dalam industri semikonduktor menuju Indonesia Emas 2045," ujar Roberto S. Hartono, Chief Operating Officer Polytron.
Dalam sambutannya, Luc Laeveren dari IMEC Belgia mengatakan, IMEC sebagai institusi riset chip terbaik di dunia sangat bangga dapat bekerjasama dengan Polytron, perusahaan elektronik Indonesia, yang dituangkan dalam MoU bersama di tahun 2023. "IMEC siap bekerjasama secara aktif untuk menerima pelajar Indonesia melakukan pelatihan di Leuven, Belgia, dan hal ini akan mempererat hubungan kedua negara dalam rantai nilai global industri semikonduktor.”
Christopher Feather sebagai Commercial Officer of Indonesia US Embassy juga menyampaikan pandangannya. “Amerika Serikat sangat mendukung potensi kolaborasi bersama ICDEC di Indonesia. Kami bersemangat terhadap inovasi riset dan pengembangan tenaga kerja yang tercermin dalam inisiatif luar biasa ini. Dengan bekerja bersama, kita dapat mendorong keterampilan dan teknologi yang dibutuhkan untuk membangun desain chip yang kokoh dan kompetitif di Indonesia.”
Sri Suning Kusumawardani, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, mengatakan bahwa ICDeC dan PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) merupakan mitra MSIB Batch Ketujuh yang diminati oleh 333 mahasiswa dari berbagai universitas, dengan 50 orang lolos seleksi.
"Di era perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini, mahasiswa harus dibekali kemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan, salah satunya kemandirian dalam produksi komponen elektronik. Dengan tingginya permintaan perangkat elektronik di dalam negeri, sangat penting bagi lulusan perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas industri semikonduktor dalam negeri," ujar Sri.
Mr. Frank Lu dari TETO Taiwan juga menyampaikan bahwa Taiwan sebagai bagian dari industri semikonduktor global tertarik pada inisiatif ICDEC, yang saat ini telah berada pada langkah yang benar untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul. Taiwan bersama berbagai perusahaan desain chip dan pembuat chip siap berkolaborasi dengan ICDEC dalam mempercepat inisiatif ini melalui langkah-langkah strategis berikutnya.
Program MBKM dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Batch Ketujuh ini akan berlangsung selama 900 jam, setara dengan 20 Satuan Kredit Semester (SKS), dengan materi yang mencakup berbagai aspek desain chip, mulai dari teori dasar hingga praktik langsung menggunakan perangkat lunak terdepan dari Cadence. Peserta juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan para ahli di bidangnya, serta mendapatkan wawasan tentang tren terbaru dalam teknologi semikonduktor.
Sebagai bagian dari upaya ini, Polytron Training Center berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi, mendukung inisiatif pemerintah dalam meningkatkan daya saing industri nasional, serta berkontribusi pada pengembangan ekonomi digital Indonesia.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(MMI)
Telkom Ajak Pelajar Indonesia Kembangkan Talenta Digital Melalui Telkom DigiUP 2024
Telkom berkomitmen untuk mendukung pengembangan kecerdasaan anak bangsa, salah satunya melalui program Telkom DigiUp 2024. - Halaman all [322] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #telkom #telkom-digiup-2024 #talenta-digital #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 11/10/24 17:54
v/16313300/
JAKARTA, investor.id - Mengutip pernyataan Kementerian Komunikasi dan Informatika disebutkan bahwa Indonesia saat ini membutuhkan setidaknya 9 juta talenta digital dalam menuju tranformasi digital. Menyadari kebutuhan talenta digital yang terus meningkat, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berkomitmen untuk mendukung pengembangan kecerdasaan anak bangsa, salah satunya melalui program Telkom DigiUp 2024.
Telkom DigiUp 2024 adalah program sertifikasi digital skill berstandar global sebagai solusi menyiapkan talenta muda yang sesuai dengan kebutuhan industri digital. Terbuka secara GRATIS untuk siswa SMK/SMA dan sederajat di seluruh Indonesia, Telkom DigiUp membuka sebanyak 11 program pelatihan digital skill bersertifikasi diantaranya Web Programmer (React JS), Cyber Security Officer, Microsoft Office Specialist Excel, dan Fullstack Web Developer (Phyton Django), serta Mobile Apps Developer (Flutter). Kemudian, terdapat program pelatihan Internet of Things (IoT) Engineer, Backend Web Programmer (GoLang), UI/UX Design, Digital Graphic Designer, dan Digital Marketing serta Social Media Marketing.
Pendaftaran dibuka pada periode tanggal 3 Oktober 2024 s.d. 15 Oktober 2024 melalui situs https://telkomdigiup.info. Peserta yang mendaftar pada Telkom DigiUp 2024 otomatis akan tergabung dalam Komunitas Digital Telkom DigiUp. Melalui Telkom DigiUp 2024 Telkom mendorong peningkatan kapabilitas digital skill pelajar Indonesia. Dengan harapan, dapat mengasah skill calon tenaga kerja masa depan yang memenuhi kriteria kebutuhan industri.
Senior General Manager Social Responsibility Center Telkom Hery Susanto menyampaikan dukungannya terhadap Telkom DigiUp 2024 sebagai berikut, Telkom sebagai perusahaan digital telekomunikasi berkomitmen penuh dalam mendorong peningkatan kualitas industri pendidikan.
"Memasuki tahun ke-3 penyelenggaraan Telkom DigiUP, diharapkan dapat terus mempersiapkan talenta digital masa depan yang berkompetensi global untuk kemajuan Indonesia,” ujarnya.
Telkom DigiUp 2024 merupakan bukti kontribusi nyata Telkom dalam meningkatkan peluang kerja para peserta di industri, khususnya industri digital. Program ini juga sejalan dengan Sustainability Goals Development (SDGs) poin ke-4 yang berfokus pada pendidikan berkualitas, yaitu memiliki keterampilan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Editor: Gesa Vitara (gesa@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News