#30 tag 24jam
Dibuka Besok! Lebih dari 200 Merek Usaha Hadir di IFBC 2024 ICE BSD
Pameran IFBC 2024 akan kembali digelar dengan menghadirkan lebih dari 200 merek franchise dan peluang usaha dari berbagai sektor. Pameran IFBC ke-169 [382] url asal
#pameran-ifbc #informasi-tiket-ifbc-2024-ice-bsd-jangan #kementerian-perdagangan-republik-indonesia #labamu #afi #tda-tangerang-raya #the-entrepreneurs-society #www #university #promosindo #seminar #hall-3a-ice-b
(detikFinance - Ekonomi dan Bisnis) 07/11/24 10:00
v/17652649/
Jakarta - Pameran IFBC 2024 akan kembali digelar dengan menghadirkan lebih dari 200 merek franchise dan peluang usaha dari berbagai sektor. Pameran IFBC ke-169 ini membuka kesempatan besar bagi para calon pengusaha untuk berjejaring dan menjajaki investasi bisnis.
Pameran yang diselenggarakan oleh Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) dan Neo Expo Promosindo ini akan dibuka pada Jumat (8/11) di Hall 3A ICE BSD, Tangerang, dengan tema 'Empowering Growth'.
Selama tiga hari, pengunjung dapat bertemu pemilik merek, menjajaki potensi kerja sama, dan mendapatkan wawasan dari seminar dan workshop. Nilai investasi di pameran IFBC 2024 sangat beragam, mulai dari Rp 6 juta hingga Rp 1,5 miliar.
![]() Foto: dok. Peresmian Pameran IFBC 2024 ICE BSD Februari |
Pameran IFBC 2024 juga akan menyelenggarakan berbagai seminar dengan menghadirkan pembicara dari kalangan pebisnis terkemuka, yang akan membahas tren terkini, strategi sukses, dan tantangan di industri franchise dan peluang usaha. Para pengunjung diharapkan dapat memperoleh wawasan berharga yang dapat diterapkan dalam menjalankan bisnis mereka.
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia juga menghadirkan klinik bisnis bagi pengunjung untuk konsultasi bisnis dan regulasi STPW. Pengunjung juga bisa berkonsultasi gratis tentang hukum dan bisnis di stand Asosiasi Franchise Indonesia dengan konsultan dan praktisi berpengalaman.
Pameran IFBC 2024 ICE BSD bekerja sama dengan BankSaqu sebagai official bank partner dan bermitra dengan 75 media partner serta 52 strategic partner. Roadshow nasional IFBC didukung oleh Kementerian Perdagangan, Rumah BUMN Jakarta, TDA Tangerang Raya, Di Antara Intermedia, Social Bread, The Entrepreneurs Society, Labamu, Sahabat UMKM, Indotrading.com, Majalah Gontor, Binus University, Indonetwork.co.id dan AsiaWide Franchise.
![]() Foto: dok. Pameran IFBC 2024 ICE BSD Februari |
Pameran ini diharapkan dapat memberikan informasi dan jaringan luas bagi pelaku usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui perkembangan kewirausahaan di Indonesia. Manfaatkan kesempatan ini untuk menemukan inspirasi dan mitra bisnis terbaik di pameran IFBC 2024 ICE BSD, tempat di mana peluang dan impian bisnis bertemu.
Cara Registrasi dan Informasi Tiket IFBC 2024 ICE BSD
Jangan lewatkan kesempatan untuk memperluas jaringan dan mendapatkan insight bisnis di pameran IFBC 2024 ICE BSD yang berlangsung 8-10 November 2024, Hall 3A ICE BSD, Tangerang pukul 10.00- 20.00 WIB.
Harga tiket masuk ke Pameran IFBC 2024 mulai dari Rp. 50.000/hari dan Rp. 60.000 untuk tiket terusan. Tiket dapat dibeli secara on the spot dan online di www.infofranchiseexpo.com.
(Content Promotion/Pameran IFBC)
Cerita Rano Karno Banten Ada 13 PSN tapi IPM Malah Turun
Dalam debat Cagub-Cawagub DKI Jakarta, Rano Karno menjelaskan penurunan IPM Banten saat menjabat. [484] url asal
#rano-karno #banten #indeks-pembangunan-manusia #ipm #proyek-strategis-nasional #psn #provinsi-banten #dpr-ri #karno-banten #tangerang-raya #wakil-gubernur-banten #widodo #pandeglang #jawa-barat #bandara-soekarno-ha
(detikFinance - Perencanaan Keuangan) 27/10/24 22:40
v/17079479/
Jakarta - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta nomor urut 3 Rano Karno alias Doel mendapat pertanyaan dari Calon Gubernur Jakarta Nomor Urut 1, Ridwan Kamil (RK) terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Banten yang menurun sekitar 0,07 poin di rentang 2012-2017.
Hal ini ditanyakan RK dalam acara Debat Cagub-Cawagub DKI Jakarta 2024. Diketahui Rano Karno menduduki posisi sebagai Wakil Gubernur Banten pada tahun 2012, dan naik menjadi Gubernur Banten pada 2015 menggantikan Ratu Atut Chosiyah yang saat itu terjerat kasus korupsi.
"Dalam catatan saya dari 2012 sampai 2017 indeks pembangunan manusia Banten tidak naik, yang terjadi bukan stabil malah turun 0,07. Apa kendalanya, apa permasalahannya sehingga hal itu yang sangat disesalkan bisa terjadi?," kata RK, di Beach City Internasional Stadium, Jakarta Utara, Minggu (27/10/2024).
Menjawab pertanyaan tersebut, Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Rano Karno mengatakan, dirinya menduduki posisi tersebut dalam waktu yang sangat singkat yakni sekitar 2 tahun di kursi pemerintahan Banten.
"Saya jadi Gubernur Banten cuma 1 tahun. Saya 2012 sampai 2013 jadi Wakil Gubernur, 2013 sampai 2015 saya jadi Plt Gubernur 1 tahun," ujar Rano Karno.
Menurutnya, terdapat tantangan tersendiri dalam menangani Provinsi Banten secara keseluruhan sejak memisahkan diri dari Jawa Barat pada tahun 2000 silam. Rano Karno menilai, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan Kota Tangerang itu sudah mapan dari segi populasi. Berbeda dengan Pandeglang hingga lebak masih punya pekerjaan rumah (PR).
Selaras dengan kondisi ini, ia bersyukur dengan pemerintahan Presiden 2014-2024 Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan setidaknya 13 proyek strategis nasional (PSN) di Banten. Pertama ada Bandara Soekarno Hatta, kemudian Tol Serang-Panimbang.
"Artinya Banten itu secara territori sejahtera ada di Tangerang Raya. Cuman daerah Pandeglang tentu sulit untuk dikembangkan. Tapi alhamdulillah dengan diberikannya kawasan ekonomi khusus yang ada di Tanjung Lesung Insyaallah Banten segera bisa mengejar indah yang diimpikan," kata dia.
Mendapat penjelasan tersebut, RK justru makin heran dengan data yang dikantonginya yakni IPM tetap turun padahal Banten dilimpahkan banyak PSN. Tidak hanya itu, tingkat pengangguran terbukanya hanya turun 0,8 poin.
"Sudah dikasih begitu banyak PSN dari Pak Jokowi kan, tapi saya lihat catatan IPM turun bukannya naik, tingkat pengangguran terbukanya hanya turun 0,8. Saya 5 tahun naik 3%, desa tertinggal masih ada di akhir jabatan Abang 48 desa tertinggal. Jadi poin saya menjadi pemimpin tidak harus selalu mencari alasan-alasan ke orang lain," ujar RK.
Merespons hal tersebut, Rano Karno menjawab masih dengan penuh percaya diri. Menurutnya, apabila ia bisa membenahi kampung orang di Banten, tidak mungkin dirinya tidak bisa membenahi kampungnya sendiri.
"Kalau saya nggak bisa benahi kampung saya Jakarta, saya nggak maju jadi Wakil Gubernur. Saya harusnya jadi anggota DPR RI. Tapi karena ini Jakarta memanggil saya, saya sebenarnya kalau bicara pengalaman barangkali antara kita berdua Pramono Anung lebih unggul soal pengalaman daripada kita. Karena itulah kenapa saya yang minta beliau jadi gubernur, bukan saya. Mudah-mudahan pasangan ini bisa merubah Jakarta jauh lebih maju," tutupnya.
(shc/rrd)
Gading Serpong, "New Greater Jakarta" yang Terus Bersolek
Dalam konteks investasi, harga lahan di Gading Serpong menunjukkan tren meningkat. Halaman all [629] url asal
#gading-serpong #pengembang-properti #tangerang-raya #pt-summarecon-agung-tbk-smra
(Kompas.com) 18/10/24 06:23
v/16635622/
KOMPAS.com - Serpong terus bersolek dan melengkapi dirinya dengan sejumlah fasilitas yang menopang ekosistem perkotaan di wilayah Tangerang Raya.
Pengamat Perkotaan dari Universitas Trisakti Jakarta Yayat Supriatna mengatakan, kawasan ini diprediksi akan menjadi salah satu kontributor terbentuknya new greater Jakarta.
Bukan tanpa alasan. Karena menurut Yayat, pengembangan yang dilakukan oleh sejumlah developer terhitung berukuran besar, terencana, dan lengkap.
"Bisa jadi nantinya kawasan Serpong akan seperti Thamrin dan Sudirman di Jakarta. Sebab masyarakat sudah bergeser ke wilayah Tangerang Raya yang mencakup Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang," kata Yayat.
Selain itu, aktivitas ekonomi yang menjadi basis kehidupan wilayah ini terus bergerak dan menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yakni sektor real estat, konstruksi, perdagangan, informasi dan komunikasi.
Penetapan Kawasan Serpong sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan konsentrasi pada sektor pendidikan, biomedical, oleh Kementerian Perekonomian pada Agustus 2024 lalu, semakin membuka peluang percepatan pertumbuhan ekonomi baru.
Sebagai penyangga pusat pemerintahan dan bisnis yang terus berkembang dengan kelengkapan fasilitas, Kawasan Serpong seluas total 8.000 hektar tumbuh menjadi destinasi hunian dan komersial paling diminati saat ini.
Salah satunya adalah Summarecon Serpong seluas 850 hektar di Gading Serpong yang dibangun oleh PT Summarecon Agung Tbk rintisan Soetjipto Nagaria.
Dalam konteks investasi, harga lahan di Gading Serpong menunjukkan tren meningkat.
Pada tahun 2008-2014 saat properti sedang booming, harga lahan hunian dan komersial berada pada angka Rp 5 juta-Rp 8 juta dan Rp 8 juta-Rp 10 juta per meter persegi.
Kini, pasca Covid-19 harga melesat hingga Rp 25 juta-Rp 27 juta, dan Rp 27 juta-Rp 30 juta per meter persegi.
Kendati demikian, PT Summarecon Agung Tbk berkomitmen tetap menjaga pertumbuhan harga tersebut dalam batas moderat, agar investasi terus bergerak.
SMRA Summarecon Serpong"Kami memastikan bahwa pembeli adalan pengguna akhir alias end user. Baik pembeli hunian maupun komersial. Jika pembeli hunian, mereka harus segera menempati rumahnya, dan jika pembeli properti komersial mereka harus segera membuka usahanya," ungkap Head of Marketing Summarecon Serpong Ferry Susanto.
Aksesibilitas Makin Terbuka
Gading Serpong yang dikembangkan secara kolaboratif juga terus membuka akses agar semakin terbuka.
Executive Director PT Summarecon Agung Tbk Albert Luhur mengatakan, perusahaan membangun jalan baru yang menghubungkan Gading Serpong ke BSD City.
Akses yang menghubungkan dua kawasan ini akan melalui Jalan Boulevard Raya Gading Serpong dan terhubung ke kawasan sisi utara BSD City di Jalan BSD Bulevar Utara-Jalan Raya Pagedangan, tidak jauh dari Gerbang Tol BSD Barat di Tol Serang-Balaraja.
"Rencananya, akses tembus Gading Serpong-BSD City ini akan rampung pada akhir 2024," ujar Albert.
Sementara, untuk meningkatkan aspek keamanan di sekitar kawasan, pada tahun 2023
telah dibangun Command Center sebagai pusat kendali dengan platform keamanan yang terintegrasi.
Berlokasi di gerbang utama kawasan Symphonia, Command Center ini berfungsi sebagai sebagai pengatur lalu lintas, respons cepat, evaluasi kecelakaan, sistem informasi pengelolaan perkotaan, hingga patroli.
Guna melengkapi sebuah kawasan kota terpadu, perusahaan juga membangun sebuah menara perkantoran Plaza Summarecon Serpong, lapangan golf, klub rekreasi The Springs Club, taman edukasi hijau Scientia Square Park, hingga menginisiasi berdirinya Universitas Pradita.
Tangerang Raya Menggeliat Jadi Daerah Tujuan Investasi
Kota Gading Serpong sukses bertumbuh menjadi kota favorit masyarakat untuk tinggal, berbisnis, dan berinvestasi. Halaman all [1,516] url asal
#hunian #gading-serpong #properti #kota-tangerang #tangerang-raya #paramount-land
(Kompas.com) 16/07/24 18:30
v/10982021/
KOMPAS.com – Sejumlah kawasan di Tangerang Raya Provinsi Banten menjadi sasaran investor. Sejumlah kawasan itu antara lain Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat, capaian investasi Kota Tangerang pada 2023 mencapai Rp 14,99 triliun atau 155,05 persen.
Jumlah tersebut melampaui target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang 2023 sebesar Rp 9,67 triliun.
Kepala DPMPTSP Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengungkapkan, capaian investasi pada 2023 juga telah melampaui capaian 2022, yakni Rp 13,05 triliun. Padahal, targetnya Rp 9,21 triliun.
Jumlah investasi tersebut menandakan kepercayaan investor terhadap Kota Tangerang. Adapun sektor perumahan menjadi penyumbang nilai investasi terbesar di Kota Tangerang sepanjang 2023.
“Kota Tangerang dengan berbagai sumber daya, perkembangan, dan pembangunan infrastruktur masih menjadi daya tarik bagi investor, baik Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA) untuk terus melakukan investasi,” ujar Taufik dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (16/7/2024).
Taufik menjelaskan, realisasi investasi RPJMD Kota Tangerang 2019-2023 secara keseluruhan ditargetkan sebesar Rp 42,27 triliun. Namun, kini telah terealisasi Rp 57 triliun atau 155,05 persen.
Sedikitnya, terdapat sejumlah hal yang turut mendorong peningkatan investasi di Kota Tangerang.
Salah satu upaya yang telah dilakukan Pemkot Tangerang, yakni pengawasan dan pembinaan terkait pelaporan untuk menciptakan data real lapangan. Selain itu, memberikan kemudahan dalam berinvestasi berlandaskan peraturan daerah (perda).
“Kami juga memberikan kemudahan pelayanan perizinan yang terus ditingkatkan, sehingga investor merasa nyaman dan terlayani dalam berinvestasi di Tangerang," terang Taufik.
Karakteristik kinerja ekonomi
Pada kesempatan sama, Managing Director Cushman and Wakefield Indonesia, Lini Djafar, mengatakan, Tangerang menjadi wilayah berkembang lantaran memiliki karakteristik kinerja ekonomi.
Berdasarkan catatan Cushman and Wakefield Indonesia, Tangerang merupakan salah satu kota yang mengalami perubahan signifikan dalam 10 tahun terakhir, seiring dengan pembangunan infrastruktur jalan dan kereta api.
Pasar properti juga berkembang cukup agresif dalam mengakomodasi pertumbuhan sektor bisnis, industri, dan pariwisata.
Sektor hotel dan ritel pun berkembang secara signifikan, baik dari sisi jumlah maupun kualitas pengembangan. Sejumlah pengembangan real estat skala besar telah berkembang terlebih dahulu dalam kota penyangga tersebut.
“Mempertimbangkan beberapa aspek, seperti aksesibilitas yang sudah cukup memadai seperti akses tol untuk mobil, dan akses transportasi umum, seperti commuter line, jarak Tangerang Raya terhadap Jakarta, dan fasilitas di sejumlah kawasan mandiri yang sudah komperhensif, maka peluang kawasan ini menjadi sumber investasi masih cukup beralasan,” papar Lini.
Keuntungan lain, imbuhnya, Tangerang berdekatan dengan Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Berbagai kebutuhan hidup berfasilitas dari beragam level pun hadir di sana. Mencermati perkembangannya, Tangerang telah menuju kota mandiri yang maju.
“Nantinya jika sudah diresmikan sebagai wilayah pemekaran dari Banten, bisa jadi Tangerang Raya akan menjadi salah satu provinsi paling maju dan kaya karena Bandara Soekarno-Hatta akan berada di Provinsi Tangerang Raya yang telah lepas dari Banten sebagai provinsi induk,” jelas Lini.
Dapat untung
Lebih lanjut, Lini menjelaskan, seiring laju infrastruktur yang komplet dan berkembang cepat, pengembangan Tangerang Raya masih menjadi hunian favorit kalangan profesional menengah.
Pada 3-4 tahun terakhir, lanjutnya, harga properti di Tangerang Raya meroket tajam menyusul fasilitas dan dukungan infrastruktur yang makin lengkap. Bahkan, dalam satu tahun harga rumah bisa naik hingga 15-30 persen.
Hingga saat ini, properti masih menjadi alternatif investasi yang banyak dipilih pemilik kapital. Asumsi bahwa harga properti tidak pernah turun, benar-benar melekat di benak banyak orang.
Terlebih, investasi properti wujudnya riil sehingga mereka merasa aman untuk membeli.
“Asalkan lokasinya bagus, dari rumah menuju banyak destinasi mudah, (kawasan tersebut) akan jadi favorit banyak orang,” kata Lini.
Hal itu diamini salah satu warga, Dimas Oktavia (37). Ia bersama istri memutuskan mencari dan membeli hunian sendiri dengan cara mencicil.
Dimas mengaku bahwa sebagai karyawan swasta dengan gaji satu digit, ia merasa sulit memiliki hunian dengan cara bayar tunai.
"Saya termakan stigma bahwa setelah menikah, belum bisa dibilang mandiri kalau belum punya rumah sendiri," tuturnya.
Beruntung, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengeluarkan beli rumah gratis biaya pajak pada 2019.
Dengan memanfaatkan fasilitas tersebut, kini Dimas telah memiliki satu unit rumah tipe 72 di Gading Serpong, Tangerang.
"Jujur penghasilan saya ketika itu masih dalam hitungan standar. Kalau tak salah penghasilan pokok tak sampai Rp 8 juta per bulan, ditambah penghasilan istri hampir serupa," katanya di Tangerang, Minggu (14/7).
Rumah yang dipilih Dimas memang tidak megah, yakni luas tanah 52 meter. Namun, menurutnya, cukup bagi pasangan muda yang belum diberikan momongan.
Adapun harga hunian tersebut Rp 850 juta. Untuk itu, Dimas mengangsur Rp 6-7 juta per bulan selama 15 tahun.
Dipindah tugaskan ke Kota Bogor membuat Dimas dan istrinya melego rumah pertamanya itu setelah ditempati selama hampir lima tahun.
“Maret 2024 kemarin saya jual karena bolak-balik Tangerang-Bogor lumayan juga,” jelasnya.
Rumah 3 kamar tidur dan dua kamar mandi menghadap danau dengan kondisi teras sudah direnovasi itu laku Rp1,63 miliar.
“Awalnya pasang iklan online jual rumah Rp 1,2 miliar. Namun, istri punya feeling bisa lebih karena perkembangan kawasannya maju banget, (maki) cobalah kami naikan lagi harganya jadi Rp 1,7 miliar. Rumah kami laku Rp 1,63 miliar, sudah termasuk kitchen set, AC dua unit, meja kerja, dua sofa, dan 1 kulkas,” ungkap Dimas.
Cerita serupa datang dari Musa (41). Bankir salah satu bank plat merah ini delapan tahun lalu membeli rumah seken satu lantai di kawasan Ciledug, Tangerang.
Seperti halnya Dimas, Musa membeli rumah dengan cara mengangsur ke bank alias KPR.
Adapun Musa membeli rumah seluas 72 m2 dengan bangunan 70 m2 seharga Rp 470 juta di permukiman umum.
Setahun dihuni, Musa merenovasi dapur dan menambah satu kamar tidur anak, serta memindahkan kamar mandi yang sebelumnya diapit dua kamar kini berada di samping dapur.
“Baru saya jual dua minggu lalu, laku Rp 900 juta. Yang beli orang Pondok Aren. Rencananya kami sekeluarga pindah ke Lebak, Banten, meneruskan usaha orangtua,” ungkap Musa.
Dimas dan Musa adalah segilintir contoh kenaikan harga properti sangat tergantung lokasi, jumlah pasokan dan permintaan (supply and demand), konsep pengembangan, aksesibilitas, infrastruktur, dan fasilitas di kawasan, dan komitmen developernya menghidupkan proyek properti yang dikembangkan.
Pusat bisnis menggila
Nilai investasi di kawasan Tangerang Raya kian naik seiring waktu. Salah satu hal yang mendongkrak kenaikan ini adalah kehadiran central business district (CBD) yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari pusat kuliner, pusat bisnis, perkantoran, hingga pusat hiburan yang saling terintegrasi.
Gading Serpong, salah satu kawasan hunian terpadu di Kabupaten Tangerang dengan pangsa pasar luas menjadi barometer kenaikan nilai investasi di Tangerang Raya.
Dibandingkan dengan kawasan lainnya di barat Jakarta, Kota Gading Serpong dapat dikatakan sebagai kawasan yang paling strategis karena berada di tengah-tengah pengembangan kawasan besar lainnya, yaitu Alam Sutera, BSD, Karawaci, dan lainnya.
Ditambah aksesibilitas tinggi dengan opsi moda transportasi umum yang beragam, menjadikan Gading Serpong sangat mudah dijangkau dari mana saja.
Konektivitas dan aksesibilitas yang sangat tinggi antara Gading Serpong dengan kawasan lainnya di Tangerang Raya dan Jabodetabek, membuat kawasan ini semakin terbuka dan mendorong perekonomian Tangerang semakin tumbuh lebih cepat.
Kota Gading Serpong kini bertumbuh menjadi kota favorit masyarakat untuk tinggal, berbisnis, dan berinvestasi.
Presiden Direktur Paramount Land M Nawawi mengatakan, Kota Gading Serpong telah berkembang menjadi destinasi populer di Tangerang Raya dan Jabodetabek dengan populasi mencapai lebih dari 120.000 jiwa, belum termasuk komuter.
“Kota ini terus bertumbuh secara pesat dengan lebih dari 40 klaster terhuni, fasilitas kota yang lengkap, transportasi umum, jalan boulevard yang dilewati lebih dari 15.000 kendaraan per jam, dan tingkat okupansi bisnis yang sangat tinggi,” ujar Nawawi.
Proyek episentrum bisnis dan komersial bertajuk Manhattan District (22 ha) yang diluncurkan 2,5 tahun lalu, faktanya menjadi rebutan investor.
Hingga April 2024, total 95 persen produk telah terserap pasar dengan baik.
“Manhattan District dikembangkan sebagai area komersial street level yang mengintegrasikan ruang indoor dan outdoor untuk menunjang kebutuhan dan gaya hidup masyarakat, serta menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung,” tambahnya.
Sementara itu, Project Management Director Paramount Land Cok Putra Tri Utama mengatakan, pertumbuhan Kota Gading Serpong yang pesat didorong dari upaya developer memperluas dan memperbaiki infrastruktur.
Selain itu, menambah konektivitas dengan akses-akses jalan baru dan memperluas captive market untuk menumbuhkan ekosistem bisnis yang sehat dan sustainable.
“Penambahan akses memudahkan pengunjung masuk dan keluar Gading Serpong secara looping, yaitu alih-alih hanya menggunakan satu akses keluar-masuk, masyarakat dapat menggunakan berbagai jalur alternatif yang tersambung ke daerah pengembangan lain di sekitar Gading Serpong, menjadikan kota ini semakin terbuka lebar dan memiliki eksposur yang sangat tinggi,” terangnya.
Seiring respons pasar yang baik, ditambah dengan kebutuhan ruang bisnis dan peradaban manusia yang tetap tinggi, Paramount Land akan bersiap menghadirkan kawasan mega district terbaru pada Juli 2024.
“Saat ini kami sedang persiapkan dengan baik kawasan tersebut,” kata Nawawi.

