ACEH TENGAH, KOMPAS.com – Aliran Sungai Peusangan yang terhubung dari Kabupaten Bireuen ke Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, menjadi berkah tersendiri bagi sektor wisata.
Aliran sungai itulah yang kini dikelola para pelaku usaha lokal untuk menjadi tempat wisata arung jeram.
Saat ini, sejumlah operator arung jeram beroperasi di Desa Lukub Badak, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah. Misalnya Lukub Badak Arung Jeuram, Vista Adventure, Kala Temu Adventure, Temas River Park, dan Gerpa Adventure Rafting.
Seluruh operator itu beroperasi di sepanjang Sungai Peusangan, menggunakan seluruh aliran sungai sebagai tempat wisata arung jeram. Hanya saja dibedakan dalam tiga kategori yaitu kategori keluarga, semi ekstrem, dan ekstrem.
Untuk Lukub Badak saja, tiga operator bersisian menyediakan layanan arung jeram.
Salah seorang wisatawan asal Kota Lhokseumawe, Halida Bahri, Sabtu (13/7/2024) mengatakan, arung jeram untuk kategori keluarga menjadi pilihannya.
Pasalnya, jalur ini ditempuh 30-40 menit dengan arus sungai yang tenang
“Jadi aman untuk anak-anak dibawah 12 tahun,” tutur dia.
Rute ke arung jeram di Aceh
KOMPAS.com/IWAN BAHAGIA SP Pelaksana Tugas Bupati Bener Meriah, Sarkawi (nomor dua dari kanan), saat menjajal Sungai Peusangan di Kecamatan Gajah Putih, Bener Meriah, Aceh, Sabtu (9/2/2019).Untuk menuju lokasi arung jeram ini, wisatawan bisa mengarahkan kendaraan ke jalan Kota Takengon, lalu berbelok ke kanan arah perkantoran Kabupaten Aceh Tengah.
Ikuti jalan lurus itu hingga menuju arah Lapangan Pacuan Kuda. Seterusnya berbelok ke kanan lagi dan tibalah di kawasan arung jeram ini.
Setibanya di lokasi, pilihlah operator arung jeram yang sesuai dengan keinginan pengunjung.
Selain itu, baiknya melakukan pemesanan lebih dulu. Pasalnya, pada akhir pekan atau hari libur, antrean pengunjung membuat operator kewalahan memenuhi permintaan wisatawan.
Harga arung jeram di Aceh
KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBO Wisatawan menaiki perahu karet untuk arung jeram di jalur keluarga Sungai Peusangan, Desa Lukub Badak, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (13/7/2024)Seluruh operator arung jeram menerapkan tarif yang sama yakni sebesar Rp 70.000 per orang. Satu perahu karet bisa berkapasitas enam orang.
Jika lapar, di kawasan itu terdapat sejumlah kafe dengan harga relatif murah. Misalnya untuk menu mi goreng harganya mulai Rp 13.000 per porsi.
Adapun operator melarang wisatawan membawa ponsel saat menjajal arung jeram. Wisatawan pun bisa memanfaatkan jasa pemotretan dan video oleh pendamping yang menemani selama proses arung jeram.
Jika wisatawan masih bersikeras ingin membawa ponsel saat menjajal arung jeram, segala risiko menjadi tanggung jawab wisatawan.
“Misalnya (ponsel) jatuh ke sungai, itu risiko wisatawan. Kami tidak bertanggung jawab,” kata salah seorang pendamping arung jeram, Ikram.
Nah, jika kamu ingin mencoba liburan ke Tanah Gayo, silakan mencoba kegiatan ini.