Hal ini sebagaimana diutarakan Wakil Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Real Estat Indonesia (REI) Bambang Ekajaya kepada Kompas.com, Senin (8/7/2024).
Bambang mengatakan, terdapat dua hal yang membuat tidak adanya gayung di kamar mandi hotel yakni soal standar internasional dan higienitas.
"Kalau untuk standar internasional, khusus hotel berbintang memang ada ketentuan baku," unkap Bambang.
Untuk hoteel kelas bintang empat ke atas, fasilitasnya ada bathtub. Sementara bintang tiga kebawah bisa menggunakan shower dengan shower box.
Sementara dari segi kehigienisan, gayung tidak ada di kamar mandi hotel karena merupakan sebuah kebutuhan.
"Jika air yag ditampung bak mandi dengan menggunakan gayung, air tersebut bisa tercemar, juga rawan jentik-jentik (nyamuk) dan sebagainya," tutup dia.