JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap orang memiliki kesukaan pada aroma parfum yang berbeda-beda, mulai dari manis, segar, hingga aroma yang bold.
Namun, aroma parfum yang cenderung bold dan terlalu kuat bisa mengganggu penciuman orang-orang di sekitar, terlebih jika kamu baru saja menyemprotkannya.
Brand Manager Verites, Evelyn membagikan beberapa tips agar parfum yang kamu gunakan tidak mengganggu orang lain. Penasaran? Yuk simak selengkapnya.
Jangan terlalu banyak menyemprotkan parfum
Menyemprotkan parfum ke sekujur tubuh dianggap membuat aromanya jauh lebih tahan lama. Padahal kebiasaan ini bisa membuat aromanya semakin kuat dan bisa mengganggu penciuman orang-orang di sekitar kita.
Apalagi jika kamu menggunakan parfum dengan sentuhan kayu-kayuan atau rempah yang karakter aromanya kuat dan berani.
Jika memakainya terlalu banyak, maka aromanya bisa membuat indra penciuman tidak nyaman.
“Memang parfum dengan aroma-aroma yang strong itu pas baru disemprot itu pasti akan nyengat banget sih, jadi semprot secukupnya aja,” kata Evelyn kepada Kompas.com saat ditemui di Lippo Mall Puri beberapa waktu lalu.
Biarkan beberapa saat
Evelyn menyarankan kamu untuk menunggu beberapa waktu setelah menyemprotkan parfum ke badan.
Hal ini bertujuan agar parfum diserap kulit dengan baik dan membuat aromanya tidak terlalu mencolok.
“Sebaiknya kita tunggu beberapa lama agar aromanya menyerap dulu nih ke badan. Ini supaya aroma kita enggak mengganggu orang lain di sekitar kita,” ujarnya.
Pilih aroma parfum yang lembut
Lebih lanjut, solusi lainnya yang diberikan oleh Evelyn yaitu dengan mengganti aroma parfum dengan yang lebih lembut.
Aroma bunga-bungaan yang cenderung lebih lembut jauh lebih nyaman ketika masuk ke hidung.
Jika kamu khawatir parfum dengan aroma lembut tidak bertahan lama, maka kamu bisa pilih parfum yang masuk kategori Eau de Parfume atau Extrait de Parfume yang ketahanan aromanya melebihi 6 jam.
“Kalau misalnya nggak mau mengganggu orang lain bisa juga pilih varian-varian aroma yang lembut,” pungkas Evelyn.