JAKARTA, investor.id - PT MNC Land Tbk (KPIG) membidik pendapatan berulang (recurring income) hingga Rp 1 triliun dari mega proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido, Jawa Barat pada 2025. Demi mengejar target itu, perseroan telah mengucurkan investasi sebesar Rp 4,67 triliun dari total investasi tahap pertama Rp 14,2 triliun.
“Kami optimistis recurring income dari proyek yang sudah ada pada tahun depan berkisar di Rp 800-1 triliun, lebih tinggi dari capaian tahun 2023 di Rp 800 miliar,” kata Direktur Utama MNC Land M Budi Rustanto dalam paparan publik insidentil, Senin (22/7/2024).
Budi mengatakan, perseroan segera menyelesaikan penambahan fasilitas, di antaranya yakni Lido Music and Art Center (LMAC) dan Movieland Lido, kemudian pembangunan Lido Skyview Resort Hotel, dan juga Trump International Golf Club. “Proyek ini akan diselesaikan pada semester dua pada tahun ini,” ujar dia.
Dirinya menyebut, proyek Trump International Golf Club-Lido akan segera diselesaikan pada Oktober 2024. Perseroan juga bersiap untuk meluncurkan proyek Trump Residences Lido dan juga hotel Lido yang akan dioperasikan oleh pengelola hotel kenamaan yakni Hyatt Regency Lido. Dalam proyek ini, perseroan akan menawarkan sebanyak 168 hunian modern pada tahap pertama.
“Dengan bergabungnya Hyatt dalam proyek-proyek hospitality di Lido dapat mendorong peningkatan tarif kamar, okupansi dan juga mengoptimalkan layanan MICE untuk menjadi tujuan destinasi populer baik wisatawan dan pebisnis,” ujar dia.
Di proyek Trump International Golf Club, Direktur Keuangan MNC Land Alex Wardhana menyatakan, perseroan akan menjual beberapa produk. Termasuk di dalamnya adalah productmembership dengan target mencapai 500-600 membership pada tahap awal. Proyek lainnya yang sedang digarap perseroan tahun ini yakni beberapa renovasi proyek eksisting seperti hotel Westin, Bali.
KEK Lido yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 2021, memiliki luas lebih kurang 1.040 hektare. Nilai investasi di mega proyek tersebut mencapai US$ 2,4 miliar atau setara Rp 32 triliun, serta menyerap 29.545 tenaga kerja dalam kurun waktu 20 tahun.
Pelaksanaan investasi di KEK Lido sendiri terbagi dalam tiga tahap, yakni tahap pertama dengan target Rp 14,2 triliun, tahap kedua dengan target Rp 5,8 triliun, dan tahap ketiga dengan target Rp 12 triliun. Saat ini, KEK Lido sedang mengerjakan pengembangan tahap pertama, yang di dalamnya terdapat beberapa proyek seperti Lido Lake Hotel Extension, Movieland, Music and Art Center, Golf Course 18-Holes & Club House/Country Club, Theme Park, serta infrastruktur dan sarana-prasarana.
Budi mengumumkan, realisasi investasi untuk proyek KEK Lido City mencapai Rp 4,67 triliun hingga kuartal II-2024. Capaian tersebut mencerminkan lebih dari 40% target tahunan yang telah ditetapkan oleh perseroan. “Selain itu, proyek KEK Lido City hingga periode tersebut telah menyerap sebanyak 4.351 tenaga kerja,” pungkas dia.
Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News