KOMPAS.com - Ingin berwisata, tapi tak mau jauh-jauh dari stasiun tujuan? Ada beragam tempat wisata yang bisa dicapai baik dengan berjalan kaki maupun naik kendaraan dari stasiun.
Tempat wisata tersebut, antara lain Masjid Raya Al-Jabbar yang dekat Stasiun Cimekar dan Gua Maria Lourdes Pohsarang yang dekat Stasiun Kediri.
Simak daftar lengkap tempat wisata dekat stasiun, dikutip dari laman resmi PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero), Rabu (28/8/2024):
Tempat wisata dekat stasiun di Indonesia
1. Masjid Raya Al-Jabbar
Shutterstock/Akhmad Dody Firmansyah Masjid Raya Al-Jabbar, masjid terbesar di Jawa Barat yang berada di Kecamatan Gedebage, Kota BandungMasjid Raya Al-Jabbar dibangun tahun 2017 di atas danau retensi, danau untuk penanggulangan banjir di Gedebage.
Didesain oleh Wali Kota Bandung waktu itu, Ridwan Kamil, Masjid Raya Al-Jabbar memiliki halaman luas dan empat menara setinggi 99 meter, menyimbolkan Asmaul Husna.
Masjid Raya Al-Jabbar berjarak sekitar 1,4 kilometer (km) dari Stasiun Cimekar di Kota Bandung, Jawa Barat.
Bila dari luar Bandung, naiklah kereta dengan tujuan Stasiun Bandung, kemudian pindah ke Commuter Line Bandung Raya atau Commuter Line Garut.
Selanjutnya turun di Stasiun Cimekar. Kamu bisa lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau naik ojek.
2. Candi Prambanan
DOK. InJourney Candi Prambanan.Candi Prambanan dikenal sebagai candi Hindu di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Wisatawan bisa menjelajahi halaman candi, menonton sendratari Ramayana Prambanan, atau mengamati tiga kuil yang difungsikan untuk menyembah tiga dewa dalam agama Hindu yaitu Siwa, Wisnu, dan Brahma.
Jika ingin ke Candi Prambanan naik kereta, kamu bisa naik KRL untuk turun di Stasiun Brambanan yang jaraknya kira-kira satu km. Kamu bisa lanjut jalan kaki atau naik ojek.
3. Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati Suasana di Masjid Raya Sheikh Zayed Kota Solo, Jawa Tengah.Sejak dibuka pada Maret 2023, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo termasuk tempat wisata religi yang populer di Solo, Jawa Tengah.
Bangunan masjid didesain mirip dengan Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi. Masjid ini memiliki empat menara, 82 kubah kecil, dan satu kubah utama bergaya Maroko.
Di tiap-tiap elemen bangunan terdapat motif batik, misalnya kawung, kembang, dan bokor kencono.
Lokasi Masjid Raya Sheikh Zayed dekat dengan Stasiun Solo Balapan, sekitar 950 meter. Dari stasiun, kamu bisa berjalan kaki atau naik ojek ke tempat ibadah ini.
4. Gua Maria Lourdes Pohsarang
Gua Maria Lourdes Pohsarang di Kediri, Jawa Timur, disebut mirip Sanctuary of Lourdes di Perancis.
Berada di Gunung Wilis yang berketinggian 400 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gua Maria Lourdes Pohsarang memiliki patung Bunda Maria dan Tuhan Yesus setinggi 1,75 meter.
Ada pula menara lonceng, dengan patung ayam di puncaknya untuk menunjukkan arah mata angin.
Gua Maria Lourdes Pohsarang berjarak sekitar delapan sampai sembilan km dari Stasiun Kediri. Kamu bisa naik ojek atau angkutan umum.
5. Klenteng Eng An Kiong
Kelenteng Eng An Kiong berlokasi di Kota Malang, Jawa Timur. Kelenteng ini sudah berusia 193 tahun, dengan arsitektur yang menggabungkan gaya Eropa dan China.
Bangunan kelenteng dibangun tahun 1825 (2564 tahun imlek) atas prakarsa Liutenant Kwee Sam Hway (Yauw Ting Kong), keturunan ketujuh dari jenderal di masa Dinasti Ming (1368-1644) di China.
Kelenteng ini berjarak sekitar 1,2 km dari Stasiun Malang. Kamu bisa berjalan kaki atau naik kendaraan untuk mencapainya.