#30 tag 24jam
TDA Tuban Gelar Workshop UMKM Naik Kelas - kumparan.com
Workshop sebagai salah satu upaya untuk mendongkrak kembali penjualan yang tengah mengalami penurunan. [422] url asal
#tda #tuban #umkm #workshop #penjualan
(Kumparan.com - Bisnis) 24/10/24 18:18
v/16936478/
Tuban - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) daerah Tuban menggelar workshop dengan tema "Marketing To The Next Level, UMKM Naik Kelas" bertempat di Hotel Tropis Tuban, Sabtu (12/10/2024).
Kegiatan ini, dihadiri oleh pelaku UMKM serta tokoh penting yang ada di Tuban. Ketua TDA Tuban, Rofiq mengatakan, acara ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha kecil menengah dalam meningkatkan kemampuan pemasaran sehingga dapat bersaing di era digital.
Rofiq menjelaskan, terkait dengan diadakannya workshop ini menurutnya beberapa waktu terakhir daya beli masyarakat mengalami sedikit penurunan hampir di semua lini bisnis. Oleh sebab itu, workshop sebagai salah satu upaya untuk mendongkrak kembali penjualan yang tengah mengalami penurunan.
"Kami berharap para peserta bisa mempelajari strategi marketing yang lebih efektif guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan," ujar Rofiq.
Workshop ini menghadirkan pemateri yang berpengalaman dan ahli dibidangnya, seperti Thobroni Ali (Founder dari Bromen), Marena Dewi (Owner Rena Factory Outlet) dan Hendra W. Saputra (CEO BOC Indonesia). Dia menyebutkan jika ketiga pemateri ini membagikan strategi dan pengalaman mereka dalam menghadapi tantangan penurunan daya beli.
"Mereka membeberkan taktik-taktik yang mereka gunakan untuk tetap meningkatkan omzet di tengah situasi yang sulit. Para peserta antusias menyimak berbagai kiat praktis dari para pemateri, yang diharapkan dapat diaplikasikan dalam usaha mereka masing-masing," terangnya.
Sementara itu, Mustiko Adi Wibowo, Ketua Wilayah TDA Jatim 1 menyampaikan, bahwa acara ini tidak hanya sebatas workshop, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat regenerasi kepemimpinan di organisasi TDA.
"Kami juga mengadakan acara Sertinah atau Serah Terima Amanah, di mana Mas Walid Anshori menyerahkan amanah kepada Ketua TDA yang baru, Mas Rofiq. Regenerasi seperti ini sangat penting agar organisasi terus berjalan dan relevan dengan perkembangan zaman," jelas Mustiko Adi Wibowo.
Selanjutnya, Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kota Tuban, Agus Wijaya dalam sambutannya, menyampaikan agar kolaborasi yang telah terjalin antara pemerintah dan pelaku UMKM dapat lebih ditingkatkan.
"Kolaborasi yang sudah berjalan selama ini masih perlu dimaksimalkan. Kami melihat TDA Tuban sebagai salah satu komunitas bisnis yang punya kapasitas berbeda, dan besar harapan kami untuk ke depannya bisa bersinergi lebih erat dengan UMKM lainnya di Tuban," ujar Agus Wijaya.
Sebagai informasi workshop ini diisi dengan berbagai sesi yang menarik, mulai dari strategi pemasaran terkini hingga diskusi interaktif mengenai tantangan dan solusi bisnis bagi UMKM. Para peserta sangat antusias mengikuti setiap sesi yang diadakan.
"Semoga bisa menerapkan ilmu yang didapat untuk perkembangan bisnis mereka. Acara ini diakhiri dengan pemberian door prize kepada beberapa peserta yang beruntung dan diharapkan menjadi awal dari upaya sinergi dan kolaborasi lebih besar lagi antara pelaku UMKM, pemerintah dan komunitas bisnis di Tuban," tandasnya.
500 UMKM di DIY Ikuti Workshop Keuangan soal KUR-Pinjaman Mikro - kumparan.com
500 UMKM di DIY ikuti acara bertajuk ‘SiBakul Financetopia: Akses Keuangan Merata, UMKM Sejahtera’. Ada workshop dan expo layanan produk dan jasa keuangan. #publisherstory #pandanganjogja [373] url asal
#umkm #workshop #ojk #diy #finansial
(Kumparan.com) 23/10/24 19:24
v/16893363/
Sebanyak 500 UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti acara bertajuk ‘SiBakul Financetopia: Akses Keuangan Merata, UMKM Sejahtera’ hari ini, Rabu (23/10) di Hotel Royal Ambarrukmo. Acara ini merupakan puncak Bulan Inklusi Keuangan 2024 yang kegiatannya berupa workshop dan expo layanan produk dan jasa keuangan.
Untuk diketahui, SiBakul Financetopia digelar oleh Pemda DIY melalui Dinas Koperasi dan UMKM DIY, didanai oleh Dana Keistimewaan dan berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan didukung oleh Bank Indonesia (BI).
Kepala OJK DIY, Eko Yunianto, dalam sambutannya mengatakan pihaknya berharap pengetahuan UMKM mengenai keuangan dapat meningkat, sebab berdasarkan catatan OJK, secara nasional lebih banyak orang yang menggunakan layanan keuangan dibandingkan yang benar-benar paham literasi atau cara kerja layanan tersebut.
”Hasil survei 2024 menunjukkan Indeks literasi keuangan penduduk Indonesia sebesar 65,43 persen, sementara indeks inklusi keuangan sebesar 75,02 persen,” kata Eko dalam sambutannya, Rabu (23/10).
“Melalui kegiatan ini UMKM dapat memahami berbagai produk pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka, seperti KUR, pinjaman mikro, dan program pembiayaan lainnya yang ditawarkan Lembaga Jasa Keuangan,” sambungnya.
Jika para pelaku UMKM dapat memahami literasi keuangan, hal ini dapat membantu para pelaku UMKM dapat mengambil keputusan keuangan.
“Ini membantu UMKM dalam mengambil keputusan keuangan yang lebih tepat dan strategis untuk mendukung pertumbuhan usaha mereka,” tambahnya.
Tak hanya workshop dan expo layanan produk dan jasa keuangan, SiBakul bersama Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kanwil DIY dan Pemda DIY menandatangani perjanjian kerja sama Integrasi Sistem Informasi Kredit Program (SIKP). Dengan adanya penandatanganan kerja sama ini, SiBakul Jogja dengan sistem kredit program telah terintegrasi.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi, mengatakan seluruh rangkaian acara ini digelar dalam rangka menjadikan para pelaku UMKM di wilayah DIY bisa naik kelas. Diakuinya, angka indeks literasi yang lebih rendah daripada inklusi keuangan juga menjadi salah satu latar belakang acara tersebut.
“Untuk naik kelas butuh proses kan, tadi ada beberapa aspek, bagaimana sumber daya manusianya, skillnya, produktivitasnya, legalitasnya, kelembagaannya, strategi pemasaran dan pemanfaatan digitalisasi,” kata Siwi, Rabu (23/10).
“Salah satunya dalam hal akses pembiayaan. Bagaimana mereka akan sukses penyalurannya kepada sasaran yang tepat, pemanfaatannya, dan pengembaliannya,” sambung Siwi.
SiBakul Financetopia juga menghadirkan 16 lembaga jasa keuangan seperti asuransi dan perbankan. Para pelaku UMKM dapat bebas bertanya seputar perbankan dengan mengunjungi booth yang telah disediakan.
Guru Masih Kesulitan Kelola Keuangan Pribadi
Saat ini para guru masih kesulitan dalam mengelola keuangan pribadi. - Halaman all [516] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #btpn #workshop #guru #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 08/10/24 08:15
v/16142957/
JAKARTA, Investor.id -Saat ini para guru masih kesulitan dalam mengelola keuangan pribadi. Rendahnya rata-rata pendapatan guru mendorong mereka mengembangkan karier protean, sehingga memiliki berbagai sumber pendapatan. Namun, hal ini tidak dibarengi dengan kecakapan mengatur keuangan.
Menjawab keresahan tersebut, Bank BTPN dan Yayasan Guru Belajar (YGB) menggandeng Komunitas Guru Belajar Nusantara Jakarta menggelar workshop “Pembelajaran Inovatif dan Manajemen Finansial yang Kuat” pada Sabtu (5/10/2024) di SMP Negeri 160 Jakarta. Workshop ini merupakan rangkaian bootcamp Guru Kreatif Cerdas Finansial (GKCF) yang sejak sebulan lalu telah berlangsung secara daring.
Pada kegiatan luring yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Guru Sedunia ini, 38 peserta ditantang melakukan uji coba purwarupa media ajar terkait literasi finansial yang telah dirancang. Media pembelajaran kali ini tidak ditujukan penggunaannya untuk murid melainkan sesama guru. “Terima kasih untuk Bank BTPN yang mengapresiasi Bapak/Ibu guru dengan memberi beasiswa belajar. Saya berharap program ini dapat memberi warna tersendiri untuk pendidikan literasi khususnya untuk guru,” kata Pelatih YGB Wuri Oktavia dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (7/10/2024)
Dia menjelaskan, sebelumnya para peserta telah belajar membuat media ajar dengan prinsip design thinking, prinsip yang mengutamakan empati terhadap pengguna produk. Dengan prinsip ini, para guru akan terbiasa memiliki alur berpikir terstruktur yang memikirkan dampak dari media ajar yang dibuat, siapapun target yang disasar. “Saya juga ingin mengapresiasi semangat belajar para peserta, yang artinya mereka ada keinginan besar untuk terus belajar demi murid, demi ekosistemnya. Saya membaca refleksi dari sesi daringnya pun, sudah banyak yang mulai menerapkan apa yang dipelajari selama program,” lanjut Wuri.
Pada sesi uji coba purwarupa, peserta dibagi menjadi kelompok yang terdiri dari tiga orang. Setiap anggota kelompok memiliki kesempatan untuk memperkenalkan media ajar yang telah mereka rancang kepada anggota lainnya. Sementara itu, anggota lain memberikan penilaian berdasarkan rubrik yang telah disiapkan oleh pemilik media ajar tersebut. Intan Irawati, peserta dari MAN 15 Jakarta, mengungkapkan perasaan syukurnya karena kini bisa membuat media ajar yang lebih bermakna.
Dia menceritakan, setelah mengikuti sesi daring GKCF, dia sudah mulai membuat media ajar dengan design thinking untuk murid-muridnya. Lalu, perubahan terjadi pada muridnya, mereka lebih antusias belajar fisika. Murid yang awalnya lebih banyak diam, sudah mulai berani mengemukakan pendapat. Intan pun merasa menjadi lebih dekat dengan murid dan murid tidak sungkan lagi mengemukakan kesulitan. “Sekarang saya ditantang membuat media ajar yang dapat membantu sesama guru. Semoga media yang saya buat useful dan efektifitas tinggi agar bisa membantu meningkatkan kemampuan dalam mengelola keuangan bagi para penggunanya,” tutur dia.
Intan menceritakan pengalaman sahabatnya yang pernah datang dengan menangis, ternyata karena terlilit pinjol. Dia tidak ingin hal tersebut terjadi lagi ke orang-orang di sekitarnya, sehingga dirinya sangat bersemangat ketika mendapat tantangan dari program GKCF. Setelah uji coba, ada sesi belajar membuat konten yang diisi oleh Ria Farrabila, guru konten kreator yang video pembelahrannya sering viral di Instagram. Sesi ini mengajak peserta agar selalu membagikan praktik baik termasuk praktik membuat media ajar ke media sosial. Tujuannya agar dapat menginspirasi guru lain yang belum mendapat kesempatan menjadi penerima beasiswa GKCF.
Editor: Leonard (severianocruel@yahoo.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
TDA Kota Jambi Gelar Kopdar Member TDA Level Foundation - kumparan.com
Tujuan acara ini mengajar para member TDA Kota Jambi menguatkan foundation bisnisnya. Sebelumnya terdapat 9 Workshop Series yang harus diselesaikan terlebih dulu. [239] url asal
(Kumparan.com - Bisnis) 29/09/24 07:16
v/15708679/
Jambi - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) daerah Jambi menggelar kopdar member level foundation dengan tema Grow Up Your Business. Acara bertempat di salah satu resto milik member TDA, Sora & Nadia Cafe, Rabu (25/09/2024).
Yusuf selaku Ketua TDA Jambi mengatakan, kegiatan ini dipelopori tim dari Divisi Edukasi. Tujuannya mengajar para member TDA Kota Jambi menguatkan foundation bisnisnya. Sebelumnya terdapat 9 Workshop Series yang harus diselesaikan terlebih dulu.
"Jadi sebelum bisnis member menuju Level Growth harus ada 9 workshop yang harus diikuti. Kegiatan ini menyiapkan bisnis ke level growth," jelasnya.
Kopdar dihadiri Ketua Wilayah TDA Sumsel-Jambi. Selain itu juga diikuti member TDA Jambi sebanyak 25 orang dimulai pukul 13.00 WIB.
"Beliau (Ketua Wilayah TDA Sumsel-Jambi) merasa senang bisa berkumpul dengan para member yang lapar akan belajar untuk menumbuhkan bisnisnya to the next level," terangnya.
Kegiatan ini juga sebagai salah satu wadah untuk para member sharing bisnis bersama dan menambah jaringan. Adapun materi yang disampaikan terkait kurikulum belajar di TDA yang disesuaikan dengan level bisnis masing-masing.
"Dalam waktu dekat akan dilaksanakan dua modul 9 Workshop Series di Kota Jambi dengan mengundang pembicara dari TDA Pusat," bebernya.
Dia berharap kopdar dapat dilakukan secara rutin dengan tema yang berbeda. Selain itu juga dapat diikuti oleh member lebih banyak lagi.
"Semoga bermanfaat untuk peserta kopdar dan kegiatan ini dilakukan berkelanjutan sebagai wadah untuk saling sharing. TDA Jambi semoga dapat mewujudkan To The Next Level dan tumbuh bersama," harapnya.
Cerita Local Stranger Workshop, Daur Ulang Produk Fesyen hingga Eksis di New York
Berawal dari komitmen menerapkan slow fashion, Niks bereksperimen mendaur ulang berbagai produk fesyen. Tak disangka karyanya dilirik Nike di New York [600] url asal
#daur-ulang #nike #local-stranger-workshop #lsw #daur-ulang-produk-fesyen
(Kompas.com) 23/09/24 11:14
v/15432483/
JAKARTA, KOMPAS.com - Merek Local Stranger Workshop atau LSW sudah familiar di telinga para pencinta sneakers dan street style fashion di beberapa negara.
Founder sekaligus creator dari LSW, Niksone mengaku dirinya memulai merek ini sejak tahun 2020, saat dunia dilanda pandemi Covid-19.
Pria yang akrab disapa Niks itu memulainya dengan bereksperimen pada berbagai produk fesyen.
Awal mula Local Stranger Workshop
Berawal dari komitmen Niks untuk menerapkan slow fashion, ia bereksperimen untuk melakukan upcycle dan recycle item fesyen, seperti jaket, topi, tas, pakaian, dan aksesoris fesyen lainnya.
Beberapa item fesyen tersebut diberikan tambahan fitur seperti strap, kantung, hingga tali tambahan, yang tak hanya menambahkan estetika, tetapi juga menambah fungsi.
“Kami menggunakan mash-up, perangkat keras industri, dan ini tentang filosofi slow fashion. Jadi kami mencoba menjauhi manufaktur, kalau bisa membuatnya sendiri, kenapa tidak?” kata Niks dalam Workshop by Local Stranger di Anniversary ke-50 Foot Locker di Senayan City, Sabtu (21/9/2024).
Berkat kreativitas dan konsistensi dari Niks beserta timnya, karya Local Stranger berhasil dilirik merek fesyen global seperti Nike. Bahkan, keduanya bekerja sama untuk proyek pertama pada tahun 2020.
Awalnya, Niks hanya mencoba untuk mendaur ulang tas gratis yang ia dapat setelah membeli item Nike di Paris. Ia memiliki ide untuk mengubah tas belanja itu, menjadi sebuah tas yang lebih modis dan edgy.
“Saya memotong tas tersebut dan menjadikannya sebuah pouch multifungsi. Lalu saya unggah di Instagram dan Nike menganggap karya tersebut sangat keren,” ujar dia.
Lebih lanjut, Niks akhirnya mendapatkan tawaran dari Nike untuk melakukan kolaborasi dengan LSW.
“Kemudian saya mendapatkan email dari New York kalau mereka mengundang saya untuk datang ke sana, untuk membahas kolaborasi perdana kami dengan Nike,” jelas Niks.
Instagram.com/localstranger.workshop Karya tas Local Stranger yang mengusung budaya Jawa.Berbagai karya ikonik kolaborasi LSW
Karya pertama LSW mengangkat budaya Indonesia, khususnya pada batik dan wayang. Niks mengungkap, Suz menjadi sosok yang mendesain karya pertamanya
Ia menjelaskan, bahwa Suz adalah orang Indonesia yang berasal dari Pulau Jawa. Alhasil ia menyelipkan konsep swoosh atau logo Nike yang ditumpuk dengan bahan tas semi transparan agar terlihat seperti wayang.
Karya tersebut berhasil dipajang di Fifth Avenue, New York City dalam Nike House of Innovation.
“Dia (Suz) menggunakan kain batik untuk swoosh-nya dan menutupinya, agar terkesan seperti wayang. Inilah mengapa ada lapisan transparan di atas swoosh,” tuturnya.
Lebih lanjut, LSW juga melanjutkan kolaborasinya dengan Nike untuk menghadirkan tas gembung yang terinspirasi dari konsep sepatu Nike Air Max Scorpion. Tas tersebut berwarna silver dengan sentuhan hijau neon pada strapnya.
“Ini ide yang cukup gila, karena kami mencoba untuk membuat tas gembung dan kami menggunakan desain sol sepatunya untuk mendesain pola tas kami,” kata Niks.
Menariknya, tas tersebut disertai dengan pompa untuk mengembangkannya. Ia pun menambahkan, konsep tas gembung ini juga sangat aman jika membawa laptop, karena minim benturan.
“Jadi kamu bisa memompa tasnya dan jika ingin membawa laptop, tas gembung ini punya bantalan, jadi sangat aman,” pungkas dia.
Guru Harus Adaptif dengan Hadirnya AI
Universitas BSI menggelar workshop Pembuatan Media Interaktif Dalam Pembelajaran. [294] url asal
#workshop #universitas-bsi #bina-sarana-informatika #bsi #universitas-bina-sarana-informatika #workshop-ai #kecerdasan-buatan
(Republika - News) 06/09/24 19:25
v/14911314/
REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Tasikmalaya sukses menggelar workshop bersama SMAN 7 Tasikmalaya dengan tema "Pembuatan Media Interaktif dan Inovatif Dalam Pembelajaran”. Acara yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 15.30 WIB ini, digelar di Aula SMAN 7 Tasikmalaya, Jalan Air Tanjung No. 25, Talagasari, Kawalu, Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Senin (26/8/2024). Peserta terdiri dari guru SMAN 7 Tasikmalaya.
Workshop tersebut menghadirkan keynote speech dari Pimpinan KCD XII Kota Tasikmalaya dengan narasumber Agung Baitul Hikmah, selaku Kepala Kampus Universitas BSI kampus Tasikmalaya.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Universitas BSI kampus Tasikmalaya dengan SMAN 7 Tasikmalaya, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan guru dalam mendukung proses pembelajaran," kata Agung, dalam keterangan tertulis, Jumat (6/9/2024).
Dalam materinya, Agung menjelaskan beberapa materi yang sangat penting, termasuk penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung pembuatan modul atau bahan ajar.
"Beberapa aplikasi yang diperkenalkan antara lain Gemini dan Lumen5 untuk mengubah teks menjadi video dengan bantuan AI, Conker dan Quizizz untuk asesmen formatif kuis, serta Canva untuk membuat presentasi," jelasnya.
Para peserta tidak hanya mendengarkan teori saja, namun juga diberikan tugas untuk membuat materi pembelajaran hingga pembuatan asesmen formatif. Dalam praktik langsung ini, peserta dibantu oleh Herlan Sutisna dan Haerul Fatah sebagai asistennya, dari tim Universitas BSI kampus Tasikmalaya, sehingga mereka dapat langsung menerapkan apa yang telah dipelajari.
Sedangkan, salah satu peserta workshop, Siti Marlina mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang penggunaan AI dalam pembelajaran. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu guru, yang memang harus adaptif dengan perubahan zaman. Terutama dengan hadirnya AI.
"Workshop ini sangat luar biasa, dan peserta sangat antusias, terutama bagi saya pribadi menjadi banyak pencerahan dari mempraktikkan berbagai Artificial Intelligence untuk bahan pembelajaran di kelas," ungkap Siti.
Dorong Pertumbuhan Ekosistem Teknologi, Jababeka dan Auk Industries Gelar Workshop
PT Jababeka Tbk menggelar workshop untuk membantu para tenant Kawasan Industri Jababeka menjalankan operasional produksi yang lebih efisien, Selasa (6.8.2024).... | Halaman Lengkap [574] url asal
#jababeka #workshop #pelaku-bisnis #industri
(SINDOnews Ekbis - Sektor Riil) 16/08/24 17:35
v/14497251/
BEKASI - PT Jababeka Tbk sukses menggelar workshop untuk membantu para tenant Kawasan Industri Jababeka menjalankan operasional produksi yang lebih efisien, Selasa (6/8/2024). Workshop PT Jababeka Infrastruktur (anak perusahaan PT Jababeka Tbk) bekerja sama dengan Auk Industries ini digelar di Fablab Correctio, Kawasan Jababeka-Cikarang, Bekasi.Mengusung tema Achieving Operational Excellence, workshop ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Jababeka dalam mendorong pertumbuhan ekosistem teknologi di Indonesia. Terutama di Correctio sebagai wadah pusat inovasi, solusi dan teknologi dalam mempertemukan startup dengan industri yang ada di Kawasan Jababeka.
Diketahui, Correctio adalah sebuah kawasan di Kawasan Jababeka Cikarang sebagai The New Sillicon Valley Indonesia dengan Fablab Jababeka sebagai driver bersama dengan pilar Society 5.0, Industry 4.0, dan Transit Oriented Development (TOD).
?Kami berkomitmen memberikan nilai tambah bagi para pelaku industri di Kawasan Jababeka melalui program-program yang bisa meningkatkan kualitas operasional mereka. Dengan menggandeng Auk Industries, kami yakin workshop ini akan membantu perusahaan-perusahaan di kawasan kami meraih keunggulan operasional melalui implementasi lean manufacturing,? kata Head of Fablab Correctio Iman Firmansyah, dalam sambutannya.
Head Business Development AUK Industries Indonesia Felius Yuseli mengatakan, produksi ramping (lean manufacturing) ialah upaya menghilangkan pemborosan di semua tingkat dalam seluruh sistem manufaktur dan merancang suatu metode atau tata letak yang membuat kinerja produksi jadi lebih baik.
Penghilangan pemborosan biasanya terkait sistem produksi, mulai dari waktu siklus, material, tenaga kerja, energi dan lain sebagainya. ?Di mana pemborosan ini tergolong kategori tersembunyi, yang berdampak kegiatan produksi terganggu,? ujarnya.
Felius ? sapaan akrabnya? menerangkan bahwa cara menerapkan lean manufacturing ialah dengan mengadopsi teknologi industri 4.0. Sebab, saat ini sudah ada teknologi industri dengan sistem internet of Things (IoT) yang dengan mudah bisa membaca keadaan sebuah area produksi dan maintenance mesin.
Dengan perangkat yang dihubungkan ke mesin dan terhubung juga ke internet dan terintegrasi sistem cloud, "sistem" ini bisa membantu mengumpulkan data-data secara otomatis, transparan dan realtime. Alhasil, teknisi perusahaan pun bisa menganalisa dan mengambil keputusan yang cepat untuk operasional produksi yang lebih efisien.
Contoh konkret penggunaan ?perangkat analisa? ini, setelah proses screening teknisi bisa mengetahui bahwa mesin yang seharusnya memproduksi 100 unit ternyata hanya mampu mencapai 80 unit karena ada bagian yang perlu diperbaiki. Sebaliknya, mungkin saja mesin tersebut mampu melebihi 100 unit. Selain itu, teknisi juga bisa menemukan bahwa mesin tidak bisa beroperasi maksimal selama delapan jam penuh karena ada komponen yang memerlukan perawatan.
Di samping itu, jika perawatan mesin produksi dahulu dilakukan secara manual. Tapi dengan perangkat analisa ini, mesin-mesin bisa secara otomatis mengumpulkan data secara detail dalam bentuk visual. ?Sehingga, teknisi sudah tahu mana bagian mesin produksi yang perlu dilakukan perawatan, sehingga pengerjaan lebih tepat dan cepat,? urainya.
Saat ini sudah banyak perusahaan memakai perangkat ini untuk melakukan transformasi ke industri 4.0. Salah satu perusahaan penyedia solusi IoT yang banyak dipercayai ialah Auk Industries. Hal itu bisa terjadi, kata Felius, karena perangkat analisa mesin produksi pihaknya bisa membantu berbagai sektor industri, yaitu F&B, consumer products, metal processing dan precision engineer, cetakan polimer (molding), packaging, dan elektronik dan semicon.
"Mengapa lean manufacturing sangat penting diterapkan perusahaan saat ini? Karena bisa membuat bisnis tetap kompetitif di pasar. Dengan mengintegrasikan dengan alat yang kami miliki, perusahaan bisa mencapai peningkatan efisiensi dan penghematan biaya yang signifikan, yaitu 10-30%," jelasnya.
Animo dari workshop ini sangat luar biasa. Total partisipan mencapai 40-an tenant aktif bertanya implementasi lean manufacturing. Tak hanya itu, peserta juga akan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam sesi interaktif dan kegiatan praktis untuk memperkuat pembelajaran mereka.
Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan untuk Keberlanjutan Organisasi Halaman all
Kaderisasi pemimpin merupakan salah satu hal krusial untuk mendukung keberlanjutan organisasi di era disrupsi Halaman all [736] url asal
#forbes #workshop #kepemimpinan #organisasi #perusahaan
(Kompas.com) 01/08/24 16:35
v/12936614/
KOMPAS.com – Dalam dunia bisnis yang cepat berubah saat ini, kepemimpinan yang efektif merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan dan keberlanjutan suatu organisasi. Pemimpin yang bisa menghadapi tantangan, mendorong pertumbuhan, dan memimpin tim dengan percaya diri merupakan sejumlah kriteria yang mesti dimiliki.
Namun, pengembangan kepemimpinan, terutama untuk level pemimpin senior dan menengah, sering kali menghadapi hambatan. Hal ini menandakan bahwa diperlukan inisiatif pengembangan kepemimpinan yang terarah dan strategis.
Di era yang ditandai oleh kemajuan teknologi dan perubahan demografi tenaga kerja, lingkungan bisnis menjadi lebih kompetitif ketimbang sebelumnya. Maka dari itu, pemimpin diharapkan dapat cepat beradaptasi, membangun strategi, dan merespons dunia digital dengan efektif.
Selain itu, manajemen perusahaan yang sukses juga memerlukan pemimpin dengan keterampilan dan kemampuan organisasi yang kuat, dapat memprediksi dan mengelola perubahan, menjaga produktivitas di tengah gangguan, serta memimpin organisasi menuju ekspansi regional ataupun global.
Menyadari pentingnya pengembangan kemampuan kepemimpinan sejak tahap awal, perusahaan dapat menerapkan berbagai strategi untuk mempersiapkan pemimpin di masa sekarang dan masa depan. Utamanya, dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis.
Pelatihan kepemimpinan, pembinaan, dan program pengembangan bakat, merupakan sejumlah langkah efektif untuk membangun pola kepemimpinan yang kuat.
Untuk memastikan pemimpin memiliki keterampilan tersebut, perusahaan dapat mengikuti solusi kepemimpinan dari Center for Creative Leadership (CCL), pelopor global dalam pendidikan eksekutif. Program-program CCL telah mendorong perubahan besar di berbagai organisasi di seluruh dunia, termasuk dua pertiga perusahaan yang masuk dalam pemeringkatan Fortune 1.000.
Di antara berbagai solusi kepemimpinan yang tersedia di CCL, program pendaftaran terbuka (open enrollment/OE) menawarkan beberapa manfaat untuk pengembangan kepemimpinan yang optimal.
1. Fleksibilitas
Program pendaftaran terbuka CCL dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan dinamis para pemimpin masa kini. CCL menawarkan berbagai program yang membahas tantangan kepemimpinan yang spesifik sehingga peserta dapat memilih program yang paling sesuai dengan kebutuhan pengembangan mereka.
2. Lingkungan belajar yang beragam
Program pendaftaran terbuka mempertemukan para pemimpin dari berbagai industri, fungsi, dan geografi. Keragaman ini dapat memperkaya pengalaman belajar karena peserta dapat berbagi wawasan dan pengalaman dari perspektif yang berbeda.
3. Materi yang praktis dan relevan
Program-program CCL didasarkan pada penelitian dan berfokus pada keterampilan praktis yang dapat segera diterapkan oleh pemimpin dalam pekerjaan mereka. Program-program ini dirancang untuk mengatasi tantangan dunia nyata yang dihadapi para pemimpin dalam peran mereka.
4. Peluang membangun networking
Dengan berpartisipasi dalam program pendaftaran terbuka, para pemimpin berkesempatan untuk terhubung dengan rekan-rekan dari berbagai organisasi, serta membina jaringan profesional berharga yang bermanfaat untuk kolaborasi dan berbagi pengetahuan di masa mendatang.
5. Feedback dan pelatihan yang dipersonalisasi
Program CCL sering kali mencakup pelatihan dan masukan secara personal. Hal ini dapat memberikan wawasan berharga kepada para peserta mengenai gaya kepemimpinan mereka dan area yang perlu ditingkatkan.
6. Dampak yang terbukti
CCL merupakan lembaga yang diakui secara global dalam bidang pengembangan kepemimpinan. Program-program CCL telah terbukti meningkatkan kompetensi kepemimpinan, mendorong kinerja, dan berkontribusi pada kesuksesan organisasi.
7. Pembelajaran yang berkelanjutan
Pembelajaran tidak berhenti ketika program berakhir. Peserta masih mendapatkan akses ke berbagai sumber daya dan jaringan alumni yang mendukung pembelajaran dan pengembangan berkelanjutan.
Manfaat program pendaftaran terbuka CCL pun telah diakui oleh alumninya. Dalam survei internal CCL yang dilakukan pada 2023, sebanyak 93 responden menyatakan bahwa program ini sepadan dengan waktu dan upaya mereka.
Para responden yang merupakan alumni program OE melaporkan peningkatan kemampuan kepemimpinan, peningkatan keterlibatan tim, dan peningkatan kontribusi terhadap kesuksesan organisasi.
Survei tersebut pun membuktikan bahwa pengembangan kepemimpinan tahap awal sangat penting untuk ketahanan dan keberlanjutan organisasi.
Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, program pendaftaran terbuka CCL merupakan solusi ideal bagi para pemimpin HR yang mencari program pengembangan kepemimpinan efektif untuk pemimpin organisasi mereka.
Tak hanya itu, melalui investasi dalam pengembangan kepemimpinan, perusahaan juga dapat membentuk pemimpin-pemimpin yang terampil. Dengan begitu, perusahaan dapat memastikan fondasi yang kuat untuk kesuksesan organisasi di masa depan.
Oleh karena itu, bergabung dengan workshop eksklusif setengah hari yang diselenggarakan CCL dapat menjadi solusi yang tepat. Workshop yang dirancang khusus untuk para pemimpin HR ini akan memberikan pengenalan dinamis tentang metodologi pengembangan kepemimpinan yang terkenal dari CCL.
Dengan mengikuti workshop tersebut, pemimpin HR bisa mendapatkan akses ke berbagai modul yang dirancang untuk membentuk pemimpin fungsional serta mendorong kesuksesan organisasi lewat pendalaman pembentukan kepercayaan, dinamika interpersonal, dan gaya kepemimpinan inovatif.
Para peserta workshop juga bisa terhubung dengan rekan-rekan yang berpandangan serupa dan para ahli dari CCL.
Untuk itu, jangan lewatkan kesempatan untuk mempelajari cara CCL dalam membuka potensi Anda dan meningkatkan kepemimpinan organisasi Anda ke tingkat yang lebih tinggi.
Daftarkan diri Anda sekarang juga karena workshop tersebut memiliki kuota terbatas. Daftar sekarang dengan mengisi formulir di laman ini.
Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan untuk Keberlanjutan Organisasi
Kaderisasi pemimpin merupakan salah satu hal krusial untuk mendukung keberlanjutan organisasi di era disrupsi Halaman all [736] url asal
#forbes #workshop #kepemimpinan #organisasi #perusahaan
(Kompas.com) 01/08/24 16:35
v/12890914/
KOMPAS.com – Dalam dunia bisnis yang cepat berubah saat ini, kepemimpinan yang efektif merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan dan keberlanjutan suatu organisasi. Pemimpin yang bisa menghadapi tantangan, mendorong pertumbuhan, dan memimpin tim dengan percaya diri merupakan sejumlah kriteria yang mesti dimiliki.
Namun, pengembangan kepemimpinan, terutama untuk level pemimpin senior dan menengah, sering kali menghadapi hambatan. Hal ini menandakan bahwa diperlukan inisiatif pengembangan kepemimpinan yang terarah dan strategis.
Di era yang ditandai oleh kemajuan teknologi dan perubahan demografi tenaga kerja, lingkungan bisnis menjadi lebih kompetitif ketimbang sebelumnya. Maka dari itu, pemimpin diharapkan dapat cepat beradaptasi, membangun strategi, dan merespons dunia digital dengan efektif.
Selain itu, manajemen perusahaan yang sukses juga memerlukan pemimpin dengan keterampilan dan kemampuan organisasi yang kuat, dapat memprediksi dan mengelola perubahan, menjaga produktivitas di tengah gangguan, serta memimpin organisasi menuju ekspansi regional ataupun global.
Menyadari pentingnya pengembangan kemampuan kepemimpinan sejak tahap awal, perusahaan dapat menerapkan berbagai strategi untuk mempersiapkan pemimpin di masa sekarang dan masa depan. Utamanya, dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis.
Pelatihan kepemimpinan, pembinaan, dan program pengembangan bakat, merupakan sejumlah langkah efektif untuk membangun pola kepemimpinan yang kuat.
Untuk memastikan pemimpin memiliki keterampilan tersebut, perusahaan dapat mengikuti solusi kepemimpinan dari Center for Creative Leadership (CCL), pelopor global dalam pendidikan eksekutif. Program-program CCL telah mendorong perubahan besar di berbagai organisasi di seluruh dunia, termasuk dua pertiga perusahaan yang masuk dalam pemeringkatan Fortune 1.000.
Di antara berbagai solusi kepemimpinan yang tersedia di CCL, program pendaftaran terbuka (open enrollment/OE) menawarkan beberapa manfaat untuk pengembangan kepemimpinan yang optimal.
1. Fleksibilitas
Program pendaftaran terbuka CCL dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan dinamis para pemimpin masa kini. CCL menawarkan berbagai program yang membahas tantangan kepemimpinan yang spesifik sehingga peserta dapat memilih program yang paling sesuai dengan kebutuhan pengembangan mereka.
2. Lingkungan belajar yang beragam
Program pendaftaran terbuka mempertemukan para pemimpin dari berbagai industri, fungsi, dan geografi. Keragaman ini dapat memperkaya pengalaman belajar karena peserta dapat berbagi wawasan dan pengalaman dari perspektif yang berbeda.
3. Materi yang praktis dan relevan
Program-program CCL didasarkan pada penelitian dan berfokus pada keterampilan praktis yang dapat segera diterapkan oleh pemimpin dalam pekerjaan mereka. Program-program ini dirancang untuk mengatasi tantangan dunia nyata yang dihadapi para pemimpin dalam peran mereka.
4. Peluang membangun networking
Dengan berpartisipasi dalam program pendaftaran terbuka, para pemimpin berkesempatan untuk terhubung dengan rekan-rekan dari berbagai organisasi, serta membina jaringan profesional berharga yang bermanfaat untuk kolaborasi dan berbagi pengetahuan di masa mendatang.
5. Feedback dan pelatihan yang dipersonalisasi
Program CCL sering kali mencakup pelatihan dan masukan secara personal. Hal ini dapat memberikan wawasan berharga kepada para peserta mengenai gaya kepemimpinan mereka dan area yang perlu ditingkatkan.
6. Dampak yang terbukti
CCL merupakan lembaga yang diakui secara global dalam bidang pengembangan kepemimpinan. Program-program CCL telah terbukti meningkatkan kompetensi kepemimpinan, mendorong kinerja, dan berkontribusi pada kesuksesan organisasi.
7. Pembelajaran yang berkelanjutan
Pembelajaran tidak berhenti ketika program berakhir. Peserta masih mendapatkan akses ke berbagai sumber daya dan jaringan alumni yang mendukung pembelajaran dan pengembangan berkelanjutan.
Manfaat program pendaftaran terbuka CCL pun telah diakui oleh alumninya. Dalam survei internal CCL yang dilakukan pada 2023, sebanyak 93 responden menyatakan bahwa program ini sepadan dengan waktu dan upaya mereka.
Para responden yang merupakan alumni program OE melaporkan peningkatan kemampuan kepemimpinan, peningkatan keterlibatan tim, dan peningkatan kontribusi terhadap kesuksesan organisasi.
Survei tersebut pun membuktikan bahwa pengembangan kepemimpinan tahap awal sangat penting untuk ketahanan dan keberlanjutan organisasi.
Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, program pendaftaran terbuka CCL merupakan solusi ideal bagi para pemimpin HR yang mencari program pengembangan kepemimpinan efektif untuk pemimpin organisasi mereka.
Tak hanya itu, melalui investasi dalam pengembangan kepemimpinan, perusahaan juga dapat membentuk pemimpin-pemimpin yang terampil. Dengan begitu, perusahaan dapat memastikan fondasi yang kuat untuk kesuksesan organisasi di masa depan.
Oleh karena itu, bergabung dengan workshop eksklusif setengah hari yang diselenggarakan CCL dapat menjadi solusi yang tepat. Workshop yang dirancang khusus untuk para pemimpin HR ini akan memberikan pengenalan dinamis tentang metodologi pengembangan kepemimpinan yang terkenal dari CCL.
Dengan mengikuti workshop tersebut, pemimpin HR bisa mendapatkan akses ke berbagai modul yang dirancang untuk membentuk pemimpin fungsional serta mendorong kesuksesan organisasi lewat pendalaman pembentukan kepercayaan, dinamika interpersonal, dan gaya kepemimpinan inovatif.
Para peserta workshop juga bisa terhubung dengan rekan-rekan yang berpandangan serupa dan para ahli dari CCL.
Untuk itu, jangan lewatkan kesempatan untuk mempelajari cara CCL dalam membuka potensi Anda dan meningkatkan kepemimpinan organisasi Anda ke tingkat yang lebih tinggi.
Daftarkan diri Anda sekarang juga karena workshop tersebut memiliki kuota terbatas. Daftar sekarang dengan mengisi formulir di laman ini.
Bangun Literasi Keuangan untuk Masyarakat, Karier.mu Gelar Workshop di Yogyakarta
Workshop digelar untuk membangun pemahaman masyarakat terkait pengelolaan keuangan secara bijak dalam keseharian. Halaman all [767] url asal
(Kompas.com) 29/07/24 19:40
v/12553897/
KOMPAS.com - Karier.mu berkolaborasi bersama Women’s World Banking (WWB), Cakap, dan Prakerja, menggelar workshop bertajuk "Financial Planning: Strategi Bijak dalam Kelola Keuangan" di Yogyakarta, Kamis (25/7/2024).
Acara tersebut merupakan rangkaian dari aktivasi “Modul Kapabilitas Keuangan dan Digital” yang diluncurkan pada Indonesia Skills Week Juni 2024 yang dibuat untuk membangun literasi keuangan dan kemampuan pengelolaan keuangan jangka panjang.
Sebagai informasi, kegiatan workshop dihadiri oleh lebih dari 60 orang peserta dari berbagai kalangan, di antaranya akademisi, praktisi, entrepreneur, dan ibu rumah tangga.
Workshop digelar untuk membangun pemahaman masyarakat terkait pengelolaan keuangan secara bijak dalam keseharian. Hal ini mencakup cara masyarakat mengenal dan menggunakan beragam layanan keuangan, seperti asuransi, investasi, dan layanan lainnya.
“Literasi keuangan penting untuk melatih pola pikir agar kita bisa mencapai goal jangka pendek ataupun jangka panjang. Di Prakerja, terdapat berbagai pelatihan literasi keuangan untuk mendukung upaya peningkatan angka literasi keuangan sampai ke 65 persen pada 2027,”ujar Director of Partnership, Communication, and Ecosystem Development Prakerja Dwina M Putri, dalam paparan pembuka seperti dikutip dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (29/7/2024).
Dwina menambahkan bahwa Prakerja juga mendorong inklusi keuangan melalui mitra pembayaran dalam ekosistem Prakerja.
“Karenanya kami mengapresiasi upaya Karier.mu, Cakap, juga Women’s World Banking untuk mendorong percepatan literasi keuangan secara konkret melalui workshop ini,” jelasnya.
Dwina mengatakan bahwa Program Kartu Prakerja berhasil membantu inklusi keuangan digital di mana lebih dari 5 juta orang membuka rekening bank dan e-wallet pertama mereka, serta total 11,1 juta orang telah teridentifikasi dan terverifikasi identitasnya sebagai nasabah pertama kali sejak mereka menjadi Penerima Prakerja.
Sementara itu Chief Operations Officer (COO) Karier.mu Director of Partnership, Communication, and Ecosystem Development Prakerja Dwina M Putri, Deputi Direktur Kebijakan Asia Tenggara Women’s World Banking Vitasari Anggraeni, dan COO of Cakap Cecilia Ong turut berbagi wawasan dan pengalaman mereka dalam mendukung pemberdayaan perempuan melalui pendekatan keuangan yang berkelanjutan.
Vitasari Anggraeni dalam paparannya menjelaskan urgensi lensa gender dalam merancang modul dan produk keuangan untuk mewujudkan perempuan yang berdaya dan mencapai kemandirian ekonomi.
Dok Karier.mu Workshop digelar untuk membangun pemahaman masyarakat terkait pengelolaan keuangan secara bijak dalam keseharian.“Laporan Mobile Gender Gap Report 2024 dari GSMA menemukan bahwa kesenjangan digital berbasis gender di negara-negara dengan penghasilan rendah dan menengah berkurang untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir. Di Indonesia, kemajuannya signifikan, dengan kesenjangan gender dalam adopsi internet seluler menyusut dari 15 persen menjadi 8 persen karena pertumbuhan yang kuat dalam penggunaan internet oleh perempuan,” ujarnya.
Namun, kata dia, perempuan memang memiliki akses lebih kecil dalam mengakses layanan berbasis digital dibandingkan laki-laki, hal ini termasuk dalam layanan keuangan seluler karena bergam aspek, seperti literasi rendah, keamanan, dan keterjangkauan.
“Lensa gender membantu pemangku kebijakan dan industri untuk merancang layanan keuangan yang tepat guna dan sasaran untuk mengatasi hambatan yang menghalangi perempuan dalam mengakses dan menggunakan layanan keuangan. Modul ini menjadi salah satu upaya untuk membangun literasi keuangan perempuan,” ujar Vitasari.
Senada dengan Vitasari, Chief Operations Officer (COO) Karier.mu Radinka Qiera menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan keterampilan sebagai penopang kemandirian ekonomi dan finansial.
"Pendidikan dan pelatihan keterampilan yang relevan sangat penting dalam mendukung pengelolaan keuangan perempuan. Kami berharap melalui inisiatif ini, lebih banyak perempuan yang dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih bijak dan mandiri," ujar Radinka.
Sesi paparan diakhiri oleh COO Cakap Cecilia Ong yang menyatakan komitmennya dalam menyediakan tenaga pengajar yang sesuai kualifikasi sehingga tidak hanya menjelaskan paparan teori tapi juga praktik yang relevan.
"Cakap berkomitmen untuk menyiapkan kualifikasi dan pendidikan yang sesuai bagi para tenaga pengajar dalam bidang keuangan. Melalui workshop ini, kami berharap dapat meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya manajemen keuangan yang baik," ujar Cecilia Ong.
Sebagai informasi, sesi workshop “Financial Planning: Strategi Bijak dalam Kelola Keuangan” dipandu oleh Financial & Investment Expert dari Cakap Dwitya Aribawa. Sepanjang workshop peserta juga berlatih langsung melalui studi kasus, role-play, dan praktik langsung pada lembar kerja yang telah disediakan.
Modul hasil kolaborasi bersama Women’s World Banking, “Kapabilitas Keuangan dan Digital”, yang diluncurkan Juni 2024 dapat diakses secara gratis oleh seluruh masyarakat Indonesia melalui linkhttps://kariermu.id/Keuangan.
Perencanaan Pajak Topang Kesuksesan Bisnis
Perencanaan pajak (tax planning) dinilai bisa menopang kesuksesan bisnis. Hal itu mencuat dalam workshop intensif GocekPajak.id. - Halaman all [445] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #perencanaan-pajak #tax-planning #kesuksesan-bisnis #gocekpajak-id #workshop #satuilmu #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 18/07/24 19:23
v/11210096/
JAKARTA, Investor.id – Perencanaan pajak (tax planning) dinilai bisa menopang kesuksesan bisnis. Hal itu mencuat dalam workshop intensif GocekPajak.id yang kembali memperkenalkan strategi dan praktik terbaik dalam tax planning kepada para pengusaha dan pemilik bisnis di Indonesia.
Dikurasi oleh Satuilmu, program ini bertujuan membantu peserta memahami secara mendalam strategi perencanaan pajak guna meningkatkan efisiensi pembayaran pajak dan menghindari masalah hukum yang dapat menghambat kelancaran bisnis mereka.
Dengan tagline "Makan Enak, Tidur Nyenyak, Bayar Pajak Efisien, Bisnis Lancar Tanpa Main Sembunyi-Sembunyian Lagi dengan Orang Pajak", GocekPajak.id menawarkan pendekatan yang jelas dan terstruktur dalam mengelola kewajiban perpajakan. Workshop perdana, yang sukses diselenggarakan di Jakarta pada 13 Juli 2024 akan memulai tur ke berbagai daerah strategis, seperti Bali, Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Makassar, dan lebih banyak lagi.
Peserta dari batch pertama menyambut hangat materi yang diajarkan di workshop ini. Dipimpin oleh Maychelie Vincent Liyanto, tax planner yang berpengalaman dan juga seorang konten kreator pajak dengan akun @vincentliyanto , workshop ini mengupas tuntas berbagai aspek penting dalam perencanaan pajak. Peserta tidak hanya belajar tentang teknik-teknik legal untuk mengurangi beban pajak, tetapi juga bagaimana mengidentifikasi peluang yang dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengoptimalkan manajemen pajak mereka.
Maychelie Vincent Liyanto menuturkan, manfaat yang diperoleh dari workshop ini sangat signifikan bagi para pengusaha. Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan yang lebih mendalam tentang bagaimana mengelola pajak dengan benar, tetapi juga mampu mengidentifikasi potensi risiko dan peluang yang dapat mempengaruhi kesehatan keuangan bisnis mereka.
Dengan demikian, kata dia, mereka dapat mengambil langkah-langkah preventif atau proaktif untuk mengoptimalkan struktur perpajakan mereka, mengurangi potensi denda, dan memastikan kelancaran operasional jangka panjang.
"Kami fokus untuk memberikan peserta pemahaman yang komprehensif tentang manfaat dari tax planning yang tepat. Ini bukan hanya tentang memotong biaya, tetapi juga tentang memastikan bahwa setiap rupiah yang dibayarkan sebagai pajak memberikan nilai tambah yang optimal bagi bisnis mereka,” ujar dia dalam siaran pers, Kamis (18/7/2024).
Dengan pendekatan yang transparan dan pendalaman materi, dia menegaskan, GocekPajak.id diharapkan dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi ekosistem bisnis di Indonesia.
Rencana tur workshop ini, kata dia, menunjukkan komitmen GocekPajak.id untuk mendekatkan layanan dan pengetahuan perpajakan kepada lebih banyak pemilik bisnis di seluruh Indonesia. Informasi lebih lanjut tentang jadwal tur dan registrasi dapat ditemukan di Instagram @gocekpajak.id
Salah satu peserta, yang merupakan pemilik usaha kecil menengah mengungkapkan, workshop GocekPajak.id benar-benar memberikan pandangan baru tentang bagaimana mengelola pajak dengan lebih efisien.
“Saya sekarang lebih percaya diri dalam membuat keputusan strategis terkait keuangan perusahaan saya, karena saya memahami lebih dalam dampak pajak terhadap profitabilitas," kata dia.
Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Hutama Karya Gandeng Komisi Informasi Pusat RI Gelar Workshop PPID
Hutama Karya bersama Komisi Informasi Pusat RI menggelar kegiatan Workshop Keterbukaan Informasi Publik kepada seluruh Perangkat Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). [466] url asal
(Kumparan.com - News) 11/07/24 18:50
v/10448144/
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan mandat penugasan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan pembangunan infrastruktur, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) berkomitmen mengoptimalkan implementasi Keterbukaan Informasi Publik dalam upaya penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good-Corporate-Governance (GCG) secara berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyelenggaraan kegiatan Workshop Keterbukaan Informasi Publik kepada seluruh Perangkat Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Hutama Karya bersama Komisi Informasi Pusat RI, pada hari ini, Kamis (11/07), di Jakarta.
Mengangkat tema “Mewujudkan Pembangunan Infrastruktur yang Transparan”, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Komisi Informasi RI, Arya Sandhiyudha; Komisioner Komisi Informasi Pusat RI Bidang Advokasi, Sosialisasi, dan Edukasi, Samrotunnajah Ismail; Direktur Human Capital & Legal (DHCL) Hutama Karya, Muhammad Fauzan; serta Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan dan Atasan PPID Hutama Karya, Adjib Al Hakim.
Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat RI Arya Sandhiyudha menyampaikan bahwa keterbukaan informasi merupakan hak bagi seluruh anak bangsa.
“Hal ini ditekankan pada Undang-Undang (UU) No. 14 Tahun 2008 bahwa informasi itu adalah hak bagi human rights atau dalam Sustainable Development Goals (SDGs) termasuk dalam hak universal,” ujar Arya.
Dibuka dengan Laporan mengenai Implementasi Layanan Informasi Publik di Perusahaan, EVP Sekretaris Perusahaan dan Atasan PPID Hutama Karya Adjib Al Hakim menjelaskan kinerja dan strategi layanan informasi publik di lingkungan perusahaan, yang berhasil membawa perusahaan mempertahankan predikat “Informatif” dari Komisi Informasi Pusat dari tahun 2022 hingga 2023.
“Penguatan layanan informasi publik terus menjadi fokus perusahaan yang menitikberatkan pada 3 aspek yakni layanan, kualitas informasi, dan peningkatan sumber daya. Alhamdulillah, hingga Semester I Tahun 2024, lebih dari 50% rencana action telah berjalan semua dan masih sesuai target,” ujar Adjib.
Kegiatan yang disambut antusias oleh 40 perangkat PPID HK Group ini juga mendapatkan perhatian penuh dari DHCL Hutama Karya Muhammad Fauzan. Ia menyebutkan, manajemen sangat mendukung penuh implementasi Keterbukaan Informasi Publik dan mengapresiasi pendampingan aktif yang diberikan oleh Komisi Informasi Pusat RI.
“Transparansi informasi bukan hanya sekedar kewajiban, tetapi juga merupakan salah satu pilar penting, utamanya dalam pembangunan infrastruktur yang kami lakukan, karena saat ini Hutama Karya sedang mengemban mandat pemerintah untuk membangun dan mengoperasikan Jalan Tol Trans Sumatera. Melalui hal ini, kita dapat membangun kepercayaan publik dan menciptakan hubungan yang lebih baik dengan seluruh pemangku kepentingan,” jelas Fauzan.
Selanjutnya, kegiatan ini dilanjutkan dengan sosialisasi dan edukasi terkait Standar Layanan Informasi Publik oleh Komisioner Komisi Informasi Pusat RI Bidang Advokasi, Sosialisasi, dan Edukasi Samrotunnajah Ismail.
“Sebagai badan publik yang informatif, ini merupakan refreshment bagi PPID Hutama Karya untuk dapat mempertahankan predikatnya, bahkan meningkatkan lagi layanan informasi publik yang telah dilakukan,” jelas Samrotunnajah Ismail.
Terakhir, untuk memperdalam pengetahuan PPID Hutama Karya, kegiatan ini ditutup dengan penjelasan dan simulasi klasterisasi terhadap Daftar Informasi Publik (DIP) dan Daftar Informasi Dikecualikan (DIK) yang dikemas secara seru dan menarik oleh Tim Teknis Keterbukaan Informasi Publik.
Artikel ini dibuat oleh kumparan Studio