Koalisi Prabowo Diprediksi Pecah di Banten, Jakarta, dan Jabar, Bisa Bersatu jika Ada Trah Jokowi

Koalisi Prabowo Diprediksi Pecah di Banten, Jakarta, dan Jabar, Bisa Bersatu jika Ada Trah Jokowi

Partai pendukung Prabowo yang tergabung dalam KIM diprediksi terpecah di Pilkada Banten, Jakarta, dan Jabar. Hanya trah Jokowi yang bisa menyatukan. Halaman all

(Kompas.com) 24/07/24 18:06 11949539

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga memprediksi partai pendukung Prabowo Subianto yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) bakal terpecah di Pilkada Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat (Jabar).

Di Banten, Golkar bersikukuh mengusung kadernya, Airin Rachmi Diany. Sedangkan Gerindra, PAN, dan Demokrat memutuskan mengusung Andra Soni-Dimyati Natakusumah.

"Koalisi Indonesia Maju (KIM) berpeluang tidak satu suara di Banten, Jakarta, dan Jabar. Di Banten, hampir pasti KIM tidak satu suara. Golkar mengusung kadernya sendiri, Airin. Sementara partai lainnya yang tergabung di KIM mengusung kader Gerindra," ujar Jamiluddin saat dimintai konfirmasi Kompas.com, Rabu (24/7/2024).

Menurut Jamiluddin, KIM bisa terbelah di Banten karena tidak ada trah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang maju.

Di Jakarta, kata dia, juga ada peluang KIM berbeda suara dalam mengusung calon.

Namun, kemungkinan itu hanya akan terjadi bila anak Jokowi, Kaesang Pangarep tidak maju di Jakarta.

"Jadi, KIM akan bersatu selama calonnya ada kaitan dengan Presiden Joko Widodo. KIM bahkan akan bersatu padu bila ada trah Jokowi yang maju di provinsi tersebut," jelasnya.

"Di Sumut misalnya, Bobby maju didukung penuh oleh KIM. Hal yang sama juga terjadi saat Gibran maju sebagai cawapres," sambung Jamiluddin.

Karena itu, Jamiluddin mengatakan, peluang KIM terbelah di Jakarta dan Jabar sangat besar bila tidak ada trah Jokowi yang maju.

Sebab, sesama partai di KIM pasti akan memaksakan calonnya untuk maju, lantaran tidak ada keluarga Jokowi di sana.

Dia turut menyoroti adanya kesan Golkar dan Gerindra yang saling bersaing untuk memajukan kadernya.

"Persaingan dua parpol ini menjadi penyebab terbelahnya dukungan KIM. Kasus Banten dapat dijadikan contoh. Jadi, kalau Kaesang maju di Jateng, ada kemungkinan KIM akan terbelah di Jakarta dan Jabar. Gerindra dan Golkar akan berupaya memaksakan kadernya," katanya.

Sebagai contoh, Partai Gerindra memaksakan Dedy Mulyadi maju di Jabar dan mendorong Ridwan Kamil ke Jakarta.

Di sisi lain, Golkar justru ingin Ridwan Kamil yang notabene merupakan kadernya maju di Jabar saja.

Majunya Ridwan Kamil di Jabar juga bukan tanpa alasan. Elektabilitasnya jauh lebih tinggi di Jabar ketimbang Jakarta.

"Jadi, trah Jokowi tampaknya menjadi perekat bersatunya KIM dalam mengusung calon. Tanpa trah Jokowi, KIM berpeluang besar terbelah," imbuh Jamiluddin.

#pilkada-jawa-barat #pilkada-banten #pilkada-jakarta #koalisi-prabowo #pilkada-2024 #koalisi-prabowo-gibran #koalisi-indonesia-maju

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/24/18062381/koalisi-prabowo-diprediksi-pecah-di-banten-jakarta-dan-jabar-bisa-bersatu