Gus Yahya Sindir Pansus Haji, Pimpinan Komisi VIII DPR: PBNU Jangan Kebakaran Jenggot

Gus Yahya Sindir Pansus Haji, Pimpinan Komisi VIII DPR: PBNU Jangan Kebakaran Jenggot

'Jangan kebakaran jenggot. Ini murni urusan Kementerian Agama. Bukan urusan PKB atau PBNU,' kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang Halaman all

(Kompas.com) 29/07/24 17:28 12544153

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi VIII DPRMarwan Dasopang menyatakan, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tidak perlu kebakaran jenggot dengan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Haji oleh DPR.

Marwan menegaskan, Pansus Haji dibentuk untuk mengevaluasi kinerja Kementerian Agama, tidak berkaitan dengan hubungan antara PBNU dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Enggak ada urusanya dengan PKB atau PBNU. Jangan kebakaran jenggot. Ini murni urusan Kementerian Agama. Bukan urusan PKB atau PBNU," kata Marwan keapada wartawan, Senin (29/7/2024).

Marwan menjelaskan, Pansus Haji 2024 dibentuk oleh DPR karena Kementerian Agama dianggap tidak memberikan data dan keterangan memadai terkait pelaksanaan haji kepada Komisi VIII DPR.

"Dalam rapat antara Komisi VIII dan Kemenag terjadi kebuntuan. Komisi VII tidak mendapatkan data dan keterangan yang memadai," tuturnya.

Menurut Marwan, ketertutupan Kemenag ini memicu Komisi VIII DPR bersepakat untuk membongkar data yang terkesan ditutup-tutupi oleh pemerintah.

Politikus PKB ini lantas mengungkap ada dugaan visa jemaah haji reguler tidak diberikan kepada jemaah yang sudah lama mengantre.

"Ketertutupan Kemenag, membuat Komisi VIII bersepakat membongkar data yang tertutup itu melalui Pansus Angket, terutama penggunaan visa hak jemaah haji reguler yang tidak diberikan kepada jemaah yang sudah antre berpuluh tahun," kata Marwan.

Oleh sebab itu, ia menegaskan bahwa tidak ada urusan pribadi yang melatarbelakangi pembentukan pansus.

"Tidak ada urusannya dengan pribadi-pribadi. Sekali lagi saya tegaskan ini murni pekerjaan," ujar Marwan.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf curiga Pansus Haji dibentuk karena ada masalah pribadi antara ia dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang juga menjabat sebagai wakil ketua DPR.

Menurut Yahya, Pansus Haji mengincar posisinya, tetapi melalui Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang merupakan adiknya.

"Soal pansus ya, Pansus Haji ya. Nah itu ini yang kemudian menimbulkan pertanyaan kepada kita Pansus Haji kemudian nyerang NU, jangan-jangan ini masalah pribadi ini jangan-jangan gitu loh," ujar Yahya dalam jumpa pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu (28/7/2024).

"Jangan-jangan gara-gara menterinya adik saya. Misalnya gitu. Itu kan masalah. Jangan-jangan karena dia sebetulnya yang diincar PBNU, Ketua Umum-nya, kebetulan saya, menterinya adik saya. Lalu diincar karena masalah-masalah alasan pribadi begini," kata dia.

#pkb #muhaimin-iskandar #pbnu #yahya-cholil-staquf #dpr #marwan-dasopang #pansus-haji-dpr

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/29/17283461/gus-yahya-sindir-pansus-haji-pimpinan-komisi-viii-dpr-pbnu-jangan-kebakaran