#30 tag 24jam
12 UUS Pilih Alihkan Portofolio, Bos Allianz Life Syariah Beri Tanggapan
Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia Achmad K. Permana memberikan tanggapan mengenai adanya 12 UUS yang memilih untuk mengalihkan portofolionya. [394] url asal
#allianz-life-syariah #allianz-syariah #uus-asuransi #spin-off-asuransi #asuransi-syariah #achmad-k-permana
(Bisnis.Com - Finansial) 23/09/24 19:25
v/15449314/
Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) tampaknya masih menimbang untuk menerima pengalihan portofolio Unit Usaha Syariah (UUS) dari perusahaan asuransi.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya mencatat ada 12 UUS yang memilih untuk mengalihkan portofolionya alih-alih mendirikan perusahaan baru. Sementara Allianz Syariah sendiri resmi lepas dari induknya pada November tahun lalu.
Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia Achmad K. Permana mengatakan perusahaan senantiasa mendukung kebijakan OJK yang bertujuan untuk terus meningkatkan penetrasi asuransi syariah di Indonesia.
Pihaknya juga terbuka pada peluang-peluang yang dapat mendorong perkembangan industri asuransi syariah di Indonesia.
“Meski demikian, kami juga tentunya harus memastikan bahwa peluang tersebut sejalan dengan strategi dan rencana jangka panjang yang telah disusun dengan matang,” kata Permana kepada Bisnis pada Senin (23/9/2024).
Permana mengatakan hal tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memproteksi lebih banyak masyarakat Indonesia melalui berbagai produk dan layanan berbasis syariah.
Untuk saat ini, lanjut Permana, Allianz Syariah berfokus untuk mengamati kebutuhan pasar asuransi syariah dan terus berinovasi untuk menghadirkan produk proteksi yang lebih lengkap.
Sampai dengan saat ini, lanjut dia, Allianz Syariah telah menghadirkan berbagai perlindungan asuransi, dimulai dari produk asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi yang didesain khusus sesuai kebutuhan nasabah mitra bank kami (bancassurance), asuransi mikro, hingga asuransi jiwa kredit kumpulan.
“Kumpulan variasi produk asuransi yang beragam ini juga disesuaikan dengan kalangan segmen yang berbeda-beda untuk memastikan bahwa produk asuransi dapat diterima oleh setiap orang,” ungkapnya.
Pada 2023 Allianz Syariah meluncurkan beberapa produk andalan, beberapa di antaranya yaitu AlliSya HANDAL, asuransi jiwa tradisional syariah, serta MyProtection Bijak II, dengan fitur wakaf yang melengkapi produk asuransi jiwa unit link berbasis syariah bagi nasabah Maybank Indonesia.
Terakhir, Permana mengatakan target Allianz Syariah adalah untuk terus meningkatkan pencapaian yang positif ke depannya, sejalan dengan strategi bisnis yang dimiliki perusahaan.
“Harapan ini tentunya disertai dengan upaya kami dalam melakukan edukasi untuk meningkatkan literasi dan asuransi syariah,” tandasnya.
Dikutip dari laporan keuangan Allianz Syariah per Agustus 2024, secara gabungan perusahaan mencatatkan aset sebanyak Rp3,99 triliun. Terdiri dari aset investasi sebanyak Rp2,7 triliun dan aset bukan investasi sebanyak Rp1,26 triliun. Liabilitas yang ditanggung mencapai Rp858 miliar, sementara ekuitas dana yang dimiliki yakni Rp2,58 triliun.
Tingkat kesehatan finansial dilihat dari Risk Based Capital (RBC) masih berada di atas ketentuan OJK 120% yakni 131,19% untuk dana tabarru dan dana tanahud, serta 2.115,15% untuk dana perusahaan.
DJSN Tegaskan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik sampai Akhir 2024
DJSN menegaskan iuran BPJS Kesehatan tidak akan naik sampai dengan akhir 2024. [434] url asal
#iuran-bpjs-kesehatan #iuran-bpjs-kesehatan-naik #iuran-bpjs-kesehatan-mandiri #iuran-bpjs-peserta-mandiri #besaran-iuran-bpjs #iuran-bpjs-2024
(Bisnis.Com - Finansial) 23/09/24 18:55
v/15449319/
Bisnis.com, JAKARTA — Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) menegaskan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak akan naik sampai dengan akhir 2024 meskipun kondisi Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan menunjukan indikasi yang kurang sehat.
Pada 2023, pendapatan iuran DJK mencapai senilai Rp151,69 triliun. Angka tersebut lebih kecil apabila dibandingkan dengan beban jaminan kesehatan yang mencapai Rp158,85 triliun.
Kondisi ini memburuk dibandingkan pada 2022, di mana pendapatan iuran senilai Rp144,04 triliun masih mampu menutup jumlah beban klaim mencapai Rp113,47 triliun.
Ketua Komisi Pengawasan Monitoring dan Evaluasi DJSN Muttaqien mengungkap sampai saat ini untuk iuran masih terus berproses perhitungan teknokratis bersama pemangku kepentingan terkait.
“Sampai akhir tahun 2024 iuran tidak akan mengalami perubahan, sama seperti sekarang ini,” kata Muttaqien kepada Bisnis pada Senin (23/9/2024).
Adapun untuk besaran iuran BPJS Kesehatan saat ini, bagi peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri kelas I iurannya Rp150.000, kelas II Rp100.000 dan kelas III Rp42.000 per orang per bulan dengan subsidi sebesar Rp7.000 per orang per bulan dari pemerintah, sehingga yang dibayarkan peserta kelas III hanya Rp35.000.
Untuk menjaga kondisi keuangan BPJS Kesehatan, Muttaqien menegaskan DJSN, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, Kementerian Kesehatan, serta BPJS Kesehatan sampai saat ini masih terus memonitoring perkembangan dari sisi pendapatan maupun pengeluaran DJS Kesehatan.
“Dari sisi pendapatan tentu diharapkan BPJS dapat melakukan pengumpulan iuran dan investasi lebih baik. Dari sisi pengeluaran diharapkan BPJS dapat melakukan secara optimal kendali mutu dan kendali biaya,” katanya.
Selain DJS, BPJS Kesehatan sebelumnya juga melaporkan penurunan aset sebesar 7,26% pada Juni 2024 dibandingkan periode yang sama pada 2023. Aset DJS pada Juni 2024 dibandingkan Juni 2023 juga mengalami penurunan sebesar 16,68%.
Hal tersebut disebabkan karena pencairan instrumen investasi setara kas yang digunakan untuk melakukan pembayaran biaya pelayanan kesehatan.
Di sisi lain, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti sebelumnya juga menyinggung soal iuran yang perlu dievaluasi. Terlebih dia mengakui bahwa BPJS Kesehatan tidak bisa hanya mengandalkan hasil investasi untuk menutup besaran klaim jaminan kesehatan yang ditanggung.
"Kami masih punya aset [dari] hasil investasi segala macam. Tapi memang sudah waktunya [iuran] tuk disesuaikan karena setiap dua tahun [memungkinkan dievaluasi]," kata Ghufron kepada Bisnis, dikutip Minggu (22/9/2024).
Sementara itu, iuran BPJS Kesehatan terakhir naik pada 1 Juli 2020 melalui Peraturan Presiden (Perpres) nomor 64 Tahun 2020.
Di sisi lain, kondisi klaim kesehatan semakin menantang ketika terjadi inflasi medis, di mana perkiraan dari Mercer Marsh Benefits (MMB) Health Trends 2024 inflasi medis di Indonesia masih akan berada di angka 13% pada 2024.
Ivan Sunandar Ditunjuk sebagai CEO Anyar Insurtech Fuse
Ivan Sunandar ditunjuk sebagai Chief Executive Officer (CEO) Perusahaan Insurtech Fuse baru. [301] url asal
#ivan-sunandar #ivan-sunandar-ceo-insurtech-fuse #ceo-insurtech-fuse #insurtech-fuse #ceo-fuse #asuransi
(Bisnis.Com - Finansial) 23/09/24 17:55
v/15445164/
Bisnis.com, JAKARTA— Perusahaan Insurtech Fuse mengumumkan penunjukan Ivan Sunandar sebagai Chief Executive Officer (CEO) baru. Dia sebelumnya menjabat sebagaiChief Operation Officer(CFO) Fuse.
Di bawah kepemimpinannya, Ivan Sunandar mengaku akan melanjutkan untuk terus mengembangkan platformmobileinovatif, Fuse, yang merevolusi cara agen asuransi menjual produk asuransi serta carae-commercemenyediakan asuransi mikro yang terjangkau.
“Saya merasa terhormat untuk mengambil peran yang lebih besar di momen penting bagi Fuse ini. Bersama dengan tim manajemen yang berdedikasi, kami akan terus menjalankan misi kami memanfaatkan teknologi mutakhir untuk mendemokratisasi akses asuransi bagi semua orang di Asia Tenggara,” ungkap Ivan dalam keterangan resminya pada Senin (23/9/2024).
Diketahui, Ivan Sunandar menggantikan Andy Yeung yang kini menjabat sebagai ketua dewan direksi untuk memimpin strategi dan arah bisnis perusahaan.
Andy mengungkap alasannya mundur dari manajemen operasional sehari-hari perusahaan karena masalah kesehatan. Dia pun yakin bahwa Ivan Sunandar mampu melanjutkan kepemimpinannya sebagai CEO yang baru.
“Sebagai partner dekat yang telah membangun Fuse bersama saya selama tujuh tahun terakhir, saya yakin Ivan akan memimpin Fuse untuk tumbuh lebih jauh dan merevolusi ekosistem asuransi di Asia Tenggara,” katanya.
Tidak hanya sampai disitu, Fuse juga menunjuk Vincent Chan sebagai non-executive director. Dia memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di bidangprivate equitydi Asia dan telah melakukan lebih dari 80 investasi di perusahaan pengembangan teknologi di Tiongkok, Taiwan, Korea, dan Asia Tenggara, dengan beberapa pencapaianexityang signifikan.
Saat ini, Vincent juga menjabat sebagaiNon-Executive Directorof the Securities and Futures Commission ofHong Kong, danExecutive Directordi HKVCPE Association (pernah menjabat sebagai ketua periode 2005-2006).
"Saya sangat antusias bergabung dengan Dewan Direksi Fuse karena perusahaan ini telah menunjukkan pertumbuhan luar biasa dengan memimpin transformasi ekosistem asuransi yang signifikan di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Fuse telah mencapai banyak inovasi, dan saya menantikan untuk menjadi bagian dari kesuksesan serta pengembangan lebih lanjut perusahaan ini,” kata Vincent.
Kredit UMKM Masih Lesu, Hanya Tumbuh 4,3% pada Agustus 2024
Penyaluran kredit UMKM Agustus 2024 tumbuh sebesar 4,3% YoY, melambat dari 5,1% pada Juli 2024. [428] url asal
#kredit-umkm #pertumbuhan-kredit-umkm #kredit-umkm-2024 #kredit-umkm-melambat #pertumbuhan-kredit-umkm-melambat #umkm
(Bisnis.Com - Finansial) 23/09/24 17:32
v/15445179/
Bisnis.com, JAKARTA – Kinerja penyaluran kredit perbankan kepada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih lesu hingga Agustus 2024.
Berdasarkan laporan Analisis Uang Beredar yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI), penyaluran kredit UMKM pada bulan kedelapan tahun ini tumbuh sebesar 4,3% secara tahunan (year-on-year/YoY), dengan total nilai sebesar Rp1.379,4 triliun.
Sebelumnya, pada Juli 2024, BI mencatat pertumbuhan penyaluran kredit UMKM sebesar 5,1% yoy dan total nilai Rp1.375,5 triliun.
“Penyaluran kredit kepada UMKM pada Agustus 2024 tumbuh sebesar 4,3% [yoy], setelah tumbuh sebesar 5,1% [yoy] pada bulan sebelumnya,” demikian bunyi laporan BI, Senin (23/9/2024).
Lebih lanjut, pertumbuhan kredit skala usaha kecil tercatat dengan persentase 4% yoy pada Agustus 2024, naik tipis dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 3,8% yoy. Total nilai kredit yang disalurkan perbankan kepada skala usaha itu mencapai Rp438,5 triliun.
Pada skala usaha menengah, pertumbuhan kredit menunjukkan pelambatan dengan persentase 2,3% yoy pada Agustus 2024, lebih kecil dibandingkan Juli 2024 dengan angka 3,1% yoy. Nilai kredit yang disalurkan pada Agustus 2024 menyentuh Rp305 triliun.
Sementara itu, skala usaha mikro menunjukkan pelambatan pertumbuhan kredit paling signifikan dengan persentase 5,6% yoy dan total nilai Rp635,9 triliun pada Juli 2024. Jumlah tersebut kian menyusut dibandingkan capaian Juli 2024 sebesar 7%.
Adapun, berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan kredit UMKM pada Agustus 2024 dipengaruhi oleh kredit investasi (12,6% yoy) dan kredit modal kerja (1,5% yoy).
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan terus menindaklanjuti penurunan kinerja kredit perbankan kepada segmen UMKM dalam beberapa waktu terakhir.
“Sedang dibahas bagaimana sama-sama kita semua support UMKM, supaya target kredit UMKM terus tercapai,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, Selasa (17/9/2024).
Namun demikian, Kiki, sapaan akrabnya, menggarisbawahi bahwa dorongan tersebut tidak dilakukan secara serta-merta. Dia menyiratkan bahwa perbankan dapat mengurangi risiko pemburukan kredit dengan menerapkan manajemen risiko.
Menurutnya, perbankan dan OJK memiliki fungsi masing-masing dalam mengerek kinerja UMKM. Bank dapat berkecimpung dalam analisis kredit dan hal-hal teknis, sementara OJK mendorong sisi pengembangan.
“Makanya kita melakukan business matching. Termasuk upaya kita mendorong bagaimana tingkat pembiayaan dari sektor perbankan, pegadaian, terus meningkat,” lanjutnya.
Kiki memaparkan, hal itu tecermin dalam eksistensi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang kini jumlahnya mencapai ratusan di seluruh penjuru Tanah Air. TPKAD disebutnya memperlancar kurasi pembiayaan UMKM dengan melibatkan pemerintah daerah terkait.
“Orang pemerintah daerah lebih paham, lebih kenal masyarakatnya. Mana yang bagus, mana yang enggak, dari situ kita temukan. Ini adalah salah satu upaya,” tandasnya.
4 Pilihan Investasi Jangka Pendek yang Populer dan Menguntungkan
Agar aktivitas investasi lebih lancar dan mampu meraih tujuan finansial, berikut 4 rekomendasi investasi untuk jangka pendek [691] url asal
#investasi #instrumen-investasi #deposito
(Bisnis.Com - Finansial) 23/09/24 17:02
v/15442139/
Bisnis.com, JAKARTA - Setiap orang pasti memiliki kebutuhan dan tujuan finansial berbeda yang ingin diraih dalam kurun waktu tertentu. Tentunya, tergantung dari hal tersebut, Anda perlu menyesuaikan instrumen investasi yang dipilih agar mampu mencapainya dengan optimal.
Sebagai contoh, jika Anda memiliki tujuan investasi jangka pendek, pahami jika bentuk dan rencana investasinya dirancang untuk memberi pengembalian stabil menjanjikan dalam waktu singkat. Biasanya, instrumen investasi yang dipilih memiliki tingkat risiko rendah dan memiliki peluang kenaikan nilai lebih terjamin.
Lalu, apa saja pilihan instrumen investasi yang cocok untuk jangka pendek? Agar aktivitas investasi lebih lancar dan mampu meraih tujuan finansial, berikut 4 rekomendasi investasi untuk jangka pendek.
1.Deposito
Deposito merupakan produk investasi dari perbankan yang memberikan tingkat kupon bunga tetap selama kurun waktu tertentu. Produk ini sering kali dipilih investor yang mengutamakan keamanan dan jaminan pertumbuhan nilai investasi seiring waktu. Selain itu, deposito juga mudah untuk diakses karena hampir tersedia di semua perbankan di Indonesia.
Bagi yang belum tahu, cara kerja deposito adalah investor menempatkan dana di sebuah bank maupun lembaga keuangan selama kurun waktu tertentu. Dari penempatan dana di deposito tersebut, investor akan mendapatkan bunga dengan nilai yang tetap. Untuk jangka pendek, deposito menawarkan tenor umumnya antara 1 bulan sampai 1 tahun.
Ketika jatuh tempo, dana yang telah disimpan oleh investor bisa ditarik beserta dengan keuntungan dari bunga yang didapatkannya. Tapi, jika penarikan dana deposito dilakukan sebelum waktu jatuh tempo, Anda akan dikenai dengan denda serta risiko tak memperoleh bunga.
Dengan cara kerjanya tersebut, instrumen investasi ini kerap dipilih oleh investor yang ingin menyimpan modal dengan risiko kecil serta mempunyai kebutuhan akses dana terbatas selama kurun waktu tertentu.
2.Surat Utang Berjangka Pendek
Selanjutnya ada surat utang berjangka pendek, yaitu instrumen finansial yang mewakili utang dan mempunyai waktu jatuh tempo singkat atau di bawah 1 tahun. Surat utang biasanya diterbitkan oleh pemerintah, korporasi, ataupun entitas lain agar bisa mendapatkan pendanaan. Penerbitan surat utang tersebut dilakukan dengan imbalan pembayaran kembali atas pokok pinjaman, sekaligus kupon bunga.
Beberapa jenis produk surat utang berjangka pendek yang biasa dipilih investor, antara lain:
- Sertifikat deposito
- T-Bills atauTreasury Bills
- Commercial Paper
- Surat Utang Korporasi
- CMBS atau Commercial Mortgage-Backed Security
- Surat Utang Perbankan
- ABCP atau Assets Backed Commercial Paper
- SUN atau Surat Utang Negara
Dibanding instrumen investasi lain, surat utang berjangka pendek tergolong memiliki likuiditas tinggi. Juga, tingkat risiko dari investasi ini terbilang rendah karena waktu jatuh temponya yang singkat.
Walaupun begitu, dengan tingkat risiko lebih kecil, imbal hasil yang diberikan umumnya cenderung rendah. Namun, untuk tujuan jangka pendek, jenis surat utang ini bisa menjadi pilihan sempurna karena relatif aman serta pencairannya mudah.
3.Reksa Dana Pasar Uang
Rekomendasi lainnya ada reksa dana pasar uang, yaitu jenis produk reksa dana yang secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek investor. Pada produk ini, mayoritas dana investasi akan dialokasikan pada instrumen pasar uang.
Reksa dana jenis ini ideal dipilih oleh investor yang mengutamakan keamanan investasi. Pasalnya, risiko investasi di produk tersebut terbilang rendah, tapi tetap mampu memberi potensi imbal hasil relatif lebih tinggi dari tabungan atau deposito bank. Yang terpenting, pelajari dulu prospektus reksa dana agar mampu memastikan keamanannya sebagai wadah berinvestasi jangka pendek.
4.Saham Dividen
Tak kalah menariknya, Anda juga bisa berinvestasi jangka pendek di saham dividen. Walaupun tergolong sebagai instrumen investasi jangka panjang karena risikonya yang tinggi, tapi ada strategi khusus yang dilakukan investor saham agar mampu memenuhi tujuan jangka pendeknya. Caranya dengan membeli saham dari perusahaan yang rutin membayarkan dividen pada pemegang sahamnya.
Penerapan strategi ini berfokus pada pendapatan reguler atas dividen untuk menjadi bagian pengembalian investasi. Membeli saham dividen bisa menjadi opsi bijak untuk investor yang ingin memperoleh imbal hasil tetap, khususnya yang menjadikan dividen sebagai sumber pendapatan pasif alternatifnya.
Untuk meminimalkan risiko merugi, pilih perusahaan yang mempunyai rekam pembayaran dividen konsisten dan stabil. Dengan begitu, potensi keuntungan dari strategi investasi di instrumen saham ini menjadi lebih terjamin dan jauh dari risiko.
Tepat Manajemen Risiko agar Tujuan Investasi Lancar Tercapai
Dengan durasi yang lebih singkat, investasi jangka pendek memerlukan manajemen risiko yang tepat agar mampu mencapai tujuan keuangan dengan lancar. Jika keliru mengambil keputusan dan memilih instrumen investasi berisiko tinggi, kemungkinan besar tujuan investasi jangka pendek akan berantakan. Karenanya, Anda bisa menjadikan rekomendasi instrumen investasi di atas agar rencana investasi jangka pendek bisa terwujud dengan optimal.
Cara Ampuh Agar Pinjaman Online Disetujui, Ini 3 Tipsnya!
Berkat kemajuan teknologi, kini hadir layanan pinjaman online atau pinjol yang bisa diakses oleh semua kalangan karena syarat yang jauh lebih simpel [708] url asal
#pinjaman-online #ojk #paylater
(Bisnis.Com - Finansial) 23/09/24 17:01
v/15442140/
Bisnis.com, JAKARTA - Dulu, banyak orang mengeluhkan pengajuan pinjaman perbankan yang terkesan sulit dan hanya bisa dijangkau oleh masyarakat tertentu saja. Tapi, berkat kemajuan teknologi, kini hadir layanan pinjaman online atau pinjol yang bisa diakses oleh semua kalangan karena syarat yang jauh lebih simpel dan tidak membutuhkan jaminan atau agunan.
Walaupun begitu, tetap saja ada prosedur dan syarat khusus yang harus dipenuhi dengan cermat agar pengajuan pinjaman online pasti disetujui. Jika ada satu saja ketentuan yang tidak dipenuhi oleh calon nasabah pinjaman online, besar kemungkinan pengajuan akan berujung pada penolakan.
Lantas, apa tips dan cara yang bisa dilakukan untuk menjamin pengajuan pinjaman online pasti diterima? Nah, sebagai solusi bagi Anda yang membutuhkan suntikan dana cepat dari pinjaman online, simak 3 rahasianya berikut ini.
1.Jaga Skor Kredit Terus Positif
Bagi yang pernah mengajukan pinjaman di perbankan, Anda pasti menyadari jika skor kredit positif merupakan syarat wajib yang harus dipenuhi oleh calon nasabah. Kenyataannya, hal ini juga berlaku pada pengajuan pinjaman online yang disediakan oleh financial technology atau fintech resmi dan legal di Indonesia.
Secara umum, skor kredit adalah penilaian terkait riwayat kredit maupun transaksi pinjaman yang pernah dilakukan nasabah sebelumnya. Pinjaman ini mencakup berbagai jenis kredit, seperti pembiayaan rumah, kredit kendaraan, paylater, dan sebagainya. Jika rutin membayar cicilan kredit tepat waktu, skor kredit yang Anda miliki pasti bagus.
Meskipun tidak seketat perbankan, tapi banyak layanan pinjaman online yang memudahkan pengajuan kredit yang dilakukan oleh calon nasabah dengan skor kredit terjaga. Pasalnya, skor kredit positif merupakan indikasi jika debitur bertanggung jawab dengan tanggungan finansial tersebut.
Sebaliknya, jika mempunyai skor kredit yang buruk, hal tersebut menandakan Anda kerap terlambat membayar tagihan utang atau bahkan pernah mengalami kredit macet maupun gagal bayar. Dalam kondisi ini, pihak penyedia pinjaman online akan lebih enggan untuk menyetujui pengajuan karena khawatir akan mengalami masalah yang sama.
Mengetahui hal tersebut, pastikan untuk senantiasa menjaga skor kredit agar selalu positif. Caranya dengan disiplin membayar cicilan pinjaman apa pun yang dimiliki tepat waktu dan tak pernah mengalami gagal bayar ataupun kredit macet.
2.Perhitungkan Kebutuhan dengan Cermat
Tips lainnya, sebelum mengajukan pinjaman online, perhitungkan dulu kebutuhan dan nominal dana yang akan dipinjam. Misalnya, untuk kebutuhan renovasi rumah, buat daftar bahan bangunan yang diperlukan serta perkiraan biaya tukang.
Lalu, dari nominal yang telah dihitung tersebut, gunakan simulasi pinjaman online untuk mengetahui besaran tagihan pinjaman yang harus dibayarkan setiap bulan nantinya. Tentunya, pastikan jika besaran tagihan pinjaman tersebut sesuai kemampuan bayar dan mampu dijangkau keuangan.
Idealnya, jangan pernah mengajukan pinjaman jika beban cicilannya di atas 30 persen gaji bulanan. Sebagai contoh, dengan gaji 5 juta per bulan, pastikan beban cicilan yang Anda tanggung di bawah 1,5 juta. Jika di atas nominal tersebut, risiko gagal bayar akan menjadi lebih tinggi dan membuat pengajuan pinjaman online lebih rentan ditolak.
Di samping itu, Anda juga sebaiknya hanya mengajukan pinjaman untuk tujuan yang jelas dan produktif. Selain renovasi rumah, alasan bijak pinjaman online boleh diajukan adalah untuk urusan kesehatan, pendidikan, maupun kebutuhan mendesak lainnya. Dengan mempunyai tujuan penggunaan yang jelas tersebut, pihak layanan pinjaman online juga akan lebih mungkin mengabulkan permohonan yang Anda ajukan.
3.Riset Dulu Ketentuan dan Syarat Pinjaman
Tak hanya menjaga skor kredit dan menghitung kebutuhan, tips rahasia lain yang membuat pengajuan pinjaman online lebih cepat diterima adalah memahami syarat dan ketentuannya. Perlu dipahami jika setiap layanan pinjaman online mempunyai persyaratan berbeda yang harus dipenuhi oleh calon nasabahnya.
Namun, secara umum, syarat pengajuan pinjaman online adalah sebagai berikut.
- Fotokopi KTP
- Fotokopi slip gaji atau bukti penghasilan
- Fotokopi NPWP
- Rekening perbankan
Syarat dokumen tersebut wajib dipenuhi agar pengajuan pinjaman online pasti diterima. Jika ada satu saja persyaratan yang tidak terpenuhi atau dokumen tidak dilampirkan, pengajuan pasti akan ditolak dan Anda harus melakukan prosesnya lagi dari awal.
Perlu digarisbawahi, mungkin tidak semua layanan kredit online membebankan persyaratan yang sama sehingga Anda perlu meriset dulu terkait hal ini. Dengan begitu, proses pengajuan bisa berjalan lebih lancar dan mampu memenuhi suntikan dana yang dibutuhkan dengan cepat.
Biar Aman dan Cepat, Hanya Ajukan Pinjaman Online di Layanan Resmi
Itulah 3 tips rahasia yang bisa memudahkan Anda mengajukan pinjaman uang online dan mendapatkan suntikan dana dengan cepat untuk memenuhi segala kebutuhan darurat. Terlepas dari penjelasan di atas, Anda wajib mengajukan pinjaman online di layanan yang resmi dan terdaftar OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Dengan begitu, risiko terjebak pinjol ilegal yang merugikan tidak sampai terjadi.
Solusi Terintegrasi Fitur Baru Livin’ Merchant
Bank Mandiri luncurkan fitur baru Livin' Merchant, termasuk POS Multi Outlet dan solusi F&B, untuk mempermudah UMKM dalam mengelola dan mengembangkan bisnis [886] url asal
#bank-mandiri #digitalisasi #livin-039-merchant #enhanced-point-of-sales-pos #aplikasi-bisnis
(Bisnis.Com - Finansial) 23/09/24 16:02
v/15440795/
Bisnis.com, JAKARTA - Bank Mandiri terus berkomitmen memberikan layanan finansial terintegrasi bagi nasabah dan mitra pelaku usaha melalui platform unggulannya, Livin' Merchant. Konsisten untuk menghadirkan inovasi, Bank Mandiri kembali memperkenalkan berbagai fitur terbaru yang dirancang untuk mempermudah pelaku usaha di seluruh Indonesia.
Selaras dengan upaya menjadi “The Most Preferred Apps for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) Merchant”, Livin' Merchant menghadirkan empat kapabilitas baru di tahun 2024 melalui Enhanced Point of Sales, F&B Solution, Payment Acceptance, dan Value Chain dengan berbagai fitur baru unggulan yang terintegrasi.
Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto menjelaskan, berbagai fitur baru unggulan ini menawarkan solusi digitalisasi yang komprehensif bagi para pelaku usaha atau merchant untuk mengelola usaha dalam satu aplikasi dan memberikan akses langsung ke distributor.
"Hanya dengan satu aplikasi, para pelaku usaha bisa dengan mudah mengelola semua aspek bisnisnya, sehingga meningkatkan efisiensi dan produktivitas," kata Aquarius Rudianto yang akrab disapa Aqua dalam keterangan persnya, Kamis (12/9).
Enhanced Point-of-Sales (POS) merupakan salah satu pembaruan utama yang dihadirkan Livin' Merchant. Salah satu fitur unggulannya adalah Multi Outlet yang memungkinkan para pemilik usaha untuk mengelola lebih dari satu cabang outlet dalam satu aplikasi, seperti menambahkan outlet, melakukan assign karyawan ke setiap outlet, menetapkan pajak dan biaya layanan, hingga memonitor laporan keuangan dari semua outlet.
Lebih lanjut, kata Aquarius, khusus merchant Badan Usaha Bank Mandiri dapat lebih mudah melakukan registrasi melalui fitur Company Onboarding dengan keuntungan berupa fasilitas POS bebas biaya langganan dan pencairan dana sebanyak tiga kali dalam sehari secara otomatis. Selain itu, fitur Bulk Upload & Tambah Varian memungkinkan merchant untuk mendaftarkan produk dalam jumlah besar serta membuat varian untuk masing-masing produk, sehingga memudahkan dalam pengelolaan inventaris dan produk.
Untuk mendukung para pelaku usaha pada sektor food and beverages (F&B), Livin' Merchant menghadirkan solusi baru yang dapat meningkatkan pengembangan usaha kuliner. Fitur-fitur seperti Metode Penyajian memudahkan merchant memberikan pilihan penyajian pesanan dengan sistem open maupun close bill, serta terdapat pilihan dine-in dan take away yang memudahkan pelanggan.
Tersedia juga fitur Kitchen Order Information untuk pencetakan struk pesanan dan checker bagi koki sehingga operasional outlet lebih efisien. Adapun fitur QR Table Order, pelanggan cukup melakukan scan QR yang tersedia di meja untuk melihat dan memesan menu. Selain itu fitur, F&B Kiosk memudahkan pelanggan untuk self-order melalui Kiosk yang ditempatkan di sejumlah area kuliner dengan pilihan merchant yang beragam.
Livin' Merchant juga memperluas opsi pembayaran praktis menggunakan kartu debit dan kartu kredit melalui Card Dongle. Pelanggan cukup memasukkan atau menempelkan kartu pada card dongle yang tersedia. Tak hanya itu, Livin' Merchant memberikan kemudahan bagi merchant untuk memesan barang dari aplikasi sesuai kebutuhan usaha melalui fitur Belanja ke Distributor, serta fitur Cek Pesanan untuk memonitor pembelian dan pengiriman barang dari aplikasi.
“Dengan solusi F&B yang terintegrasi, multi outlet management, opsi pembayaran fleksibel, dan akses langsung ke distributor, Livin' Merchant menjadi aplikasi yang paling diandalkan bagi para pelaku usaha untuk mengelola dan mengembangkan usaha mereka,” imbuh Aqua.
Sebagai tambahan informasi, sejak diluncurkan pada pertengahan tahun 2023 yang saat ini hampir genap satu tahun, per Agustus 2024 Livin’ Merchant telah digunakan oleh lebih dari dua juta pelaku usaha dengan frekuensi transaksi lebih dari 74 juta kali dan nilai transaksi lebih dari Rp8 triliun.
Untuk informasi detail mengenai fitur dan layanan Livin’ Merchant, dapat mengunjungi bmri.id/livinmerchant
Tentang Bank Mandiri
Bank Mandiri merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia dengan layanan finansial kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Hubungan Kelembagaan, Commercial, Micro & SME, Consumer Banking, Treasury dan International Banking.
Bank Mandiri pada saat ini bersinergi dengan beragam perusahaan anggota konglomerasi keuangan Mandiri Group untuk menyediakan bermacam produk dan jasa serta mendukung bisnis utamanya yaitu: Mandiri Sekuritas (jasa dan layanan pasar modal), Bank Syariah Indonesia (perbankan syariah), Bank Mandiri Taspen/Mantap (kredit UMKM), AXA-Mandiri Financial Services (asuransi jiwa), Mandiri Tunas Finance (jasa pembiayaan), Mandiri Utama Finance (jasa pembiayaan), Mandiri International Remittance (remitansi), Mandiri Europe (treasury & financial institution), Mandiri Capital Indonesia (pembiayaan modal ventura), dan Mitra Transaksi Indonesia (payment point online bank). Melalui kolaborasi ini, seluruh anggota konglomerasi keuangan Mandiri Group memiliki kinerja solid dan menjadi pemain utama di segmen bisnis masing-masing.
Dalam ekspansi bisnis, Bank Mandiri terus mengembangkan layanan dan produk perbankan digital yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan nasabah korporasi dan retail.
Kopra by Mandiri merupakan solusi digital bagi industri nasional yang menyatukan para korporasi sampai pelaku usaha kecil menengah dalam suatu ekosistem digital single access yang sangat mudah dan solutif seperti layanan Cash Management, Forex, Trade & Guarantee, Supply Chain Management, Virtual Account sampai solusi keuangan terintegrasi berbasis Application Programming Interface (API).
Sedangkan layanan digital retail meliputi aplikasi Livin’ by Mandiri, kartu prabayar Mandiri e-money, serta layanan informasi berbasis kecerdasan buatan Mandiri Intelligent Assistant (MITA) pada akun resmi WhatsApp Bank Mandiri di +62 811-84-14000.
Hingga Juni 2024, jaringan Bank Mandiri telah tersebar di seluruh Indonesia yang meliputi 139 Kantor Cabang (KC) dan 2.088 Kantor Cabang Pembantu (KCP). Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 12.837 unit ATM, CRM dan CSM yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus, 259.192 Electronic Data Capture (EDC) dan Livin’ Merchant by Mandiri serta jaringan e-banking yang meliputi Livin' by Mandiri, SMS Banking dan Call Center 14000.
Informasi detail tentang Bank Mandiri bisa diakses melalui www.bankmandiri.co.id
Semangat Menabung Masyarakat per Agustus 2024 Tumbuh Mini jadi 1%
Bank Indonesia mencatat tingkat tabungan atas nama per orangan pada Agustus 2024 hanya tumbuh 1%. [591] url asal
#bank #tabungan-di-bank #tingkat-pertumbuhan-tabungan-dan-giro-di-indonesia #tabungan-di-indonesia-2024
(Bisnis.Com - Finansial) 23/09/24 15:11
v/15439350/
Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mencatat tabungan nasabah perorangan hanya tumbuh 1% per Agustus 2024.
Berdasarkan laporan Analisis Uang Beredar, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) pada Agustus 2024 tercatat uang nasabah di bank baik berbentuk tabungan, giro, hingga deposito mencapai Rp8.364,7 triliun atau tumbuh 6,8% secara tahunan (yoy). Capaian ini lebih lambat dibanding bulan sebelumnya yang hanya tumbuh sebesar 7,7% yoy.
“Perkembangan DPK dipengaruhi oleh pertumbuhan DPK korporasi sebesar 13,4% yoy dari perorangan 1% yoy,” tulis BI dalam laporannya, Senin (23/9/2024).
Laju DPK korporasi pada Agustus tercatat mencapai 13,4%, susut dibanding bulan sebelumnya yaitu Juli 2024 yang tembus 14,7% yoy.
Adapun, DPK perorangan hanya tumbuh 1% pada Agustus 2024, angka ini turun dibandingkan bulan sebelumnya yaitu Juli 2024 yang mencapai 2,1%.
Berdasarkan jenis simpanananya, Pada Agustus 2024, giro tumbuh sebesar 8,4% yoy setelah bulan sebelumnya tumbuh sebesr 9,6% yoy. Semenyara itu, yabungan tumbuh sebesar 6,2% yoy, setelah tumbuh 6% yoy pada bulan sebelumnya. Simpanan berjangka tumbuh 6,2% yoy setelah tumbuh 7,6% yoy pada Juli 2024.
Perlambatan pertumbuhan DPK sendiri sebenarnya telah terlihat sejak awal tahun 2024. Pada Januari, pertumbuhan DPK sempat hanya menyentuh 5,8%, lalu susut menjadi 5,4% pada Februari 2024.
DPK sendiri sempat tumbuh pada bulan-bulan berikutnya, yakni 7,4% yoy pada Maret 2024, lalu 8,1% yoy pada April 2024, lalu bulan selanjutnya yakni Mei 2024 yang mencapai 8,5% dan Juni 2024 mencapai 8,2%.
Direktur Segara Research Institute Piter Abdullah mengatakan meski terjadi penurunan suku bunga acuan ke level 6% periode 17—18 September lalu, akan tetapi memang dampaknya belum terasa ke pengurang beban pinjaman masyarakat. Menurutnya, kondisi penurunan DPK ini lebih dipengaruhi oleh kebijakan moneter ketat.
“Walaupun Bank Indonesia menurunkan suku bunga, akan tetapi ini belum berdampak karena baru beberapa hari, sementara data [DPK] yang diambil itu yang lalu,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (23/9/2024).
Menurutnya, kondisi penurunan pertumbuhan DPK hingga uang beredar saat ini merupakan dampak dari kebijakan BI yang sangat ketat dicerminkan dengan suku bunga tinggi yang saat itu masih 6,25% dan kebijakan operasi moneter yang kontraktif.
Dengan demikian, dia menilai bank lebih memilih menempatkan dananya pada instrumen yang lebih aman pada khususnya SRBI, yang menawarkan suku bunga tinggi dengan tingkat risiko rendah.
“Sehingga, bagi bank menyalurkan kredit itu bukan sebuah pilihan yang menguntungkan, mereka lebih memilih untuk menempatkan dananya pada instrument yang bebas risiko di BI. Tingkat pertubuhan kredit menurun dan penciptaan uang alias money creation melambat,” imbuhnya.
Dia pun menjelaskan bahwa secara historis, pertumbuhan kredit selalu lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), dan hal ini bukanlah masalah.
Lebih lanjut, Piter menambahkan bahwa ketika terjadi perlambatan dalam penurunan kredit, secara otomatis hal tersebut akan berdampak pada penurunan DPK.
Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan likuiditas perbankan pada Agustus 2024 tetap memadai, tecermin dari rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) yang tinggi sebesar 25,37%.
“Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan pada Juli 2024 tergolong kuat yang tercatat tinggi sebesar 26,56%, sehingga mampu menyerap risiko dan mendukung pertumbuhan kredit,” katanya dalam konferensi pers hasil RDG BI, Rabu (18/9/2024).
Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) perbankan pada Juli 2024 terjaga rendah, sebesar 2,27% (bruto) dan 0,79% (neto).
Ketahanan permodalan dan likuiditas perbankan juga ditopang oleh kemampuan membayar dan profitabilitas korporasi yang terjaga, sebagaimana hasil stress test perbankan terkini.
Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan bersama KSSK dalam memitigasi berbagai risiko yang berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan.
Berbagai Metrik Kunci dalam Analisis Fundamental Kripto
Investasi di aset atau mata uang crypto semakin populer, apalagi setelah adanya pemberitaan halving Bitcoin pada bulan April 2024 lalu [868] url asal
#bitcoin #tokocrypto #aset-crypto
(Bisnis.Com - Finansial) 23/09/24 14:41
v/15438303/
Bisnis.com, JAKARTA - Investasi di aset atau mata uang crypto semakin populer, apalagi setelah adanya pemberitaan halving Bitcoin pada bulan April 2024 lalu. Namun dengan pilihan koin atau token yang beragam serta volatilitas yang tinggi, penting bagi investor untuk memiliki pemahaman yang mendalam sebelum membuat keputusan berinvestasi.
Salah satu metode yang dapat membantu Anda dalam menilai potensi suatu koin atau token adalah melalui analisis fundamental kripto. Berbeda dengan analisis teknikal yang berfokus pada pergerakan harga, analisis fundamental melihat berbagai aspek dasar yang mempengaruhi nilai jangka panjang dari suatu aset.
Bila Anda tertarik dan penasaran apa saja metrik kuncinya yang dapat membantu Anda menilai apakah suatu proyek kripto layak untuk diinvestasikan, mari kita bahas satu per satu!
1. Market Capitalization (Kapitalisasi Pasar)
Market capitalization atau kapitalisasi pasar adalah salah satu metrik yang paling sering digunakan dalam analisis fundamental kripto. Kapitalisasi pasar dihitung dengan mengalikan jumlah total koin yang beredar dengan harga saat ini dari koin tersebut.
● Kapitalisasi Pasar = Harga Koin × Jumlah Koin yang Beredar
Kapitalisasi pasar menunjukkan seberapa besar nilai pasar suatu koin atau token. Koin dengan kapitalisasi pasar yang besar cenderung lebih stabil dan memiliki likuiditas yang lebih tinggi dibandingkan koin dengan kapitalisasi pasar kecil. Namun, koin dengan kapitalisasi pasar kecil bisa menawarkan potensi pertumbuhan yang lebih besar, meski dengan risiko yang lebih tinggi.
2. Volume Transaksi
Volume transaksi menunjukkan seberapa banyak koin atau token yang diperdagangkan dalam periode tertentu, biasanya diukur dalam 24 jam terakhir. Metrik ini sangat penting karena memberi gambaran tentang likuiditas suatu aset kripto.
Jika volume transaksi tinggi, ini menandakan bahwa koin atau token tersebut memiliki minat yang kuat dari para trader dan investor, serta memudahkan Anda untuk menjual atau membeli aset tersebut tanpa terlalu mempengaruhi harga pasar. Sebaliknya, volume transaksi rendah bisa menandakan bahwa koin kurang diminati, dan berisiko mengalami fluktuasi harga yang lebih tajam.
3. On-Chain Activity
On-chain activity merujuk pada aktivitas yang terjadi langsung di dalam jaringan blockchain, seperti transaksi, staking, atau penggunaan aplikasi yang berjalan di atas blockchain tersebut. On-chain activity yang aktif biasanya menunjukkan bahwa jaringan blockchain tersebut digunakan secara luas dan koin atau tokennya memiliki fungsi nyata.
Beberapa aspek dari on-chain activity yang perlu Anda perhatikan termasuk:
- Jumlah transaksi harian
Jumlah transaksi yang terjadi dalam jaringan menunjukkan seberapa sering aset kripto tersebut digunakan.
- Jumlah alamat aktif
Alamat yang aktif mengirim atau menerima koin menunjukkan jumlah pengguna sebenarnya dari jaringan blockchain tersebut.
- Staking
Proses staking menunjukkan bahwa pengguna mengunci koin mereka untuk mendukung operasional jaringan, yang menandakan kepercayaan terhadap proyek tersebut.
4. Development Activity
Seberapa aktif tim pengembang dalam memperbarui dan meningkatkan proyek blockchain merupakan salah satu indikator penting dalam analisis fundamental. Aktivitas pengembangan dapat dilihat melalui platform open-source, di mana banyak proyek blockchain mempublikasikan kode mereka secara terbuka.
Aktivitas pengembangan yang konsisten dan signifikan menandakan bahwa tim di balik proyek tersebut berkomitmen untuk terus mengembangkan produk dan ekosistemnya. Sebaliknya, jika suatu proyek menunjukkan aktivitas pengembangan yang stagnan, ini bisa menjadi tanda peringatan bahwa proyek tersebut kurang inovatif atau bahkan ditinggalkan.
5. Tokenomics
Tokenomics adalah studi tentang aspek ekonomi dari suatu koin atau token, termasuk mekanisme distribusi, pasokan maksimum, dan model inflasi. Beberapa faktor yang harus Anda perhatikan dalam tokenomics adalah:
- Pasokan Maksimum
Jumlah total koin yang akan pernah ada. Beberapa koin memiliki pasokan maksimum yang terbatas, seperti Bitcoin, sementara yang lain tidak.
- Distribusi Token
Perhatikan bagaimana token didistribusikan. Jika sebagian besar token dipegang oleh segelintir individu atau institusi, ini dapat meningkatkan risiko sentralisasi dan manipulasi harga.
- Burn Mechanism
Beberapa proyek kripto memiliki mekanisme pembakaran koin untuk mengurangi pasokan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan nilai aset tersebut.
6. Adopsi dan Penggunaan
Metrik ini mengukur seberapa luas dan seberapa sering proyek kripto digunakan dalam aplikasi dunia nyata. Koin atau token yang memiliki kasus penggunaan jelas, seperti pembayaran, staking, atau integrasi dengan aplikasi DeFi (Decentralized Finance), cenderung lebih menarik bagi investor jangka panjang.
Tingkat adopsi yang tinggi juga menunjukkan bahwa proyek tersebut memiliki daya tarik yang kuat di pasar dan ekosistem yang aktif. Beberapa contoh penggunaan kripto yang nyata adalah:
- Stablecoin untuk pembayaran
Stablecoin seperti USDT digunakan sebagai alat pembayaran di berbagai platform perdagangan.
- DeFi
Beberapa koin digunakan untuk staking, peminjaman, atau pertukaran di platform DeFi.
7. Sentimen Pasar
Sentimen pasar kripto dapat dipantau melalui berbagai platform media sosial, forum, dan situs berita. Walaupun sentimen pasar lebih bersifat subjektif, metrik ini dapat memberi Anda gambaran tentang bagaimana komunitas kripto dan investor memandang suatu aset. Aset kripto dengan dukungan komunitas yang kuat cenderung memiliki potensi pertumbuhan yang lebih baik di masa depan.
Namun, perlu diperhatikan bahwa sentimen pasar bisa cepat berubah dan terkadang dipengaruhi oleh rumor atau spekulasi, sehingga Anda perlu mengkombinasikannya dengan metrik lain untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap.
Dalam menganalisis suatu aset kripto, penting untuk menggunakan berbagai metrik fundamental untuk menilai potensinya. Market capitalization, volume transaksi, on-chain activity, dan faktor lain yang telah dibahas di atas, dapat membantu Anda membuat keputusan investasi yang lebih cerdas.
Selain itu, dengan memperhatikan aktivitas pengembangan, tokenomics, serta tingkat adopsi dan penggunaan suatu proyek, Anda dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang nilai jangka panjang aset tersebut.
Jika Anda tertarik untuk membeli koin atau token crypto, Anda bisa melakukannya melalui Tokocrypto, platform perdagangan aset kripto terpercaya di Indonesia yang menyediakan berbagai macam koin dan token untuk diperdagangkan. Tapi, selalu ingat untuk melakukan riset dan analisa mendalam sebelum membeli sebuah koin atau token Crypto!
Tugu Insurance Boyong Penghargaan Asuransi Paling Efiesien di BIFA 2024
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) berhasil menyabet penghargaan prestisius sebagai ‘The Most Efficient Insurance’ [264] url asal
#bisnis-indonesia-financial-award-bifa #tugu-insurance #asuransi
(Bisnis.Com - Finansial) 23/09/24 14:15
v/15436940/
Bisnis.com, JAKARTA - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) berhasil menyabet penghargaan prestisius sebagai ‘The Most Efficient Insurance’ dalam kategori asuransi umum dengan aset lebih dari Rp3 triliun, di ajang tahunan Bisnis Indonesia Financial Award (BIFA) 2024.
Dalam kategori asuransi di BIFA 2024 terbagi menjadi dua yakni Best Performance Insurance atau perusahaan asuransi dengan performa terbaik dan Most Efficient Insurance atau perusahaan asuransi paling efisien. Tugu Insurance yang berhasil mencatatkan namanya dalam kategori Most Efficient Insurance, berhasil melewati berbagai seleksi ketat. Mulai dari tahap screening dengan menyeleksi nominee berdasarkan kriteria. Lalu, seleksi kuantitatif, di mana perusahaan yang lolos dari tahapan ini akan masuk ke tahap ketiga, yakni seleksi kualitatif.
Sudarlin selaku Direktur Teknik Tugu Insurance pun mengapresiasi penganugerahan tersebut. Dirinya mewakili manajemen mengungkapkan bahwa pencapaian ini tak lepas dari kontribusi seluruh insan Tugu Insurance dalam meraih kinerja yang cemerlang.
“Kami bangga karena setiap tahunnya Tugu Insurance masih tetap mempertahankan prestasinya sehingga kami masih dipercaya untuk menerima achievement ini. Terima kasih untuk Bisnis Indonesia karena masih menilai positif pencapaian yang kami lakukan dengan pencatatan kinerja yang unggul, terobosan inovasi yang kami miliki dan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian nasional”, jelas Sudarlin.
Diketahui, Tugu Insurance telah berhasil mencetak kinerja positif sepanjang tahun ini. Pada periode semester I 2024, perusahaan telah mencatatkan laba bersih konsolidasian (un-audited) sebesar Rp439 miliar. Pada Laporan Keuangan Konsolidasian Juni 2024 yang telah terbit, tercatat perolehan premi bruto sebesar Rp5,2 triliun atau naik 39,0 persen YoY.
Dengan pertumbuhan positif tersebut, Tugu Insurance optimis bahwa kinerja perusahaan di tahun 2024 ini akan lebih baik bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Kabar dari Bank Indonesia, Kekuatan Masyarakat Belanja (M2) Masih Naik
Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) pada Agustus 2024 naik tipis menjadi Rp8.973,7 triliun. [460] url asal
#bank-indonesia #uang-m1 #uang-m2
(Bisnis.Com - Finansial) 23/09/24 13:33
v/15436957/
Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian, atau uang beredar dalam arti luas (M2), tercatat sebesar Rp8.973,7 triliun pada Agustus 2024. Angka ini mengalami kenaikan tipis dari posisi Juli 2024 yang mencapai Rp8.970,8 triliun.
Asisten Gubernur BI, Kepala Departemen Komunikasi, Erwin Haryono, menjelaskan bahwa pertumbuhan M2 pada Agustus 2024 mencapai 7,3% secara tahunan (year on year/YoY), sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 7,6% YoY.
"Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 7,0% YoY, serta uang kuasi yang tumbuh 5,6%," ujar Erwin dalam keterangan resminya, Senin (23/9/2024).
M1, yang berkontribusi sebesar 55% terhadap total M2, mencapai Rp4.932,9 triliun pada Agustus 2024, tumbuh 7,0% YoY setelah mencatatkan pertumbuhan 6,3% pada Juli 2024. Komponen M1 meliputi uang kartal yang beredar di luar bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR), serta tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu.
Sementara itu, uang kuasi yang mencakup deposito berjangka, tabungan berjangka, dan instrumen keuangan lainnya tumbuh sebesar 5,6%. Pertumbuhan ini lebih lambat dibandingkan dengan uang beredar sempit (M1), yang mencerminkan stabilitas likuiditas dalam sistem keuangan Indonesia.
Sebagai konteks, M1 mencakup uang tunai yang beredar di masyarakat dan rekening giro, yang dianggap sebagai uang paling likuid. Sementara itu, M2 mencakup M1 ditambah instrumen lain seperti deposito berjangka, tabungan berjangka, dan rekening pasar uang.
M2 digunakan sebagai indikator likuiditas yang lebih luas dalam perekonomian dan dapat mempengaruhi inflasi serta pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan M2 yang stabil menunjukkan bahwa ekonomi memiliki cukup likuiditas untuk mendukung aktivitas bisnis dan konsumsi, sementara pertumbuhan M1 mencerminkan kecepatan peredaran uang tunai dalam ekonomi.
Secara keseluruhan, laporan ini mengindikasikan bahwa meskipun pertumbuhan M2 sedikit melambat, likuiditas perekonomian masih dalam kondisi stabil, didukung oleh pertumbuhan M1 dan uang kuasi.
Sementara uang kartal yang beredar di masyarakat pada Agustus 2024 senilai Rp954 triliun, atau tumbuh 12,1% YoY, setelah tumbuh 10,1% pada Juli 2024. Selanjutnya, giro rupiah tercatat Rp1.672,3 triliun, atau tumbuh sebesar 7,3% YoY, setelah tumbuh sebesar 6,4% pada bulan sebelumnya.
Kemudian tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu dengan pangsa 46,8% YoY terhadap M1, tercatat sebesar Rp2.306,2 triliun pada Agustus 2024, atau tumbuh 4,9%, setelah tumbuh sebesar 4,8% pada bulan sebelumnya.
Lebih lanjut, Erwin menambahkan bahwa perkembangan M2 pada Agustus 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.
Penyaluran kredit pada Agustus 2024 tumbuh sebesar 10,9% YoY atau lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 11,7%. Sementara tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat tumbuh sebesar 12,5% YoY atau lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada Juli 2024 sebesar 15,9%.
Sementara itu, aktiva luar negeri bersih terkontraksi sebesar 1,1% YoY, setelah terkontraksi sebesar 0,1% pada Juli 2024.
Bank Sumut Juara 3 di Ajang Frontliner Championship BPDSI 2024
Frontliner Championship BPDSI merupakan ajang tahunan yang diikuti oleh berbagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia. [319] url asal
(Bisnis.Com - Finansial) 23/09/24 12:39
v/15434332/
Bisnis.com, MEDAN - PT Bank Sumut menorehkan prestasi di ajang Frontliner Championship BPDSI (Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia) 2024 dengan menyabet juara 3 pada kategori Customer Service yang dipersembahkan oleh salah satu stafnya, Shally Nadya Revica.
Penghargaan tersebut diumumkan pada malam puncak Awarding Frontliner Championship BPDSI 2024 yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (20/9/2024).
Direktur Pemasaran Bank Sumut Hadi Sucipto mengapresiasi capaian timnya, khususnya para Frontliner Bank Sumut. Hadi mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bukti nyata komitmen dan dedikasi Frontliner Bank Sumut dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.
"Kami akan terus berinovasi dan menjaga standar serta meningkatkan kualitas pelayanan yang responsif, ramah, dan profesional,” kata Hadi dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Minggu (22/9/2024).
Frontliner Championship BPDSI merupakan ajang tahunan yang diikuti oleh berbagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia. Kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di industri perbankan.
Dikatakan Hadi, ada 17 BPD yang ikut dalam kompetisi tahun ini. Para peserta yang merupakan frontliner masing-masing BPD diuji dalam berbagai aspek, termasuk kemampuan komunikasi, pengetahuan produk, penyelesaian masalah, serta role play dalam memberikan pelayanan optimal kepada nasabah.
Capaian ini pun, lanjutnya, akan jadi pengingat bagi Bank Sumut untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan perbankan kepada masyarakat.
"Pencapaian ini diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh frontliner Bank Sumut dan perbankan lainnya di Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah di seluruh penjuru negeri," ujar Hadi.
Adapun pada malam penganugerahan kemarin Direktur Utama Bank Sumut Babay Parid Wazdi menegaskan bahwa Frontliner Championship bukan hanya ajang untuk mencari yang terbaik.
Babay mengatakan, kompetisi juga merupakan wadah untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan evaluasi diri guna meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh perbankan daerah.
Apalagi, lanjutnya, Frontliner adalah wajah dari perbankan yang memberi kesan pertama kepada nasabah.
“Oleh karena itu, kualitas pelayanan yang diberikan sangat menentukan kepercayaan dan loyalitas nasabah terhadap bank. Pelayanan yang baik adalah kunci sukses dalam membangun hubungan yang kuat dengan nasabah,” tuturnya. (K68)