#30 tag 24jam
Prediksi Bullish XRP: Bisa Seperti Lonjakan Besar Tahun 2017-2018
Analis popular prediksi XRP akan alami breakout bullish besar, mirip lonjakan 2017-2018. Komunitas kripto beri tanggapan beragam. [470] url asal
#harga-xrp #prediksi-xrp #ripple #xrp
(BlockChain-Media) 20/10/24 11:00
v/16737442/
Dalam beberapa hari terakhir, Koin Ripple XRP telah menjadi salah satu altcoin yang paling banyak dibicarakan di pasar kripto. Berdasarkan prediksi dari Javon Marks, seorang analis kripto yang popular, XRP tampaknya berada di ambang pergerakan bullish besar.
Menurut Marks, pola Relative Strength Index (RSI) yang telah terkonfirmasi mengindikasikan adanya potensi breakout bullish dari Pola Pennant yang telah terbentuk hampir selama 7 tahun.
Breakout ini diprediksi bisa menghasilkan pergerakan yang mirip dengan lonjakan dinamis XRP pada tahun 2017-2018.
“Pola RSI yang telah terkonfirmasi menunjukkan potensi breakout bullish dari pola Pennant yang terbentuk selama hampir tujuh tahun. Pergerakan bullish ini bisa serupa dengan reli XRP pada 2017-2018,” ujar Javon Marks dalam sebuah tweet.

Analisis optimis ini memicu berbagai tanggapan di platform X (sebelumnya Twitter). Beberapa pengguna mendukung prediksi bullish XRP dari Marks dan tetap optimis terhadap potensi XRP, sementara yang lain merasa skeptis.
Salah satu pengguna X yang mendukung pandangan optimis ini berkomentar bahwa XRP masih memiliki potensi besar di masa depan, terutama setelah melalui beberapa tantangan regulasi yang dihadapi Ripple.
Namun, ada juga suara yang lebih pesimis. Salah satu pengguna X yang menggunakan nama akun anonim bahkan menyatakan keyakinannya bahwa XRP akan kehilangan tempatnya di jajaran koin kripto papan atas.
Dia mengatakan bahwa Dogecoin, yang juga merupakan salah satu altcoin popular, kemungkinan besar akan melampaui XRP dalam kapitalisasi pasar selama siklus pasar kripto ini.
“Dogecoin akan melampaui XRP dalam kapitalisasi pasar secara permanen di siklus ini, dan saya juga yakin XRP tidak akan lagi menjadi salah satu dari 10 koin teratas. Jika Anda memiliki XRP, sebaiknya potong kerugian Anda dan cari aset yang lebih baik kinerjanya,” ujar salah satu pengguna X yang skeptis.
Sementara beberapa analis melihat XRP masih memiliki ruang untuk tumbuh, ada yang khawatir bahwa pasar mungkin telah bergerak terlalu jauh dari dominasi XRP.
Ripple dan Berita Terbaru Mengenai XRPSelain prediksi teknikal untuk XRP, Ripple sendiri telah membuat beberapa langkah strategis yang memperkuat kehadirannya di pasar kripto global.
Baru-baru ini, Ripple mengumumkan kemitraan baru dengan beberapa institusi keuangan besar, yang akan meningkatkan adopsi XRP sebagai solusi likuiditas untuk pembayaran lintas batas.
Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat proses transaksi dan menurunkan biaya pengiriman uang internasional.
Selain itu, Ripple juga terus menghadapi tantangan hukum dari SEC AS. Meskipun pengadilan sempat memberikan keputusan yang sebagian menguntungkan Ripple, ketidakpastian regulasi masih menjadi faktor utama yang dapat mempengaruhi pergerakan harga XRP di masa depan.
Namun, banyak investor yang optimis bahwa kemenangan penuh di pengadilan akan menjadi katalis besar untuk kenaikan harga XRP.
Dengan analisis teknikal yang menjanjikan dan langkah-langkah strategis Ripple di pasar global, XRP tampaknya berada di persimpangan penting dalam perjalanan kriptonya.
Apakah XRP akan kembali ke kejayaannya seperti di tahun 2017-2018, atau justru akan tergeser oleh altcoin lain seperti Dogecoin, ini masih menjadi topik perdebatan panas di kalangan investor kripto. [st]
Dogecoin Bullish dan Sedot Likuiditas dari Memecoin Lainnya
Dogecoin menyedot likuiditas dari ekosistem memecoin. Analis sebut DOGE bullish di semua timeframe, harga naik 27 persen. [309] url asal
(BlockChain-Media) 20/10/24 10:30
v/16737440/
Analis kripto popular, Bluntz, memberikan pandangannya tentang perkembangan terbaru yang terjadi di sekitar Dogecoin (DOGE). Menurutnya, DOGE saat ini sedang menyedot likuiditas dari seluruh ekosistem memecoin.
“DOGE terlihat sangat bullish di semua time frame. Koin ini pernah melakukan hal serupa di altseason sebelumnya, di mana DOGE melesat jauh sementara aset lain tidak bergerak,” ujar Bluntz dalam sebuah tweet.
Lonjakan Minat pada DogecoinSelain pandangan Bluntz, data terbaru juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam open interest (OI) Dogecoin. Seperti yang diberitakan sebelumnya, OI DOGE telah melonjak hingga lebih dari US$800 juta, yang mencerminkan meningkatnya minat para investor terhadap memecoin pertama di dunia ini.
Lonjakan open interest ini dapat menjadi indikator utama bahwa Dogecoin kembali mendapat perhatian besar dari pasar kripto. Pergerakan ini bukan hanya sekadar spekulasi singkat, tetapi juga didukung oleh sentimen positif dari berbagai analis.

Bluntz menambahkan bahwa fenomena ini mengingatkan pada masa altseason sebelumnya. Saat itu, Dogecoin mengalami lonjakan besar dan sering kali bergerak dengan sendirinya tanpa diikuti oleh pergerakan signifikan dari token lain.
Hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa investor saat ini kembali melihat DOGE sebagai salah satu aset yang dapat memberikan keuntungan besar dalam waktu singkat.
Kapitalisasi Pasar DOGE MelonjakPada saat penulisan ini, harga Dogecoin berada di kisaran US$0,1417, mengalami kenaikan 27,78 persen dalam tujuh hari terakhir. Kenaikan ini membuat kapitalisasi pasar Dogecoin melonjak melampaui angka US$20 miliar.
Pertumbuhan signifikan ini memperkuat posisi DOGE sebagai salah satu aset terkemuka di dunia kripto, meskipun tergolong dalam kategori memecoin.
Kondisi bullish Dogecoin terlihat mencolok, bahkan di tengah kondisi pasar yang cenderung stagnan untuk beberapa aset kripto lainnya. Hal ini kembali mengingatkan para investor bahwa DOGE memiliki pola pergerakan yang unik dan sering kali tidak terpengaruh oleh tren pasar secara keseluruhan.
Lonjakan harga dan volume perdagangan Dogecoin selama beberapa hari terakhir semakin menegaskan perannya sebagai koin yang mampu menarik minat para spekulator dan investor kripto. [st]
BlackRock Beli Bitcoin US$1 Miliar, Apa Dampaknya untuk BTC?
BlackRock tambah kepemilikan Bitcoin senilai US$1 miliar. Apakah ini pertanda kenaikan harga BTC? [550] url asal
(BlockChain-Media) 20/10/24 10:00
v/16734216/
Langkah terbaru yang diambil oleh BlackRock, perusahaan manajemen aset terbesar di dunia, mengejutkan banyak pihak. Di pekan ini, berdasarkan laporan Arkham, BlackRock telah beli lebih dari US$1 miliar Bitcoin (BTC), yang kini menambah total kepemilikan mereka menjadi lebih dari US$24 miliar.
Perubahan Sikap BlackRock Terhadap Bitcoin
Sikap BlackRock terhadap Bitcoin telah mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. CEO BlackRock, Larry Fink, yang dulunya skeptis terhadap Bitcoin, kini menggambarkan aset digital ini sebagai kelas aset tersendiri dan bahkan menyamakannya dengan komoditas seperti emas.
“Bitcoin kini tidak lagi sekadar aset spekulatif tetapi mulai menjadi bagian penting dari ekosistem keuangan global,” ungkap Fink.
Dalam konteks ini, aksi beli Bitcoin oleh BlackRock, yang mencapai 1,76 persen dari total pasokan Bitcoin di dunia, tidak bisa dipandang sebelah mata. Ini menandakan adanya peningkatan penerimaan BTC di kalangan investor institusional.
Selain itu, BlackRock juga memimpin dalam pengembangan produk Bitcoin Spot ETF, yang semakin memperluas akses investor terhadap kripton utama ini.
Peningkatan Investasi InstitusionalPembelian besar-besaran oleh BlackRock ini adalah bagian dari tren yang lebih besar di mana investor institusional semakin terlibat dalam pasar kripto.
Langkah ini sejalan dengan tren global di mana perusahaan seperti Fidelity dan Franklin Templeton juga meluncurkan produk Bitcoin Spot ETF mereka sendiri. Semakin banyaknya investasi institusional ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan stabilitas pasar kripto, khususnya Bitcoin.
Namun, dampak terbesar dari langkah ini mungkin adalah pada persepsi publik terhadap Bitcoin.
Ketika institusi besar seperti BlackRock secara terbuka berinvestasi dalam jumlah besar, ini memberi sinyal bahwa Bitcoin kini telah melampaui statusnya sebagai aset spekulatif dan menjadi instrumen keuangan yang layak untuk diinvestasikan oleh institusi besar.
Dampak Terhadap Harga BTCLangkah besar ini diprediksi akan memberikan dampak signifikan terhadap harga BTC. Seperti yang kita tahu, harga BTC sangat dipengaruhi oleh penawaran dan permintaan.
Ketika ada pembelian dalam jumlah besar, khususnya dari institusi besar seperti BlackRock, hal ini dapat mendorong kenaikan harga Bitcoin di pasar.
Dalam jangka pendek, pembelian ini telah menambah tekanan beli yang besar pada Bitcoin, yang umumnya, dapat memicu kenaikan harga lebih lanjut.
Ketika lebih banyak investor menyadari bahwa institusi besar mulai mengadopsi Bitcoin sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang mereka, ini dapat menarik lebih banyak minat dari investor ritel.
Akibatnya, permintaan terhadap Bitcoin dapat meningkat, sementara pasokan tetap terbatas, yang pada gilirannya akan mendorong harga Bitcoin ke level yang lebih tinggi.
Selain itu, peluncuran Bitcoin Spot ETF oleh BlackRock juga dapat menjadi pendorong harga di masa depan. Dengan ETF ini, investor dapat dengan mudah berinvestasi dalam Bitcoin tanpa harus langsung membeli dan menyimpan kripto tersebut.
Ini membuka pintu bagi lebih banyak investor institusional yang sebelumnya mungkin ragu untuk terlibat langsung dalam pasar kripto.
Pengaruh Jangka PanjangDalam jangka panjang, masuknya institusi besar seperti BlackRock ke pasar Bitcoin dapat membantu mengurangi volatilitas yang selama ini menjadi ciri khas aset kripto ini.
Meskipun harga Bitcoin masih bisa mengalami fluktuasi jangka pendek yang signifikan, dukungan dari institusi-institusi besar dapat memberikan stabilitas yang lebih besar dalam jangka panjang.
Di sisi lain, peningkatan investasi institusional juga dapat memicu regulasi yang lebih ketat di pasar kripto. Beberapa pihak mengkhawatirkan bahwa langkah ini bisa membuka pintu bagi intervensi lebih besar dari regulator, yang bisa mempengaruhi dinamika pasar Bitcoin.
Namun, dengan regulasi yang lebih jelas dan terstandarisasi, beberapa analis percaya bahwa ini justru bisa memperkuat posisi Bitcoin sebagai aset digital yang sah di mata investor global. [st]
Katalis Harga Bitcoin Sudah di Depan Mata
Bitcoin Spot ETF Option yang baru saja mendapatkan lampu hijau di AS, dapat ditafsirkan sebagai katalis harga Bitcoin berikutnya. [1,238] url asal
#bitcoin #bitcoin-spot-etf #btc #bursa-efek #bursa-kripto #crypto-exchange #derivatif #etf #option #sec
(BlockChain-Media) 19/10/24 22:11
v/16715975/
Spot Bitcoin ETF Option yang baru saja mendapatkan lampu hijau di AS, dapat ditafsirkan sebagai katalis harga Bitcoin berikutnya.
Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat (AS) baru saja memberikan lampu hijau kepada Bursa Efek New York (NYSE) dan CBOE untuk mulai me-listing dan memperdagangkan produk derivatif Spot Bitcoin ETF Option. Keputusan ini menjadi langkah signifikan dalam meningkatkan keberagaman instrumen investasi bernilai kripto besar itu, yang dapat diakses oleh investor dan trader, baik oleh individu maupun institusi di Negeri Paman Sam itu.
Untuk NYSE, SEC mengizinkan produk option terhadap ETF berikut ini: Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund, ARK21Shares Bitcoin ETF, Invesco Galaxy Bitcoin ETF, Franklin Bitcoin ETF, VanEck Bitcoin Trust, WisdomTree Bitcoin Fund, Grayscale Bitcoin Trust, Grayscale Bitcoin Mini Trust, Bitwise Bitcoin ETF, iShares Bitcoin Trust ETF, dan Valkyrie Bitcoin Fund.
Sedangkan untuk CBOE adalah: Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund, ARK21Shares Bitcoin ETF, Invesco Galaxy Bitcoin ETF, Franklin Bitcoin ETF, VanEck Bitcoin Trust, WisdomTree Bitcoin Fund, Grayscale Bitcoin Trust BTC, Bitwise Bitcoin ETF, iShares Bitcoin Trust ETF, dan Valkyrie Bitcoin Fund, menurut pengajuan yang diunggah pada Jumat (18/10/2024).

SEC menyetujui Spot Bitcoin ETF tersebut pada Januari 2024. Badan tersebut pertama kali menyetujui pencatatan produk option terhadap iShares Bitcoin Trust (IBIT) besutan BlackRock di bursa efek Nasdaq pada September 2024.
Spot Bitcoin ETF Option dapat ditafsirkan sebagai katalis harga Bitcoin yang sudah di depan mata. Terlebih-lebih, pasalnya, AS adalah pasar keuangan dan sekuritas terbesar di dunia, termasuk pasar ETF dan regulated, sehingga tingkat likuiditasnya sangat tinggi.
Namun demikian, tak sedikit di antara kita yang masih bingung apa sebenarnya Spot Bitcoin ETF Option itu. Artikel ini akan membahasnya secara lengkap namun sederhana.
Apa Itu Spot Bitcoin?Sebelum kita membahas perihal option bernilai ETF itu, kita kembali dulu kepada pemahaman inti dari Spot Bitcoin.
Spot Bitcoin merujuk pada aset BTC yang dibeli atau dijual secara langsung dengan harga saat itu di pasar. Transaksi ini diselesaikan segera, dan kepemilikan Bitcoin langsung berpindah tangan.
Analoginya, membeli Spot dapat diibaratkan seperti membeli sayuran segar di pasar. Anda pergi ke pasar, melihat harga sayuran yang Anda inginkan, dan membayar untuk membawanya pulang. Begitu transaksi selesai, sayuran tersebut langsung menjadi milik Anda. Ya, seperti istilahnya, on-the spot, Anda memperoleh barang itu secara langsung di tempat.
Misalkan seorang investor ingin membeli 1 Bitcoin dengan harga spot saat ini senilai US$65.000 di sebuah crypto exchanger alias bursa kripto. Investor tersebut melakukan pembelian langsung 1 Bitcoin menggunakan stablecoin USDT. Setelah transaksi selesai, Bitcoin tersebut langsung menjadi milik investor, dan mereka dapat menyimpannya di dompet digital pribadi, di luar dompet digital di bursa kripto. Hal yang sama kelak jika sang investor ingin menjualnya.
Di Indonesia, istilah spot diterjemahkan sebagai “fisik”, karena perdagangan komoditi dan barang sebelum ada fasilitas elektronik, dilakukan secara fisik di pasar secara langsung. Itulah sebabnya crypto exchange di Indonesia disebut Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dalam relasinya mereka sebagai anggota di bursa derivatif (pasar turunan) aset kripto CFX. Di Indonesia kripto dikategorikan sebagai aset komoditi atau cukup disebut dengan “aset kripto” saja.
Apa Itu Spot Bitcoin ETF?Jika Spot Bitcoin adalah pembelian BTC secara langsung, maka Spot Bitcoin Exchange-Traded Fund (ETF) adalah cara untuk membeli aset BTC secara tidak langsung, yang diwakili oleh perusahaan tertentu (penerbit ETF) dalam bentuk saham yang diperdagangkan di bursa efek.
ETF itu sendiri mirip seperti reksadana, yang memungkinkan investor untuk membeli sekumpulan aset dalam satu produk investasi. Di Indonesia, kita mengenalnya dengan istilah reksadana ETF. Namun, perbedaan utamanya adalah bahwa ETF diperdagangkan di bursa efek seperti saham, sehingga investor dapat membeli dan menjualnya sepanjang hari dengan harga yang bervariasi, sedangkan reksadana biasanya diperdagangkan hanya sekali sehari setelah pasar tutup dengan harga yang ditentukan pada saat itu.
Dengan kata lain, SpotBitcoin ETF adalah dana yang diperdagangkan di bursa yang melacak (tracking) harga Bitcoin di pasar spot secara langsung. Dengan membeli saham ETF ini, investor mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga Bitcoin tanpa harus membeli Bitcoin secara langsung.
Membeli saham Bitcoin Spot ETF dapat dianalogikan dengan membeli tiket konser. Anda tidak perlu memiliki band atau artis itu sendiri secara langsung. Tetapi dengan tiket, Anda mendapatkan akses untuk menikmati penampilan mereka. Sama halnya, dengan membeli saham ETF, Anda tidak memiliki Bitcoin secara langsung, tetapi Anda dapat menikmati keuntungan dari pergerakan harganya.
Misalkan sebuah Spot Bitcoin ETF diperdagangkan di bursa saham Nasdaq dengan simbol “IBIT.” Seorang investor membeli 10 saham dari ETF ini pada harga US$40 per saham. Jika harga Bitcoin naik menjadi US$60.000, maka nilai saham ETF juga kemungkinan besar akan meningkat. Dalam hal ini, underlying value dari ETF itu adalah pergerakan harga BTC di pasar spot.

Sementara itu, Spot Bitcoin ETF Option adalah kontrak perdagangan di pasar derivatif yang memberikan hak, tetapi bukan kewajiban, bagi pemegangnya untuk membeli atau menjual saham dari Spot Bitcoin ETF pada harga yang telah ditentukan dalam jangka waktu tertentu. Option ini memungkinkan investor untuk berspekulasi terhadap pergerakan harga ETF Bitcoin.
Membeli Spot Bitcoin ETF Option dapat diibaratkan dengan membeli voucher diskon untuk belanja. Misalnya, jika voucher memungkinkan Anda membeli barang seharga US$50, tetapi harga pasar saat ini adalah US$70, Anda akan mendapatkan keuntungan sebesar US$20 jika Anda menggunakan voucher tersebut.
Dalam konteks Spot Bitcoin ETF Option, jika Anda memiliki option untuk membeli ETF dengan harga yang lebih rendah daripada harga pasar, Anda bisa membeli ETF dengan harga strike price (harga spesifik) yang lebih rendah dan menjualnya di pasar dengan harga yang lebih tinggi, sehingga mendapatkan keuntungan dari selisih harga tersebut.
Contohnya lainnya begini, seorang investor membeli call option (berspekulasi harga Spot Bitcoin ETF akan meningkat) dengan strike price US$55 pada Spot Bitcoin ETF yang saat ini diperdagangkan di US$50. Jika harga ETF naik di atas US$55, investor dapat menggunakan option itu untuk “berhak” membeli saham ETF dengan harga lebih rendah, sehingga menghasilkan keuntungan saat menjualnya di pasar. Kebalikan dari call option adalah put option.
Option dan ETF, adalah dua dari beragam produk di pasar derivatif secara umum di dunia keuangan, lainnya adalah, Futures Contracts (kontrak berjangka), Swaps, Forwards Contracts, Exotic Options, Credit Derivatives, Exchange-Traded Notes (ETNs), Warrants, dan Contracts for Difference (CFDs). Masing-masing menawarkan kelebihan dan keunggulan masing-masing.
Pasar derivatif dikenal sebagai pasar dua arah, karena memberikan kesempatan kepada para pelaku pasar untuk mengambil posisi baik dalam kenaikan maupun penurunan harga aset yang mendasarinya.
Para spekulan juga menggunakan pasar derivatif untuk mengambil keuntungan dari pergerakan harga, baik dengan mengharapkan kenaikan atau penurunan. Ini memberikan likuiditas dan kesempatan bagi mereka untuk berpartisipasi dalam pasar tanpa harus memiliki aset fisiknya, terlebih-lebih memungkinkan penggunaan fitur leverage.
Harga Bitcoin (BTC) Bisa Segera Jadi US$100 Ribu, Ini Alasannya!
Katalis Harga Bitcoin, dengan Potensi SpekulasiPengenalan produk derivatif seperti Spot Bitcoin ETF Option ini dapat meningkatkan likuiditas pasar, memberikan lebih banyak pilihan bagi investor untuk berinvestasi dalam Bitcoin dan produk terkait. Selain itu, keberadaan produk yang menyasar “pemain besar” ini ini juga dapat meningkatkan volatilitas pasar, karena lebih banyak spekulasi dapat terjadi, dengan investor yang mencoba memanfaatkan fluktuasi harga.
Keputusan SEC untuk mengizinkan listing dan perdagangan Spot Bitcoin ETF Option membuka peluang baru, khususnya bagi investor di AS dan tidak tertutup kemungkinan investor global melalui broker besar di Negeri Paman Sam.
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang Spot Bitcoin, Spot Bitcoin ETF, dan Spot Bitcoin Option, investor dapat mengambil keputusan yang lebih cerdas dan memanfaatkan keberagaman instrumen investasi yang tersedia. Dengan katalis harga Bitcoin yang kini semakin dekat, investor diharapkan lebih siap untuk meraih potensi pertumbuhan yang ada. [ps]
Berita Memecoin Hari Ini: DOGE dan BOME Berada di Titik Penting
Pasar memecoin semakin memanas dengan kembalinya fokus ke DOGE dan BOME setelah rally GOAT, menunjukkan potensi kenaikan harga yang menarik. [372] url asal
#bome #doge #koin-meme #memecoin #memecoin-hari-ini
(BlockChain-Media) 19/10/24 15:17
v/16704253/
Setelah sebelumnya pasar memecoin ramai oleh rally GOAT, kini perhatian kembali beralih ke koin dengan konsep meme lainnya, seperti DOGE dan BOME. Kedua koin meme ini terlihat mengalami kenaikan yang konsisten dalam sepekan terakhir, dan harganya juga mulai mendekati titik resistance penting yang akan menentukan pergerakan harga selanjutnya.
PasarMemecoinHari Ini Semakin MemanasPasar memecoin hari ini terlihat semakin memanas, dengan beberapa koin meme menunjukkan pergerakan harga yang mengejutkan. Setelah beberapa hari sebelumnya didominasi oleh memecoin AI seperti GOAT, tren tersebut kini mulai memudar.
GOAT, yang sebelumnya mencatatkan lonjakan besar, hanya mengalami kenaikan sekitar 5 persen dalam 24 jam terakhir, menandakan perubahan tren dalam fokus investor.
Koin meme populer lainnya seperti DOGE dan BOME kini mulai mendapatkan momentumnya kembali, menarik minat besar dari trader dan investor setelah sebelumnya terfokus pada memecoin berbasis teknologi AI.

Hal ini menunjukkan bahwa para pelaku pasar kini tidak lagi terpaku hanya pada tren AI, tetapi mulai melirik potensi keuntungan dari koin meme lain yang sedang bangkit.
Dengan Bitcoin yang mulai menujukkan sentimen bullish, ini menjadi semakin menarik karena biasanya pergerakan pasar aset kripto dengan konsep tersebut cenderung mengikuti arah yang sama.
Memecoin DOGE DekatiResistance LevelKrusialBerita memecoin hari ini dibuka dengan pergerakan harga Dogecoin mulai menunjukkan pergerakan menuju resistance level krusial, setelah sebelumnya berhasil mencapai level penting di US$0,1. Tampaknya, bull run yang sempat terjadi bulan lalu berpotensi berlanjut dengan DOGE kini mendekati level US$0,15—yang dianggap sebagai resistance kunci untuk bullish breakout selanjutnya.
Analisa terkemuka pada platform Tradingview, basictradingtv, mengungkapkan bahwa rally DOGE akan segera dimulai dan mungkin akan mencapai ATH baru.
“Kami melihat terobosan segitiga, terobosan bullish dan retest dan akhirnya juga konfirmasi bullish pada timeframes yang lebih kecil. Semua pasar akan bergerak secara sinkron sempurna dan hanya masalah waktu sampai reli Dogecoin dan menciptakan rekor tertinggi baru,” ungkapnya.

Volume perdagangan BOME pun meningkat secara signifikan, menjadi salah satu indikator penting bahwa para trader dan investor mulai memusatkan perhatian mereka pada koin ini. Saat ini, volume perdagangan BOME telah mencapai US$350 juta, meningkat drastis dibandingkan beberapa hari sebelumnya.
Peningkatan volume ini memperkuat sentimen positif di pasar, menunjukkan bahwa BOME bisa menjadi salah satu koin yang mendapat perhatian besar di masa mendatang, terutama jika tren bullish terus berlanjut dan berhasil menembus resistance kunci. [dp]
Waspada! Kasus Penipuan Kripto Merajalela, Lansia Paling Terdampak
Kasus penipuan invesasi kripto semakin marak dan targetkanlansia, laporan kerugian mencapai miliaran dolar. [453] url asal
#cryptocurrency #kripto-scam #penipuan-investasi-kripto #penipuan-kripto
(BlockChain-Media) 19/10/24 13:06
v/16694246/
Laporan terbaru yang diungkapkan Komisi Perdagangan Federal AS menunjukkan bahwa kasus penipuan kripto semakin meningkat dengan lansia sebagai target utamanya.
Penipuan investasi kripto menyasar lansia melalui iklan dan pesan di media sosial, menyebabkan kerugian besar. Dengan meningkatnya teknologi dan tren digital, orang lanjut usia menjadi lebih rentan terhadap kripto scam.
Lansia Jadi Target Utama Penipuan KriptoLansia, terutama mereka yang berusia di atas 60 tahun, menjadi target utama para pelaku penipuan investasi kripto.
Menurut laporan dari Federal Trade Commission (FTC), korban lanjut usia mengalami peningkatan signifikan dalam kerugian yang dilaporkan terkait penipuan investasi kripto.

Pelaku tersebut juga menggunakan berbagai metode untuk menipu calon korbannya.
“Peluang investasi kripto palsu yang menargetkan orang melalui iklan, postingan, dan pesan di platform media sosial,” seperti yang terungkap dalam laporan FTC, Jumat (18/10/2024).
Klaim pada laporan tersebut juga didukung dengan data sebelumnya yang diungkapkan oleh FBI mengenai kripto scam. Terlihat bahwa korban berumur dari 60 tahun mengajukan sekitar 16.000 komplain dan perkiraan total kerugiaannya mencapai US$1,6 miliar.

Meskipun lebih sering menargetkan kelompok usia yang lebih muda, lansia tetap rentan terhadap skenario di mana mereka dibujuk untuk mengirim uang kepada penipu yang berpura-pura menjadi pasangan atau teman dekat melalu bursa ataupun ATM Bitcoin.
Skema tersebut menunjukkan bahwa lansia 10 persen lebih mungkin melaporkan kerugian dari modus ini. Penipu memanfaatkan kepercayaan yang mereka bangun secara perlahan untuk memikat korban berinvestasi dalam skema cryptocurrency palsu.
Kerugian Finansial dan Dampak Jangka PanjangPenipuan kripto telah menyebabkan kerugian finansial yang tentunya sangat besar bagi lansia. Menurut FTC, meskipun orang lanjut usia cenderung melaporkan lebih sedikit kasus penipuan dibandingkan kelompok usia yang lebih muda, padahal kerugian yang mereka alami lebih besar.
“Bagi orang berusia 80 tahun ke atas, median kerugian individu yang dilaporkan adalah US$1.450, jauh lebih tinggi daripada kelompok usia lainnya,” sebagaimana dicatat dalam laporan FTC.
Selain kerugian finansial, dampak psikologis dari penipuan ini juga tidak dapat diabaikan. Banyak orang lanjut usia yang kehilangan seluruh tabungan hidup mereka, yang berdampak pada kesehatan mental dan emosional mereka. Mereka sering merasa malu atau ragu untuk melaporkan kasus kripto scam ini, yang pada akhirnya semakin memperparah masalah.
Pentingnya Upaya Pencegahan dan EdukasiUntuk melawan peningkatan penipuan kripto, FTC dan berbagai organisasi konsumen terus melakukan kampanye edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orang lanjut usia tentang ancaman ini.
Program seperti “Pass It On” dirancang untuk menguransi kasus penipuan kripto dan menyediakan materi edukasi untuk membantu lansia mengenali serta menghindari penipuan yang melibatkan cryptocurrency dan skema investasi lainnya.
Peningkatan kerugian akibat penipuan kripto menunjukkan pentingnya perlindungan terhadap lansia dalam era digital ini. Dengan semakin berkembangnya teknologi, orang lanjut usia perlu diberi pemahaman yang lebih mendalam tentang risiko yang ada, sehingga mereka tidak menjadi korban dari skema penipuan investasi kripto yang semakin canggih. [dp]
Rebranding "World" Gagal Dongkrak Harga, Worldcoin Justru Melemah
Rebranding Worldcoin menjadi World Network membawa berbagai inovasi baru pada ekosistemnya, tetapi hal itu malah membuat harganya melemah. [203] url asal
#wld #world-chain #world-coin #world-network
(BlockChain-Media) 19/10/24 11:30
v/16691686/
Pada acara “New World” di San Francisco, Alex Blania dan Sam Altman selaku pendiri Worldcoin telah mengumumkan perubahan besar dengan melakukan rebranding Worldcoin menjadi World Network atau World.
“Worldcoin sebagai nama sudah tidak relevan lagi, mulai hari ini apa yang sebelumnya disebut Worldcoin akan hanya disebut World,” ujar mereka dalam video tersebut, Jumat (17/10/2024).
Pergantian nama ini merupakan langkah penting dalam upaya memperluas cakupan proyek yang telah berjalan selama lima tahun.
Meskipun demikian, tampaknya pasar kripto tidak sepenuhnya merespons positif rebranding tersebut, dan hal tersebut dapat dilihat harga Worldcoin (WLD) yang mengalami penurunan tajam sesudahnya.
RebrandingWorldcoin Menjadi “World”Proyek yang sebelumnya dikenal sebagai Worldcoin atau WLD memutuskan untuk melakukan rebranding menjadi World Network. Pergantian nama ini didasarkan pada misi baru yang lebih besar untuk menciptakan infrastruktur digital berbasis bukti verifikasi manusia melalui teknologi World ID.

Penurunan harga ini menjadi sorotan di kalangan komunitas kripto. Meskipun volatilitas pasar kripto adalah hal yang biasa, rebranding Worldcoin yang bertujuan untuk tujuan lebih baik seharusnya membawa optimisme terhadap harganya, tetapi kenyataannya berbanding terbalik.
Walaupun begitu, komunitas masih tetap optimis bahwa dampak jangka panjang dari pembaruan teknologi dan basis pengguna yang semakin berkembang akan mengatasi tantangan ini dan membawa manfaat bagi pengguna dalam jangka panjang. [dp]
MEW Naik 34 Persen dalam 7 Hari, Token Meme Solana Jadi Sorotan
Nilai open interest dan harga MEW naik tajam, menarik minat trader kripto di Binance, OKX, dan Bitget. Kapitalisasi pasar tembus US$800 juta. [298] url asal
#cat-in-the-dogs-world #memecoin #mew #token-meme-solana
(BlockChain-Media) 19/10/24 11:30
v/16691689/
Berdasarkan data dari CoinGlass, nilai open interest untuk token meme berbasis Solana, Cat in the Dogs World (MEW), mengalami kenaikan signifikan sejak awal September hingga pertengahan Oktober 2024.

Dalam 24 jam terakhir, nilai open interest MEW mengalami lonjakan sebesar 11,31 persen, yang menjadi salah satu indikator kuat bahwa token ini semakin menarik perhatian trader.
Selain itu, rasio long/short untuk pair perdagangan MEW/USDT di Binance menunjukkan angka 1,2904, menandakan adanya dominasi posisi long dari para trader di platform bursa kripto tersebut.
Volume Perdagangan MEW di Berbagai PlatformTidak hanya itu, token meme itu juga menunjukkan volume perdagangan yang signifikan di beberapa bursa utama. Binance mencatatkan volume perdagangan MEW sebesar US$408,69 juta, sementara di OKX volume perdagangan mencapai US$246,13 juta.
Bitget juga berkontribusi dengan volume perdagangan sebesar US$196,77 juta. Data ini menegaskan bahwa token Cat in the Dogs World tengah menjadi sorotan para trader di berbagai bursa, terutama dalam beberapa pekan terakhir.
Kenaikan Harga Seiring Tren Open InterestTren kenaikan nilai open interest ini berjalan seiring dengan kenaikan harga MEW yang tercatat sejak awal bulan Oktober. Pada saat penulisan, harga MEW berada di kisaran US$0,009118, naik 9,31 persen dalam 24 jam terakhir.
Bahkan, dalam sepekan terakhir, token ini mencatatkan kenaikan hingga 34,82 persen. Performa luar biasa ini berhasil membawa kapitalisasi pasar token ini melampaui angka US$800 juta, menjadikannya salah satu token meme yang patut diperhatikan di pasar.
POPCAT: Token Meme Lain yang MengikutiSelain MEW, token meme bertema kucing lainnya, POPCAT, juga turut menunjukkan performa yang positif meskipun tidak sekuat MEW.
Pada saat ini, POPCAT diperdagangkan di kisaran US$1,37, dengan kenaikan sebesar 2,21 persen dalam 24 jam terakhir. Namun, kapitalisasi pasar POPCAT masih lebih besar dibandingkan MEW, berada di kisaran US$1,34 miliar. [st]
Chainlink Bawa SuperRare ke Level Selanjutnya di Dunia NFT
Chainlink CCIP memungkinkan transfer token RARE lebih aman di Ethereum dan Base, mengurangi biaya transaksi di jaringan NFT. [603] url asal
#chainlink #nft #superrare #token-rare
(BlockChain-Media) 19/10/24 11:00
v/16691693/
Platform terkemuka untuk aset digital dan seni NFT, SuperRare, telah mengambil langkah penting dengan mengintegrasikanCross-Chain Interoperability Protocol (CCIP) Chainlink ke dalam token RARE mereka.
Integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam melakukan transfer token antar jaringan blockchain, terutama di Ethereum dan Base, sebuah jaringan layer-2 yang beroperasi di atas ekosistem Ethereum.
Memperluas Jangkauan dengan Teknologi Cross-ChainIntegrasi CCIP Chainlink membawa dampak signifikan bagi kemampuan token RARE. Dengan adanya protokol ini, SuperRare kini dapat memastikan bahwa transfer token dilakukan dengan aman di berbagai jaringan blockchain.
Teknologi ini memungkinkan transfer token lintas jaringan tanpa mengorbankan desentralisasi dan keamanan.

CCIP memberikan kemampuan untuk mengunci dan mencetak (minting) token di satu jaringan, kemudian membakarnya (burning) di jaringan lainnya, yang membantu mengatasi tantangan interoperabilitas yang sebelumnya menghambat adopsi token lintas jaringan.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, SuperRare berfokus pada penggunaan Base, jaringan layer-2 yang menawarkan biaya transaksi yang jauh lebih rendah dibandingkan Ethereum.
“Integrasi ini tidak hanya memperluas kemampuan token RARE, tetapi juga memberikan solusi bagi pengguna untuk menikmati biaya transaksi yang lebih rendah di Base,” ujar seorang juru bicara SuperRare.
Manfaat Penggunaan Base dalam Dunia NFTSalah satu alasan utama mengapa SuperRare memilih Base sebagai jaringan yang pertama kali diintegrasikan adalah karena popularitasnya di kalangan pengguna dan seniman NFT.
Base memiliki hubungan erat dengan ekosistem Optimism dan menawarkan koneksi langsung ke jaringan Ethereum. Hal ini memungkinkan SuperRare untuk tetap terhubung dengan Ethereum sambil memanfaatkan efisiensi layer-2.
Dengan biaya transaksi yang berkurang hingga 50-100 kali lipat di Base, pengguna RARE dapat dengan lebih mudah memindahkan token mereka antara jaringan Ethereum dan Base tanpa harus khawatir dengan biaya gas yang tinggi. Hal ini juga memungkinkan lebih banyak eksperimen dalam ekosistem NFT yang lebih luas.
Keamanan yang Ditingkatkan dengan CCIP ChainlinkCCIP Chainlink membawa berbagai keuntungan bagi SuperRare, termasuk mekanisme keamanan yang lebih baik. Dengan memanfaatkan jaringan oracle desentralisasi milik Chainlink, setiap pesan yang dikirim antara jaringan blockchain dipastikan aman dan terlindungi dari ancaman manipulasi atau serangan.
CCIP juga dilengkapi dengan mekanisme anti-penipuan yang mampu memverifikasi keabsahan pesan lintas jaringan menggunakan bukti kriptografi.
Selain itu, CCIP menggunakan antarmuka standar yang telah diuji untuk memastikan interoperabilitas yang mulus antara berbagai jembatan cross-chain lainnya.
Dengan begitu, SuperRare tidak hanya mengamankan token RARE tetapi juga membuka pintu bagi pengembangan dan inovasi lebih lanjut di ekosistem NFT.
Dampak Terhadap Pemegang Token RAREBagi para pemegang token RARE di jaringan Ethereum, integrasi ini tidak akan mengganggu pengalaman mereka.
Semua token RARE yang ada di jaringan Ethereum tetap berfungsi seperti biasa, sementara pengguna yang ingin menikmati biaya transaksi lebih rendah dapat menggunakan bridge yang disediakan untuk memindahkan token mereka ke jaringan Base.
“Total pasokan token RARE tidak akan berubah, karena token yang dicetak di Base hanya akan muncul saat token di Ethereum dikunci, dan sebaliknya,” ujar perwakilan dari SuperRare.
Pemegang token dapat memindahkan token mereka antar jaringan kapan pun mereka mau, tanpa kehilangan fungsionalitas apa pun.
Peluang Eksperimen dan Inovasi di BaseDengan biaya transaksi yang lebih rendah dan adopsi yang terus meningkat, Base menawarkan peluang besar bagi SuperRare dan komunitasnya untuk bereksperimen lebih jauh.
Tidak hanya untuk transaksi harian, Base juga membuka ruang bagi pengembangan kontrak pintar baru dan inovasi dalam ekosistem NFT. Hal ini akan mempercepat pengembangan proyek-proyek berbasis kripto dan seni digital dengan risiko biaya yang lebih rendah.
Integrasi CCIP Chainlink ke dalam token RARE tidak hanya membawa manfaat praktis dalam hal biaya dan efisiensi, tetapi juga membuka jalan bagi inovasi yang lebih luas dalam ekosistem NFT.
SuperRare kini berada di garis depan teknologi blockchain lintas jaringan, memanfaatkan kekuatan layer-2 dan solusi interoperabilitas untuk memperluas cakupan dan adopsi mereka di pasar seni digital global. [st]
Cadangan Bitcoin di Bursa Capai Titik Terendah Sepanjang Masa, Sentimen Bullish?
Per 18 Oktober 2024, cadangan Bitcoin di bursa tercatat mencapai titik terendah sepanjang masa. Apakah ini sinyal sentimen bullish? [1,041] url asal
(BlockChain-Media) 19/10/24 11:00
v/16691685/
Per 18 Oktober 2024, cadangan Bitcoin di bursa tercatat mencapai titik terendah sepanjang masa baru. Apa artinya ini bagi pasar? Apakah ini sinyal sentimen bullish?
Angka itu mencapai 2.679.486 BTC berdasarkan data dari Crypto Quant. Angka ini menarik perhatian, terutama mengingat harga Bitcoin yang berada di kisaran US$68.843 per BTC, angka tertinggi sejak 29 Juli 2024.
Dari hasil perhitungan, cadangan Bitcoin di bursa mengalami penurunan dari 3.065.330 BTC pada 26 Januari 2024 ke 2.679.486 BTC pada 18 Oktober 2024. Ini berarti terdapat penurunan sekitar 385.844 BTC, yang setara dengan sekitar US$26.564.028,63 pada harga saat ini. Tren penurunan drastis ini terjadi setidaknya sejak 24 Oktober 2023, di mana pada saat yang bersamaan, tren harga BTC tampak menanjak.
Penurunan cadangan BTC di bursa ini mengundang pertanyaan mengenai imbasnya terhadap pasar cryptocurrency secara umum. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan cadangan Bitcoin di bursa, dan mengapa menurunnya cadangan tersebut bisa berdampak signifikan pada dinamika pasar? Artikel ini akan menjelaskan konsep cadangan Bitcoin, alasan mengapa jumlahnya menurun, dan bagaimana hal ini dapat memengaruhi pasar cryptocurrency secara keseluruhan.


Istilah “cadangan” dalam konteks bursa Bitcoin merujuk pada total jumlah Bitcoin yang disimpan di crypto exchange untuk tujuan perdagangan. Sebelum seseorang dapat memperdagangkan Bitcoin, mereka harus mentransfernya dari dompet pribadi ke bursa. Setelah dipindahkan, Bitcoin tersebut menjadi bagian dari “cadangan” bursa dan tersedia untuk dijual atau diperdagangkan oleh pemiliknya. Bursa berperan sebagai tempat penyimpanan sementara yang memastikan bahwa aset-aset ini dapat dengan mudah diakses oleh para pedagang untuk transaksi jual-beli.
Cadangan ini serupa dengan peran cadangan dalam sektor perbankan, di mana bank menyimpan cadangan uang tunai untuk memenuhi permintaan penarikan oleh nasabah.
Dalam konteks bursa kripto, cadangan Bitcoin menjamin adanya likuiditas, atau kemampuan pasar untuk memfasilitasi transaksi tanpa menyebabkan perubahan harga yang signifikan. Semakin besar cadangan, semakin besar likuiditas di pasar, dan begitu pula sebaliknya.
VanEck Prediksi Bitcoin Capai US$3 Juta di Tahun 2050!
Penurunan Cadangan Bitcoin: Tanda-Tanda PentingPenurunan cadangan Bitcoin di bursa adalah sinyal yang dapat diartikan dalam beberapa cara. Salah satu interpretasi paling umum adalah bahwa lebih sedikit pemegang Bitcoin yang tertarik untuk menjual aset mereka dalam waktu dekat.
Alih-alih disimpan di bursa untuk dijual, banyak investor memilih untuk memindahkan Bitcoin mereka ke dompet pribadi (private wallet), yang sering kali menunjukkan keyakinan mereka bahwa harga akan naik di masa mendatang.
Di sisi lain, jika cadangan di bursa mengalami kenaikan, ini biasanya mengindikasikan adanya tekanan jual yang lebih tinggi. Ketika nilai cadangan meningkat, biasanya mencerminkan bahwa lebih banyak Bitcoin tersedia untuk dijual, yang dapat menyebabkan penurunan harga. Sebaliknya, untuk stablecoin, peningkatan nilai cadangan menunjukkan adanya tekanan beli, yang dapat mendorong harga stablecoin lebih tinggi.
“Cadangan bursa mengacu pada jumlah keseluruhan koin atau cryptocurrency, seperti Bitcoin, yang disimpan di dompet atau alamat yang dikelola oleh bursa tertentu. Ini merepresentasikan total kepemilikan yang tersedia untuk berbagai tujuan, seperti memfasilitasi perdagangan, penarikan, dan mengelola saldo pengguna,” Menurut pedoman pengguna CryptoQuant.
Lebih lanjut disebutkan, dalam skenario di mana cadangan Bitcoin di burs sedang tinggi, hal ini menunjukkan adanya peningkatan tekanan jual di pasar. Situasi ini terjadi ketika sejumlah besar koin disimpan di alamat-alamat di bursa, menunggu potensi transaksi.
“Pada dasarnya, para pelaku pasar memilih untuk menyimpan sebagian besar aset mereka di dalam bursa yang mengisyaratkan kesiapan untuk menjual. Peningkatan cadangan di bursa berfungsi sebagai indikator bahwa volume koin yang tersedia untuk diperdagangkan meningkat, yang berpotensi menyebabkan pasokan lebih besar di pasar. Contohnya begini, jika sebuah bursa kripto melaporkan peningkatan signifikan dalam cadangannya, misalnya lonjakan dari 10.000 menjadi 50.000 BTC dalam waktu singkat, ini mengisyaratkan kepada pasar bahwa sejumlah besar pengguna telah menyetor koin ke dalam bursa, menandakan adanya sentimen jual yang meningkat di kalangan pedagang,” tulis Crypto Quant.
10 Alasan Tesla Pindahkan Bitcoin ke Address Baru
Dampak Penurunan Cadangan pada PasarMasih menurut CryptoQuant, penurunan cadangan Bitcoin di bursa dapat membawa beberapa dampak penting bagi pasar cryptocurrency.
Pertama, dengan lebih sedikit Bitcoin yang tersedia untuk dijual di bursa, tekanan jual berkurang. Ketika tekanan jual berkurang, harga Bitcoin cenderung naik, karena ada lebih sedikit aset yang tersedia untuk dijual. Dengan kata lain, dengan cadangan yang lebih sedikit, penawaran Bitcoin yang dijual menjadi lebih terbatas, sementara permintaan di pasar tetap atau bahkan meningkat, yang mendorong harga naik.
Kedua, penurunan cadangan ini juga dapat memicu volatilitas harga yang lebih tinggi, terutama pada bursa derivatif. Di bursa derivatif, karena koin dapat digunakan untuk membuka posisi long maupun short, peningkatan nilai cadangan dapat mengindikasikan potensi volatilitas yang tinggi di pasar. Ketidakpastian ini bisa menyebabkan pergerakan harga yang signifikan, baik naik maupun turun, seiring dengan fluktuasi permintaan dan penawaran.
Ketiga, dengan lebih sedikit Bitcoin yang tersedia untuk diperdagangkan di bursa, pasar bisa menjadi kurang likuid. Likuiditas yang lebih rendah berarti bahwa pergerakan besar dalam harga dapat terjadi hanya dengan sedikit volume perdagangan. Dalam situasi seperti ini, harga Bitcoin dapat menjadi lebih tidak stabil, naik atau turun secara tajam dalam waktu singkat karena ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan.
Mengapa Cadangan BTC di Bursa Menurun?Ada beberapa alasan mengapa cadangan Bitcoin di bursa menurun. Salah satunya adalah meningkatnya kepercayaan terhadap penyimpanan mandiri (self-custody), di mana investor lebih memilih menyimpan Bitcoin mereka dalam dompet pribadi untuk menghindari risiko yang terkait dengan bursa.
Peristiwa-peristiwa seperti peretasan bursa atau kebangkrutan platform perdagangan juga memperkuat keputusan banyak investor untuk memegang kendali penuh atas aset mereka, menjauh dari risiko pihak ketiga.
Tak Ada Penurunan Signifikan dalam Minat Investor Pasca Peretasan Crypto Exchange Lokal
Selain itu, dengan perkembangan teknologi keuangan, dompet dingin (cold wallets) menjadi semakin populer. Dompet ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan Bitcoin mereka secara offline, yang memberikan lapisan keamanan tambahan dan mengurangi risiko peretasan. Hal ini menyebabkan semakin sedikit Bitcoin yang disimpan di bursa, karena investor lebih memilih pilihan yang lebih aman.
Penurunan cadangan Bitcoin di bursa ke level terendah sepanjang masa adalah sinyal penting yang menunjukkan beberapa tren pasar yang menarik.
Dengan semakin banyak investor yang memindahkan aset mereka dari bursa ke dompet pribadi, ini mengindikasikan sentimen bullish yang kuat dan pengurangan tekanan jual.
Namun, volatilitas harga dan likuiditas pasar yang lebih rendah bisa menjadi risiko yang perlu diperhatikan.
Bagi para pelaku pasar, memahami dinamika cadangan Bitcoin dapat membantu mereka merespons perubahan harga dan likuiditas dengan lebih baik, serta memanfaatkan peluang di tengah kondisi pasar yang terus berubah. [ps]
Open Interest Tembus US$800 Juta, Harga Dogecoin Melejit
Lonjakan nilai open interest DOGE capai US$800 juta, kapitalisasi pasar dekati US$20 miliar. Apakah reli berikutnya datang? [384] url asal
#doge #dogecoin #harga-doge #memecoin
(BlockChain-Media) 19/10/24 10:30
v/16689462/
Memecoin utama Dogecoin (DOGE) kembali menjadi sorotan pasar kripto dengan lonjakan harga yang signifikan dalam 24 jam terakhir. Lonjakan ini diperkirakan masih akan berlanjut seiring dengan peningkatan volume transaksi dan minat investor yang meningkat kuat.
“Harga Dogecoin siap untuk reli: metrik on-chain menunjukkan bias bullish!” ujar Youtuber kripto popular, CryptoJack, dalam sebuah tweet.
Peningkatan Nilai Open Interest DOGESalah satu metrik kunci yang menjadi sorotan adalah nilai open interest untuk DOGE berjangka alias futures.
Berdasarkan grafik yang dibagikan oleh CryptoJack, open interest DOGE berada di kisaran US$800 juta, sebuah angka yang mencerminkan peningkatan tajam dalam beberapa waktu terakhir.
Grafik tersebut memperlihatkan bahwa puncak tertinggi dari nilai open interest DOGE terjadi pada awal Juni dan pertengahan Oktober. Peningkatan ini menunjukkan sentimen bullish yang kuat di kalangan para trader kripto yang tertarik pada memecoin utama ini.
Data ini memperkuat pandangan bahwa Dogecoin mungkin berada di ambang reli besar, dengan investor memanfaatkan momentum kenaikan harga ini untuk terus memperkuat posisinya dalam pasar.
Lonjakan Harga DOGE dan Volume TransaksiDalam 24 jam terakhir saja, harga Dogecoin telah melejit 12,01 persen, mencapai kisaran US$0,1359. Kenaikan harga ini disertai dengan peningkatan volume transaksi harian, yang juga melonjak lebih dari 50 persen, mencapai US$2,21 miliar.
Lonjakan ini jelas menunjukkan bahwa minat terhadap Dogecoin kembali menguat, dengan volume transaksi yang kian aktif di berbagai platform perdagangan kripto.
Kapitalisasi Pasar Mendekati US$20 MiliarTidak hanya itu, lonjakan harga dan volume transaksi ini juga membawa dampak langsung terhadap kapitalisasi pasar dari Dogecoin, yang kian mendekati angka US$20 miliar.
Angka ini sangat penting karena menunjukkan besarnya nilai total aset Dogecoin yang diperdagangkan di pasar. Dengan minat investor yang terus meningkat, nilai kapitalisasi pasar ini tampak hanya tinggal menunggu waktu untuk terlampaui.
Jumlah Alamat Aktif Dogecoin Meningkat SignifikanTidak hanya dari sisi harga dan volume, Dogecoin juga mencatatkan peningkatan jumlah alamat aktif. Belum lama ini, jumlah alamat aktif Dogecoin melonjak ke 133.880 alamat, yang merupakan level tertinggi dalam delapan bulan terakhir.
Ini menunjukkan bahwa ada lebih banyak pengguna yang mulai aktif dalam jaringan Dogecoin, memperkuat jaringan dan memberikan indikasi bahwa token meme ini sedang memasuki fase pertumbuhan yang patut diamati.
Dengan semua indikator ini, baik dari harga, volume transaksi, open interest, hingga jumlah alamat aktif, Dogecoin menunjukkan sinyal kuat untuk melanjutkan pergerakan harganya ke Utara. Mari kita saksikan. [st]
DBS Bank Singapura Hadirkan Layanan Token untuk Institusi
DBS Bank Singapura luncurkan layanan tokenisasi berbasis blockchain, menawarkan likuiditas real-time dan solusi kontrak pintar. [572] url asal
#dbs-bank #singapura #tokenisasi
(BlockChain-Media) 19/10/24 10:00
v/16691691/
DBS Bank yang berbasis di Singapura telah mengumumkan layanan baru berbasis token untuk memperluas solusi perbankan digital bagi klien institusional.
Layanan yang dinamakan DBS Token Services ini menggabungkan teknologi tokenisasi dan kemampuan kontrak pintar dengan layanan perbankan yang sudah ada, memberikan kemudahan dan efisiensi yang lebih besar bagi perusahaan dan entitas sektor publik.
Peluncuran ini menandai langkah penting dalam modernisasi transaksi keuangan di era digital.
Fitur Utama Layanan Token DBS BankLayanan Token DBS menghadirkan beberapa solusi inovatif, termasuk Treasury Tokens, Conditional Payments dan Programmable Rewards.

Ketiga fitur ini dirancang untuk mengoptimalkan manajemen likuiditas dan meningkatkan efisiensi operasional.
Treasury Tokens, yang diperkenalkan pada Agustus lalu, memberikan fleksibilitas bagi perusahaan multinasional untuk melakukan transaksi antar-grup dalam berbagai mata uang secara real-time, 24 jam sehari, 7 hari seminggu.
Lebih lanjut, Conditional Payments memastikan bahwa dana yang disalurkan sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya, memberikan kontrol yang lebih baik terhadap penggunaan dana.
Sementara itu, fitur Programmable Rewards memungkinkan perusahaan untuk membuat program voucher digital yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterlibatan dan kepuasan pelanggan.
Dengan menggunakan blockchain yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM), DBS memastikan bahwa setiap transaksi dilakukan dengan kecepatan dan keamanan yang optimal.
“Untuk menangkap pergeseran besar aktivitas manusia dan perusahaan ke layanan digital sesuai permintaan, perusahaan dan entitas sektor publik sedang menata ulang model operasi dan strategi keterlibatan pelanggan mereka. Layanan perbankan generasi baru yang ‘selalu aktif’ sangat penting untuk mendukung pergeseran dan transformasi ini,” ujar Kepala Grup Layanan Transaksi Global di DBS Bank, Lim Soon Chong, dilansir dari Coindesk.
Integrasi Blockchain untuk Efisiensi dan KeamananLayanan anyar ini menggunakan blockchain permissioned yang memungkinkan DBS Bank untuk mengendalikan sepenuhnya operasi layanan tersebut, sembari tetap mematuhi standar kepatuhan yang berlaku.
Salah satu keunggulan utama dari layanan ini adalah kemampuan untuk melakukan penyelesaian pembayaran secara real-time, kapan saja, tanpa batas waktu. Ini memberikan keuntungan bagi perusahaan yang beroperasi secara global, karena mereka dapat mengatur transaksi multi-mata uang dengan lebih mudah.
Dengan kontrak pintar, DBS memberikan kemampuan bagi institusi untuk mengatur penggunaan dana berdasarkan kondisi yang sudah ditetapkan.
Ini memastikan bahwa setiap transaksi berlangsung dengan transparansi yang lebih tinggi dan keamanan yang ditingkatkan, sehingga masalah seperti pelanggaran dana dapat diminimalisir.
Solusi Kripto yang Semakin DiperluasSebagai bagian dari strategi DBS untuk memperluas layanan digital berbasis blockchain, bank ini terus berinovasi dengan layanan baru. Pada bulan Agustus lalu, DBS bekerja sama dengan Ant International untuk meluncurkan solusi manajemen likuiditas berbasis blockchain.
Selain itu, DBS juga mengumumkan rencana untuk menyediakan opsi perdagangan kripto over-the-counter (OTC) dan produk catatan terstruktur bagi klien institusional. Hal ini mencerminkan peningkatan permintaan dari klien yang ingin mendiversifikasi portofolio mereka dengan aset digital.
Layanan ini tidak hanya menunjukkan komitmen DBS terhadap inovasi, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam solusi perbankan digital di kawasan Asia.
Dengan terus memanfaatkan teknologi blockchain, DBS memastikan bahwa klien institusional dapat mengelola likuiditas dengan lebih efisien dan aman di tengah perubahan lanskap ekonomi digital.
Manfaat Bagi Klien InstitusionalMelalui layanan token ini, DBS tidak hanya berfokus pada peningkatan transaksi, tetapi juga membantu perusahaan dan sektor publik untuk memperkuat ketahanan operasional mereka.
Klien institusional, baik perusahaan maupun entitas publik, dapat memanfaatkan solusi ini untuk mengelola likuiditas secara lebih baik, meningkatkan efisiensi operasional dan memastikan bahwa transaksi terjadi sesuai dengan standar yang diinginkan.
Dengan teknologi yang mendukung penggunaan kontrak pintar dan tokenisasi, DBS memperkenalkan era baru dalam pengelolaan keuangan digital, di mana klien dapat mengintegrasikan blockchain dalam alur kerja operasional mereka tanpa mengorbankan keamanan atau kepatuhan. [st]