Penerbangan American Eagle terpaksa melakukan pendaratan darurat setelah seorang penumpang buang air kecil di lorong kabin pesawat. Halaman all [381] url asal
KOMPAS.com - Sebuah penerbangan dari American Eagle Airlines terpaksa melakukan pendaratan darurat setelah seorang penumpang buang air kecil di lorong kabin pesawat.
Dikutip dari Independent, peristiwa itu terjadi pada penerbangan American Eagle pada Rabu (3/7/2024).
Adapun, American Eagle adalah nama maskapai untuk cabang regional American Airlines.
Saat itu, penerbangan 3921 sedang dalam perjalanan dari Chicago, Illinois menuju Manchester, New Hampshire.
Namun, penerbangan tersebut terpaksa mendarat darurat di Bandara Buffalo, New York usai seorang penumpang pria buang air kecil di lorong kabin.
Tak lama setelah mendarat, pria asal Oregon bernama Neil McCarthy (25) ditangkap dan didakwa melakukan tindakan tidak senonoh.
Kemudian, McCarthy dibebaskan setelah hadir perdana di pengadilan federal Buffalo.
Sedang dalam keadaan mabuk
Dilansir dari NewYorkPost, Neil McCarthy sedang dalam keadaan mabuk ketika terbang menggunakan American Eagle tersebut.
Ia mengaku kepada kepada polisi bahwa ia sebenarnya bermasturbasi dalam penerbangan itu dan beralasan dengan masalah buang air kecil.
McCarthy mengatakan, dirinya terlalu banyak minum minuman keras selama perjalanannya sebelum naik pesawat,
Diketahui, McCarthy memulai penerbangan tersebut dari Portland, Oregon. Kemudian, ia singgah di Chicago, Illinois untuk melanjutkan penerbangan ke New Hampshire.
Wikimedia Commons Ilustrasi pesawat American Eagle.
Saat di Chicago, ia diduga kembali meminum minuman keras sejenis wiski sebelum naik ke pesawat menuju Manchester, New Hampshire.
Ketika kejadian, seorang pramugari melihat McCarthy membuka baju dan buang air kecil dalam penerbangan.
Seorang penumpang di dalam pesawat sempat mengambil foto McCarthy yang sedang melakukan aksi tidak senonoh tersebut.
Setelah mendarat di Bandara Buffalo untuk menyerahkan McCarthy ke pihak kepolisian, penerbangan dilanjutkan kembali menuju Manchester, New Hampshire.
"Kami berterima kasih kepada anggota tim kami atas profesionalisme mereka dan kepada para pelanggan atas pengertian mereka," bunyi keterangan maskapai.