#30 tag 24jam
Mengapa 3 Anti-Misil Israel seharga Triliunan Rupiah Bisa Dibobol Iran?
Israel telah menghabiskan triliunan rupiah untuk membangun 3 anti-misil untuk melindungi wilayahnya. [713] url asal
#viral #israel #iran #anti-misil #rudal-iran
(Bisnis.Com) 03/10/24 16:22
v/15914125/
Bisnis.com, JAKARTA - Israel telah menghabiskan triliunan rupiah untuk membangun 3 anti-misil untuk melindungi wilayahnya. Akan tetapi pada Selasa 1 Oktober 2024 lalu, ani-misil kebanggaan mereka berhasil ditembus Iran.
Iran menembakkan serangkaian rudal ke Israel pada Selasa malam waktu setempat sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah.
Ratusan rudal terlihat terbang di atas kota-kota Israel sementara penduduk berlarian ke tempat perlindungan bom. Menurut media lokal, Iran telah menembakkan lebih dari 200 rudal balistik ke Israel.
Israel sendiri sebenarnya bukan tanpa pertahanan, mereka memiliki beberapa anti-misil yang bisa melindungi wailayah mereka dari rudal musuh.
Sebelum serangen mengejutkan ini, Israel tampak yakin bahwa sistem pertahanan udara mereka.
Anti-misil Israel yang dikembangkan dengan cermat sejak Perang Teluk 1991 diklaim dapat mencegat serangan musuh dan mencegah kerusakan besar.
Sistem pertahanan rudal Arrow, yang terdiri dari Arrow-2 dan Arrow-3, dirancang untuk mencegat rudal balistik di luar atmosfer bumi.
Sistem jarak jauh ini dikembangkan dengan mempertimbangkan ancaman rudal Iran.
Sistem ini menggunakan hulu ledak yang dapat dilepas yang bertabrakan dengan targetnya, menetralkan potensi ancaman sebelum mencapai daerah berpenduduk.
Pada tanggal 28 September, Jerman menandatangani surat komitmen untuk membeli sistem Arrow-3 dengan harga hampir $4,2 miliar.
Rudal dua tahap ini tidak memiliki hulu ledak karena rudal ini bertugas menghancurkan rudal balistik yang datang hanya dengan kekuatan tumbukan yang sangat besar.
Ini membuatnya mampu menghantam peluru dengan peluru mengingat kecepatan tinggi yang terlibat.
Selain Arrow, dua anti-misil milik Israel lainnya adalah Iron Dome dan David's Sling.
Iron Dome merupakan sistem anti-rudal yang dibuat bersama oleh Israel dan AS dan dikembangkan oleh Rafael Advanced Defense System.
Sementara David's Sling merupakan sistem anti-rudal buatan dalam negeri yang sudah cukup lama digunakan pertahanan udara Israel.
Di antara ketiganya, yang paling dibanggakan Israel jelas anti-misil Arrow.
Sistem Arrow 2 dan 3 mampu menangani rudal jarak jauh seperti Rudal Balistik Antarbenua (ICBM) yang kemungkinan akan terbang pada ketinggian di luar atmosfer Bumi.
Dilansir dari ABC News, kemampuan ini serupa dengan sistem pertahanan udara THAAD (Terminal High Altitude Area Defense) militer AS.
Sementara sistem Arrow 3 diyakini memiliki jangkauan 1.500 mil dan dapat mencapai ketinggian 100 mil.
Secara garis besar, Arrow 2 dirancang untuk meledak di dekat rudal guna menjatuhkan rudal yang datang, sedangkan Arrow 3 merupakan rudal yang mampu menyerang dan membunuh.
Sistem Arrow 2 baru-baru ini digunakan untuk menembak jatuh rudal jarak jauh yang ditembakkan ke Israel oleh kelompok militan Houthi di Yaman, yang diduga untuk mendukung Hamas dan Hizbullah dalam perang mereka dengan Israel.
Lalu mengapa 3 anti-misil Israel bisa ditembus Iran?
Mengapa 3 Anti-Misil Israel bisa dengan mudah ditembus Iran?
Alasannya jelas yakni lantaran Iran menggunakan rudal yang bisa mengecoh tiga anti-misil milik Israel tersebut.
Sebagaimana diketahui, Iran meluncurkan rudal balistik mereka secara mendadak dan langsung dalam jumlah besar.
Para pengamat menduga rudal balistik jarak menengah yang diluncurkan Iran yakni Shahab-3. Rudal ini disebut mampu membawa 760 hingga 1200 kg hulu ledak.
Selain Shahab 3, Iran disebut juga menggunakan rudal hipersonik andalan mereka bernama Fattah 1. Rudal jenis ini diklaim bisa melaju dengan kecepatan setara 6.100 km per jam.
Mengacu pada kecepatannya ini, rudal jenis hipersonik sulit dicegah atau ditembak jatuh bahkan oleh tiga anti-misil kebanggaan Israel sekalipun.
Iron Dome tak mampu membendung serangan
Jika melihat dari penelitian Organisasi Pertahanan Rudal Israel (IMDO), Iron Dome milik Israel bukanlah sistem yang bisa menangkal serangan rudal balistik yang digunakan Iran.
Oleh sebab itu, mudah saja bagi Iran untuk menembus pertahanan yang satu ini.
Kemudian anti-misil David's Sling juga tak bisa diandalkan karena anti-misil ini hanya bisa melindungi dari serangan rudal jarak pendek.
Sementara lapisan anti-misil Israel berjenis Arrow 2 dan Arrow 3, bisa dengan mudah ditembus rudal Iran lanraran Arrow 2 hanya menggunakan hulu ledak fragmentasi untuk menghancurkan rudal balistik yang masuk di fase terminal atau menukik ke arah target.
Di sisi lain, dengan banyaknya rudal yang diluncurkan Iran maka arah geraknya juga beraneka ragam sehingga Arrow 2 kesulitan menangkalnya.
Sementara Arrow 3 dikenal sebagai anti-misil yang menggunakan teknologi hit to kill untuk mencegat rudal balistik yang datang di luar angkasa, sebelum rudal itu masuk ke atmosfer saat menuju sasaran.
Tapi yang terjadi, rudal Israel ditembakan dari jarak menengah sehingga Arrow 3 sedikit kesulitan dalam membaca pergerakannya.