KOMPAS.com - Bandara PT Angkasa Pura (AP) I dan PT Angkasa Pura (AP) II kelolaan InJourney Airports mengantisipasi potensi penyebaran virus Mpox (cacar monyet) dengan menempatkan thermal scanner.
Alat tersebut berfungsi untuk mengukur suhu badan pelaku perjalanan di bandara, tepatnya di terminal internasional, sebagai langkah deteksi dini.
InJourney Airports pun telah berkoordinasi secara intensif dengan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) di setiap bandara terkait upaya tersebut.
"Di tengah peningkatan status virus Mpox secara global, 16 bandara internasional InJourney Airports terus meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi potensi penyebaran virus Mpox," kata Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi lewat keterangan resmi, dikutip Kamis (29/8/2024).
Dok. AP I Ilustrasi bandara kelolaan Injourney Airports yang menempatkan thermal scanner untuk mengukur suhu badan pengguna jasa bandara di terminal kedatangan internasional. Hal ini adalah upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus Mpox."Kami memastikan bahwa operasional kebandarudaraan serta pelayanan kepada seluruh pengguna jasa bandara tetap terjaga secara optimal,” tambah dia.
Sebagai informasi, dilaporkan oleh Kompas.com, Selasa (27/8/2024), Kementerian Kesehatan melaporkan sebanyak 88 kasus Mpox di Indonesia hingga saat ini. Kasus Mpox di Indonesia pertama kali dikonfirmasi pada Agustus 2023.
Adapun pada September 2024, Indonesia akan menjadi tuan rumah acara internasional Indonesia Africa Forum (IAF) di Bali, Bali International Airshow di Bali, Indonesia International Sustainability Forum (IISF) di Jakarta, dan MotoGP di Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Langkah preventif ini kami ambil sebagai upaya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pencegahan dan penyebaran virus Mpox secara khusus, serta guna mendukung kelancaran penyelenggaraan berbagai event internasional tersebut," ucap Faik.