JAKARTA, investor.id – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau yang dikenal sebagai BCA melaporkan dana kelolaan (asset under management/AUM) dari instrumen reksa dana dan obligasi senilai Rp 240 triliun hingga Juli 2024. Perolehan ini salah satunya didorong dari upaya perseroan dalam memberikan edukasi terkait pengelolaan kekayaan (wealth management).
Dalam keterangan resmi Kamis (3/10/2024), BCA melaporkan bahwa AUM reksa dana dan obligasi mencapai lebih dari Rp 240 triliun pada Juli 2024. Nilai dana kelolaan dua instrumen itu mencakup 41% dari total AUM dari emiten bersandi BBCA tersebut.
Salah satu yang ikut mendongkrak perolehan AUM tersebut adalah transaksi via Welma di myBCA meningkat 31% secara tahunan (year on year/yoy). Ini jadi bagian dari upaya BCA mengerek kinerja bisnis wealth management.
Di sisi lain, BCA melaporkan pencapaian dari ajang BCA Wealth Summit 2024 yang dilaksanakan secara luring dan daring. Lebih dari 2.000 nasabah hadir pada sesi luring BCA Wealth Summit 2024 yang berlangsung pada 4-5 September 2024. Sedangkan hingga pelaksanaan daring berakhir pada 20 September 2024, BCA Wealth Summit 2024 bergasil menggaet lebih dari 2 juta pengunjung.
Direktur BCA Haryanto T Budiman menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pengunjung dan seluruh pihak yang terlibat, khususnya nasabah BCA yang menjadi bagian tak terpisahkan dari BCA Wealth Summit 2024. Dia juga bilang menjadi suatu kehormatan bagi BBCA, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hadir memaparkan Lessons Learned from Indonesia Fiscal Reform for the Last 8 Years.
“Penyelenggaraan BCA Wealth Summit kali ini begitu spesial berkat kehadiran para pakar nasional maupun internasional yang memberikan wawasan terkini mengenai kondisi ekonomi global dan domestik, informasi terbaru dari industri, tips mengelola keuangan hingga tips menjaga kesehatan fisik dan mental,” ucap Haryanto dalam keterangannya, pada Kamis (3/10/2024).
Dia mengatakan, banyaknya pengunjung BCA Wealth Summit 2024 menandai tingginya antusiasme masyarakat terhadap kebutuhan akan pengelolaan kekayaan, untuk mencapai kemakmuran finansial berkelanjutan. Bagi BCA, antusiasme yang tinggi mempertegas komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan layanan serta menyediakan ragam produk wealth management guna memenuhi kebutuhan nasabah yang dinamis dalam pengelolaan keuangannya.
Pada BCA Wealth Summit 2024 yang digelar daring mengusung tema seputar perencanaan keuangan sesuai tahap kehidupan yang relevan dengan kondisi yang dihadapi oleh Gen Z, antara lain “Ciri-Ciri Orang Susah Kaya”, “3 Penyebab KanKer (Kantong Kering)”, “Pensiun Tetap Gajian” hingga “Buang Uang pada Tempatnya”. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen BCA dalam mendukung inklusi keuangan ke masyarakat luas.
“Kesuksesan Wealth Summit 2024 ini, akan menjadi motivasi bagi kami untuk senantiasa memberikan literasi dan solusi investasi maupun proteksi sesuai dengan kebutuhan nasabah, baik di Cabang maupun di channel digital, salah satunya melalui menu Welma dan Proteksi di aplikasi myBCA,” tandas Haryanto.
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News