BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung kehilangan poin di kandang sendiri seusai ditahan imbang Semen Padang pada laga pekan ke-10 Liga 1 2024-2025.
Hasil Persib vs Semen Padang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (1/11/2024) lalu.
Hasil imbang tersebut berdampak kepada susunan tabel klasemen. Persib bisa tercecer ke posisi empat klasemen, meski masih bisa kompetitif mengingat selisih poin antar-tim begitu tipis.
Sebuah situasi yang disesalkan pelatih Persib Bojan Hodak dan skuadnya. Maung Bandung bisa unggul cepat lewat gol Ciro Alves menit enam dan menciptakan banyak peluang untuk menambahnya.
Sampai akhirnya lewat satu serangan balik Semen Padang menyamakan skor lewat pemuda 18 tahun, Gala Pagamo, pada menit ke-52.
Pelatih Persib Bojan Hodak menilai timnya bisa mengunci kemenangan andai tak sia-siakan banyak peluang sedari babak pertama.
Turun di babak kedua, dengan hanya keunggulan satu gol, tampak membuat Semen Padang merasa masih punya kesempatan membuat skor sama.
Hal yang dikhawatirkan pun terjadi. Pertahanan Persib membuat kesalahan. Skema transisi cepat lawan begitu merepotkan, umpan silang diselesaikan dengan apik oleh Gala.
"Kami sebenarnya bisa mengontrol pertandingan, juga babak kedua. Satu hal adalah kami tidak cukup tajam di depan gawang dan melakukan satu kesalahan dalam pertahanan yang membuat kami kebobolan," ujar Hodak.
"Satu serangan balik, ada empat pemain kami di sana dan mereka hanya dua pemain, tetapi mereka bisa mencetak gol. Ini suatu kesalahan yang seharusnya tidak terjadi," katanya.
Pelatih asal Kroasia ini juga menyoroti strategi parkir bus yang diterapkan oleh pelatih Eduardo Almeida kepada anak-anak asuhnya.
Menumpuk banyak pemain di kotak penalti sungguh membuat Tyronne del Pino dkk frustrasi. Bahkan, mesin gol Persib David da Silva tak banyak mendapatkan kesempatan.
Almeida memasang Kim Min-Gyu, Tin Martic, Alexvan Djin, Frendi Saputra, berlapiskan Rosad Setiawan, Dimas Saputra, dan Ricki Ariansyah.
"Pada babak kedua, kami terus menekan, tetapi setelah mencetak gol mereka benar-benar menumpuk pemain di belakang dan bermain bertahan sehingga kami tidak bisa mencetak gol," ujar Hodak.
Sementara itu, Beckham Putra pemain yang turut memberi ancaman, terutama di babak pertama, tak puas dengan hasil imbang tersebut dengan banyaknya peluang tercipta.
Namun, ini akan menjadi pelajaran untuk Persib ke depannya agar bisa lebih klinis di lini depan.
"Pertandingan yang sulit karena harus kehilangan dua poin, padahal kami main di rumah sendiri," ucap Beckham.
"Sebenarnya, kami banyak peluang, tetapi tidak bisa dimanfaatkan dan semoga pertandingan hari ini dijadikan pelajaran untuk pertandingan berikutnya apa yang harus diperbaiki," katanya.