#30 tag 24jam
Cosmobeaute Indonesia Hadirkan Inovasi yang Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan
Cosmobeauté Indonesia terus melanjutkan komitmennya mengeksplorasi bisnis dalam spektrum industri estetika, kecantikan, kosmetik, rambut, kuku, spa, dan kesehatan.... | Halaman Lengkap [1,030] url asal
#bisnis-kecantikan #pameran-bisnis #kesehatan #berita-ekonomi
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 13/10/24 12:13
v/16407008/
Cosmobeaut� Indonesia kembali digelar pada 10 ? 12 Oktober 2024 di Hall A, B, & Cendrawasih, Jakarta Convention Center (JCC) - Indonesia. Cosmobeaut� Indonesia terus melanjutkan komitmennya untuk menjadi platform yang paling terbukti bagi para profesional di bidang kecantikan untuk mengeksplorasi bisnis dalam spektrum industri estetika, kecantikan , kosmetik, rambut, kuku, spa, dan kesehatan .Beragam tren terbaru, produk mutakhir, terobosan teknologi dan inovasi serta peluang membangun jejaring bisnis dengan pelaku bisnis kecantikan Indonesia dan mancanegara dihadirkan dengan cara yang kreatif dan informatif.
?Pamerindo Indonesia mengundang seluruh pelaku bisnis industri kecantikan Indonesia untuk hadir di Cosmobeaut� Indonesia 2024, ajang bergengsi yang merupakan one stop solution bagi seluruh kebutuhan bisnis kecantikan. Hanya di Cosmobeaut� Indonesia, Anda dapat menemukan berbagai peluang bisnis, inovasi terbaru, dan menjalin kolaborasi dengan para pelaku bisnis industri," ujar Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia, Juanita Soerakoesoemah.
"Di tengah pesatnya pertumbuhan bisnis kecantikan yang terus mengikuti tren dan teknologi terkini, Cosmobeaut� Indonesia 2024 menyediakan segalanya, mulai dari produk hingga solusi teknologi canggih, untuk membantu Anda tetap relevan, meningkatkan daya saing, dan mendapatkan wawasan mendalam tentang perkembangan industri kecantikan yang dinamis. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari masa depan industri kecantikan,? sambungnya.
Selama 17 tahun, Cosmobeaut� Indonesia telah menjadi barometer dari perkembangan industri kecantikan Indonesia. Pada penyelenggaraan tahun lalu, tercatat hampir 15.000 trade visitor dari 32 negara dari berbagai sektor industri kecantikan, termasuk pelaku bisnis industri kecantikan, beauty profesional, beauty entrepreneur dan konsumen, menunjukkan minat yang tinggi terhadap perkembangan industri kecantikan di Indonesia.
Selain mencatat tingginya jumlah trade visitor, Cosmobeaut� Indonesia 2023 juga sukses mencatat kerjasama bisnis, peningkatan investasi, dan program acara yang berkualitas.
Cosmobeaut� Indonesia 2023 menjadi platform penting bagi para exhibitor dan trade visitor untuk menjalin kemitraan bisnis baru, baik di dalam negeri maupun internasional. Acara ini berhasil mengatur 502 pertemuan bisnis, yang menghasilkan kesepakatan menguntungkan bagi semua pihak, dengan transaksi tercatat mencapai hampir USD121.952.
Cosmobeaut� Indonesia 2023 juga berkontribusi pada peningkatan investasi di sektor kecantikan dan estetika. Baik perusahaan lokal maupun internasional menunjukkan minat untuk berinvestasi lebih lanjut di Indonesia, didorong oleh potensi pasar yang terus berkembang.
Pamerindo Indonesia optimis mencatat peningkatan pada tahun ini. Optimisme itu tergambar dari meningkatnya jumlah peserta dari 250 peserta menampilkan 1.000 brand pada tahun 2023, pada tahun ini meningkat menjadi 380 peserta menampilkan 1.200 brand dari China, Paris, Hongkong, India, Indonesia, Italia, Jepang, Korea, Malaysia, Pakistan, Singapura, Taiwan, Thailand, Turki, UK dan USA.
Pamerindo Indonesia menyadari bahwa besarnya skala pameran Cosmobeaut� Indonesia diikuti oleh besarnya pengaruh Cosmobeaut� Indonesia dalam menentukan arah industri kecantikan Indonesia. Dengan tanggung jawab yang besar ini, Cosmobeaut� Indonesia mengajak para pelaku industri kecantikan agar tidak hanya berfokus pada mencari keuntungan, tetapi lebih dari itu mempertimbangkan dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi. Oleh karena itu tema yang dipilih tahun ini adalah ?Sustainable Solutions for a Greener Beauty Industry?.
?Kami berfokus pada pentingnya praktik berkelanjutan dan inovasi yang mendukung kesejahteraan masyarakat serta lingkungan. Melalui berbagai acara, seminar, dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, kami bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong perubahan positif dalam industri kecantikan,? jelas Juanita.
Pada dasarnya, sustainability in beauty merujuk pada konsep produk kecantikan yang mempertimbangkan dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi. Hal ini sudah mencakup pertimbangan terhadap bahan baku, proses produksi, kemasan, distribusi, penggunaan produk, hingga pembuangan produk. Tujuannya adalah menciptakan produk dan praktik yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan secara keseluruhan.
Konsumen semakin menyadari etika merek dan praktik berkelanjutan saat membeli barang, bahkan sering kali tidak membeli dari merek yang tidak memiliki nilai-nilai ini. Misalnya, sebuah studi di Inggris mengatakan bahwa lebih dari 40% wanita berkenan membayar lebih untuk suatu produk jika kemasannya ramah lingkungan.
Dengan kesadaran ini, brand kecantikan besar mulai perlahan-lahan lebih terlibat. Seiring meningkatnya permintaan akan produk berkelanjutan, brand kecantikan mulai menyadari peluang ekonomi dan sosial yang berasal dari keberlanjutan.
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh platform data dan intelijen bisnis global Statista, pendapatan pasar Kecantikan & Perawatan Pribadi di Indonesia pada 2024 diperkirakan mencapai US$9,17 miliar, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 4,02% (CAGR 2024-2029). Segmen terbesar adalah Perawatan Pribadi dengan nilai pasar USD3,88 miliar. Selain itu, permintaan produk bersertifikat halal meningkat seiring mayoritas penduduk Muslim di Indonesia.
Cosmobeaut� Indonesia bekerja sama dengan asosiasi dan instansi terkait menyelenggarakan lebih dari 30 acara pendukung, seperti Beaut� Seminar, Beaut� Workshop, Beaut� Talkshow, Supply Chain Seminar, Cosmo Aesthetic Conference, Kompetisi Barber, Kompetisi Make Up, Pergelaran Karya, dan masih banyak lagi, yang menghadirkan pembicara ahli di industri kecantikan.
Selain itu, akan ada Beaut� Seminar yang bekerja sama dengan seluruh exhibitor, menghadirkan para pakar dari pelaku industri untuk memberikan pembaruan tentang tren, produk, teknologi, dan solusi terbaru di industri kecantikan.
Cosmobeaut� Indonesia juga akan menghadirkan Wellness Hub bekerja sama dengan RSGM Yarsi, Jamberdetak Derma Tech, dan Ren� Furterer, yang memberikan pengalaman baru bagi semua pengunjung. Di Wellness Hub, para pengunjung dapat menerima konsultasi dan pemeriksaan kesehatan gigi, rambut, dan kulit secara GRATIS! Selain itu, akan ada Special Massage Zone bagi pengunjung yang mencari relaksasi, bekerja sama dengan Komunitas Disabilitas Tuna Netra.
Cosmobeaut� Indonesia juga memperkenalkan Sustain Hub, yang akan menampilkan produk-produk berkelanjutan dari para exhibitor. Program ini mencakup fokus pada produk-produk berkelanjutan, kesempatan edukasi, dan membangun koneksi bagi perusahaan yang peduli lingkungan untuk terhubung dan berkolaborasi. Inisiatif ini memperkuat komitmen Cosmobeaut� Indonesia dalam mempromosikan praktik berkelanjutan di industri kecantikan.
Cosmobeaut� Indonesia juga mengundang beauty trade buyers dan beauty professionals untuk berpartisipasi dalam Beaut� Meeting Programme. Beaut� Meeting adalah program matchmaking eksklusif untuk membantu menjadwalkan pertemuan dengan exhibitor untuk menciptakan koneksi baru selama dan setelah pameran untuk memaksimalkan interaksi antara semua pihak. Program ini merupakan kesempatan untuk pelaku bisnis maupun pemangku kepentingan pada industri kecantikan untuk memperluas jaringan bisnis.
Kesuksesan Cosmobeaut� Indonesia didukung oleh Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perdagangan, Direktorat Jenderal Industri Kimia, Farmasi Dan Tekstil Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan, Dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI), Asosiasi Pengusaha Kesehatan Dan Kecantikan Indonesia (APK2I).
Perhimpunan Perusahaan Dan Asosiasi Kosmetika Indonesia (PPAK), Cidesco Section Indonesia, DPP Tiara Kusuma ?Persatuan Ahli Kecantikan & Pengusaha Salon Indonesia?, Perkumpulan Asosiasi Spa Terapis Indonesia (PASTI), Asosiasi Pengusaha Spa Indonesia (ASPI), Indonesian Nail Association (INA), Indonesia Barbershop Association (IBA), Perkumpulan Mua Kompeten Indonesia (MUA COMMUNITY), Asosiasi Pengusaha Kecantikan Dan Estetika Indonesia (APKEI), dan Rudy Hadisuwarno Organization (RHO).
Beautypreneur, Intip 3 Tren Skincare Terbaru di Cosmobeaute 2024
Tren skincare terus berubah, meskipun fungsi dan tujuannya satu, yaitu membuat kulit tubuh dari ujung rambut hingga kuku sehat bercahaya. Lima tren terbaru disajikan PT Nose Herbalindo di pameran kec [472] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #beautypreneur #skincare #kecantikan #bisnis-kecantikan #pengusaha-kecantikan #nose-herbal-indo #maklon #cosmobeaute #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 12/10/24 19:02
v/16384352/
JAKARTA, investor.id – Tren skincare terus berubah, meskipun fungsi dan tujuannya satu, yaitu membuat kulit tubuh dari ujung rambut hingga kuku sehat bercahaya. Lima tren terbaru disajikan PT Nose Herbalindo di pameran kecantikan Cosmobeaute 2024.
“Setiap tahun, maklon kosmetik PT Nose Herbal Indo, hadir di pameran kecantikan Cosmobeaute. Tahun ini, Nose menampilkan inovasi dan tren terbaru perawatan kecantikan yang bisa menjadi ide bagi para beautypreneur atau pengusaha produk kecantikan,” kata Product Development and Marketing PT Nose Herbal Indo, Rivalda Jhoneta ditemui Investor Daily di Cosmobeaute 2024 di Jakarta Convention Center (JCC).
Rivalda memaparkan inovasi dan tren produk kecantikan yang akan dicari para beautypreneur. Diantaranya adalah:
1. Skincare Multifungsi
Untuk trend ke depan sebenarnya masih sama, diantaranya klaim brightening masih sangat tinggi. Tapi untuk sekarang ini ada trend skincare kombinasi yang multifunction. Jadi satu produk bisa buat brightening bisa buat acne dan bisa buat anti aging.
2. Skincare dari Tanaman Lokal
Ada banyak tanaman lokal Indonesia yang berkhasiat untuk skincare. Nose Herba Indo, kata Rivaldi sudah bekerja sama untuk melakukan sejumlah penelitian dengan universitas-universitas yang ada di Indonesia, seperti UI, UGM, Unpad, USU, dan Universitas Mulawarman.
“Kami juga sekarang kerjasama dengan BRIN untuk meng-highlight beberapa tanaman Indonesia yang bisa dijadikan bahan baku alami dan memiliki manfaat untuk kecantikan. Salah satunya daun Centella asiatica atau di Indonesia disebut pegagan. Centella ternyata kaya antioksidan dan bisa buat shooting, buat menenangkan wajah yang kemerahan,” ungkap Rivalda.
Kerja sama penelitian di UI meng-highlight tanaman kayu manis. Kayu manis berkhasiat untuk jerawat. “Kandungan plavonoidnya juga banyak, juga ada beberapa efek lain yang masih dalam tahap penelitian,” ujar Rivalda.
Selain centella dan kayu manis, juga sedang diteliti daun jati dan daun kelor untuk mengatasi jerawat. “Ekstrak daun tersebut bisa dijadikan bahan beberapa produk, seperti dimasukin ke toner, facial wash,” jelas Rivalda.
3. Skincare untuk Pria
Sudah bukan zamannya hanya perempuan yang skincare-an. Para lelaki juga kini makin sadar diri untuk merawat wajahnya. “Kalau dulu kan lelaki hanya pakai facial wash, sekarang juga mulai banyak yang pakai pelembab dan sunscreen. Karena itu, para beautypreneur kini juga membuat produk skincare untuk pria,” kata Rivalda.
Rivalda mengatakan, pada Cosmobeaute 2024, PT Nose Herbal Indo tampil dengan tiga booth untuk memberikan informasi mendalam mengenai layanan maklon kosmetik, skincare, body care, hingga perawatan rambut.
Pengunjung juga merasakan pengalaman unik di Experience Zone PT Nose Herbal Indo, untuk berpartisipasi membuat sampel micellar water sendiri.
Memproduksi produk kecantikan dengan merek (brand) sendiri kata Rivalda kini semakin mudah. “Biasanya MOQ-nya (minimum order quantity) mulai dari 3 ribu pieces. Di Cosmobeaute ini bisa mulai dari 1.000 saja dan itu sudah all in dengan kemasan. Untuk investasinya juga bisa murah, mulai Rp50 juta itu sudah bisa membuat 1.000 pieces skincare,” jelas Rivalda.
Editor: Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Bisnis Kecantikan Terus Tumbuh, Ghanisa Clinic and Skincare Lakukan Ekspansi Gerai
Ghanisa Clinic and Skincare untuk ekspansif membuka cabang, salah satunya menyasar kota Bangkalan dengan membuka satu klinik. [478] url asal
#bisnis-kecantikan #ghanisa-clinic-and-skincare
(WE Finance) 19/07/24 20:40
v/11343888/
Warta Ekonomi, Jakarta -Menurunnya daya beli agaknya tidak membuat bisnis kecantikan surut. Hal ini terlihat dari semakin meriahnya industri kecantikan, perawatan kulit dengan berbagai produknya yang masih punya tempat tersendiri.
Peluang inilah yang terus dimaksimalkan oleh Ghanisa Clinic and Skincare untuk ekspansif membuka cabang, salah satunya menyasar kota Bangkalan dengan membuka satu klinik.
“Kami melihat Bangkalan, Madura sebagai salah satu kota yang punya potensi bisnis kecantikan yang tinggi. Hal ini terlihat dari mitra maupun captive market yang cukup positif di kota ini. Tentunya kami juga berharap bisa berkontribusi pada perkembangan industri kecantikan di sini,” papar Deddy Purnomo, Founder dan CEO PT Ghanisa Ridho Indonesia Sinergy kepada wartawan di sela-sela pembukaan Ghanisa Beauty Center Bangkalan belum lama ini
Bersama sang istri Rifatul Minnah yang menggawangi perkembangan bisnis, Ghanisa berharap tentunya kehadiran di Bangkalan akan diikuti dengan lahirnya klinik di kota lain yang potensial. Menggandeng prinsip waralaba syariah, tentunya Ghanisa mencoba memberikan pilihan bisnis kepada mitra untuk sama-sama berkembang dan maju bersama, tanpa prinsip memberatkan mitra dalam berbisnis.
“Kami tentunya tidak semata-mata mengejar profit, tapi bagaimana mitra Ghanisa Clinic & Skincare bisa berkembang di setiap kota, tanpa harus dibebani berbagai pengeluaran yang tidak penting. Dengan prinsip syariah tentunya kami sebagai master franchise bisa mencari solusi untuk sama-sama berkembang,” papar Deddy Purnomo.
Potensi keuntungan calon mitra Ghanisa juga dianggap cukup signifikan. Dimana permintaan perawatan kulit cukup tinggi, yaitu bisa mencaiapi Rp 25 Juta hingga Rp 50 juta per bulannnya sepanjang dibarengi penerapan SOP dengan baik dan benar.
“Mitra cukup bergabung mempersiapkan modal sesuai paket yang dipilih, biar kami yang mengurus hingga siap jalan. Tentunya peluang ini memudahkan bagi mereka yang ingin menjadi beautypreneur dengan sistim yang sudah berjalan,” imbuh Rifatul Minnah selaku COO & Founder Ghanisa Clinic and Skincare.
Dipilihnya Bangkalan sebagai salah satu pengembangan Ghanisa tentu menjadikan kota-kota penyangga di sekitar utama untuk tumbuh besar bersama bisnis klinik dan perawatan kulit.
Tak heran, sejak 2014 dengan membuka sebuah klinik kecil di Pelaihari, Kalimantan Selatan, kini telah membuka di beberapa kota seperti Malang, Cikarang, Asam Asam, Singaraja (Bali), Banjar Baru, Balangan, Amuntai.
Deddy juga menyebut bisnis berkonsep syariah, selain mengedepankan kemajuan bersama tanpa adanya unsur riba, haram maupun spekulasi yang memang tidak diperbolehkan dari agama, untuk kemitraan dengan paket tertentu akan memperoleh paket hadiah Umroh.
Peluang ini tentu saja selain memberikan kesempatan untuk berbisnis kecantikan, tentunya bisa memberikan kesempatan kepada calon mitra untuk beribadah.
Memang, bisnis kecantikan terus menunjukan tren positif pasca membaiknya kondisi Covid 19. Hal ini terlihat dimana industri kosmetik dan kesehatan Tanah Air berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Selama semester I-2023, pertumbuhan industri kosmetik dan kesehatan mengalami peningkatan 5%.
Angka itu diperkirakan menyentuh 9% pada tahun 2026. Diakui, Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar, memiliki potensi industri kosmetik dan kesehatan yang luar biasa. Terlebih Indonesia dipastikan mendapatkan bonus demografi di tahun 2030 yang membuat pasar kosmetik di tanah air maupun luar negeri semakin meningkat.