JAKARTA, investor.id – Harga batu bara mayoritas menguat pada Senin (21/10/2024). Di tengah rencana India membangun bursa batu bara.
Harga batu bara Newcastle untuk Oktober 2024 naik US$ 0,2 menjadi US$ 145,6 per ton. Sedangkan November 2024 malah jatuh US$ 0,3 menjadi US$ 145,6 per ton. Sementara itu, Desember 2024 terkerek US$ 0,2 menjadi US$ 148,3 per ton.
Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk Oktober 2024 jatuh US$ 0,75 menjadi US$ 118,6. Sedangkan, November 2024 turun US$ 0,35 menjadi US$ 116,5. Sedangkan pada Desember 2024 jatuh US$ 0,5 menjadi US$ 117,6.
Dikutip dari Reuters, India berencana untuk mendirikan bursa batu bara yang bertujuan menstabilkan harga bahan bakar tersebut serta meningkatkan ketersediaannya. Hal itu diungkapkan Menteri Batu Bara India G Kishan Reddy.
"Pekan lalu kami menerima pengarahan mengenai pembentukan bursa batu bara," ujar Reddy, namun ia tidak mengungkapkan secara pasti kapan bursa ini akan mulai beroperasi.
Selain itu, India juga tengah mencari cara untuk mengimpor pasokan batu bara kokas dari Mongolia melalui Rusia, menurut seorang pejabat senior pemerintah yang memiliki pengetahuan langsung tentang hal ini. Upaya tersebut dilakukan karena India ingin menghindari ketergantungan yang terlalu besar pada transit melalui China.
Pasokan Tidak Stabil
Pabrik-pabrik di India, sebagai produsen baja mentah terbesar kedua di dunia, menghadapi pasokan batu bara kokas yang tidak stabil dari Australia tahun lalu. Pemerintah India telah mengirim delegasi ke Mongolia dalam rangka mendiversifikasi sumber bahan bakar penting ini.
Sementara itu, produksi batu bara China naik 4,4% year on year (yoy) pada September, menurut data biro statistik. Setelah inspeksi keselamatan diluncurkan di awal tahun dan lebih banyak kapasitas batu bara menjadi bahan kimia kembali beroperasi.
Produksi September naik menjadi 414,46 juta metrik ton, dari 396,55 juta ton pada Agustus. "Produksi batu bara pada September terus meningkat, terutama diuntungkan oleh peningkatan keselamatan tambang," kata analis di Galaxy Futures.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News