#30 tag 24jam
Daftar Contact Center BRI, Bisa Dihubungi 24 Jam Bebas Pulsa
Berikut daftar contact center BRI yang dapat dihubungi selama 24 jam secara mudah dan bebas pulsa. Ini informasinya. [503] url asal
#bri #bank-bri #call-center #bank-rakyat-indonesia-bri #customer-service #brimo
(Bisnis Tempo) 30/09/24 10:33
v/15760997/
TEMPO.CO, Jakarta - Nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dapat menghubungi pusat bantuan ataucontact centerBRI untuk berbagai kebutuhan, mulai dari menanyakan produk hingga mengajukan keluhan. Dengan begitu, nasabah dapat menyelesaikan masalah terkait layanan perbankan yang sedang dialami.
Dengan adanya layanan pelanggan ataucustomer service(CS), nasabah BRI dapat meminta bantuan untuk mengatasi beberapa masalah, seperti kartu debit atau anjungan tunai mandiri (ATM) terblokir dan lupa PINmobile bankingBRImo. Lantas, apa saja layanan bantuan yang disediakan BRI?
Daftar Contact Center BRI
Berikut beberapa layanan konsumen BRI yang dapat dimanfaatkan nasabah untuk mengatasi masalah di bidang perbankan:
1. Call Center
Nasabah dapat menghubungi pusat telepon ataucall center(021) 1500 017 untuk meminta bantuan. Layanancall centertersebut dapat diakses selama 24 jam, tetapi tidak bebas pulsa.
Adapun biaya yang dikenakan tergantung dari kebijakan masing-masing operator layanan telekomunikasi.
2. Email
Selain itu, nasabah juga meminta bantuan pihak BRI dengan menghubungi melalui surel (email) callbri@bri.co.id. Tuliskan topik utama yang ingin ditanyakan di bagian subjek, lalu jelaskan kronologi permasalahan yang dialami pada bagianbody email.
Nasabah juga dapat melampirkan bukti, seperti tangkapan layar aplikasi BRImo yang tidak dapat diakses.
3. WhatsApp
Kemudian, BRI juga menyediakan layanan bantuan melalui WhatsApp yang disebut sebagai Sabrina.
Nasabah hanya perlu mengirimkan pesan singkat ke nomor WhatsApp 0812 12 14017, lalu pilih topik permasalahan yang dihadapi. Nasabah dapat memilih menu Live Chat Agent untuk meminta bantuan secara langsung kepada pihak CS BRI.
4. Website BRI
Nasabah BRI juga dapat memanfaatkan layanan bantuan yang tersedia di laman resmi BRI. Akses situs bri.co.id/hubungi-kami untuk menghubungiCS BRIdengan langkah-langkah sebagai berikut:
-Kunjungi laman bri.co.id/hubungi-kami.
-Masukkan nama lengkap, alamatemail,dan nomor ponsel aktif.
-Pilih topik bantuan, meliputi informasi, saran, atau keluhan.
-Isikan kronologi atau pesan pada kolom yang tersedia.
-Unggah bukti dalam format jpg, png, pdf, zip, atau rar dengan ukuran maksimal 5 Mb.
-Centan bagian kirim salinan formulir pengaduan keemail.
-Masukkan kode verifikasi yang muncul di layar.
-Tekan tombol Kirim.
-Tunggu respons dari CS Sabrina diemailyang didaftarkan.
5. Aplikasi BRImo
Nasabah juga dapat menghubungi kontak BRI melalui aplikasi BRImo. Melalui aplikasimobile bankingtersebut, nasabah nantinya akan diarahkan untuk menghubungicall center1500 017.
Berbeda dengan cara manual,call centeryang diakses melalui aplikasi BRImo tidak membebankan biaya pulsa.
Berikut tata cara untuk menghubungicall centerBRI 1500 017 bebas pulsa melalui aplikasi BRImo:
-Buka aplikasi BRImo.
-Pilih menu Pusat Bantuan di kanan atas halaman awal setelah masuk akun (login).
-Pilih opsi Hubungi Kami Contact BRI.
-Pilih opsi Layanan Bebas Pulsa.
-Lakukan konfirmasi untuk menghubungicall centerBRI bebas pulsa dan menggunakan data internet.
-Apabila setuju, maka tekan tombol “Ya, Hubungi”.
6. Media Sosial
Nasabah yang membutuhkan informasi atau mengajukan aduan juga dapat menghubungi layanan pelanggan BRI melalui berbagai kanal media sosial.
Hubungi BRI melalui fitur pesan untuk menghindari penipuan ke Instagram @bankbri_id, Facebook BANK BRI, dan X (Twitter) @BANKBRI_ID, @promoBRI, atau @kontakBRI.
Pastikan akun media sosial yang dihubungi telah terverifikasi yang ditandai dengan simbol centang. Nasabah juga perlu menjaga kerahasian data perbankan, seperti PIN, nama pengguna (username), kata sandi, kode OTP, Qlola IB Token, dan 3 digit angka di belakang kartu debit.
Jasa Layanan Customer Service Mulai Pakai AI
Teknologi Artificial mulai rambah layanan customer service, bisa balas chat [275] url asal
(Bisnis.Com - Teknologi) 14/09/24 15:58
v/15021749/
Bisnis.com, JAKARTA - Teknologi artificial intelegence mulai merambah banyak sektor, salah satunya jasa layanan customer service.
Salah satunya adalah Malika AI, sebuah perusahaan teknologi Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) asal Yogyakarta yang merancang inovasi dalam layanan customer service online.
Mereka menciptakan customer service AI yang mampu menggantikan peran customer service (CS) tradisional.
Sebuah software yang bisa membalas pesan dari pelanggan dengan sangat natural sebagaimana seorang CS manusia. Dan hebatnya, CS ini selalu online selama 24 jam, tanpa memikirkan hari libur.
Alfira Nur, pimpinan dari Malika Project mengatakan sejak diluncurkan, lebih dari seratus bisnis telah menggunakan platform AI ini. Hingga saat ini, lebih dari 500.000 pengguna telah terlayani dan lebih dari 10 juta pesan telah diproses melalui platform ini.
Dia memaparkan salah satu keunggulan utama Malika AI adalah layanan pelatihan AI yang gratis, yang dapat dioptimalkan sesuai dengan produk yang dijual pebisnis.
“Proses melatih “otak AI” ini biasanya memerlukan biaya yang sangat besar, namun di Malika AI, customisasi untuk masing-masing bisnis sudah termasuk dalam paket pembelian,” ungkapnya.
Menurutnya, berbeda dengan layanan “chat otomatis” pada umumnya yang menggunakan tombol-tombol atau perintah “ketik nomor,” Malika AI benar-benar dibalas secara tepat, akurat, dengan bahasa manusia yang sangat natural.
Malika AI memiliki berbagai fitur antara lain kemampuan untuk memahami percakapan dengan berbagai jenis bahasa, termasuk penggunaan singkatan dan bahasa tidak baku, membalas chat, melakukan penjualan, melakukan follow up, menyelesaikan transaksi, hingga memeriksa ongkos kirim dan keaslian bukti transfer secara autopilot. Platform ini bisa digunakan di berbagai platform mulai dari Whatsapp, DM Instagram, Tokopedia, hingga Telegram.
Dengan kemampuan ini, Malika AI menawarkan solusi yang praktis dan sangat hemat biaya bagi para pebisnis, tanpa harus bergantung pada tenaga manusia.
#AwasJebakanBadman, DANA Imbau Pengguna Waspada Modus CS Palsu
Lewat campaign #AwasJebakanBadman, DANA pun memberikan beberapa tips yang bisa di lakukan untuk dapat terhindar dari CS palsu. [495] url asal
#penipuan-online #customer-service-palsu #dompet-digital-dana
(detikFinance - Fintech) 12/07/24 14:00
v/10536668/
Jakarta - Hati-hati penipuan online kian marak dan bisa menjebak siapa saja. Apalagi saat ini modus penipuan makin beragam.
Salah satunya yang mengatasnamakan customer service (CS) atau layanan pelanggan abal-abal. Masyarakat mesti waspada dengan oknum yang mengaku sebagai CS palsu.
Untuk membantu mengatasi modus penipuan ini, dompet digital DANA pun menghimbau para penggunanya untuk selalu berhati-hati terhadap oknum CS palsu yang mengatasnamakan DANA. Lewat campaign #AwasJebakanBadman, DANA pun memberikan beberapa tips yang bisa di lakukan untuk dapat terhindar dari CS palsu.
Monitor Pergerakan Online Mencurigakan
Jika ada CS mencurigakan yang menghubungimu, amati pergerakannya. Jangan berikan data pribadimu seperti PIN, Kode OTP, dan lainnya karena CS DANA yang asli tidak akan pernah meminta data pribadi ini. Selain itu, kamu juga bisa cek apakah nomor atau sosial media yang menghubungimu itu merupakan channel official DANA atau bukan.
Lakukan Konfirmasi
Langkah selanjutnya, kamu bisa melakukan konfirmasi apakah nomor, sosial media, atau link yang menghubungimu tersebut benar dari DANA atau bukan. Caranya, kamu cukup buka DANA Protection di aplikasi DANA, dan masukkan nomor, sosial media, atau link tersebut untuk kemudian dicek keasliannya.
Segera Laporkan
Jika terkonfirmasi bukan dari DANA, segera laporkan melalui bagian Laporkan via Aduan Nomor di laman DANA Protection. Nantinya kamu akan langsung terhubung dengan layanan Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia (Kemkominfo). Dengan begini, kamu juga bisa ikut membantu para pengguna DANA yang lainnya agar tidak terkena jebakan badman.
Selain ketiga hal tersebut, kamu juga bisa menerapkan beberapa tips tambahan di bawah ini agar semakin aman dari modus penipuan CS palsu. Untuk info lengkapnya bisa cek di sini ya:
- DANA sudah tidak lagi memiliki Customer Care via WhatsApp.
- DANA hanya melayani keluhan dan aduan via DIANA, email help@dana.id, call center DANA 1500 445, serta sosial media resmi DANA Indonesia.
- DANA tidak pernah menghubungi customer terlebih dahulu tanpa adanya laporan.
- Jangan asal klik link atau isi form dari pihak tidak jelas yang mengatasnamakan DANA.
- Jangan download & install aplikasi DANA dari link yang dibagikan di grup pesan instan, seperti WhatsApp, Telegram & lainnya.
- Selalu rahasiakan PIN & Kode OTP kamu, jangan pernah dibagikan ke siapa pun termasuk DANA.
- Segera report dan block nomor WhatsApp yang mengatasnamakan DANA.
- Akun resmi media sosial DANA Cuma yang bercentang biru. Jangan terkecoh akun serupa lainnya ya.
(ads/ads)
3 Ciri CS Palsu, Kenali Modusnya agar Tidak Tertipu Halaman all
Agar terhindari dari tindak penipuan oleh oknum CS palsu, kenali dulu cirinya berikut ini. Halaman all [893] url asal
#modus-kejahatan #dana #customer-service #cs-palsu
(Kompas.com) 11/07/24 18:39
v/10466534/
KOMPAS.com –“Di era digital, privasi adalah ilusi”.
Begitulah kata mantan karyawan dari Central Intelligence Agency (CIA) yang menjadi kontraktor untuk National Security Agency (NSA), Edward Snowden.
Ia menilai saat seseorang mengunggah datanya ke dalam dunia maya, data itu langsung dikumpulkan oleh pihak tertentu untuk dijadikan bahan analisis atau keperluan lain.
Pada beberapa kasus, data yang terkumpul berisiko digunakan oleh sejumlah oknum untuk melakukan aksi social engineering. Salah satunya, dengan menghubungi korban dan mengaku sebagai customer service (CS) dari lembaga keuangan.
Mereka biasanya akan meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang untuk berbagai alasan. Korban yang tidak waspada bisa terjerumus ke dalam modus penipuan tersebut. Tidak hanya uang yang hilang, data pribadi juga terancam bocor.
Untuk terhindar dari kejadian tersebut, Anda tentu harus berhati-hati. Penting bagi Anda untuk bisa mengenali ciri dari akun CS palsu agar terhindar dari kerugian yang tak diinginkan.
Berikut adalah tiga ciri akun CS palsu yang patut diwaspadai.
1. Meminta data pribadi
Oknum CS palsu yang mengaku sebagai CS resmi lembaga keuangan biasanya akan meminta korban untuk menyebutkan data-data pribadi yang bersifat krusial, seperti kode one-time password (OTP), nomor kartu kredit atau debit, nomor CVV, tanggal lahir, dan nama ibu kandung.
Padahal, CS resmi dari lembaga keuangan tidak akan meminta nasabah menyebutkan data pribadi tersebut saat membantu mengatasi keluhan.
Salah satu modus yang sering dilakukan oknum CS palsu adalah berpura-pura menawarkan bantuan kepada korban untuk memblokir akun atau rekening nasabah. Setelah itu, CS palsu akan meminta korban menyebutkan data-data pribadinya untuk disalahgunakan.
2. Melakukan panggilan berulang kali
Ciri-ciri penipuan CS palsu selanjutnya adalah oknum CS akan melakukan panggilan berulang kali, meskipun calon korban telah menolak panggilan. Ketika telepon tersebut diangkat, biasanya oknum CS palsu akan melakukan panggilan secara memaksa sehingga membuat calon korban tidak nyaman.
Selain itu, Anda juga patut waspada jika dihubungi oleh akun CS palsu berulang kali, padahal Anda tidak merasa melaporkan keluhan.
3. Tidak menggunakan nomor telepon resmi
Oknum CS palsu bisa menggunakan nomor telepon yang mirip dengan nomor call center resmi suatu lembaga. Bedanya, nomor telepon yang digunakan palsu karena disertai dengan awalan, seperti angka 021, +621, atau simbol tanda tambah (+) sebelum nomor telepon.
Selain call center, akun CS palsu juga kerap menghubungi calon korban lewat aplikasi WhatsApp dengan nomor palsu. Salah satu cara mengenali keresmian nomor WhatsApp adalah nomor WhatsApp resmi lembaga keuangan dilengkapi dengan tanda verifikasi centang hijau.
Itu tadi cara mengenali ciri dari akun CS palsu. Bila mendapatkan panggilan dari nomor mencurigakan dan melakukan sejumlah hal di atas, Anda jelas harus waspada.
Untuk diketahui, salah satu pihak yang kerap disalahgunakan namanya dalam tindak penipuan tersebut adalah DANA.
Agar para penggunanya bisa aman dari berbagai modus penipuan, DANA pun mengeluarkan kampanye bertajuk #AwasJebakanBadman.
Melalui kampanye tersebut, DANA memberikan edukasi dan sejumlah informasi penting agar masyarakat terhindar dari aksi kejahatan digital bermodus CS palsu. Berikut adalah infonya.
dok. DANA DANA mengimbau penggunannya untuk selalu menerapkan monitor, konfirmasi, dan lapor jika mencurigai adanya tidak penipuan mengatasnamakan DANA.Pertama, monitor. Selalu monitor berbagai modus kejahatan saat bertransaksi online. Contohnya, saat dihubungi oleh oknum CS yang mengaku dari pihak bank atau dompet digital, ada baiknya tidak langsung percaya. Periksa dulu apakah nomor yang menghubungi Anda tersebut benar nomor asli atau bukan.
Kedua, konfirmasi. Jika mencurigai adanya tindak penipuan yang mengatasnamakan DANA, Anda bisa mengecek asli atau palsunya link, kontak, ataupun media sosial yang menghubungi Anda lewat fitur DANA Protection di aplikasi DANA. Dengan melakukan konfirmasi di DANA Protection, Anda bisa lebih mudah untuk mengetahui oknum yang mencoba menipu.
Ketiga, lapor. Apabila CS yang menghubungi Anda terbukti hanya mengaku-ngaku sebagai pihak dari DANA, Anda bisa langsung melaporkannya lewat bagian Laporkan via Aduan Nomor yang ada di DANA Protection.
Fitur tersebut akan langsung menghubungkan Anda dengan layanan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Dengan begitu, Anda tidak hanya membantu diri sendiri terhindar dari penipuan online, tetapi juga membantu pengguna DANA lain.
Selain ketiga informasi tersebut, Anda juga bisa menerapkan tip-tip lain dari DANA agar semakin terhindar dari modus penipuan.
Salah satu contohnya adalah CS DANA tidak lagi melayani keluhan lewat WhatsApp. Apabila pengguna DANA memiliki keluhan, dapat melakukan aduan melalui live chat DANA Digital Assistance (DIANA), call center DANA di nomor 1500445, dan email help@dana.id.
Selain itu, CS DANA juga tidak pernah meminta informasi pribadi. CS DANA tidak akan meminta pengguna untuk membagikan informasi pribadi, seperti personal identification number (PIN) DANA, dan kode one-time password (OTP).
Kemudian, CS DANA tidak akan menghubungi nasabah terlebih dahulu. DANA menegaskan, pihaknya tidak akan pernah menghubungi pengguna terlebih dahulu jika mereka tidak membuat laporan apa pun.
Itu tadi ciri akun CS palsu dan tindakan yang bisa Anda lakukan jika mencurigai penipuan atas nama DANA. Untuk informasi lebih lengkap mengenai fitur dan keamanan DANA, silakan kunjungi website resmi DANA atau akun Instagram @dana.id dan TikTok @dana.Indonesia.
3 Ciri CS Palsu, Kenali Modusnya agar Tidak Tertipu
Agar terhindari dari tindak penipuan oleh oknum CS palsu, kenali dulu cirinya berikut ini. Halaman all [893] url asal
#modus-kejahatan #dana #customer-service #cs-palsu
(Kompas.com) 11/07/24 18:39
v/10440770/
KOMPAS.com –“Di era digital, privasi adalah ilusi”.
Begitulah kata mantan karyawan dari Central Intelligence Agency (CIA) yang menjadi kontraktor untuk National Security Agency (NSA), Edward Snowden.
Ia menilai saat seseorang mengunggah datanya ke dalam dunia maya, data itu langsung dikumpulkan oleh pihak tertentu untuk dijadikan bahan analisis atau keperluan lain.
Pada beberapa kasus, data yang terkumpul berisiko digunakan oleh sejumlah oknum untuk melakukan aksi social engineering. Salah satunya, dengan menghubungi korban dan mengaku sebagai customer service (CS) dari lembaga keuangan.
Mereka biasanya akan meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang untuk berbagai alasan. Korban yang tidak waspada bisa terjerumus ke dalam modus penipuan tersebut. Tidak hanya uang yang hilang, data pribadi juga terancam bocor.
Untuk terhindar dari kejadian tersebut, Anda tentu harus berhati-hati. Penting bagi Anda untuk bisa mengenali ciri dari akun CS palsu agar terhindar dari kerugian yang tak diinginkan.
Berikut adalah tiga ciri akun CS palsu yang patut diwaspadai.
1. Meminta data pribadi
Oknum CS palsu yang mengaku sebagai CS resmi lembaga keuangan biasanya akan meminta korban untuk menyebutkan data-data pribadi yang bersifat krusial, seperti kode one-time password (OTP), nomor kartu kredit atau debit, nomor CVV, tanggal lahir, dan nama ibu kandung.
Padahal, CS resmi dari lembaga keuangan tidak akan meminta nasabah menyebutkan data pribadi tersebut saat membantu mengatasi keluhan.
Salah satu modus yang sering dilakukan oknum CS palsu adalah berpura-pura menawarkan bantuan kepada korban untuk memblokir akun atau rekening nasabah. Setelah itu, CS palsu akan meminta korban menyebutkan data-data pribadinya untuk disalahgunakan.
2. Melakukan panggilan berulang kali
Ciri-ciri penipuan CS palsu selanjutnya adalah oknum CS akan melakukan panggilan berulang kali, meskipun calon korban telah menolak panggilan. Ketika telepon tersebut diangkat, biasanya oknum CS palsu akan melakukan panggilan secara memaksa sehingga membuat calon korban tidak nyaman.
Selain itu, Anda juga patut waspada jika dihubungi oleh akun CS palsu berulang kali, padahal Anda tidak merasa melaporkan keluhan.
3. Tidak menggunakan nomor telepon resmi
Oknum CS palsu bisa menggunakan nomor telepon yang mirip dengan nomor call center resmi suatu lembaga. Bedanya, nomor telepon yang digunakan palsu karena disertai dengan awalan, seperti angka 021, +621, atau simbol tanda tambah (+) sebelum nomor telepon.
Selain call center, akun CS palsu juga kerap menghubungi calon korban lewat aplikasi WhatsApp dengan nomor palsu. Salah satu cara mengenali keresmian nomor WhatsApp adalah nomor WhatsApp resmi lembaga keuangan dilengkapi dengan tanda verifikasi centang hijau.
Itu tadi cara mengenali ciri dari akun CS palsu. Bila mendapatkan panggilan dari nomor mencurigakan dan melakukan sejumlah hal di atas, Anda jelas harus waspada.
Untuk diketahui, salah satu pihak yang kerap disalahgunakan namanya dalam tindak penipuan tersebut adalah DANA.
Agar para penggunanya bisa aman dari berbagai modus penipuan, DANA pun mengeluarkan kampanye bertajuk #AwasJebakanBadman.
Melalui kampanye tersebut, DANA memberikan edukasi dan sejumlah informasi penting agar masyarakat terhindar dari aksi kejahatan digital bermodus CS palsu. Berikut adalah infonya.
dok. DANA DANA mengimbau penggunannya untuk selalu menerapkan monitor, konfirmasi, dan lapor jika mencurigai adanya tidak penipuan mengatasnamakan DANA.Pertama, monitor. Selalu monitor berbagai modus kejahatan saat bertransaksi online. Contohnya, saat dihubungi oleh oknum CS yang mengaku dari pihak bank atau dompet digital, ada baiknya tidak langsung percaya. Periksa dulu apakah nomor yang menghubungi Anda tersebut benar nomor asli atau bukan.
Kedua, konfirmasi. Jika mencurigai adanya tindak penipuan yang mengatasnamakan DANA, Anda bisa mengecek asli atau palsunya link, kontak, ataupun media sosial yang menghubungi Anda lewat fitur DANA Protection di aplikasi DANA. Dengan melakukan konfirmasi di DANA Protection, Anda bisa lebih mudah untuk mengetahui oknum yang mencoba menipu.
Ketiga, lapor. Apabila CS yang menghubungi Anda terbukti hanya mengaku-ngaku sebagai pihak dari DANA, Anda bisa langsung melaporkannya lewat bagian Laporkan via Aduan Nomor yang ada di DANA Protection.
Fitur tersebut akan langsung menghubungkan Anda dengan layanan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Dengan begitu, Anda tidak hanya membantu diri sendiri terhindar dari penipuan online, tetapi juga membantu pengguna DANA lain.
Selain ketiga informasi tersebut, Anda juga bisa menerapkan tip-tip lain dari DANA agar semakin terhindar dari modus penipuan.
Salah satu contohnya adalah CS DANA tidak lagi melayani keluhan lewat WhatsApp. Apabila pengguna DANA memiliki keluhan, dapat melakukan aduan melalui live chat DANA Digital Assistance (DIANA), call center DANA di nomor 1500445, dan email help@dana.id.
Selain itu, CS DANA juga tidak pernah meminta informasi pribadi. CS DANA tidak akan meminta pengguna untuk membagikan informasi pribadi, seperti personal identification number (PIN) DANA, dan kode one-time password (OTP).
Kemudian, CS DANA tidak akan menghubungi nasabah terlebih dahulu. DANA menegaskan, pihaknya tidak akan pernah menghubungi pengguna terlebih dahulu jika mereka tidak membuat laporan apa pun.
Itu tadi ciri akun CS palsu dan tindakan yang bisa Anda lakukan jika mencurigai penipuan atas nama DANA. Untuk informasi lebih lengkap mengenai fitur dan keamanan DANA, silakan kunjungi website resmi DANA atau akun Instagram @dana.id dan TikTok @dana.Indonesia.
