NEW YORK, investor.id — Indeks-indeks Wall Street membara pada Selasa (13/8/2024), bahkan S&P 500 mendekati level rekor bulan lalu. Hal itu berkat data inflasi pertama dari dua laporan penting Amerika Serikat yang dirilis pada minggu ini.
Dikutip dari CNBC internasional, Dow Jones Industrial Average ditutup melesat 408 poin (1,04%) pada 39.765,64. Nasdaq Composite melonjak 2,43% menjadi 17.187,61, sementara S&P 500 melejit 1,68% menjadi 5.434,43. Kini, S&P 500 hanya kurang dari 5% dari level tertingginya yang dicapai pada Juli lalu.
Indeks harga produsen (PPI), yang mengukur harga grosir, meningkat 0,1% bulan lalu. Para ekonom memperkirakan kenaikan 0,2% pada bulan Juli, sejalan dengan pembacaan bulan sebelumnya, menurut perkiraan konsensus Dow Jones.
Data PPI memberikan dorongan bagi investor menjelang laporan indeks harga konsumen (CPI) yang lebih diperhatikan, yang dijadwalkan akan dirilis pada Rabu (14/8/2024) pagi. Laporan tersebut diperkirakan menunjukkan kenaikan 0,2% dari bulan ke bulan, naik dari penurunan 0,1% pada bulan sebelumnya. Data ini diharapkan dapat memberikan arah bagi pasar yang tidak pasti setelah pergerakan liar minggu lalu.
David Russell, Kepala Strategi Pasar Global di TradeStation, mengatakan, data PPI memberikan bukti lebih lanjut bahwa tren inflasi telah berubah, terutama di sektor jasa. "Investor yang baru-baru ini menjual saham karena mengharapkan harga lebih rendah mungkin akan merasa frustasi. Perubahan besar belum terjadi,” papar Russell.
Lonjakan pada Selasa menambah keuntungan signifikan yang terlihat pada akhir minggu lalu, dengan pasar terus pulih dari penurunan tajam pada 5 Agustus. Sejak penutupan tersebut, indeks S&P 500 telah melonjak 4,2%.
Volatilitas juga turun tajam sejak saat itu. Indeks Volatilitas Cboe berada di bawah 20 pada hari Selasa setelah sempat melonjak di atas 65 minggu lalu.
Saham Starbucks melonjak 24,5% setelah jaringan kopi tersebut menunjuk Brian Niccol, CEO Chipotle saat ini, sebagai CEO barunya. Sementara itu, saham Chipotle turun 7,5%.
Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News