JAKARTA, investor.id - PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) bersiap mengambilalih perusahaan teknologi medis asal Singapura, Asa Ren Pte. Ltd. Akuisisi ini akan dieksekusi melalui skema inbreng dan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PM-HMETD) atau rights issue.
Dalam aksinya, Manajemen DGNS menyiapkan dua metode pengambilalihan Asa Ren. Pertama, melalui setoran saham Asa Ren oleh pemegang sahamnya ke DGNS sebagai setoran modal dalam bentuk selain uang (inbreng). Kedua, DGNS akan membeli saham Asa Ren langsung dari para pemegang saham eksisting.
Sebagai bagian dari rencana ini, DGNS akan menerbitkan sebanyak 921 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 505 per saham. Dengan nominal Rp 25 per saham, perusahaan berpotensi mengantongi dana sebesar Rp 465,1 miliar.
Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 357,89 miliar akan digunakan untuk mengakuisisi Asa Ren, menjadikan rencana ini sebagai akuisisi yang signifikan dengan nilai mencapai 182,23% dari total ekuitas DGNS.
Manajemen DGNS mengumumkan, dana hasil rights issue akan dimanfaatkan untuk mengakuisisi seluruh atau sebagian saham Asa Ren. Saat ini, DGNS memegang sebanyak 1,46% saham Asa Ren dan Ivan Rizal Sini selaku Komisaris Utama DGNS memegang sebanyak 0,57% saham Asa Ren.
DGNS dan Ivan Rizal Sini merupakan dua di antara 24 pemegang saham Asa Ren lainnya yang berasal dari pemegang saham institusi dan individu.
Rencana akuisisi ini merupakan bagian dari strategi besar DGNS untuk memperluas jangkauan bisnisnya di bidang teknologi medis. Asa Ren, yang dikenal sebagai pemain utama di bidang genomik dan analitik data kesehatan di Asia, diharapkan dapat membawa nilai tambah signifikan bagi DGNS, sehingga memungkinkan perseroan untuk meningkatkan portofolio layanannya dengan teknologi canggih dan inovasi medis terbaru.
Namun, pelaksanaan rights issue ini masih harus mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2024.
Jika pemegang saham merestui, selain untuk akuisisi, dana yang terkumpul dari pelaksanaan rights issue juga akan dipakai untuk memperkuat modal kerja perusahaan, memberikan fleksibilitas finansial yang lebih besar bagi DGNS dalam menjalankan operasional dan ekspansi di masa depan.
Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News