JAKARTA, investor.id – Manajemen PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) atau Cinema XXI sepakat membayarkan dividen interim sebesar Rp 416.725.000.000 atau Rp 5 per saham kepada 83.345.000.000 saham perseroan. Keputusan itu diambil setelah penonton CNMA membeludak mencapai 66,1 juta hingga September 2024.
“Kami sampaikan perseroan telah menyetujui dan memutuskan untuk membagikan dividen interim tahun buku 2024 sejumlah Rp 416.725.000.000 atau sama dengan Rp 5 per lembar saham,” tulis Sekretaris Perusahaan CNMA Indah Tri Wahyuni dalam pengumuman resminya dikutip, Rabu (23/10/2024).
Indah merinci, CNMA akan membayarkan dividen tunai pada 15 November 2024. Sementara, akhir perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi pada 30 Oktober 2024 serta pasar tunai pada 1 November 2024.
Selanjutnya, untuk ex dividen atau awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 31 Oktober 2024 dan pasar tunai pada 4 November 2024. Tanggal daftar pemegang saham yang berhak dividen (recording date) pada 1 November 2024.
“Divdien tunai tersebut akan dikenakan pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku,” ujar Indah.
Keputusan manajemen CNMA membagikan dividen interim tidak lepas dari kinerja positif perseroan yang mencetak pendapatan dan laba bersih bertumbuh. Sampai kuartal III-2024, CNMA tercatat berhasil membukukan pendapatan naik 12,1% yoy menjadi Rp 4,3 triliun dan laba bersih melonjak 36,6% yoy menjadi Rp 529,8 miliar, serta Ebitda melejit 17,9% yoy menjadi Rp 1,3 triliun.
Ekspansi
Direktur Utama Cinema XXI Suryo Suherman menyampaikan, capaian pertumbuhan kinerja positif ini berkat strategi bisnis CNMA yang efektif dan adaptif terhadap permintaan pasar, termasuk melakukan ekspansi di berbagai wilayah di Indonesia.
Pendapatan Cinema XXI sampai sembilan bulan tahun ini didukung oleh kontribusi penjualan tiket bioskop yang meningkat. Peningkatan ini bersamaan dengan penambahan jumlah layar bioskop CNMA di berbagai wilayah Indonesia.
Tercatat, jumlah penonton di Cinema XXI hingga 30 September 2024 sejumlah 66,1 juta penonton, meningkat 11,8% secara yoy. Alhasil, membeludaknya jumlah penonton tersebut mengerek pendapatan penjualan tiket bioskop hingga Rp 2,67 triliun, atau berkontribusi sebesar 63% dari total pendapatan.
Sementara itu, pendapatan dari lini bisnis produk makanan dan minuman mencapai Rp 1,44 triliun atau mencerminkan 34% dari total pendapatan. Itulah sebabnya, perseroan membagikan dividen interim sebagai wujud nyata dari komitmen CNMA untuk memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham.
Ke depan, Cinema XXI bersiap terus berekspansi ke berbagai wilayah di Indonesia. Sampai pengujung September 2024, Cinema XXI sudah menambah 42 layar baru di berbagai daerah. Praktis, per 30 September 2024, CNMA telah mengoperasikan 249 bioskop dengan total 1.322 layar di 61 kota di seluruh Indonesia.
“Kami senantiasa berinovasi mengikuti perkembangan industri film Tanah Air dan memastikan masyarakat dapat merasakan pengalaman menonton berkualitas tanpa kompromi dengan harga terjangkau,” tutup Suryo.
Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News