#30 tag 24jam
Doa dan Dzikir Pagi Pembuka Rezeki dari Segala Arah
Bacaan dan amalan doa pembuka rezeki dari segala arah yang dibaca di pagi hari. [649] url asal
#doa #kumpulan-doa #doa-mustajab #doa-doa-mustahab #kumpulan-doa-mustajab #doa-dikabulkan-allah-swt #doa-rezeki #doa-pembuka-rezeki #doa-pembuka-rezeki-di-pagi-hari
(Bisnis.Com) 28/10/24 16:15
v/17106333/
Bisnis.com, JAKARTA - Doa pagi pembuka rezeki menjadi amalan yang dianjurkan untuk mengawali hari dengan penuh keberkahan. Membaca doa dan dzikir pagi secara rutin dipercaya dapat membuka pintu rezeki dan memberikan perlindungan dari segala keburukan.
Dalam Islam, terdapat berbagai doa dan dzikir pagi yang disunnahkan, seperti Ayat Kursi, istighfar, dan doa meminta rezeki yang halal dan berkah. Amalan-amalan ini tidak hanya mendatangkan ketenangan, tetapi juga menjadi ikhtiar agar Allah SWT mempermudah segala urusan serta melimpahkan rezeki yang baik sepanjang hari.
Mencari rezeki tak hanya dilakukan dengan bekerja saja. Namun juga harus dibarengi doa yang khusuk kepada Allah SWT. Allah SWt pun akan melapangkan rezeki hambanya yang dikehendaki-Nya. Salah satu cara membuka pintu rezeki adalah dengan membaca doa di pagi hari.
Doa memohon untuk dibukakan pintu rezeki ini bisa diamalkan setiap waktu atau dibaca pada pagi hari sebelum berangkat kerja.
Meminta rezeki dengan cara berdoa juga bisa diamalkan setiap kali selesai mengerjakan sholat fardhu, dengan harapan agar Allah Swt senantiasa memberikan kemudahan dan kelapangan rezeki-Nya kepada kita.
Hal ini sesuai dengan firman di dalam Al-Qur’an surat At-Talaq ayat 3 yang berbunyi:
وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
“Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu”.
Berikut ini doa pagi hari yang bisa diamalkan untuk membuka pintu rezeki dari segala arah, dikutip dari NU Online.
Doa Pagi Hari Pembuka Rezeki
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ اَنْوَاعِ الرِّزْقِ وَالْفُتُوْحَاتِ، بَابَاسِطَ الَّذِيْ يبَسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَآء بِغَيْرِ حِسَابٍ اُبْسُطْ عَلَيَّ رِزْقًا كَثِيْرًا مِنْ كُلِّ جِهَةٍ مِنْ خَزَائِنِ رِزْقِكَ بِغَيْرِ مِنَّةٍ مَخْلُوْقٍ بِفَضْلِكَ وَكَرَمِكَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Artinya: "Wahai Allah limpahkanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad Saw; sebanyak aneka rupa rizqi. Wahai Dzat Yang Maha Meluaskan rizqi kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. Luaskan dan banyakanlah rizqiku dari segenap setiap penjuru dan perbendaharaan rizqi-Mu tanpa pemberian dari makhluk, berkat kemurahan-Mu jua. Dan limpahkanlah pula rahmat dan salam atas dan para sahabat beliau."
Amalan Pembuka Rezeki Sesuai Ajaran Rasulullah SAW
Nabi Muhammad SAW meminta kepada sejumlah sahabatnya untuk mengamalkan doa di bawah ini untuk memperlancar rezeki di dunia.
Bacaan yang bisa diamalkan oleh umat muslim sesuai anjuran Rasulullah SAW yakni:
“La ilaha illallah. Almalikul haqqul mubin” setiap hari 100 kali.
“Subhanallahi wa bihamdih, subhanallahil adzim, astaghfirullahal adzim” setiap hari 100 kali.
Ulama meyakini bahwa bacaan tersebut baik dibaca saat di antara salat sunah Subuh dan Subuh. Selain itu, bacaan tersebut juga bisa dibaca di waktu setelah matahari gelincir (penanda Zhuhur).
Adapun rezeki yang dimaksud yakni mencakup rezeki lahir maupun batin. Artinya, umat muslim meminta Allah SWT untuk senantiasa memberikan mereka kelancaran dalam pekerjaan dan berkegiatan.
Kemudian doa dan amalan di atas juga dibaca untuk membuat seseorang terhindar dari keadaan sulit dan buruk.
Bacaan “La ilaha illallah. Almalikul haqqul mubin. Muhammadur Rasulullah Ash-shadiqul Wa‘dil Amin” merupakan kalimat yang tertera di pintu Ka‘bah.
Dijelaskan bahwa siapa yang membacanya, akan mendapat pahala yang besar. Demikian keterangan Mufti Jakarta Habib Utsman bin Yahya dalam karyanya "Kitab Sifat Dua Puluh" dengan bahasa Arab Melayu. Wallahu A ‘lam.
Doa dan Dzikir Pagi Pembuka Rezeki
1. Ayat Kursi
Membaca Ayat Kursi setiap pagi diyakini dapat mendatangkan keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT.
2. Doa Memohon Ilmu, Rezeki, dan Amal yang Diterima
“Allahumma inni as-aluka 'ilman nafi’a, wa rizqon thoyyiba, wa 'amalan mutaqobbala.”
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima."
3. Istighfar
Memperbanyak bacaan "Astaghfirullah" setiap pagi dapat membuka pintu rezeki dan menghapus dosa.
4. Doa Meminta Kebaikan Hari Ini
“Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba’dahu, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa syarri maa ba’dahu.”
Artinya: "Ya Tuhanku, aku memohon kebaikan di hari ini dan hari-hari setelahnya, serta aku berlindung kepada-Mu dari keburukan hari ini dan hari-hari setelahnya."
5. Hauqalah
Membaca "La hawla wa la quwwata illa billah" sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan kekuatan dan rezeki dari Allah.
Demikian bacaan doa dan dzikir pagi hari untuk membuka pintu rezeki dari berbagai arah.
Doa Ziarah Kubur untuk Orang Tua sesuai Ajaran Rasulullah SAW
Bacaan doa ziarah kubur untuk orang tua yang sudah meninggal sesuai anjuran Rasulullah SAW. [945] url asal
#doa #kumpulan-doa #doa-mustajab #doa-doa-mustahab #kumpulan-doa-mustajab #doa-ziarah #doa-ziarah-kubur #doa-ziarah-kubur-untuk-orang-tua #doa-untuk-orang-tua
(Bisnis.Com - Terbaru) 28/10/24 15:53
v/17104985/
Bisnis.com, JAKARTA - Ziarah kubur merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam, terutama untuk mendoakan orang tua yang telah tiada. Dalam ajaran Rasulullah SAW, doa ziarah kubur bertujuan untuk memohon ampunan, rahmat, dan kedamaian bagi ahli kubur, serta mengingatkan umat akan kehidupan akhirat.
Dengan membaca doa ziarah kubur sesuai tuntunan Rasulullah SAW, diharapkan anak-anak dapat mempersembahkan bakti mereka kepada orang tua yang telah meninggal.
Artikel ini akan mengulas bacaan doa ziarah kubur yang lengkap dan sesuai dengan tata cara yang diajarkan dalam Islam, sehingga setiap muslim dapat mengamalkannya dengan benar dan khusyuk.
Ziarah juga mengajarkan seorang manusia untuk mengambil pelajaran untuk merenungi hidup yang kelak akan berakhir.
Doa Ziarah Kubur sesuai Ajaran Rasulullah SAW
Melakukan ziarah kubur juga dilakukan oleh Rasullah SAW. Dalam Shahih Muslim dijelaskan bahwa setiap kali keluar rumah pada akhir malam menuju Baqi’ (makam para sahabat di Madinah yang kini menjadi makam Rasulullah), Rasulullah menyapa penduduk makam dengan kalimat berikut:
السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ
Assalâmu‘alaikum dâra qaumin mu’minîn wa atâkum mâ tû‘adûn ghadan mu’ajjalûn, wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn
Artinya: Assalamu’alaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian.
Kemudian setelah membaca doa tersebut, Rasulullah SAW melanjutkan dengan membaca doa:
"Ya Allah, ampunilah orang-orang yang disemayamkan di Baqi’”
Melansir NU Online, doa ini bisa diganti dengan memohonkan ampun kepada para ahli kubur tempat peziarah berkunjung.
Siti A’isyah pernah bertanya tentang apa yang seharusnya dibaca saat pergi ke makam. Rasulullah menjawab bahwa doa yang diucapkan yakni mengucapkan salam, mendoakan kebaikan bagi ahli kubur, dan menyadari bahwa peziarah pun suatu saat akan berbaring di dalam tanah.
السَّلامُ على أهْلِ الدّيارِ مِنَ المُؤْمنينَ وَالمُسْلمينَ وَيَرْحَمُ اللَّهُ المُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَمِنَّا وَالمُسْتأخِرِين وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّه بِكُمْ لاحِقُونَ
Assalâmu ‘alâ ahlid diyâr minal mu’minîna wal muslimîn yarhamukumuLlâhul-mustaqdimîn minkum wa minnâ wal musta’khirîn, wa wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn
Artinya: Assalamu’alaikum, hai para mukmin dan muslim yang bersemayam dalam kubur. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada mereka yang telah mendahului dan yang akan menyusul kalian dan [yang telah mendahului dan akan menyusul] kami. Sesungguhnya kami insyaallah akan menyusul kalian.
Doa untuk Orang Tua saat Ziarah Kubur
Imam Nawawi dalam Al-Adzkâr mengatakan, para peziarah disunnahkan memperbanyak baca Al-Qur'an, dzikir, dan doa ziarah kubur untuk penghuni kubur yang diziarahi serta seluruh umat Islam yang telah meninggal dunia.
Berikut sunah untuk mengamalkan doa ziarah kubur yang bisa dibaca oleh umat muslim:
1. Membaca istighfar
أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ اَلَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullah Hal Adzim Alladzi La ilaha Illa Huwal Hayyul Qoyyumu Wa atubu Ilaihi
Artinya : "Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya."
2. Membaca doa kedua orang tua
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā
Artinya: Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil.
3. Doa Memohon Ampun kepada Allah SWT
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا
Allāhummaghfir lil muslimīna wal muslimāt, wal mukminīna wal mukmināt, al-ahyā’i minhum wal amwāt, min masyāriqil ardhi ilā maghāribihā, barrihā wa bahrihā, khushūshan ilā ābā’inā, wa ummahātinā, wa ajdādinā, wa jaddātinā, wa asātidzatinā, wa mu‘allimīnā, wa li man ahsana ilainā, wa li ashhābil huquqi ‘alaynā
Artinya: Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami.
4. Membaca kalimat tahlil
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهَ
Laailaaha Illallah
Artinya : "Tiada Tuhan selain Allah."
5. Membaca doa ziarah kubur
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ
الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار, وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، ونَوِّرْ لَهُ فِيهِ
Allahummaghfìrlahu war hamhu wa 'aafìhìì wa'fu anhu, wa akrìm nuzuulahu wawassì' madholahu, waghsìlhu bìl maa'ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì.
Wabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì.
Artinya : "Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran."
"Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari isterinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya." (HR Muslim).
6. Doa Sapu Jagad
رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، سًبْحَانَ رَبَّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ علَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ. اَلْفَاتِحَةْ
Rabbanā ātina fid duniā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban nār. Subhāna rabbika rabbil ‘izzati ‘an mā yashifūna, wa salāmun ‘alal mursalīna, wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammadin, wa ‘alā ālihī, wa shahbihī, wa sallama, wal hamdulillāhi rabbil ‘alamīn. Al-Fatihah
Artinya: Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungi kami dari siksa api neraka. Maha suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan, dari segala yang mereka gambarkan. Semoga kesejahteraan melimpah untuk para rasul. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad saw, keluarga, dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam (baca Surat Al-Fatihah).
7. Membaca Salawat Nabi, Al Fatihah, Al Ikhlas, An-Naas, dan Al-Falaq
Selanjutnya Anda bisa membaca sholawat Nabi dan beberapa surat pendek di dalam Al-Qur'an seperti surat Al Fatihah, Al Ikhlas, An-Naas, dan Al Falaq.
Demikian kumpulan bacaan doa ziarah kubur untuk orang tua sesuai anjuran Rasulullah SAW yang bisa Anda amalkan.
Doa Setelah Sholat Hajat Agar Keinginan Dikabulkan oleh Allah SWT
Berikut niat dan kumpulan doa sholat hajat yang dibaca agar keinginan dikabulkan oleh Allah SWT. [761] url asal
#doa #kumpulan-doa #doa-mustajab #doa-doa-mustahab #kumpulan-doa-mustajab #doa-dikabulkan-allah-swt #doa-sholat #doa-sholat-hajat #sholat-hajat #doa-sesudah-sholat-hajat #kumpulan-doa-sholat-hajat
(Bisnis.Com) 01/10/24 17:59
v/15818630/
Bisnis.com, JAKARTA - Doa setelah sholat hajat memiliki keutamaan besar untuk memohon terkabulnya segala hajat dan keinginan yang diinginkan oleh seorang hamba kepada Allah SWT.
Setelah melaksanakan sholat hajat, dianjurkan untuk membaca istighfar, sholawat, dan doa-doa khusus yang diajarkan Rasulullah SAW agar permohonan lebih cepat terkabul. Dengan doa yang tulus dan penuh keyakinan, kita berharap agar segala keinginan yang diridhoi oleh Allah SWT bisa tercapai.
Artikel ini akan membahas secara lengkap bacaan doa setelah sholat hajat dan amalan yang dianjurkan.
Sholat hajat merupakan sholat sunnah yang dikerjakan oleh umat muslim agar keinginannya dikabulkan oleh Allah SWT. Tak hanya bekerja, salah satu cara mendapatkan apa yang diinginkan yakni dengan berikhtiar. Misalnya mengerjakan Sholat Hajat.
Sholat sunnah hajat ini juga dianjurkan seperti yang diajarkan oleh Rasullah SAW dalam sebuah riwayat:
“Hendaklah salah seorang dari kalian senantiasa meminta kebutuhannya (hajat) kepada Allah, sampai pun ketika meminta garam, sampai pun meminta tali sandalnya ketika putus.” [HR Tirmidzi].
Setelah Sholat Hajat, umat muslim diminta untuk memanjatkan doa agar keinginannya yang ingin dicapai bisa terwujud.
Menurut buku penuntut Mengerjakan Shalat Hajat karya Ali Akbar bin Aqil, menjelaskan jika waktu sholat hajat bisa dilakukan kapan saja, kecuali pada waktu yang diharamkan untuk menjalankan sholat sunnah. Sementara waktu yang diutamakan untuk menjalankan sholat hajat adalah waktu sepertiga malam terakhir, antara pukul 01.00 hingga menjelang subuh. Anda bisa melakukan sholat hajat setelah sunnah tahajud.
Berikut beberapa doa sholat hajat yang dilansir dari berbagai sumber.
Niat Sholat Hajat
Sholat hajat sendiri hukumnya sunnah. Dalam kitab-kitab fiqih, Sebagian ulama mencantumkan sholat hajat. Prof Dr. Wahbah Az Zuhaili mencantumkan sholat hajat sebagai sholat sunnah ketiga dari sub bab Sholat-Sholat Mu’ayyanah Mustaqillah, setelah sholat tarawih, sholat dhuha, sholat tasbih dan sholat istikharah.
“sholat ini termasuk sholat sunnah karena ada hadis Riwayat Abdullah bin Abu Aufa dalam Sunan Tirmidzi menerangkan tentang sholat ini” Imam At Tarmidzi berkata bahwa hadis tentang sholat hajat termasuk hadis Gharib “
Meskipun tempatnya di dalam hati, bagi yang ingin melafalkan niat sholat hajat karena ingin menghadirkan rasa khusyu bacaannya ialah:
“usholli sunnatal-haajati rok’atayni illahi ta’aala”
Artinya: saya berniat sholat sunnah hajat dua rakaat karena Allah ta'ala.
Doa setelah Sholat Hajat
Ada baiknya setelah melakukan sholat hajat, dilanjutkan dengan berdoa memohon kepada Allah SWT atas apa yang menjadi keinginannya. Doa tersebut bisa berupa dzikir maupun bacaan ayat-ayat alquran. Berikut ini beberapa doa dan dzikir yang bisa diamalkan.
1. Membaca Istighfar
Dalam kitab Tajul jamil-lil-ushul dianjurkan untuk membaca istighfar sebanyak 100 kali, yaitu:
“Astaghfirullaha Robbil min kulli dzanbin wa atuubu ilayhi”
(Aku memohon ampunan kepada Allah Tuhanku, dari dosa-dosa dan aku bertaubat kepada-Mu)
2. Membaca sholawat nabi
Bacaan sholawat nabi yang dibaca sebanyak 100 kali yakni:
“Allahumma sholli ‘alaa muhammadin sholaatar-ridhoo wardho ‘an ashaabir-ridhor-ridhoo”
(Ya Allah, beri karunia kesejahteraan atas junjungan kami Nabi Muhammad, kesejahteraan yang diridhoi dan ridhollah dari sahabat-sahabat sekalian)
3. Membaca doa sholat hajat
“Laa ilaaha illallohul haliimul kariim. Subhaanallohi robbil arsyil adhiim. Alhamdulillahi robbil aalamin. As, aluka muujibaati rohmatika wa’azaanima maghfirotika wal ghoniimata min kulli birrin wa salaamata min kulli itsmin.
Laa tada’lii dzamban illaa ghofartah. Walaa hamman illaa farrojtah. Walaa haajatan hiya laka ridhon illaa qodhoitahaa yaa arhamar roohimiin”
Artinya: Tiada Ilah Tidak kecuali Allah, Yang Maha Santun lagi Maha Mulia. Maha Suci Allah, Rabb Arsy yang Agung. Segala puji bagi Allah, Rab semesta alam. Kepada-Mu lah aku memohon sesuatu yang menyebabkan memperoleh rahmat-Mu dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh kebaikan dan selamat dari segala dosa.
Janganlah engkau biarkan dosa daripada diriku melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu keperluan melainkan Engkau beri jalan keluar dan tidak juga sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan.
Doa Setelah Sholat Hajat secara Umum
Setelah melaksanakan sholat hajat, ada beberapa bacaan doa yang dianjurkan dalam ajaran Islam untuk memohon terkabulnya hajat. Salah satu doa setelah sholat hajat yang umum dibaca adalah:
"As'aluka muujibaati rahmatika wa 'azaa'ima magfiratika wal-'ismata min kulli dzanbin wal ghaniimata min kulli birrin was salaamata min kulli itsmin, la tada' lii dzamban illa ghafartahu, wala hamman illa farrajtahu, wala haajatan hiya laka ridhan illa qadhaitaha, yaa arhamar raahimiin."
Artinya: "Aku memohon kepada-Mu sesuatu yang mendatangkan rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, keselamatan dari segala dosa, dan terhindar dari segala kesalahan. Jangan Engkau biarkan dosa kecuali telah Engkau ampuni, kesedihan kecuali telah Engkau hilangkan, dan hajat kecuali Engkau kabulkan, wahai Dzat Yang Maha Penyayang".
Selain itu, bacaan doa seperti "Hasbunallah wanikmal wakil" juga dianjurkan untuk memperkuat permohonan setelah sholat hajat.
Itulah doa sholat hajat yang harus dipahami, agar dapat dipraktekan saat menunaikan sholat hajat.
9 Doa Mustajab untuk Segala Hajat Agar Diijabah Allah SWT
Berikut 4 doa mustajab yang bisa dibaca oleh umat muslim, agar diijabah oleh Allah SWT [836] url asal
#doa #kumpulan-doa #doa-mustajab #doa-doa-mustahab #kumpulan-doa-mustajab #doa-dikabulkan-allah-swt
(Bisnis.Com) 08/08/24 17:02
v/13804840/
Bisnis.com, JAKARTA - Dalam kehidupan sehari-hari, doa merupakan salah satu cara umat manusia untuk berkomunikasi dengan Tuhan, memohon bimbingan, pertolongan, dan berkah. Artikel ini menyajikan kumpulan doa mustajab yang diyakini memiliki kekuatan besar untuk mengubah keadaan dan menghadirkan ketenangan batin.
Dengan membaca dan mengamalkan doa-doa mustajab berikut ini, diharapkan Anda dapat merasakan kedekatan dengan Sang Pencipta serta mendapatkan kekuatan dan ketenangan dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.
Dalam sebuah riwayat hadis, terdapat 3 doa yang dikabulkan oleh Allah SWT. Yakni doa orang tua untuk anaknya, doa orang yang berpuasa, dan doa musafir.
وعن أنس بن مالك رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ثلاث دعوات لا ترد: دعوةالوالد، ودعوة الصائم، ودعوة المسافر
Artinya: "Tiga orang yang tidak akan tertolak (doanya), yaitu: doa orang tua bagi anaknya, doa orang yang berpuasa, dan doa musafir. (HR Al-Baihaqy)."
Adapun menurut hadits riwayat Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersadba,
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْوَالِدِوَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
Artinya: "Ada tiga macam doa yang pasti diterima tanpa ragu lagi, yaitu: doa bapak, doa musafir, dan doa dari orang yang teraniaya. (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Turmudzi)".
Doa Mustajab yang Dikabulkan Allah SWT
1. Doa Mohon Kebaikan Dunia Akhirat
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin:"Rabbana atinaa fiiddunyaa hasanah wa fil akhirati hasanah, waqinaa adzaabannaar"
Artinya: "Ya Tuhan, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari siksa neraka." (QS. Al-Baqarah: 201).
2. Doa Orang Tua untuk Anak
رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُسْلِمَةً لَكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Latin:"Rabbana waj'alna muslimaini laka wa min dzurriyyatinaa ummatan muslimatan laka wa arina manasikana watub alaina, innaka antat-tawwabur-rahim"
Artinya: "Ya Tuhan kami, jadikanlah kamu berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kami cara dan tempat ibadah haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. "(QS Al Baqarah: 128).
3. Doa Musafir
Dikutip dari buku Fiqih Sunnah 2, Ibnu Abbas ra. berkata bahwa Rasullah SAW membaca doa ini ketika hendak melakukan perjalanan:
اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الظُّبْنَةِ فِي السَّفَرِ وَالْكَابَةِ فِي الْمُنْقَلَبِ، اللَّهُمَّ اطْوِ لَنَا الْأَرْضَ وَهَوِّنْ عَلَيْنَا السَّفَرَ.
Latin: "Allâhumma anta ash-shahibu fi as-safari, wal-khalifatu fil-ahli. Allâhumma innî a'ûdzu bi-ka min adh-dhubnati fi as-safari wal- ka'abati fil-munqalabi. Allâhumma ithwi la-nâ al-ardha wa hawwin 'alainâ as-safar"
Artinya: "Ya Allah, Engkau Teman dalam perjalanan dan Pengganti dalam (menjaga) keluarga. Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari teman-teman yang buruk dalam perjalanan dan kesedihan setelah kembali. Ya Allah, dekatkanlah bumi bagi kami dan mudahkanlah perjalanan kami".
4. Doa Ketatapan Hati
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ
Latin: "Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik"
Artinya: "Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)."
5. Doa Diberi Keteguhan Iman
Latin:"Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba'da idh hadaytanaa wa hab lanaa milladunka rahmah, innaka antal wahhaab."
Artinya: "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan setelah Engkau memberi petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu; karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi".
6. Doa Agar Husnul Khatimah
Latin:"Allahumma inni as'aluka husnal khaatimah."
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu husnul khatimah".
7. Doa Mohon Perlindungan
Latin:"A'udzu bikalimaatillaahit-taammaati min sharri maa khalaq."
Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya".
8. Doa Memohon Ampunan pada Allah
Latin:"Rabbighfir lii waliwaalidayya walilmu'miniina yawma yaquumul hisaab"
Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan orang-orang mukmin pada hari perhitungan".
9. Doa Agar Dipelihara dari Siksa Neraka
Latin:"Rabbana ashrafnaa wa illam taghfirlanaa watarhamnaa lanakuu nanna minal khaasiriin"
Artinya: "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri; jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi"
Cara agar Doa Cepat Dikabulkan Allah SWT
1. Memilih Waktu yang Tepat
Berdoalah pada waktu-waktu mustajab seperti sepertiga malam terakhir, saat berbuka puasa, dan antara adzan dan iqamah. Rasulullah SAW bersabda, "Pada malam hari terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang Muslim memohon kepada Allah suatu kebaikan dari urusan dunia dan akhirat bertepatan dengan waktu itu, melainkan Allah akan memberikannya kepadanya" (HR. Muslim)
2. Menghadap Kiblat dan Berwudhu
Saat berdoa, disarankan untuk menghadap kiblat dan dalam keadaan suci. Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Tuhanmu malu terhadap hamba-Nya apabila hamba itu mengangkat kedua tangannya kepada-Nya dan Dia tidak memberikan sesuatu apa pun ke dalam kedua tangan itu" (HR. Tirmidzi)
3. Memulai dengan Memuji Allah dan Bersalawat kepada Nabi
Sebelum menyampaikan permintaan, mulailah doa dengan memuji Allah dan bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW bersabda, "Setiap doa terhalang hingga dibacakan shalawat kepada Nabi" (HR. Tirmidzi)
4. Mengikhlaskan Niat dan Berdoa dengan Keyakinan
Doa harus ikhlas hanya kepada Allah SWT dan disertai dengan keyakinan bahwa doa tersebut akan dikabulkan. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu" (QS. Ghafir: 60)
4. Menghindari Makanan dan Minuman Haram
Mengonsumsi makanan dan minuman yang halal merupakan salah satu syarat agar doa dikabulkan.
Rasulullah SAW bersabda, "Seorang laki-laki yang melakukan perjalanan panjang, berantakan rambutnya, penuh debu, ia mengangkat tangannya ke langit dan berkata: 'Ya Rabb, Ya Rabb,' padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan ia dikenyangkan dengan barang haram, maka bagaimana doanya akan dikabulkan?" (HR. Muslim).
Demikian kumpulan bacaan doa mustajab yang bisa Anda amalkan sebagai seorang umat muslim.