Partai Nasdem siap mengusung putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, sebagai bakal calon gubernur di Pilkada Jawa Tengah (Jateng) 2024. Halaman all [363] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Nasdem siap mendukung Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep sebagai bakal calon gubernur di Pilkada Jawa Tengah (Jateng) 2024.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Fraksi Nasdem DPR sekaligus Ketua Teritorial Pemenangan Nasdem di Wilayah Papua, Roberth Rouw usai mendampingi Kaesang bertemu Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Senin (22/7/2024) siang di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat.
"Ya kalau beliau maju (Nasdem dukung), kalau dia tidak menyatakan mau maju gimana, kita dukung siapa nantinya," kata Roberth ditemui di Nasdem Tower.
Roberth menyampaikan, Surya Paloh pun menginginkan Kaesang maju di Pilkada Jateng sebagai Bacagub.
Hal itu turut diutarakan Surya Paloh saat bertemu Kaesang.
Kata dia, Kaesang dianggap sosok muda yang harus maju Pilkada.
"Pak Surya tadi cuma titip satu, ya kan, bahwa melihat potensinya Mas Kaesang sebagai anak muda, dukungan kita lihat survei cukup baik di sana sekarang. Maka beliau bilang alangkah baik kalau Mas Kaesang masuk Jawa Tengah. Dan kami akan berikan dukungan, Nasdem akan beri dukungan," ungkap Roberth.
Terkait potensi mendukung calon lain di Jawa Tengah, diakui Roberth, tidak ada dalam pembicaraan antara Surya Paloh dan Kaesang.
Hal ini disampaikan ketika ditanya bagaimana Nasdem melihat peluang mendukung Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi di Jateng.
"Untuk sementara tadi enggak ada bicara itu ya," ujar Roberth.
"Nasdem sementara prioritas Mas Kaesang?" tanya awak media meminta penegasan.
"Pak Surya melihat potensi yang ada di Mas Kaesang. Beliau sampaikan tadi seperti itu. Menurut beliau, alangkah baik kalau Mas Kaesang bisa maju di sana," jawab Roberth.
Sudaryono meminta publik agar menunggu keputusan Gerindra perihal nama yang akan diusung untuk maju pada Pilkada Jawa Tengah. Halaman all [447] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono menyebutkan, partainya akan mengusung antara Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi atau Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah 2024.
Sudaryono pun meminta publik agar menunggu keputusan Gerindra perihal nama yang akan diusung untuk maju pada Pilkada Jawa Tengah.
"Kita tunggu tanggal mainnya (antara Ahmad Luthfi atau Kaesang)," ujar Sudaryono usai dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Wakil Menteri Pertanian di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/7/2024).
Dalam Pilkada Jawa Tengah nanti, Sudaryono memastikan bahwa Koalisi Indonesia Maju (KIM) akan solid untuk memenangkan calon yang diusungnya.
Namun demikian, terlepas dari itu semua, ia tak bisa memastikan kapan Gerindra akan mengumumkan nama yang akan diusung pada Pilkada Jawa Tengah 2024.
"Yang jelas saya meyakini, saya sebagai ketua Gerindra Jawa Tengah meyakini KIM ya, Koalisi Indonesia Maju di Jawa Tengah akan kompak untuk dalam rangka mengusung calon gubernur," tegas dia.
"Nah keputusannya seperti apa? saya kira kita mesti tunggu, ya enggak lama lagi lah, sebulan lagi sudah keliatan nama-namanya," sambung dia.
Sudaryono menambahkan, dunia politik itu dinamis. Hal ini pun berlaku berkaitan dengan siapa sosok yang akan diusung oleh Gerindra nanti.
"Jadi kalau bahasa politik saya bilang dinamis itu artinya tidak jelas," imbuh dia.
Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas periode 20-25 Juni 2024, Kaesang Pangarep, Ahmad Luthfi, dan Taj Yasin Maimoen menjadi tiga kandidat teratas dalam hasil survei elektabilitas Pilkada Jawa Tengah 2024.
Kaesang berada di posisi puncak elektabilitas calon gubernur rujukan publik Jawa Tengah dengan capaian 7 persen.
Di urutan kedua, ada Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Jateng, Ahmad Luthfi dengan elektabilitas mencapai 6,8 persen.
Kemudian, muncul nama mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin dengan capaian 3,2 persen.
Urutan keempat survei elektabilitas Pilkada Jawa Tengah 2024 diisi oleh artis terkenal Indonesia, Raffi Ahmad dengan capaian 2,8 persen.
Jejak pendapat ini dilakukan dengan melibatkan 500 responden dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.