JAKARTA, investor.id – Hasil survei terbaru lembaga Ethical Politics menunjukkan elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil presiden nomor urut 03, Pramono Anung-Rano Karno 'Doel' unggul telak dari dua rivalnya di Pilgub Jakarta 2024.
Elektabilitas Pramono-Rano (Pram-Doel) berada di angka 45,56%, mengalahkan pasangan 01 Ridwan Kamil-Suswono dengan elektabilitas 30% dan di urutan terakhir paslon 02 Dharma Pongrekun-Kun Wardana dengan elektabilitas 8,47%.
“Hasilnya, paslon 03 Pram-Doel meraih tingkat keterpilihan sebesar 45,56% di posisi pertama disusul paslon 01 RK-Suswono 30% dan paslon 02 Dharma-Kun 8,47%. Sementara undecided voters atau swing voters 15,97%, di mana mereka mewakili ‘anak abah’ dan ‘ahokers’ serta gerakan coblos semua,” ujar Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan saat rilis hasil survei di Twin House, Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (25/10/2024).
Mulyawan mengatakan, Pramono-Rano tidak hanya menguasai tingkat elektabilitas, tetapi juga kedua pasangan yang diusung PDIP tersebut juga menguasai tingkat keterkenalan, tingkat kesukaan hingga tingkat kemenangan. Tingkat keterkenalan Pramono-Rano berada di angka 47,42%, unggul jauh dari RK-Suswono 31,05% dan Dharma-Kun 7,58%.
Lalu, tingkat kesukaan Pramono-Rano berada di angka 45,73%, unggul dari RK-Suswono 30,48%, dan Dharma-Kun 8,87%. “Pada instrumen diyakini menang atau tingkat kemenangan, didapatkan hasil Pram-Doel 57,34%, RK-Suswono 32,5%, dan Dharma-Kun 10,16%,” ungkap Mulyawan.
Dalam melakukan survei preferensi pemilih ini, Ethical Politics bekerja sama dengan perusahaan survey Astra Buana Sendhang Pranawa. Survei ini menggunakan pendekatan psikologi politik, dengan menitik beratkan pada konsistensi jawaban responden melalui pertanyaan berjenjang. Sedikit berbeda dari survei elektabilitas pada umumnya terutama dari sisi model kuesioner.
“Dalam pendekatan penelitian kami, responden terlibat aktif sebagai prediktor di wilayahnya sehingga kami meminta responden mengurutkan nama calon pemimpin yang dikenal, disuka, dipilih dan diyakini menang,” jelas Hari Ambari Direktur Eksekutif Astra Buana Sendhang Pranawa di acara rilis survei tersebut.
Perlu Kerja Keras
Survei dilakukan pada 1-10 Oktober 2024 terhadap 1.240 responden yang tersebar di seluruh kota administrasi DKI Jakarta termasuk Kepulauan Seribu. Validasi data survei dilakukan bertahap untuk mendapatkan hasil yang objektif dan solid dengan tingkat kepercayaan di atas 95% dan margin error plus minus 2,78%. Metode survei adalah wawancara tatap muka.
Juru Bicara Paslon 03, Chico Hakim yang hadir juga di acara rilis hasil survei tersebut, mengapresiasi hasil survei Ethical Politics. Hanya saja, kata Chico, pihaknya tidak akan lengah dengan kinerja paslon RK-Suswono masih unggul di kalangan pelajar.
“Survei psikologi politik ini memberi warna baru untuk survei elektabilitas yang selama ini ada, tentu kami apresiasi tapi kami tidak akan lengah dengan hasil survei ini apalagi pasangan RK-Suswono masih unggul di kalangan pelajar, ini PR besar bagi kami,” ungkap Chico.
Sementara, Leni Siregar Juru Bicara Paslon 02 Dharma-Kun menilai secara positif hasil survei tersebut, meskipun pasangan Dharma-Kun berada di urutan terakhir. Menurut Leni, hasil survei Ethical Politics dan lembaga survei ini lain akan dijadikan evaluasi untuk menggenjot kerja-kerja tim pemenangan dalam waktu tersisa kurang lebih satu bulan.
“Kami menyambut baik hasil survei ini, dan yakin bahwa ini real dan objektif, apalagi Bang Dharma rajin turun berdialog dengan masyarakat dan ini sangat luar biasa untuk pendatang baru kami yakin terus meningkat sebulan ini,” pungkas Leni.
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News