#30 tag 24jam
Ponsel Lipat Tecno Phantom V2 Flip 5G Segera Masuk Indonesia?
Ponsel lipat Tecno Phantom V2 Flip disinyalir akan masuk ke Indonesia. Sebuah sertifikat yang diduga ponsel ini, terdaftar di situs Postel Kominfo. Halaman all [669] url asal
#ponsel-lipat #foldable-phone #bocoran-spesifikasi #tecno-phantom-v-flip-5g #tecno #tecno-phantom-v2-flip-5g
(Kompas.com) 11/08/24 19:00
v/14200481/
KOMPAS.com - Anak perusahaan Transsion, Tecno tampaknya bakal segera memboyong ponsel lipat(foldable phone) penerus Phantom V Flip ke Indonesia. Indikasinya ponsel lipat bernama Tecno Phantom V2 Flip 5G sudah terdaftar di laman sertifikasi Postel Ditjen SDPPI Kemenkominfo.
Menurut pantauan KompasTekno, Jumat (9/8/2024), terdapat sertifikat bernomor 102117/SDPPI/2024 yang diajukan PT Carlcare Service Ila pada 8 Agustus 2024. Sertifikat tersebut ditujukan untuk perangkat dengan nomor model Tecno "AE11" dengan nama pemasaran "Tecno Phantom V2 Flip 5G".
Perangkat dengan nomor model yang sama juga muncul di situs sertifikasi Eurasian Economic Commission (EEC) Eropa.
Meski begitu, Tecno belum meluncurkan Phantom V2 Flip 5G secara resmi, baik di pasar China maupun global.
Hadir di Indonesia akhir 2024?
KompasTekno sempat menanyakan nasib foldable phone generasi kedua Tecno ini ke pihak Tecno Indonesia, tempo hari.
Menurut bocoran dari PR Manager Tecno Indonesia, Anthoni Roderick, ponsel lipat terbaru Tecno itu diestimasikan akan mendarat di Indonesia sekitar kuartal IV (Oktober-Desember) 2024 atau awal tahun 2025.
"Rencana di kuartal IV atau tahun depan," ujar Anthoni usai peluncuran Tecno Pova 6 Pro 5G di The Brotherhood, Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2024).
Anthoni mengaku belum bisa memberikan banyak informasi, dan berharap fans Tecno untuk menantikan kabar selanjutnya.
"Ditunggu saja, ini yang terbaik lah. Terbaik itu (artinya) pasti kalau keluar yang pertama, harusnya yang kedua dan ketiga dan seterusnya," lanjut Anthoni.
Bocoran spesifikasi Tecno Phantom V2 Flip
@passionategeekz via GizmoChina Bocoran tampang Tecno Phantom V2 Flip yang punya cover screen mirip Xiaomi Mix Flip.Jika bocoran akurat, cover screen Tecno Phantom V2 Flip bakal lebih mirip foldable phone Xiaomi Mix Flip terbaru.
Selain itu, jika benar, ini menjadi perombakan desain signifikan, mengingat Phantom V Flip generasi pertama hanya dibekali layar sekunder mini berbentuk bulat.
Cover screenTecno Phantom V Flip 5G dibenamkan di tengah punggung ponsel, serta dikeliling modul dua kamera belakang yang berbentuk bulat juga.
Ponsel lipat Phantom V2 Flip ini juga muncul di laman sertifikasi ponsel Amerika Serikat, FCC. Menurut listing FCC, ponsel ini konon hadir dengan pengaturan baterai sel ganda, dengan kapasitas 3.410mAh dan 1.180mAh. Sehingga total kapasitas baterainya 4.590mAh.
Jika benar, kapasitas baterai tersebut lebih besar 15 persen dari Phantom V Flip generasi pertama.
Baterai tersebut disebut akan didukung fitur pengisian cepat (fast charging) 70 watt, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari GizmoChina, Minggu (11/8/2024).
Listing FCC mengisyaratkan Tecno Phantom V2 Flip bakal dibekali RAM 8 GB dan penyimpanan media 256 GB. Ponsel ini kemungkinan punya dimensi bodi 170 x 74 x 8mm saat dibentangkan dan 85 x 74 x 16mm saat dilipat.
Bocoran spesifikasi lain dari daftar Geekbench menyebut bahwa Phantom V2 Flip bakal ditenagai chipset Dimensity 8020. Ponsel ini dirumorkan memperoleh skor 814 dalam pengujian single-core dan 2.866 dalam pengujian multi-core dalam benchmark tersebut.
Namun, spesifikasi di atas masih bocoran semata dan belum bisa dipastikan keakuratannya. Sampai saat ini, Tecno belum memberikan pengumuman resmi soal kehadiran Tecno Phantom V2 Flip ini.
Tahun lalu, Tecno meluncurkan ponsel lipat perdananya, Phantom V Flip secara global di Singapura pada September 2023. Ponsel ini kemudian dirilis ke Indonesia bulan November 2023. Kita nantikan saja kabar resmi soal Phantom V2 Flip.
Orang Nomor Satu Samsung Mobile Ungkap Strategi Hadapi Gempuran HP Lipat China
Orang nomor satu di Samsung Mobile, TM Roh, mengatakan ada tiga hal penting dalam menghadapi gempuran HP lipat dari vendor China. Halaman all [1,089] url asal
#pasar-ponsel #konsumen #samsung #ponsel-lipat #foldable-phone #tm-roh #samsung-galaxy-z-fold-6 #samsung-z-flip-6 #samsung-z-fold-6 #harga-samsung-z-fold-6
(Kompas.com) 15/07/24 07:02
v/10817246/
PARIS, KOMPAS.com - Masih dalam rangkaian hajatan Galaxy Unpacked Paris 2024, jurnalis KompasTeknoGaluh Putri Riyanto berkesempatan berbincang secara eksklusif dengan orang nomor satu di divisi Samsung Mobile, yaitu TM Roh.
Pria dengan nama lengkap Taemoon Roh ini menjabat sebagai Presiden sekaligus Head of the Mobile Experience Business Samsung Electronics.
Selama sekitar 1 jam, KompasTekno dan empat jurnalis lain membahas beberapa hal, salah satunya soal strategi Samsung untuk tetap dominan dan menguasai pasar smartphone lipat di tengah era gempuran banyak ponsel lipat China.
Menurut TM Roh, secara umum, mendengarkan kemauan dan keinginan konsumen adalah kunci utama untuk mencapai posisi puncak sekarang.
"Strategi dan filosofi dasar Samsung untuk pasar ponsel lipat, semuanya tentang pelanggan," kata TM Roh.
"Kami ingin pelanggan bisa menikmati ponsel layar lipat yang besar dengan fungsi yang banyak, portabilitas lebih mudah, serta gabungan teknologi Mobile AI untuk pengalaman yang lebih baik," lanjut TM Roh.
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Samsung Galaxy Z Fold 6 menjadi ponsel lipat tertipis dan teringan di sejarah lini Galaxy Z Fold.
3 perhatian utama
TM Roh mengatakan, ada tiga hal utama yang menjadi perhatian perusahaan untuk tetap relevan dan dominan di pasar smartphone lipat.
Pertama adalah membawa pengalaman pengguna ke level selanjutnya, yaitu dengan mengintegrasikan kemampuan Mobile AI ke ponsel lipat.
Hal ini direalisasikan oleh Samsung dengan menanamkan serangkaian fitur kecerdasan buatan "Galaxy AI" secara bawaan di seri ponsel lipat Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6 untuk pertama kalinya.
Sebelumnya, Galaxy AI debut di seri flagship Galaxy S24 series pada Januari 2024.
Samsung Galaxy AI di Galaxy Z Fold 6 dan Z Flip 6 ini lebih baru dan lebih canggih. Beberapa fitur Galaxy AI barunya seperti Sketch to Image untuk menambahkan obyek pada gambar yang sudah ada.
Kemudian, ada Portrait Studio untuk menyulap foto menjadi ala "comic", "3D cartoon", "watercolor", dan "sketch". Ada juga fitur AI "Composer" untuk membuat teks unik berdasarkan perintah teks sederhana untuk email, perpesanan, dan media sosial.
"Dengan menggabungkan Mobile AI ke ponsel lipat generasi terbaru kami, kami berharap pengguna merasakan pengalaman penggunaan yang lebih baik dan merasakan hidup yang lebih nyaman dengan adanya fitur AI," kata TM Roh.
Kedua, menurut TM Roh, Samsung ingin menghadirkan perangkat lipat dengan tingkat portabilitas yang lebih baik, sehingga lebih mudah dibawa ke mana saja dan kapan saja.
Hal ini secara konsisten direalisasikan Samsung dengan menghadirkan ponsel Galaxy Z Fold dengan bobot dan ketebalan yang menyusut tiap tahunnya.
Misalnya, Samsung Z Fold 6 kini hadir dengan dimensi bodi panjang 132,6 x 153,5 x 5,6mm dalam keadaan terbuka (unfolded). Sementara dalam keadaan terlipat (folded), ponsel ini memiliki dimensi panjang 68,1 mm, lebar 153,5 mm, ketebalan 12,1mm dengan bobot yang sama. Adapun bobot bodi Samsung Z Fold 6 secara keseluruhan adalah 239 gram.
Dengan dimensi dan bobot tersebut, Samsung Galaxy Z Fold 6 menjadi ponsel lipat Samsung yang paling tipis dan ringan, dibandingkan lima generasi sebelumnya. Ini buktinya:
KOMPAS.com/Galuh Putri Riyanto Fitur interpreter Galaxy AI di Samsung Galay Z Fold 6 lebih mudah digunakan. Sebab, tampilan Interpreter lebih intuitif karena bisa ditampilkan di layar sekunder sekaligus di layar utama."Kami melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan pelanggan menikmati ponsel lipat dengan perbandingan daya tahan (durabilitas) dan portabilitas yang pas," kata TM Roh.
Salah satu cara Samsung merealisasikan hal itu adalah dengan terus menggadirkan inovasi teknologi engsel (hinge).
Teknologi engsel ini memungkinkan pengguna merasakan konsep "melipat dan membuka" layar. Dengan ini, pengguna bisa menikmati layar lebih besar saat dibuka dan tetap ringkas saat dilipat.
Selama enam tahun terakhir, Samsung membuat inovasi teknologi engsel (hinge) untuk seri Galaxy Z Fold. Misalnya, pada 2020, Samsung Z Fold 2 menggunakan hinge Hideaway Hinge. Teknologi ini menghubungkan bodi smartphone, serta memberikan proses melipat dan membuka yang stabil dan seamless.
Dengan Hideaway Hinge, pengguna bisa mengatur posisi Galaxy Z Fold2 pada berbagai sudut dengan mudah ketika berfoto selfie dan melakukan panggilan video dalam mode FlexMode.
Pada 2023, Samsung menghadirkan mekanisme baru bernama FlexHinge, memungkinkan layar melengkung masuk ke dalam engsel seperti tetesan air menggunakan empat poros penggerak dan struktur rel ganda yang memfasilitasi geseran yang halus.
Teknologi engsel ini memungkinkan kedua layar dilipat dengan
rata, tanpa lipatan atau celah.
Yang paling baru, Samsung merilis Galaxy Z Fold 6 dengan teknologi Dual Rail Hinge. Menurut Samsung, dengan peningkatan ini, layar ponsel mampu mendistribusikan dampak dari benturan eksternal dengan lebih baik.
Selain itu, lapisan layar Galaxy Z Fold 6 juga ditingkatkan untuk membantu mengurangi lipatan (crease) sekaligus mempertahankan kekuatan layar.
Persaingan bagus untuk pelanggan
KOMPAS.com/Galuh Putri Riyanto Duo ponsel lipat terbaru Samsung, Galaxy Z Flip 6 (kiri) dan Samsung Galaxy Z Fold 6 dalam keadaan dibentangkan lipatannya.Sejak 2019, Samsung rutin meluncurkan lini Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip. Yang paling baru, Samsung meluncurkan Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6 pada 10 Juli 2024.
Selama enam tahun belakangan, Samsung menjadi penguasa pasar ponsel lipat. Kemudian, beberapa vendor smartphone China berbondong-bondong masuk ke pasar ponsel lipat.
Sebut saja Oppo yang merilis lini ponsel lipat Oppo Find N. Kemudian, ada Vivo dengan Vivo X Fold, Tecno dengan seri Tecno Phantom V Flip, OnePlus dengan OnePlus Open, ZTE dengan Nubia Flip 5G. Beberapa di antaranya menawarkan ponsel lipat dengan harga yang lebih terjangkau.
TM Roh pun buka suara soal hal ini. Menuru TM Roh, ketika pasar ponsel lipat naik, persaiangan menjadi hal alami yang akan muncul dan itu akan menguntungkan pelanggan.
"Persaingan menghasilkan produk baru yang lebih baik, pengalaman yang lebih baik, layanan baru, dan pada akhirnya menguntungkan konsumen," kata TM Roh.
Dengan begitu, Samsung akan terus bersaing menghadirkan ponsel lipat dengan pengalaman premium ke depannya.