JAKARTA, investor.id - Saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) kembali melompat 15,23% ke 7.000 per akhir perdagangan 1 November 2024 kemarin. Saham FORU juga sempat menyentuh Rp 7.225 yang merupakan level tertingginya sepanjang masa.
Sebanyak 1,35 juta saham Fortune Indonesia ditransaksikan, frekuensi 1.831 kali, dan nilai transaksi Rp 9,26 miliar.
Saham FORU telah lepas dari papan pemantauan khusus full call auction (FCA) mulai 30 Oktober 2024.
Saham Fortune Indonesia kian menjadi-jadi. Dalam satu pekan terakhir saham ini melejit 97,18%, dalam satu bulan terbang 147,35%, dan dalam periode year to date (ytd) meroket 5.085% dari Rp 135.
IMR Asia Holding Pte Ltd telah mengakuisisi 361,5 juta (77,7%) saham Fortune Indonesia (FORU) pada 7 Maret 2024. Harga akuisisinya Rp 125,31/saham sehingga nilai keseluruhan transaksi Rp 45,29 miliar.
Sebelum diakuisisi IMR, FORU dikendalikan konglomerat ternama, Peter Sondakh.
Penerima manfaat akhir FORU kini adalah Anirudh Misra yang juga menjabat sebagai direktur utama perseroan. Sejauh ini Fortune Indonesia (FORU) bergerak sebagai perusahaan periklanan.
Anirudh Misra adalah warga negara Inggris, usia 59 tahun. Berdasarkan informasi yang terdapat dalam situs web Fortune Indonesia (FORU), Anirudh merupakan lulusan salah satu perguruan tinggi terkemuka di India yaitu Institut Teknologi India dengan gelar sarjana teknis sipil pada tahun 1986.
Memulai karier di Tata Steel, dengan menempati berbagai posisi di tambang, pelabuhan, pabrik baja, dan ferro alloy.
Jajaki Bisnis Baru
Anirudh Misra berbekal pengalaman dan keahlian yang didapat sepanjang kariernya di Tata Steel selama 10 tahun, dilanjutkan dengan terjun ke dalam dunia bisnis dengan mendirikan beberapa perusahaan berskala global, termasuk di Britania Raya dan India, termasuk mendirikan IMR Group di Zug, Swiss pada tahun 2004.
Saat ini, IMR Group telah berkembang menjadi salah satu perusahaan global terkemuka di bidang pertambangan, manufaktur, dan perdagangan, dengan fokus pada komoditas untuk industri baja dan energi. IMR Group beroperasi di Indonesia, Meksiko, Afrika Selatan, dan India. Saat ini, Anirudh Misra menjabat juga sebagai CEO group di IMR.
Fortune Indonesia (FORU) tengah melakukan penjajakan peluang bisnis baru. Hal ini sebagai langkah strategis untuk pengembangan bisnis FORU.
Sekretaris Perusahaan Fortune Indonesia, Sari Dewi sempat mengungkapkan, rencana penjajakan bisnis baru tersebut meliputi berbagai bidang. Antara lain manufaktur baja, penyedia infrastruktur pertambangan, penyewaan alat berat dan mesin, hingga pertambangan.
Capaian ini memberi sinyal positif terhadap pendapatan Maybank Indonesia setelah dilakukan pencadangan pre emptive dalam nilai yang signifikan triwulan I-2024. [1,728] url asal
PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) membukukan pertumbuhan laba sebelum pajak sebesar 44% menjadi Rp562 miliar pada triwulan III 2024. Angka ini naik 2,4% dibandingkan laba sebelum pajak triwulan II-2024 yang sebesar Rp 548 miliar.
Diketahui Maybank Indonesia mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp 845 miliar per 30 September 2024. Adapun kenaikan laba ini didukung oleh penyaluran kredit yang meningkat serta pendapatan fee-based yang membaik.
Capaian ini turut memberi sinyal positif terhadap pendapatan Maybank Indonesia setelah dilakukan pencadangan pre emptive dalam nilai yang signifikan pada triwulan I-2024.
Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan mengatakan Maybank Indonesia terus meningkatkan pencapaian bisnis dan profitabilitasnya, didukung pertumbuhan portofolio pembiayaan yang sehat di seluruh segmen, serta pendapatan non-bunga yang sejalan dengan rencana bisnis yang telah ditetapkan.
"Upaya kami untuk terus memperkuat portofolio pembiayaan khususnya pada segmen non-ritel komersial dan UKM yang merupakan expertise kami telah terus menyumbang pendapatan secara menyeluruh, termasuk kredit segmen Korporasi besar dalam negeri yang belum lama ini diperkenalkan ke pasar. Demikian juga, pendekatan consumer centric yang kami terapkan dalam membangun solusi wealth management, termasuk Shariah Wealth Management, telah berhasil menutup gap pendapatan fee Bank secara year-on-year," kata Steffano dalam keterangan tertulis, Kamis (31/10/2024).
"Kami akan terus menjaga kualitas aset dan fundamental Bank untuk menghadapi peluang serta tantangan di masa depan, dan di saat yang sama, memperkuat solusi dan layanan Bank agar tetap relevan dengan kebutuhan nasabah sejalan dengan strategi M25+ Maybank Group," tambah Steffano.
Pendapatan Bunga (Interest Income) Maybank Indonesia tercatat meningkat sebesar 10,2% YoY, sejalan dengan penyaluran kredit dan komposisi aset produktif yang lebih baik. Beban Bunga tetap tinggi, sehingga Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) turun sebesar 1,5%. Margin Bunga Bersih (Net Interest Margin/NIM) tertekan sebesar 55 bps menjadi 4,5%. Namun demikian, Pendapatan Bunga Bersih pada triwulan III 2024 naik 3,1% dibandingkan triwulan II 2024 sehubungan dengan optimalisasi dana murah.
Pendapatan fee-based relatif stabil sebesar Rp1,43 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun pendapatan fee-based pada triwulan III-2024 naik sebesar 35,0% dibandingkan triwulan II-2024 yang didukung pertumbuhan fee dari bisnis Premier Wealth, pembiayaan otomotif roda dua Anak Perusahaan dan pendapatan dari asset recovery.
Total kredit yang disalurkan naik 8,8% pada sembilan bulan pertama 2024 menjadi Rp 122,37 triliun dari Rp 112,42 triliun. Kredit non-ritel dan ritel unit bisnis Community Financial Services (CFS) tumbuh signifikan sebesar 11,3% menjadi Rp 79,80 triliun dari Rp 71,70 triliun.
Selaras dengan upaya untuk meningkatkan produktivitas Bank, kredit komersial CFS non-ritel yaitu, Business Banking, mencatat pertumbuhan yang signifikan sebesar 26,2% diikuti dengan kredit segmen UKM (diklasifikasikan sebagai SME+) yang juga tumbuh 21,6%, dan kredit UKM Ritel (diklasifikasikan sebagai RSME) yang tumbuh 15,8%. Hal ini merupakan dampak dari langkah Maybank Indonesia dalam meningkatkan produktivitas di seluruh lini bisnis dan mempercepat penyediaan solusi perbankan kepada nasabah, serta sebagai dampak dari kolaborasi 'One Maybank go-to-market' yang semakin kuat.
Sementara, kredit CFS ritel juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,0% didukung oleh bisnis Kartu Kredit & KTA yang tumbuh 15,9%, dan kredit otomotif anak perusahaan yang tumbuh 4,3% di tengah penjualan otomotif roda empat ritel nasional yang turun 11,9%. Pembiayaan KPR melanjutkan momentum pertumbuhannya sebesar 3,8% didukung langkah Pemerintah dengan memperpanjang insentif PPN bersubsidi sampai dengan akhir Desember 2024. Bank terus menjalankan cross-selling antar konglomerasi Maybank sejalan dengan pendekatan 'One Maybank go-to-market'.
Pembiayaan korporasi Global Banking tumbuh 4,5% menjadi Rp 42,57 triliun dari Rp 40,72 triliun. Kredit segmen Large Local Corporate (LLC) tumbuh 25,5% selaras dengan strategi Bank pada segmen tersebut. Selain itu, kredit segmen Financial Institutions Group (FIG) juga meningkat sebesar 18,3%.
Di sisi lain, Maybank Indonesia berhasil membukukan pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp 22,56 triliun, didukung pertumbuhan sebesar 44,1% untuk pembiayaan yang difokuskan pada pemanfaatan lahan secara berkelanjutan, dan pembiayaan sektor UKM yang tumbuh 1,4% YoY. Pada September 2024, Maybank Indonesia menyalurkan pembiayaan untuk energi terbarukan dan transportasi ramah lingkungan sebesar Rp 492 miliar. Total pembiayaan berkelanjutan menyumbang 20,6% terhadap total kredit yang disalurkan (Bank saja).
Simpanan nasabah naik 1,2% menjadi Rp 115,88 triliun dari Rp 114,50 triliun. CASA tumbuh 8,8% sedangkan Deposito Berjangka turun 6,1% YoY dan terus menurun sebesar 2,7% pada triwulan III 2024 dibandingkan triwulan II 2024. Bank berupaya menurunkan porsi dana mahal dan mengoptimalkan dana murah melalui pemanfaatan platform digital yang dioperasikan oleh Bank. Adapun CASA yang dihimpun melalui M2U App & Web naik 35,0% sedangkan M2E tumbuh 3,3%. Rasio CASA meningkat menjadi 52,7% pada September 2024 dari 49,1% pada September 2023.
Biaya overhead pada sembilan bulan pertama 2024 tercatat sebesar Rp 4,76 triliun, lebih tinggi sebesar 7,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang senilai Rp 4,42 triliun. Hal ini didorong investasi berkelanjutan untuk meningkatkan kapabilitas Teknologi Informasi, serta pelaksanaan beberapa inisiatif kunci sejalan dengan strategi M25+ Maybank Group.
Pada September 2024, rasio NPL membaik dari 3,2% (gross) dan 2,1% (net) pada September 2023 menjadi 2,9% (gross) dan 1,7% (net) pada September 2024. Pencapaian ini didukung oleh penerapan manajemen risiko yang memadai. Saldo NPL turun 3,8% dan Loan at Risk (LAR) membaik menjadi 8,8% pada September 2024 dari 10,7% periode yang sama tahun lalu.
Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank saja berada pada level 89,5% dan Liquidity Coverage Ratio (LCR) Bank saja berada pada level sehat sebesar 181,3% jauh di atas ketentuan regulator. Posisi permodalan menguat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 24,8% dan Common Equity Tier 1 (CET 1) sebesar 23,6% pada akhir September 2024.
Maybank Indonesia terus melanjutkan penerapan Strategic Programmes (SP) 7 yang terintegrasi dengan strategi M25+ Maybank Group yang bertujuan terutama untuk meningkatkan kinerja Maybank Indonesia. Hal ini meliputi fokus untuk mengoptimalkan produktivitas, mendorong customer-centricity dalam pengembangan solusi, memperkuat inisiatif 'One Maybank Go to Market' dan memperdalam solusi wealth management berbasis Syariah. Inisiatif-inisiatif ini pun telah meningkatkan laba Bank, dan merupakan upaya untuk menjadi pembeda, serta mendorong pertumbuhan pada segmen yang berpotensi untuk berkembang lebih jauh.
Dari Juli hingga September 2024, Maybank Indonesia meraih beberapa penghargaan yang sekaligus menjadi bukti atas pencapaian Bank dalam inovasi dan kemajuan digital. Penghargaan ini antara lain, 'Wealth Management Platform of The Year - Indonesia' Asian Banking & Finance Retail Banking Awards 2024, dan 'Best Consumer Digital Banks in Asia-Pacific' oleh Global Finance. Serta memperoleh penghargaan di bidang pengelolaan SDM melalui 11 penghargaan dari 'HR Excellence Awards 2024' dan 'Overall HREA Winner' diselenggarakan oleh Human Resources Online, serta empat penghargaan dari 'Human Capital on Resilience Excellence Award 2024' yang diselenggarakan oleh majalah First Indonesia.
Selain itu, Maybank Indonesia juga menerima penghargaan 'Fortune 100 Indonesia's Biggest Company in 2024' dari Majalah Fortune Indonesia, dan 'Indonesia Product Experience of the Year - SME Banking Category' di Asian Experience Awards 2024 oleh Asian Business Review baru-baru ini.
Perbankan Syariah
Pembiayaan Perbankan Syariah Maybank Indonesia tumbuh 7,3% menjadi Rp 30,98 triliun pada sembilan bulan pertama 2024 dari Rp28,88 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini didorong oleh pembiayaan yang meningkat pada segmen komersial dan UKM. Pendapatan fee-based tumbuh secara signifikan sebesar 21,4% menjadi Rp 166 miliar dari Rp 137 miliar didukung pendapatan fee dari solusi wealth management berbasis syariah.
Simpanan nasabah Perbankan Syariah tumbuh 2,0% menjadi Rp 37,10 triliun dari Rp 36,37 triliun. CASA tumbuh 14,2% menjadi Rp19,29 triliun dari Rp16,89 triliun, sedangkan deposito berjangka turun 8,6% Y-o-Y. Rasio CASA naik menjadi 52,0% pada September 2024 dari 46,4% pada September 2023.
Rasio Non-Performing Financing (NPF) Perbankan Syariah pada September 2024 dan September 2023 tetap stabil sebesar 2,5% (gross) dan 1,8% (net), dan Financing to Deposit Ratio (FDR) membaik menjadi 79,9% dari 77,3%.
Sementara itu, Presiden Komisaris Maybank Indonesia, Dato' Khairussaleh Ramli mengatakan pihaknya terus mengupayakan peningkatan di seluruh lini bisnis utamanya, serta akan fokus dalam menerapkan berbagai strategi untuk meningkatkan kinerja yang berkelanjutan.
"Didukung dengan strategi M25+, Maybank Indonesia akan terus memperkuat kinerja lini-lini bisnisnya, serta mewujudkan nilai bagi seluruh nasabah maupun pemangku kepentingannya ke depannya," ujar Dato' Khairussaleh.
Anak Usaha Maybank Indonesia Terus Bertumbuh
PT Maybank Indonesia Finance (Maybank Finance)
Di tengah penjualan otomotif roda empat ritel yang turun sebesar 11,9%, pembiayaan otomotif roda empat Maybank Finance mengalami penurunan sebesar 3,3%. Namun demikian, Laba sebelum Pajak Maybank Finance naik 5,0% menjadi Rp 426 miliar pada sembilan bulan pertama 2024 dari Rp 406 miliar pada tahun sebelumnya. Pencapaian ini didukung oleh pengelolaan portofolio pembiayaan yang lebih baik.
NPL Maybank Finance pada September 2024 sebesar 0,3% (gross) dan 0,1% (net) dibandingkan dengan 0,2% (gross) dan 0,1% (net) pada September 2023.
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM)
Pembiayaan otomotif roda dua WOM tumbuh 5,3% menjadi Rp 6,27 triliun pada sembilan bulan pertama 2024 dari Rp 5,95 triliun tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini berada di atas penjualan otomotif roda dua ritel nasional yang naik sebesar 3,2% pada triwulan III 2024 menurut asosiasi industri motor Indonesia - AISI.
WOM mencatatkan Laba sebelum Pajak sebesar Rp 212 miliar, meningkat 18,2% dari Rp 179 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Rasio NPL tercatat sebesar 1,9% (gross) dan 0,8% (net) pada September 2024 dari 2,4% (gross) dan 1,1% (net) pada September 2023.
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) dari papan pemantauan khusus full call auction (FCA) efektif pada 30 Oktober 2024 ini.
Saham FORU kembali dicatatkan di papan pengembangan. Di mana sebelumnya FORU memenuhi kriteria 6 papan pemantauan khusus, yakni tidak memenuhi persyaratan untuk dapat tetap tercatat di bursa sebagaimana diatur Peraturan Nomor I-A dan I-V (terkait saham free float).
Saham Fortune Indonesia pun langsung melesat 24,87% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 4.870 (hampir sentuh Rp 5.000) pada awal sesi I perdagangan 30 Oktober, usai lepas dari FCA. Level tersebut juga merupakan level tertinggi FORU sepanjang tercatat di BEI.
Sebelumnya sejak perdagangan 24-29 Oktober 2024 saham FORU selalu ARA di papan pemantauan khusus FCA. Dalam periode year to date (ytd) FORU meroket 3.507%.
Adapun pengendali FORU, yakni IMR Asia Holding Pte Ltd sempat melakukan penjualan 0,08% saham FORU dalam rangka memenuhi persyaratan free float. Setelah transaksi, IMR Asia Holding jadi menguasai 77,7% saham FORU. Dari sebelumnya sebanyak 77,79% saham.
Sebelumnya diberitakan, Fortune Indonesia (FORU) tengah melakukan penjajakan peluang bisnis baru. Hal ini sebagai langkah strategis untuk pengembangan bisnis FORU.
Sekretaris Perusahaan Fortune Indonesia, Sari Dewi mengungkapkan, rencana penjajakan bisnis baru tersebut meliputi berbagai bidang. Antara lain manufaktur baja, penyedia infrastruktur pertambangan, penyewaan alat berat dan mesin, hingga pertambangan.
“Perseroan melihat potensi pertumbuhan yang signifikan pada sektor-sektor tersebut sehingga diharapkan dapat memberikan nilai tambah kepada pemegang saham perseroan,” ungkap Sekretaris Perusahaan FORU Sari Dewi dalam keterbukaan informasi pekan lalu.
Anirudh Misra
IMR Asia Holding Pte Ltd telah resmi mengakuisisi 361,5 juta (77,7%) saham Fortune Indonesia (FORU) pada 7 Maret 2024. Sebelum diakuisisi, FORU dikendalikan konglomerat ternama, Peter Sondakh.
Penerima manfaat akhir FORU kini adalah Anirudh Misra yang juga menjabat sebagai direktur utama perseroan. Sejauh ini Fortune Indonesia (FORU) bergerak sebagai perusahaan periklanan.
Anirudh Misra adalah warga negara Inggris, usia 59 tahun. Berdasarkan informasi yang terdapat dalam situs web Fortune Indonesia (FORU), Anirudh merupakan lulusan salah satu perguruan tinggi terkemuka di India yaitu Institut Teknologi India dengan gelar sarjana teknis sipil pada tahun 1986.
Memulai karier di Tata Steel, dengan menempati berbagai posisi di tambang, pelabuhan, pabrik baja, dan ferro alloy.
Berbekal pengalaman dan keahlian yang didapat sepanjang kariernya di Tata Steel selama 10 tahun, dilanjutkan dengan terjun ke dalam dunia bisnis dengan mendirikan beberapa perusahaan berskala global, termasuk di Britania Raya dan India, termasuk mendirikan IMR Group di Zug, Swiss pada tahun 2004.
Saat ini, IMR Group telah berkembang menjadi salah satu perusahaan global terkemuka di bidang pertambangan, manufaktur, dan perdagangan, dengan fokus pada komoditas untuk industri baja dan energi. IMR Group beroperasi di Indonesia, Meksiko, Afrika Selatan, dan India. Saat ini, Anirudh Misra menjabat juga sebagai CEO group di IMR.
JAKARTA, investor.id - Saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) melonjak 9,88% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 3.670 per jeda siang perdagangan 14 Oktober 2024 ini. Saham FORU tercatat di papan pemantauan khusus sehingga batas auto rejection-nya 10%.
Sejak perdagangan 9 sampai dengan 11 Oktober pekan lalu saham Fortune Indonesia (FORU) selalu ARA. Dalam periode year to date (ytd) terbang 2.618%.
Telah diberitakan bahwa Fortune Indonesia (FORU) tengah melakukan penjajakan peluang bisnis baru. Hal ini sebagai langkah strategis untuk pengembangan bisnis FORU.
Sekretaris Perusahaan Fortune Indonesia, Sari Dewi mengungkapkan, rencana penjajakan bisnis baru tersebut meliputi berbagai bidang. Antara lain manufaktur baja, penyedia infrastruktur pertambangan, penyewaan alat berat dan mesin, hingga pertambangan.
“Perseroan melihat potensi pertumbuhan yang signifikan pada sektor-sektor tersebut sehingga diharapkan dapat memberikan nilai tambah kepada pemegang saham perseroan,” ungkap Sekretaris Perusahaan FORU Sari Dewi dalam keterbukaan informasi pekan lalu.
Anirudh Misra
Sebelumnya IMR Asia Holding Pte Ltd telah resmi mengakuisisi 361,5 juta (77,7%) saham Fortune Indonesia (FORU) pada 7 Maret 2024. Sebelum diakuisisi, FORU dikendalikan konglomerat ternama, Peter Sondakh.
Penerima manfaat akhir FORU kini adalah Anirudh Misra yang juga menjabat sebagai direktur utama perseroan. Sejauh ini Fortune Indonesia (FORU) bergerak sebagai perusahaan periklanan.
Anirudh Misra adalah warga negara Inggris, usia 59 tahun. Berdasarkan informasi yang terdapat dalam situs web Fortune Indonesia (FORU), Anirudh merupakan lulusan salah satu perguruan tinggi terkemuka di India yaitu Institut Teknologi India dengan gelar sarjana teknis sipil pada tahun 1986.
Memulai karier di Tata Steel, dengan menempati berbagai posisi di tambang, pelabuhan, pabrik baja, dan ferro alloy.
Berbekal pengalaman dan keahlian yang didapat sepanjang kariernya di Tata Steel selama 10 tahun, dilanjutkan dengan terjun ke dalam dunia bisnis dengan mendirikan beberapa perusahaan berskala global, termasuk di Britania Raya dan India, termasuk mendirikan IMR Group di Zug, Swiss pada tahun 2004.
Saat ini, IMR Group telah berkembang menjadi salah satu perusahaan global terkemuka di bidang pertambangan, manufaktur, dan perdagangan, dengan fokus pada komoditas untuk industri baja dan energi. IMR Group beroperasi di Indonesia, Meksiko, Afrika Selatan, dan India. Saat ini, Anirudh Misra menjabat juga sebagai CEO group di IMR.
JAKARTA, investor.id - PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) tengah melakukan penjajakan peluang bisnis baru. Hal ini sebagai langkah strategis untuk pengembangan bisnis FORU.
Sekretaris Perusahaan Fortune Indonesia, Sari Dewi mengungkapkan, rencana penjajakan bisnis baru tersebut meliputi berbagai bidang. Antara lain manufaktur baja, penyedia infrastruktur pertambangan, penyewaan alat berat dan mesin, hingga pertambangan.
“Perseroan melihat potensi pertumbuhan yang signifikan pada sektor-sektor tersebut sehingga diharapkan dapat memberikan nilai tambah kepada pemegang saham perseroan,” ungkap Sekretaris Perusahaan FORU Sari Dewi dalam keterbukaan informasi dikutip Sabtu (12/10/2024).
Perseroan, lanjutnya, akan senantiasa mematuhi ketentuan peraturan yang berlaku, termasuk melakukan pengungkapan tambahan jika terdapat perkembangan yang bersifat material atas rencana penjajakan bisnis baru tersebut.
“Untuk menghindari keragu-raguan, belum ada kesepakatan atau komitmen yang mengikat yang dibuat oleh perseroan sampai dengan adanya ditandatanganinya perjanjian definitif atas rencana penjajakan bisnis baru tersebut,” pungkasnya.
Saham
Sebelumnya IMR Asia Holding Pte Ltd telah resmi mengakuisisi 361,5 juta (77,7%) saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) pada 7 Maret 2024. Sebelum diakuisisi, FORU dikendalikan konglomerat ternama, Peter Sondakh.
Penerima manfaat akhir FORU kini adalah Anirudh Misra yang juga menjabat sebagai direktur utama perseroan. Sejauh ini Fortune Indonesia (FORU) bergerak sebagai perusahaan periklanan.
Saham FORU saat ini berada di papan pemantauan khusus. Pada perdagangan 11 Oktober kemarin, saham FORU naik auto reject atas (ARA) +9,87% ke Rp 3.340. Dalam periode year to date (ytd) saham ini terbang 2.374%.
JAKARTA, investor.id - PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) tengah melakukan penjajakan peluang bisnis baru. Hal ini sebagai langkah strategis untuk pengembangan bisnis FORU.
Sekretaris Perusahaan Fortune Indonesia, Sari Dewi mengungkapkan, rencana penjajakan bisnis baru tersebut meliputi berbagai bidang. Antara lain manufaktur baja, penyedia infrastruktur pertambangan, penyewaan alat berat dan mesin, hingga pertambangan.
“Perseroan melihat potensi pertumbuhan yang signifikan pada sektor-sektor tersebut sehingga diharapkan dapat memberikan nilai tambah kepada pemegang saham perseroan,” ungkap Sekretaris Perusahaan FORU Sari Dewi dalam keterbukaan informasi dikutip Sabtu (12/10/2024).
Perseroan, lanjutnya, akan senantiasa mematuhi ketentuan peraturan yang berlaku, termasuk melakukan pengungkapan tambahan jika terdapat perkembangan yang bersifat material atas rencana penjajakan bisnis baru tersebut.
“Untuk menghindari keragu-raguan, belum ada kesepakatan atau komitmen yang mengikat yang dibuat oleh perseroan sampai dengan adanya ditandatanganinya perjanjian definitif atas rencana penjajakan bisnis baru tersebut,” pungkasnya.
Saham
Sebelumnya IMR Asia Holding Pte Ltd telah resmi mengakuisisi 361,5 juta (77,7%) saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) pada 7 Maret 2024. Sebelum diakuisisi, FORU dikendalikan konglomerat ternama, Peter Sondakh.
Penerima manfaat akhir FORU kini adalah Anirudh Misra yang juga menjabat sebagai direktur utama perseroan. Sejauh ini Fortune Indonesia (FORU) bergerak sebagai perusahaan periklanan.
Saham FORU saat ini berada di papan pemantauan khusus. Pada perdagangan 11 Oktober kemarin, saham FORU naik auto reject atas (ARA) +9,87% ke Rp 3.340. Dalam periode year to date (ytd) saham ini terbang 2.374%.
Menurut Herry, penghargaan ini sebagai bukti nyata komitmen perusahaan untuk terus memberikan yang terbaik bagi konsumen dan masyarakat. Halaman all [440] url asal
JAKARTA, KOMPAS.com -PT Bumi Serpong Damai Tbk atau BSD meraih penghargaan bergengsi dalam FORTUNE Indonesia 100 Gala pada kategori ‘Indonesia’s Biggest Companies Property & Real Estate’.
Deputy Group CEO Strategic Development and Assets Sinar Mas Land Herry Hendarta mengungkapkan rasa terima kasihnya atas apresiasi yang diberikan Fortune Indonesia 100 Gala kepada BSD.
Menurut Herry, penghargaan ini sebagai bukti nyata komitmen perusahaan untuk terus memberikan yang terbaik bagi konsumen dan masyarakat.
Penghargaan yang diberikan Fortune Indonesia 100 Gala menempatkan BSD dalam jajaran perusahaan-perusahaan terkemuka di Indonesia, serta memperkuat posisinya sebagai salah satu pengembang properti terdepan di Tanah Air.
Terlebih lagi, penghargaan ini diberikan oleh Fortune Indonesia sebagai entitas yang memiliki kredibilitas tinggi dan prestisius.
"Ini menjadi pengakuan atas ketangguhan perusahaan dalam menghadapi tantangan bisnis, serta kemampuannya beradaptasi dengan tren global dan menjawab kebutuhan pasar Indonesia.” ucap Herry dalam siaran pers, Kamis (19/9/2024).
Anak perusahaan properti milik Sinar Mas Land ini menerapkan berbagai inisiatif dalam pembangunan berkelanjutan dengan menghadirkan fasilitas ruang terbuka hijau (RTH) yang luas, penggunaan material ramah lingkungan, penerapan Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui penerapan panel surya di bangunan-bangunan komersial, sarana penerangan jalan, hingga pemanfaatan layanan Renewable Energy Certificate (REC) dari PT PLN (Persero).
Proses energy management (manajemen energi) di sejumlah gedung perkantoran maupun area komersial milik Sinarmas Land di BSD City difokuskan untuk meminimalisasi penggunaan energi dan emisi karbon.
Melalui layanan dan kegiatan ini, Sinarmas Land turut mendukung inisiasi pemerintah dan mengambil bagian dalam mengurangi emisi karbondioksida.
Pada aspek Climate Change Management Sustainability, Sinarmas Land bersama Chandra Asri Group memanfaatkan sampah plastik sebagai bahan dasar pembuatan jalan aspal sepanjang 8,6 kilometer di kawasan BSD City.
Inisiatif ini setara dengan memanfaatkan 164,2 juta lembar plastik kresek atau setara dengan mengalihkan 410,57 ton sampah plastik kresek dari TPA.
Pencapaian kolaborasi kedua perusahaan tersebut menjadikan kawasan BSD City sebagai township pertama di Indonesia yang menerapkan aspal campuran sampah plastik yang diolah menjadi biji plastik.
PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) dengan kode saham BELI terpilih menjadi bagian dari 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune. PT Global Digital Niaga... | Halaman Lengkap [586] url asal
JAKARTA - PT Global Digital Niaga Tbk ( Blibli ) dengan kode saham BELI terpilih menjadi bagian dari 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia tahun 2024. Pengakuan tersebut menggunakan indikator jumlah pendapatan yang dibukukan pada tahun 2023, dimana secara kolektif keseluruhan pendapatan perusahaan-perusahaan yang masuk dalam daftar bergengsi ini berkontribusi 26,83% terhadap perekonomian nasional di sepanjang tahun 2023.
Chief Corporate Secretary & Investor Relations Blibli, Eric Winarta menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan sebagai salah satu dari 100 perusahaan terbesar di Indonesia. Pengakuan yang diberikan ini menjadi salah satu milestone penting yang memotivasi Blibli untuk tumbuh semakin kuat.
Dimana menurutnya, pencapaian ini mencerminkan kontribusi Perseroan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Eric menegaskan, bahwa ?Blibli senantiasa berusaha memberikan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan dengan konsisten menjalankan strategi omnichannel, yang mencakup perluasan titik kontak konsumen melalui kemitraan dengan pemegang merek global terkemuka untuk menawarkan pengalaman dan perjalanan pelanggan tanpa hambatan, apa pun platform yang mereka akses dalam ekosistem.?
Hal itu diwujudkan dengan jaringan ritel Blibli yang saat ini semakin diperluas dengan penambahan 13 toko elektronik konsumen baru pada 1H/2024, tercatat Blibli mengoperasikan sebanyak 185 toko. Jaringan tersebut terdiri dari toko merek-tunggal seperti Samsung dan Hello (Apple Authorised Reseller), serta toko multi-merek seperti Blibli Store dan Tukar Tambah. Selain itu, Blibli juga mengelola 62 gerai supermarket premium (Ranch Market) dan 30 gerai home and living experience centers (Dekoruma) di seluruh Indonesia.
Berdiri sejak tahun 2010, PT Global Digital Niaga Tbk merupakan pelopor ekosistem perdagangan omnichannel dan gaya hidup terkemuka di Indonesia yang fokus melayani konsumen ritel dan institusi yang terhubung secara digital.
Platform perdagangan (commerce) yang dimiliki Perseroan?Blibli, mengintegrasikan pengalaman berbelanja dan bertransaksi secara daring melalui layanan e-commerce dan secara luring dengan mengoperasikan ratusan toko-toko fisik elektronik konsumen untuk berbagai mitra pemegang merek global terkemuka.
Selain itu, Blibli juga berkolaborasi dengan ribuan toko yang mengadopsi solusi omnichannel Perseroan, yakni Blibli InStore dan Click & Collect, serta didukung oleh infrastruktur rantai pasok yang kuat, termasuk jaringan pergudangan dan logistik yang dikembangkan secara nasional dengan menyediakan layanan pengiriman pihak pertama (1PL) secara langsung melalui layanan logistik milik Perseroan? BES Paket, dan bekerja sama dengan berbagai mitra logistik pihak ketiga (3PL).
Blibli menempati peringkat pertama kategori B2C Omnichannel 1P consumer electronics dan fresh products menurut Frost & Sullivan, serta memiliki layanan pelanggan 24/7 berkelas dunia.
Pada tahun 2017, Perseroan mengakuisisi PT Global Tiket Network (penyedia platform agen perjalanan daring (OTA)-tiket.com untuk memperluas layanan hingga meliputi perjalanan, akomodasi, dan pengalaman gaya hidup. Selanjutnya pada tahun 2021, ekosistem omnichannel Perseroan semakin lengkap dengan penambahan penawaran produk segar dan kebutuhan sehari-hari melalui akuisisi PT Supra Boga Lestari Tbk (Ranch Market)- perusahan pengelola lusinan gerai supermarket premium dengan merek seperti Ranch Market dan Farmers Market.
Pada tahun 2024, Perseroan mengakuisisi PT Dekoruma Inovasi Lestari (Dekoruma)-sebuah perusahaan pialang ritel furnitur, desain interior, dan properti O2O terkemuka di Indonesia, untuk memperluas cakupan Perseroan pada kategori produk home and living.
Perseroan memiliki ekosistem omnichannel terpadu yaitu Blibli Tiket, yang menegaskan sinergi antara Blibli, tiket dan Ranch Market di dalam suatu ekosistem terintegrasi yang memberikan kemudahan pengalaman berbelanja serta bernilai tambah bagi pelanggan, dengan menyediakan layanan lebih lengkap, bermanfaat juga terintegrasi di setiap titik interaksi konsumen.
Selanjutnya pada tahun 2023, ekosistem Blibli Tiket meluncurkan program loyalitas terpadu bernama Blibli Tiket Rewards, yang menawarkan berbagai program loyalitas yang terintegrasi kepada seluruh pelanggan di dalam ekosistem, termasuk platform e-commerce, platform OTA, toko fisik elektronik konsumen dan gerai supermarket. Saham Perseroan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham ?BELI?.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank bjb meraih penghargaan dari IDN Fortune 100 pada tahun 2024. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang menunjukan inovasi luar biasa, mampu menjaga kinerja, terus memperkuat bisnis secara berkelanjutan.
IDN Fortune 100 merupakan penghargaan yang diberikan oleh tim editorial independen dari Fortune Indonesia, untuk mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang mampu menjaga stabilitas dan konsistensi pertumbuhan bisnis.
Setiap bulan Agustus, Fortune Indonesia menyusun dan menerbitkan daftar Fortune Indonesia 100, yang berisi peringkat 100 perusahaan teratas di Indonesia berdasarkan total pendapatan selama tahun fiskal dan menjadi ukuran keberhasilan serta pengaruh bisnis.
Perusahaan-perusahaan yang termasuk dalam Fortune Indonesia 100 dinilai sebagai sebagai pemimpin di industri. Fortune Indonesia 100 mengadopsi metodologi dari Fortune 500, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1955 atau 69 tahun yang lalu. Fortune 100 Gala 2024 juga menjadi ajang pertemuan para pemimpin bisnis paling berpengaruh dan inovatif di Indonesia.
Bank bjb, masuk dalam daftar Fortune Indonesia 100, dinilai berhasil memperkuat fondasi bisnis melalui berbagai strategi inovatif dan langkah strategis untuk memperkuat kinerja bisnis, termasuk pengembangan layanan digital, ekspansi pasar melalui program kemitraan serta penerapan manajemen keuangan yang efisien.
Bank bjb juga dinilai berhasil memperkenalkan berbagai produk baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar, seperti layanan perbankan digital yang lebih cepat dan mudah diakses oleh nasabah.
Penghargaan ini diterima oleh Direktur Keuangan bank bjb, Hana Dartiwan, pada acara Fortune 100 Gala 2024 yang diselenggarakan di The Mulia Hotel Senayan, Jakarta, pada 6 September 2024. Dalam kesempatan tersebut, Hana Dartiwan menyampaikan bahwa penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi bank bjb untuk terus berkontribusi secara positif bagi perkembangan ekonomi nasional.
"Penghargaan ini adalah bentuk persembahan kami dalam menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan, dan kami akan terus melakukan continuous improvement untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat," ujar Hana.
Lebih lanjut, Hana menambahkan, bank bjb telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja keuangan, termasuk optimalisasi portofolio kredit, pengelolaan risiko yang lebih baik, serta peningkatan efisiensi operasional.
Bank bjb mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2024, dengan pertumbuhan aset yang signifikan dan peningkatan laba bersih yang konsisten. Didukung oleh peningkatan pendapatan bunga bersih dan efisiensi biaya operasional.
Selain itu, bank bjb juga memperkuat posisinya di pasar dengan memperluas jangkauan layanan melalui digitalisasi. Upaya ini terbukti efektif dalam meningkatkan basis nasabah dan memperluas akses layanan perbankan hingga ke pelosok daerah.
"Kami melihat potensi besar dalam pengembangan layanan digital, dan ini menjadi salah satu fokus utama kami dalam beberapa tahun ke depan," tambah Hana.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing, bank bjb juga menerapkan strategi kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan institusi keuangan lainnya, untuk mengembangkan produk-produk keuangan inklusif. Strategi ini tidak hanya meningkatkan kinerja bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen bank bjb untuk selalu mengutamakan kepuasan nasabah dan menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik. bank bjb juga terus berupaya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap langkah bisnisnya. bank bjb percaya bahwa dengan mengutamakan integritas dan inovasi, kami dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi para pemangku kepentingan.
Dalam menghadapi tantangan di masa depan, bank bjb akan terus memperkuat fondasi bisnisnya melalui peningkatan kualitas layanan, diversifikasi produk, dan penguatan modal. Juga, fokus pada pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
Sebagai salah satu pemenang, bank bjb diakui karena prestasinya dalam menjaga dan meningkatkan kinerja perusahaan dalam daftar perusahaan terkemuka Fortune Indonesia 100 Company 2024. Penghargaan ini tidak hanya meningkatkan reputasi bank bjb, tetapi juga menegaskan komitmen bank bjb untuk terus memberikan kontribusi positif bagi ekonomi nasional.
“Kami optimistis dapat terus meningkatkan performa dan tetap menjadi salah satu bank terkemuka di Indonesia,” ucap Hana.
JAKARTA, investor.id - Setidaknya ada tiga saham di papan pemantauan khusus full call auction (FCA) yang mentok auto reject atas (ARA) pada perdagangan 2 September 2024 sebelum jeda siang.
Ketiganya adalah saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) +9,83% ke Rp 2.570, saham PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW) +9,70% ke Rp 6.500, dan saham PT Green Power Group Tbk (LABA) +9,26%.
Saham KARW sebenarnya masuk papan pemantauan khusus sudah cukup lama. Sedangkan, saham FORU baru sejak 29 Agustus 2024, dan saham LABA masuk FCA per 2 September 2024 ini.
Ketiga saham ini sepanjang tahun berjalan mencatatkan gain yang luar biasa alias menjadi-jadi. Ketiganya merajai top gainers di sepanjang tahun berjalan. Saham KARW meroket 12.645%, saham FORU terbang 1.803%, dan saham LABA melejit 1.080%.
Saham ketiga emiten tersebut melesat usai diakuisisi oleh pengendali baru.
Diakuisisi
KARW dicaplok oleh PT Saranakelola Investa atau Grup Meratus. PT Saranakelola Investa atau Grup Meratus per 1 Februari 2024 melakukan pengambilalihan atas saham pengendalian KARW dari ICTSI Far East Pte Ltd sejumlah 470.830.500 atau setara dengan 80,19% di harga Rp 66/lembar. Sehingga nilai keseluruhan transaksi Rp 31,07 miliar.
Otomatis Grup Meratus jadi pengendali KARW sehingga nama perseroan berubah menjadi Meratus Jasa Prima dari sebelumnya PT ICTSI Jasa Prima Tbk.
Sementara itu, IMR Asia Holding Pte Ltd resmi mengakuisisi 361,5 juta (77,7%) saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU). Sebelum diakuisisi, FORU dikendalikan konglomerat ternama Peter Sondakh.
Sejumlah 77,7% saham FORU dibeli IMR Asia dari PT Karya Cipta Prima, yang sebelumnya menguasai sebanyak 415,22 juta (89,25%) saham FORU. Akuisisi tersebut telah diselesaikan pada 7 Maret 2024. Terungkap bahwa harga pembelian 77,7% saham FORU oleh IMR sebesar Rp 125,31/saham atau total Rp 45,29 miliar.
Sedangkan Green Power Group (LABA) sebelumnya bernama PT Ladangbaja Murni Tbk. Perubahan nama seiring telah resmi masuknya pengendali baru LABA, yakni PT Nev Stored Energy (NSE). Kini LABA masuk bisnis baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Sebelumnya LABA merupakan distributor produk baja dan turunan baja dengan peruntukkan mould (cetakan).
Nev Stored Energy membeli 560 juta (50,75%) saham LABA di harga Rp 53,125/saham pada 28 Juni 2024. Sehingga nilai keseluruhannya Rp 29,75 miliar.
JAKARTA, investor.id - Saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) masih dalam kondisi dikenakan suspensi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 26 Agustus 2024 ini.
Penghentian sementara tersebut sudah diterapkan sejak 16 Juli 2024. Artinya suspensi sudah lebih dari sebulan. Dan belum ada tanda-tanda BEI melepas suspensi saham FORU.
Posisi harga saham FORU saat disuspensi ada di Rp 1.940. Dalam periode year to date (ytd) saham ini telah melambung 1.337,04%.
IMR Asia Holding Pte Ltd resmi mengakuisisi 361,5 juta (77,7%) saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU). Sebelum diakuisisi, FORU dikendalikan konglomerat ternama Peter Sondakh.
Sejumlah 77,7% saham FORU dibeli IMR Asia dari PT Karya Cipta Prima, yang sebelumnya menguasai sebanyak 415,22 juta (89,25%) saham FORU. Akuisisi tersebut telah diselesaikan pada 7 Maret 2024.
IMR
Terungkap bahwa harga pembelian 77,7% saham FORU oleh IMR sebesar Rp 125,31/saham atau total Rp 45,29 miliar. Jika berpatokan pada harga FORU kini Rp 1.940, maka IMR nilai kepemilikannya menjadi Rp 701,31 miliar atau cuan sekitar Rp 656 miliar.
Sementara itu, IMR menuntaskan penawaran tender wajib saham FORU, yakni maksimal 10,75% saham. Periode penawaran tender wajib dimulai pada tanggal 1 Mei 2024 dan berakhir pada tanggal 30 Mei 2024.
Transaksi atas penawaran tender wajib ini telah diselesaikan oleh IMR sepenuhnya pada tanggal 11 Juni 2024.
Selama periode penawaran tender wajib IMR membeli sebanyak 375.500 lembar saham FORU yang mewakili 0,08% saham FORU.
JAKARTA, investor.id - Tiga emiten pergerakan sahamnya sangat fantastis sepanjang tahun berjalan ini alias year to date (ytd). Ketiga emiten sahamnya meroket lantaran diakuisisi alias ganti pengendali.
Mereka adalah PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW), PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), dan PT Green Power Energy Group Tbk (LABA).
Saham berkode KARW sepanjang tahun berjalan ini telah meroket 7.194,12%. Saham FORU melesat 1.337,04%. Dan saham LABA melejit 980%.
Saham PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW) lagi-lagi meningkat 9,73% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 3.720 pada perdagangan 23 Agustus 2024 kemarin. Saham KARW ada di papan pemantauan khusus sehingga diperdagangkan dengan mekanisme full call auction (FCA) dengan batas ARA 10%.
Lesatan saham KARW ini menjadi-jadi setelah diakuisisi investor. PT Saranakelola Investa atau Grup Meratus per 1 Februari 2024 melakukan pengambilalihan atas saham pengendalian KARW dari ICTSI Far East Pte Ltd sejumlah 470.830.500 atau setara dengan 80,19% di harga Rp 66/lembar. Sehingga nilai keseluruhan transaksi Rp 31,07 miliar.
Otomatis Grup Meratus jadi pengendali KARW sehingga nama perseroan berubah menjadi Meratus Jasa Prima dari sebelumnya PT ICTSI Jasa Prima Tbk.
Kini dengan dengan harga saham KARW Rp 3.720/lembar, maka nilai kepemilikan Grup Meratus atas KARW mencapai Rp 1,75 triliun. Angkanya melonjak atau cuan sekitar Rp 1,72 triliun dari harga pembelian di Rp 31,07 miliar. Hal tersebut tercapai hanya dalam kurun waktu 6 bulan lebih.
Sementara itu tertera sebagai salah satu penerima manfaat akhir dari KARW saat ini adalah Charles Menaro. Dihimpun dari berbagai sumber terungkap bahwa Charles Menaro adalah presiden komisaris dari Meratus Group.
Disebutkan pula bahwa Charles Menaro adalah generasi kedua putra Hen Menaro yang melahirkan Meratus Line dan mendidik Charles dengan disiplin tinggi serta kerja keras.
Meratus adalah perusahaan pertama yang mengintegrasikan pelayaran dan logistik di Indonesia. Akuisisi KARW dilakukan guna membangun konektivitas sebagai operator terintegrasi swasta terkemuka di Indonesia yang melayani bisnis pelayaran, logistik, dan pelabuhan.
FORU & LABA
Sementara itu saham Fortune Indonesia (FORU) masih dalam suspensi sejak 16 Juli 2024 lantaran terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Posisi saham FORU saat disuspensi ada di Rp 1.940. Melesat dari posisinya di Rp 135 pada awal Januari 2024.
IMR Asia Holding Pte Ltd resmi mengakuisisi 361,5 juta (77,7%) saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU). Sebelum diakuisisi, FORU dikendalikan konglomerat ternama Peter Sondakh.
Sejumlah 77,7% saham FORU dibeli IMR Asia dari PT Karya Cipta Prima, yang sebelumnya menguasai sebanyak 415,22 juta (89,25%) saham FORU. Akuisisi tersebut telah diselesaikan pada 7 Maret 2024.
Terungkap bahwa harga pembelian 77,7% saham FORU oleh IMR sebesar Rp 125,31/saham atau total Rp 45,29 miliar. Jika berpatokan pada harga FORU kini Rp 1.940, maka IMR nilai kepemilikannya menjadi Rp 701,31 miliar atau cuan sekitar Rp 656 miliar.
Lalu saham Green Power Group (LABA) yang mulai disuspensi sejak perdagangan 23 Agustus 2024 kemarin. Saham Green Power Group (LABA) melesat 25% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 540 pada perdagangan 22 Agustus. Dalam periode year to date (ytd) saham LABA ternyata sudah melesat 980% atau hampir 1.000% dari Rp 50 alias gocap.
Sebagaimana diketahui Green Power Group (LABA) sebelumnya bernama PT Ladangbaja Murni Tbk. Perubahan nama seiring telah resmi masuknya pengendali baru LABA, yakni PT Nev Stored Energy (NSE). Kini LABA masuk bisnis baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Sebelumnya LABA merupakan distributor produk baja dan turunan baja dengan peruntukkan mould (cetakan).
Nev Stored Energy membeli 560 juta (50,75%) saham LABA di harga Rp 53,125/saham pada 28 Juni 2024. Sehingga nilai keseluruhannya Rp 29,75 miliar. Kini nilai kepemilikan Nev Stored Energy jadi Rp 302,4 miliar atau naik sekitar Rp 272,6 miliar dari harga pembelian.