JAKARTA, KOMPAS.com – Angka ekspor sepeda motor rakitan Indonesia pada Januari-September 2024 telah mencapai 399.989 unit.
Capaian ini lebih rendah dibandingkan perolehan periode yang sama tahun lalu sebanyak 428.730 unit, atau minus 6,7 persen.
Meskipun data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia begitu (AIS) menunjukkan penurunan, perolehan ekspor PT Astra Honda Motor (AHM) diklaim mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.
Dok. AHM Honda ADV 160
“Ekspor motor kami tumbuh, tumbuh 10-15 persen tahun ini. Kami total bisa sampai 1 juta unit, tapi 20 persennya di CBU, 80 persennya di CKD,” ujar Executive Vice President Director AHM Thomas Wijaya di Cikarang (5/11/2024).
“Kebijakan dari negara tujuan, insentif pajak mereka, aturan mereka. Tentu kalau volumenya sudah besar, ya mereka mengharapkan sudah mulai bertahap lokalisasi ya di sana. Tapi apapun itu, walaupun lokalisasi, kami juga tetap bisa mengekspor CKD ke negara-negara tujuan itu,” kata dia.
Melihat data AISI, motor skutik masih mendominasi ekspor motor pada September 2024 dengan komposisi 46,55 persen.
Sedangkan Underbone atau motor bebek berkontribusi sebesar 26,34 persen. Adapun motor sport kini 27,11 persen.
“Kalau (ekspor) kami CBU banyak ke Filipina, tapi ada Malaysia juga. Kalau CKD itu ASEAN lah ya, jadi mostly kami di ASEAN,” ucap Thomas.
“Termasuk ke Jepang, kami juga mengekspor. Termasuk ke Amerika Latin. Jadi kami juga ada yang mengekspor CKD ke Amerika Latin juga, Brasil, Argentina,” ujarnya.
Buat modelnya, motor Honda yang diekspor secara CBU kebanyakan model di atas 125 cc, seperti ADV 160, PCX 160, dan Vario 160. Sedangkan yang CKD, modelnya seperti BeAT dan Vario 125.
Menyitat data AISI, angka penjualan sepeda motor periode Januari hingga September 2024 tercatat 4,87 juta unit, atau meningkat 3,19 persen. [176] url asal
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) optimistis angka penjualan sepeda motor di Tanah Air bisa mendekati 6,5 juta unit sepanjang 2024.
"Tahun ini kami memprediksi penjualan (sepeda motor) akan mencapai 6,35 hingga 6,45 juta unit, mudah-mudahan 6,5 juta," kata Ketua Umum AISI Johannes Loman pada acara pembukaan Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (30/10).
Menurutnya peningkatan penjualan sepeda motor terus hingga 2025 yang diproyeksi mencapai 6,7 juta unit.
Menyitat data AISI, angka penjualan sepeda motor periode Januari hingga September 2024 tercatat 4,87 juta unit, atau meningkat 3,19 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Ia menjelaskan, kehadiran motor-motor baru dengan teknologi mutakhir dapat merangsang minat masyarakat untuk membeli sepeda motor.
"Untuk memenuhi kebutuhan ini, kami pelaku industri sepeda motor akan terus berinovasi menghadirkan produk dengan teknologi yang semakin canggih, aman, dan ramah lingkungan," ucap.
Untuk diketahui penjualan sepeda motor di Indonesia pada 2023 mencapai 6,2 juta unit. Skutik menjadi jenis sepeda motor yang terlaris nyaris 90 persen terjual.
Capaian ini memberi sinyal positif terhadap pendapatan Maybank Indonesia setelah dilakukan pencadangan pre emptive dalam nilai yang signifikan triwulan I-2024. [1,728] url asal
PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) membukukan pertumbuhan laba sebelum pajak sebesar 44% menjadi Rp562 miliar pada triwulan III 2024. Angka ini naik 2,4% dibandingkan laba sebelum pajak triwulan II-2024 yang sebesar Rp 548 miliar.
Diketahui Maybank Indonesia mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp 845 miliar per 30 September 2024. Adapun kenaikan laba ini didukung oleh penyaluran kredit yang meningkat serta pendapatan fee-based yang membaik.
Capaian ini turut memberi sinyal positif terhadap pendapatan Maybank Indonesia setelah dilakukan pencadangan pre emptive dalam nilai yang signifikan pada triwulan I-2024.
Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan mengatakan Maybank Indonesia terus meningkatkan pencapaian bisnis dan profitabilitasnya, didukung pertumbuhan portofolio pembiayaan yang sehat di seluruh segmen, serta pendapatan non-bunga yang sejalan dengan rencana bisnis yang telah ditetapkan.
"Upaya kami untuk terus memperkuat portofolio pembiayaan khususnya pada segmen non-ritel komersial dan UKM yang merupakan expertise kami telah terus menyumbang pendapatan secara menyeluruh, termasuk kredit segmen Korporasi besar dalam negeri yang belum lama ini diperkenalkan ke pasar. Demikian juga, pendekatan consumer centric yang kami terapkan dalam membangun solusi wealth management, termasuk Shariah Wealth Management, telah berhasil menutup gap pendapatan fee Bank secara year-on-year," kata Steffano dalam keterangan tertulis, Kamis (31/10/2024).
"Kami akan terus menjaga kualitas aset dan fundamental Bank untuk menghadapi peluang serta tantangan di masa depan, dan di saat yang sama, memperkuat solusi dan layanan Bank agar tetap relevan dengan kebutuhan nasabah sejalan dengan strategi M25+ Maybank Group," tambah Steffano.
Pendapatan Bunga (Interest Income) Maybank Indonesia tercatat meningkat sebesar 10,2% YoY, sejalan dengan penyaluran kredit dan komposisi aset produktif yang lebih baik. Beban Bunga tetap tinggi, sehingga Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) turun sebesar 1,5%. Margin Bunga Bersih (Net Interest Margin/NIM) tertekan sebesar 55 bps menjadi 4,5%. Namun demikian, Pendapatan Bunga Bersih pada triwulan III 2024 naik 3,1% dibandingkan triwulan II 2024 sehubungan dengan optimalisasi dana murah.
Pendapatan fee-based relatif stabil sebesar Rp1,43 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun pendapatan fee-based pada triwulan III-2024 naik sebesar 35,0% dibandingkan triwulan II-2024 yang didukung pertumbuhan fee dari bisnis Premier Wealth, pembiayaan otomotif roda dua Anak Perusahaan dan pendapatan dari asset recovery.
Total kredit yang disalurkan naik 8,8% pada sembilan bulan pertama 2024 menjadi Rp 122,37 triliun dari Rp 112,42 triliun. Kredit non-ritel dan ritel unit bisnis Community Financial Services (CFS) tumbuh signifikan sebesar 11,3% menjadi Rp 79,80 triliun dari Rp 71,70 triliun.
Selaras dengan upaya untuk meningkatkan produktivitas Bank, kredit komersial CFS non-ritel yaitu, Business Banking, mencatat pertumbuhan yang signifikan sebesar 26,2% diikuti dengan kredit segmen UKM (diklasifikasikan sebagai SME+) yang juga tumbuh 21,6%, dan kredit UKM Ritel (diklasifikasikan sebagai RSME) yang tumbuh 15,8%. Hal ini merupakan dampak dari langkah Maybank Indonesia dalam meningkatkan produktivitas di seluruh lini bisnis dan mempercepat penyediaan solusi perbankan kepada nasabah, serta sebagai dampak dari kolaborasi 'One Maybank go-to-market' yang semakin kuat.
Sementara, kredit CFS ritel juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,0% didukung oleh bisnis Kartu Kredit & KTA yang tumbuh 15,9%, dan kredit otomotif anak perusahaan yang tumbuh 4,3% di tengah penjualan otomotif roda empat ritel nasional yang turun 11,9%. Pembiayaan KPR melanjutkan momentum pertumbuhannya sebesar 3,8% didukung langkah Pemerintah dengan memperpanjang insentif PPN bersubsidi sampai dengan akhir Desember 2024. Bank terus menjalankan cross-selling antar konglomerasi Maybank sejalan dengan pendekatan 'One Maybank go-to-market'.
Pembiayaan korporasi Global Banking tumbuh 4,5% menjadi Rp 42,57 triliun dari Rp 40,72 triliun. Kredit segmen Large Local Corporate (LLC) tumbuh 25,5% selaras dengan strategi Bank pada segmen tersebut. Selain itu, kredit segmen Financial Institutions Group (FIG) juga meningkat sebesar 18,3%.
Di sisi lain, Maybank Indonesia berhasil membukukan pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp 22,56 triliun, didukung pertumbuhan sebesar 44,1% untuk pembiayaan yang difokuskan pada pemanfaatan lahan secara berkelanjutan, dan pembiayaan sektor UKM yang tumbuh 1,4% YoY. Pada September 2024, Maybank Indonesia menyalurkan pembiayaan untuk energi terbarukan dan transportasi ramah lingkungan sebesar Rp 492 miliar. Total pembiayaan berkelanjutan menyumbang 20,6% terhadap total kredit yang disalurkan (Bank saja).
Simpanan nasabah naik 1,2% menjadi Rp 115,88 triliun dari Rp 114,50 triliun. CASA tumbuh 8,8% sedangkan Deposito Berjangka turun 6,1% YoY dan terus menurun sebesar 2,7% pada triwulan III 2024 dibandingkan triwulan II 2024. Bank berupaya menurunkan porsi dana mahal dan mengoptimalkan dana murah melalui pemanfaatan platform digital yang dioperasikan oleh Bank. Adapun CASA yang dihimpun melalui M2U App & Web naik 35,0% sedangkan M2E tumbuh 3,3%. Rasio CASA meningkat menjadi 52,7% pada September 2024 dari 49,1% pada September 2023.
Biaya overhead pada sembilan bulan pertama 2024 tercatat sebesar Rp 4,76 triliun, lebih tinggi sebesar 7,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang senilai Rp 4,42 triliun. Hal ini didorong investasi berkelanjutan untuk meningkatkan kapabilitas Teknologi Informasi, serta pelaksanaan beberapa inisiatif kunci sejalan dengan strategi M25+ Maybank Group.
Pada September 2024, rasio NPL membaik dari 3,2% (gross) dan 2,1% (net) pada September 2023 menjadi 2,9% (gross) dan 1,7% (net) pada September 2024. Pencapaian ini didukung oleh penerapan manajemen risiko yang memadai. Saldo NPL turun 3,8% dan Loan at Risk (LAR) membaik menjadi 8,8% pada September 2024 dari 10,7% periode yang sama tahun lalu.
Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank saja berada pada level 89,5% dan Liquidity Coverage Ratio (LCR) Bank saja berada pada level sehat sebesar 181,3% jauh di atas ketentuan regulator. Posisi permodalan menguat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 24,8% dan Common Equity Tier 1 (CET 1) sebesar 23,6% pada akhir September 2024.
Maybank Indonesia terus melanjutkan penerapan Strategic Programmes (SP) 7 yang terintegrasi dengan strategi M25+ Maybank Group yang bertujuan terutama untuk meningkatkan kinerja Maybank Indonesia. Hal ini meliputi fokus untuk mengoptimalkan produktivitas, mendorong customer-centricity dalam pengembangan solusi, memperkuat inisiatif 'One Maybank Go to Market' dan memperdalam solusi wealth management berbasis Syariah. Inisiatif-inisiatif ini pun telah meningkatkan laba Bank, dan merupakan upaya untuk menjadi pembeda, serta mendorong pertumbuhan pada segmen yang berpotensi untuk berkembang lebih jauh.
Dari Juli hingga September 2024, Maybank Indonesia meraih beberapa penghargaan yang sekaligus menjadi bukti atas pencapaian Bank dalam inovasi dan kemajuan digital. Penghargaan ini antara lain, 'Wealth Management Platform of The Year - Indonesia' Asian Banking & Finance Retail Banking Awards 2024, dan 'Best Consumer Digital Banks in Asia-Pacific' oleh Global Finance. Serta memperoleh penghargaan di bidang pengelolaan SDM melalui 11 penghargaan dari 'HR Excellence Awards 2024' dan 'Overall HREA Winner' diselenggarakan oleh Human Resources Online, serta empat penghargaan dari 'Human Capital on Resilience Excellence Award 2024' yang diselenggarakan oleh majalah First Indonesia.
Selain itu, Maybank Indonesia juga menerima penghargaan 'Fortune 100 Indonesia's Biggest Company in 2024' dari Majalah Fortune Indonesia, dan 'Indonesia Product Experience of the Year - SME Banking Category' di Asian Experience Awards 2024 oleh Asian Business Review baru-baru ini.
Perbankan Syariah
Pembiayaan Perbankan Syariah Maybank Indonesia tumbuh 7,3% menjadi Rp 30,98 triliun pada sembilan bulan pertama 2024 dari Rp28,88 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini didorong oleh pembiayaan yang meningkat pada segmen komersial dan UKM. Pendapatan fee-based tumbuh secara signifikan sebesar 21,4% menjadi Rp 166 miliar dari Rp 137 miliar didukung pendapatan fee dari solusi wealth management berbasis syariah.
Simpanan nasabah Perbankan Syariah tumbuh 2,0% menjadi Rp 37,10 triliun dari Rp 36,37 triliun. CASA tumbuh 14,2% menjadi Rp19,29 triliun dari Rp16,89 triliun, sedangkan deposito berjangka turun 8,6% Y-o-Y. Rasio CASA naik menjadi 52,0% pada September 2024 dari 46,4% pada September 2023.
Rasio Non-Performing Financing (NPF) Perbankan Syariah pada September 2024 dan September 2023 tetap stabil sebesar 2,5% (gross) dan 1,8% (net), dan Financing to Deposit Ratio (FDR) membaik menjadi 79,9% dari 77,3%.
Sementara itu, Presiden Komisaris Maybank Indonesia, Dato' Khairussaleh Ramli mengatakan pihaknya terus mengupayakan peningkatan di seluruh lini bisnis utamanya, serta akan fokus dalam menerapkan berbagai strategi untuk meningkatkan kinerja yang berkelanjutan.
"Didukung dengan strategi M25+, Maybank Indonesia akan terus memperkuat kinerja lini-lini bisnisnya, serta mewujudkan nilai bagi seluruh nasabah maupun pemangku kepentingannya ke depannya," ujar Dato' Khairussaleh.
Anak Usaha Maybank Indonesia Terus Bertumbuh
PT Maybank Indonesia Finance (Maybank Finance)
Di tengah penjualan otomotif roda empat ritel yang turun sebesar 11,9%, pembiayaan otomotif roda empat Maybank Finance mengalami penurunan sebesar 3,3%. Namun demikian, Laba sebelum Pajak Maybank Finance naik 5,0% menjadi Rp 426 miliar pada sembilan bulan pertama 2024 dari Rp 406 miliar pada tahun sebelumnya. Pencapaian ini didukung oleh pengelolaan portofolio pembiayaan yang lebih baik.
NPL Maybank Finance pada September 2024 sebesar 0,3% (gross) dan 0,1% (net) dibandingkan dengan 0,2% (gross) dan 0,1% (net) pada September 2023.
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM)
Pembiayaan otomotif roda dua WOM tumbuh 5,3% menjadi Rp 6,27 triliun pada sembilan bulan pertama 2024 dari Rp 5,95 triliun tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini berada di atas penjualan otomotif roda dua ritel nasional yang naik sebesar 3,2% pada triwulan III 2024 menurut asosiasi industri motor Indonesia - AISI.
WOM mencatatkan Laba sebelum Pajak sebesar Rp 212 miliar, meningkat 18,2% dari Rp 179 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Rasio NPL tercatat sebesar 1,9% (gross) dan 0,8% (net) pada September 2024 dari 2,4% (gross) dan 1,1% (net) pada September 2023.
Tangerang: Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memperkirakan penjualan sepeda motor di Indonesia tahun 2024 bisa mendekati angka 6,5 juta unit. Prediksi ini disampaikan oleh Ketua Umum AISI, Johannes Loman, saat pembukaan Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu (30-10-2024).
"Tahun ini kami memprediksi penjualan (sepeda motor) akan mencapai 6,35 hingga 6,45 juta unit, mudah-mudahan 6,5 juta," ujar Johannes.
Ia juga memperkirakan tren peningkatan penjualan sepeda motor ini akan berlanjut hingga tahun 2025, dengan kisaran angka penjualan 6,4 juta hingga 6,7 juta unit. Peningkatan ini didasarkan pada tren positif penjualan sepeda motor dalam beberapa tahun terakhir. Data AISI menunjukkan penjualan sepeda motor di Indonesia periode Januari hingga September 2024 mencapai 4,87 juta unit, atau naik 3,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sebagai perbandingan, penjualan sepeda motor dalam negeri di tahun lalu mencapai 6.236.992 unit dan ekspor utuh di 570.004 unit.
Johannes menambahkan produsen sepeda motor di Indonesia terus berinovasi menghadirkan produk-produk baru untuk menarik minat konsumen. Menurutnya, inovasi teknologi pada sepeda motor dapat merangsang keinginan masyarakat untuk membeli.
"Untuk memenuhi kebutuhan ini, kami pelaku industri sepeda motor akan terus berinovasi menghadirkan produk dengan teknologi yang semakin canggih, aman, dan ramah lingkungan," jelasnya.
Pameran otomotif IMOS 2024 diharapkan turut mendongkrak penjualan sepeda motor. IMOS 2024 akan berlangsung mulai 30 Oktober hingga 3 November di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, dan menampilkan beragam merek sepeda motor beserta produk pendukungnya. Selain itu, penyelenggara IMOS 2024 juga mengadakan berbagai kegiatan untuk penggemar sepeda motor.
BSD City: Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024 resmi diselenggarakan mulai hari ini Rabu, 30 oktober sampai 3 November 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City Kabupaten Tangerang. Pameran pun menjadi pestanya para bikers Indonesia karena menampilkan beragam teknologi terbaru sepeda motor dan industri pendukungnya.
Mengusung tema 'Riding Green and Safe Journeys for Better Life', IMOS 2024 menjadi salah satu upaya AISI dalam mendorong pertumbuhan industri sepeda motor yang mengusung teknologi yang menyuguhkan keamanan pada kendaraan dan lebih ramah lingkungan. Pameran kali ini tidak hanya menghadirkan inovasi terbaru dalam kendaraan bermotor, tetapi juga fokus pada aspek keselamatan dan lingkungan hidup.
Ketua Umum Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) Johannes Loman, mengatakan IMOS jadi stimulan untuk jaga momentum pertumbuhan penjualan motor pasca-Covid-19. "Perkembangan industri di Tanah Air, dari sisi produk, telah dipasarkan motor listrik. Market penjualan domestik, mencapai 4,87 juta unit, tumbuh 3,19 persen dari tahun lalu," kata Loman pada Rabu (30-10-2024) di sela-sela pembukaan Imos 2024.
IMOS 2024 bakal menempati area yang lebih luas dibandingkan tahun sebelumnya yaitu seluas 15.000 meter persegi. Ragam pilihan merek dan model sepeda motor yang lebih lengkap juga sudah disiapkan. Pelaku industri akan lebih leluasa dalam memberikan edukasi dan memperkenalkan teknologi terkini secara langsung kepada konsumen.
Setidaknya terdapat lebih dari 60 peserta telah mengkonfirmasi keikutsertaannya dalam pameran ini. Terdapat 17 merek sepeda motor jenis Internal Combustion Engine (ICE) seperti Honda, Kawasaki, Suzuki, TVS, Yamaha, Harley-Davidson, Royal Alloy, Royal Enfield, hingga Scomadi. Sementara itu, deretan sepeda motor jenis EV (Electric Vehicle) juga tak mau kalah. Ada Alva, Electrum, HORWIN INC, ION Mobility, Polytron, VMove, Volta, dan ZPT.
Selain merek-merek ternama sepeda motor, pameran IMOS 2024 juga akan diikuti oleh puluhan industri pendukung yang mencakup produk ban, apparel, helm, pelumas, dashcam, hingga tools dan spare parts.
Pameran ini tidak hanya menampilkan produk dan inovasi terbaru, tetapi juga menawarkan berbagai program menarik yang ditujukan untuk pengunjung yang hadir. Di antaranya adalah area test ride yang memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mencoba berbagai sepeda motor terbaru dari merek-merek ternama.
IMOS 2024 juga bekerja sama dengan Korlantas Polri memberikan edukasi keselamatan berkendara. Tak ketinggalan acara motoriding yang mengajak komunitas dan pengunjung untuk terlibat dalam sesi berkendara bersama.
Program baru minimoto juga jadi sajian menarik. Di minimoto ini akan menghadirkan kompetisi balap sepeda motor berukuran kecil. Meski mini, kecepatan dan kelincahan minimoto tidak bisa dianggap remeh. Lalu ada dyno contest juga merupakan program baru yang ditawarkan untuk pengunnjung IMOS 2024. Bagi pecinta aksesoris, Bazar Helm dan Apparel serta Live Quiz dengan hadiah merchandise menarik IMOS 2024 akan kembali hadir di panggung utama IMOS 2024.
Tiket IMOS 2024 bisa didapatkan secara online melalui aplikasi Auto360. Harga tiket online untuk weekday dijual seharga Rp25.000, sementara tiket weekend dijual dengan harga Rp40.000. Bagi pengunjung yang ingin membeli tiket di area pameran, tiket on the spot juga tersedia selama pameran berlangsung.
Harga tiket on the spot untuk weekday adalah Rp 35.000, sedangkan tiket weekend dijual seharga Rp 50.000. Tiket on the spot dapat dibeli di tiket box yang akan disediakan di lokasi pameran mulai dari tanggal 30 Oktober hingga 3 November
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pameran sepeda motor terbesar Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024 akan kembali hadir dengan menawarkan berbagai produk dan kegiatan menarik bagi para penggemar otomotif, termasuk produk aftermarket.
IMOS 2024, yang akan digelar mulai 30 Oktober hingga 3 November 2024 di Jakarta, akan menghadirkan lebih dari 40 merek dari industri pendukung, mulai dari produk ban, komponen otomotif, hingga perlengkapan berkendara.
"Kehadiran IMOS 2024 di area yang lebih luas bukan hanya menghadirkan merek-merek ternama dari industri roda dua, baik ICE (internal combustion engine) maupun EV(kendaraan listrik), tetapi juga berbagai merek dari total lebih dari 40 merek industri pendukung," ujar Project director IMOS 2024, Agus Riyadi dalam keterangannya yang diterima, Selasa (29/10/2024).
Pengunjung IMOS 2024 akan menemukan berbagai merek ban motor seperti IRC, Delium, Kingland, Pirelli, Swallow, Zeneos, dan FDR.
Bagi pengguna box motor, GIVI dan Shad akan menampilkan pilihan produk unggulannya. Produk baterai motor LiAge juga akan menawarkan produk andalan mereka.
Sementara untuk komponen otomotif, Mitsuba, Aspira, KYB, GS Astra, Future Eyes, dan Ayoto juga turut meramaikan pameran.
Tidak hanya itu, perlengkapan berkendara, seperti dari Alpinestar, Shoei, SMK, Studds, Xlite, Deride, Nolan, NJS, dan RSV akan memanjakan para biker yang mencari kenyamanan dan keamanan.
Penggemar interkom untuk komunikasi antar-pengendara dapat menemukan berbagai pilihan di antaranya dari Jabbre, Retouch, Fredconn, dan Cardo.
IMOS 2024 juga menyediakan sejumlah kegiatan menarik. Mulai dari sesi Motorcycle Riding pada 31 Oktober dan 1 November, bazar helm dan perlengkapan berkendara, hingga live quiz yang berlangsung sepanjang pameran.
Para pengunjung juga dapat mengikuti pelatihan keselamatan berkendara bersama Korlantas Polri pada 31 Oktober, serta berpartisipasi dalam acara Minimoto dan Dynotest yang dijadwalkan pada 2 hingga 3 November.
Selain itu, IMOS 2024 juga menghadirkan FIFGROUP dengan lima unit bisnisnya, yakni FIFASTRA, SPEKTRA, DANASTRA, FINATRA, dan AMITRA, yang akan menawarkan kemudahan pembiayaan bagi para pengunjung yang ingin membeli sepeda motor.
"Selain area test ride yang lebih besar, IMOS 2024 menawarkan program menarik seperti bazar helm dan apparel, Mini GP, Dyno Kontes, dan berbagai kegiatan bersama komunitas motor, yang kami harap dapat memperkaya pengalaman para pecinta otomotif selama pameran berlangsung," pungkas Agus.
Bisnis gorengan Tahu Jeletot Taisi menawarkan kemitraan mulai Rp 5 juta. Dengan modal Rp 20 juta, pendapatan bersih bisa mencapai Rp 3 juta per bulan. [547] url asal
Goreng menjadi camilan favorit masyarakat Indonesia. Maka tak heran bisnis tersebut tak lengkang oleh zaman. Modal untuk berjualan gorengan juga sangat murah.
Seperti bisnis gorengan tahu pedas milik Rosie Pakpahan. Bermerek Tahu Jeletot Taisi, modal kemitraan atau membuka franchise itu mulai dari Rp 5 jutaan saja.
"Jadi biasanya itu ibu-ibu PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga), atau ibu rumah tangga mau nambahin cuan atau pendapatan jualan di rumah itu bisa, tanpa booth. Tahu, bahan baku dan segala macam packing itu kita kasih. Jadi, bisa pakai brand kita juga dengan modal Rp 5 juta mereka sudah bisa jualan," kata Rosie ditemui di Franchise and License Expo Indonesia (FLEI) Business Show 2024, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (25/10/2024).
Rosie mengaku pihaknya membuka beberapa paket franchise Tahu Jeletot Taisi lainnya, yakni modal Rp 20 juta, sampai Rp 55 juta. Untuk modal Rp 20 juta, siapapun bisa berjualan dengan mudah karena dari gerobak, alat masak, hingga bahan baku sudah tersedia.
"Paling banyak orang cari itu paket gerobakan Rp 20 juta, karena gampang. Untuk di pameran ini kita kasih promo Rp 20 juta, jadi Rp 15 juta. Semua siap jualan. Jadi tidak ada royalty fee atau bagi hasil," ungkapnya.
Adapun paket Rp 20 juta itu sudah mendapatkan, gerobak alumunium 1 set, produk tahu jeletot 20 pack (1 pack isi 20 tahu), tepung taisi 10 bungkus, kemasan, minyak goreng, wajan, termometer, kompor gas 1 set, tabung gas elpiji.
Kemudian dilengkapi panci stainless 2 pcs, serokan, saringan halus, sodet stainless, adukan spiral, gelas ukur, capitan 2 pcs, galon air, pumping water, alat kebersihan, dan kaos seragam.
Dengan modal Rp 20 jutaan itu, dalam satu bulan pendapatan bersih mencapai Rp 3 jutaan. Rosie menjamin pendapatan bisa lebih tinggi karena pelaku usaha dimungkinkan untuk berjualan tahu jeletot secara frozen.
"Omzet, jika modalnya 1.600 pcs tahu kita jual 3.000. Jadi satu bulan itu kita bisa bersih Rp 3 jutaan sudah bersih. Bahkan bisa lebih, mitra yang bergabung boleh jualan dalam kondisi frozen nantinya, jadi jualannya tidak hanya offline tetapi bisa online," terangnya.
Untuk paket yang Rp 55 juta, perlengkapan dan bentuk usahanya lebih besar. Dengan perlengkapan yang sama, booth yang ditawarkan lebih premium seperti bisa dibuka di ruko ataupun gerai di dalam mal.
"Rp 55 juta itu premium. Karena sudah siap jualan, bahan baku kita kasih 1.000 tahu, dapat freezer juga, boothnya premium yang bagusanlah. Kita setting kaya kafe, bisa di ruko bisa di foodcourt, nanti kita setting, di dalam mal bisa," ungkapnya.
Rosie bercerita sampai saat ini kemitraan Tahu Jeletot Taisi telah mencapai 658. Tahu Jeletot Taisi sudah berjalan 13 tahun sejak 2012.
Dikutip dari laman resmi Tahu Taisi, Rosie merintis bisnis Tahu Jeletot Taisi, mulanya dia hanya bermodalkan Rp 10 juta dan hanya berjualan di teras rumah dibantu dengan sang suami serta 3 orang lainnya.
Hanya dalam waktu 6 bulan saja, Rosie sudah mempunyai 5 cabang gerobak Tahu Jeletot Taisi. Kemudian memasuki tahun kedua, teras rumah yang biasa dipakai untuk produksi tahu pun tidak dapat menampung lagi dan akhirnya mereka menyewa lahan untuk produksi dan kantor.
Rosie juga kini telah memiliki pabrik tahu sendiri yang berada di Depok, Jawa Barat. Varian dari tahu jeletot milik Tahu Taisi ini berbagai macam, mulai dari original, spicy, extra spicy level 1-10, tahu isi ayam hingga isi bakso.
Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024 akan digelar 30 Oktober-3 November di ICE BSD City. Ragam motor baru akan muncul di IMOS 2024 ini. [928] url asal
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) kembali menyelenggarakan pameran sepeda motor terbesar, Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024. Pameran otomotif roda dua ini akan berlangsung mulai akhir bulan ini. Apa saja motor baru yang bakal muncul di IMOS 2024?
Pameran sepeda motor terbesar di Indonesia ini akan berlangsung dari tanggal 30 Oktober hingga 3 November 2024 di ICE BSD City. Berbagai pabrikan otomotif siap menawarkan inovasinya di industri roda dua.
"Untuk IMOS 2024, akan menghadirkan ragam variasi kendaraan roda dua, baik dari produk motor bermesin ICE, ataupun produk motor berbasis listrik juga berbagai merek dari industri pendukung seperti produk ban, apparel, pelumas hingga tools dan suku cadangan. Untuk IMOS 2024 kami mengusung tema, 'Riding Green and Safe Journey for A Better Life'. Kami berharap IMOS bisa jadi wadah pengenalan ragam teknologi terbaru sepeda motor di Indonesia," kata Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala dikutip Kamis, (17/10/2024).
Tercatat ada 17 merek sepeda motor jenis Internal Combustion Engine(ICE) seperti Honda, Kawasaki, Suzuki, TVS, Yamaha, Harley-Davidson, Royal Alloy, Royal Enfield, hingga Scomadi. Sementara itu, deretan sepeda motor listrik terdapat merek Alva, Electrum, HORWIN INC, ION Mobility, Polytron, VMove, Volta, dan ZPT.
Honda akan memajang zona motor listrik. Dua motor listrik terbaru Honda yang meluncur pekan lalu, yaitu Honda Icon e: dan CUV e: bakal dipajang di IMOS 2024. Keduanya akan menemani motor listrik Honda lainnya, yaitu EM1 e: dan EM1 e: Plus.
Tak cuma itu, skuter matik (skutik) andalan seperti Honda BeAT, Vario Series dan varian big skutik seperti PCX160 dan ADV160, juga motor sport seperti CB150 Streetfire, CBR150, CBR250RR pun bakal meramaikan IMOS 2024. Kemungkinan, Honda juga akan meluncurkan motor baru di IMOS 2024. Isunya, Honda sedang menyiapkan Scoopy terbaru.
Selanjutnya Yamaha. Pabrikan berlogo garpu tala ini akan menyajikan zona teknologi dengan memamerkan model-model seperti Yamaha Nmax Turbo, Maxi Area dan New Xmax Connected. Ada juga lini motor classy seperti Fino, New Fazzio dan Grand Filano, serta motorsport seperti R15 dan R25. Kemungkinan, Yamaha bakal meluncurkan motor baru di IMOS 2024. Bisa jadi Yamaha akan memperkenalkan R25 terbaru, apalagi secara global Yamaha baru saja meluncurkan YZF-R3 terbaru hasil produksi Indonesia yang menjadi kembaran dari R25.
Lalu Suzuki, merek motor asal Jepang ini masih mengandalkan jajaran skutiknya seperti Address, Nex-II, Nex-II Crossover dan terbaru ada Burgman 125. Jajaran motorsport seperti GSX-R 150 juga bakal turut meramaikan, juga akan ada Suzuki GSX-SF 250. Lini produk lain seperti V-Strom 250 SX dan Satria F150 turut dibawa. Belum ada tanda-tanda peluncuran motor baru Suzuki, tapi mungkin akan ada kejutan dari Suzuki di IMOS 2024 ini.
Kemudian Kawasaki akan menghadirkan lini motor sportnya. Mulai dari motor bermesin 150 cc, hingga jajaran ATV yang belum lama ini diluncurkan bakal dipamerkan Kawasaki di IMOS 2024. Belum ada kabar mengenai peluncuran motor baru Kawasaki, tapi mungkin saja akan ada kejutan di IMOS 2024.
Pabrikan motor asal India, TVS, turut meramaikan IMOS 2024. TVS akan meluncurkan motor listrik terbaru di IMOS 2024. Selain motor listrik, kemungkinan TVS akan meluncurkan satu motor sport terbaru di IMOS 2024. Selain itu, TVS akan membawa lini skutik seperti Intelligo dan Callisto series. Motor bebek seperti Rock, XR dan AM1, motor sport Max, Apache dan Ronin serta motor listrik TVS iQube juga bakal dibawa.
Lanjut, Royal Enfield masih mengandalkan motor klasik seperti Bullet 350 dan 500. Motor adventure Royal Enfield Himalayan 450 juga motor andalan Hunter dan Continental akan dibawa. Biasanya, Royal Enfield akan memperkenalkan edisi spesial di pameran otomotif. So, tunggu saja.
Selanjutnya, Scomadi akan memanfaatkan ajang IMOS 2024 untuk merayakan setahun kemunculan di Indonesia. Scomadi akan memboyong produk motor klasik modern andalannya.
Tak cuma motor bermesin bensin yang bakal meramaikan IMOS 2024. Motor listrik pun akan unjuk gigi di pameran otomotif roda dua ini. Salah satunya Electrum yang akan membawa teknologi motor listriknya. Electrum juga akan pamer ekosistem kendaraan listriknya termasuk baterai dan sistemnya. Kemungkinan Electrum bakal membawa kejutan di IMOS 2024.
Selain brand-brand tersebut, IMOS 2024 akan diramaikan oleh merek ternama seperti Harley-Davidson, serta merek motor listrik lain seperti Alva, HORWIN INC, ION Mobility, Polytron, VMove, Volta, dan ZPT. Produk aksesoris apparel, dan industri pendukung lainnya juga akan meramaikan IMOS 2024.
Harga tiket IMOS 2024 tak mengalami kenaikan. Mereka yang membelinya secara online cukup menyiapkan mahar Rp 25 ribu untuk kedatangan weekdays dan Rp 40 ribu untuk weekend. Sedangkan pembelian onsite atau di lokasi sedikit lebih mahal, yakni Rp 35 ribu untuk weekdays dan Rp 50 ribu untuk weekend. Pembelian presale secara online pada 4-6 Oktober berhak mendapat potongan harga 50 persen.
Pada edisi sekarang, acara tersebut akan menggunakan lahan 15 ribu meter persegi dan memanfaatkan hall 9-10 di ICE BSD.
Tingkat adopsi kendaraan listrik yang rendah disebabkan sepeda motor listrik saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan pengendara Indonesia. [330] url asal
Jakarta: Indonesia memiliki pasar sepeda motor yang besar, di mana penjual motor di tahun 2023 mencapai 6,2 juta unit. Sayangnya penetrasi penjualan sepeda motor listrik masih minim.
Tren penjualan kuda besi nir emisi sebetulnya meningkat dalam beberapa tahun ke belakang. Tapi, penetrasinya masih jauh di Bawah motor konvensional.
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyebutkan penjualan motor konvensional mencapai 5.221.470 unit pada 2022, dan penjualan motor listrik baru 17.198 unit. Sedangkan penjualan motor di tahun 2023 mencapai 6.236.992 unit, dan penjualan motor listrik sudah di angka 54.737 unit.
Ketua Umum AISI, Johannes Loman, menyoroti perkembangan teknologi motor listrik cukup pesat, angka penjualannya masih belum signifikan. Ia menyoroti beberapa faktor yang menjadi penghambat utama, seperti keterbatasan jarak tempuh, waktu pengisian daya yang cukup lama, serta harga yang masih tergolong tinggi. "Konsumen memerlukan keyakinan sepeda motor listrik dapat memenuhi kebutuhan mereka secara optimal, terutama dalam hal kecepatan dan jangkauan," jelas Loman dikutip dari Antara.
CEO sebuah perusahaan sepeda motor listrik di Indonesia yang tidak ingin disebutkan mereknya, Raditya Wibowo, melihat tingkat adopsi kendaraan listrik yang rendah disebabkan sepeda motor listrik saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan pengendara Indonesia. Selain itu sepeda motor listrik yang tersedia belum bisa juga memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia dari aspek kinerja, durability, dan keandalan yang baik. Alasan lain karena sepeda motor listrik diyakini belum mampu menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama dalam hal jarak tempuh, jaringan charging station, keamanan baterai serta jaminan after sales.
“Melihat perkembangan motor listrik saat ini, kayaknya belum ada produk yang bener-bener bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Kebanyakan masyarakat tahunya motor listrik itu tidak bisa dipakai jauh, tarikan kurang optimal, atau bingung nge-charge-nya dimana. Jadi hal-hal dasar seperti ini yang membuat tingkat adopsi motor listrik rendah,” ujar Raditya Wibowo melalui keterangan resminya.
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah menandatangani Perjanjian Perdagangan Preferensial (PTA) antara Iran dan Indonesia setelah disetujui oleh parlemen Iran.
Mengutip Kantor Berita IRNA, Presiden Pezeshkian telah menerbitkan kesepakatan tersebut pada hari Minggu (13/10) dan mengeluarkan directive kepada kementerian industri dan luar negeri untuk mengimplementasikannya.
Kesepakatan ini disetujui oleh Parlemen Iran pada 24 September dan dikonfirmasi oleh Dewan Wali Iran pada 2 Oktober 2024. Pimpinan Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf, pada 8 Oktober, secara resmi memberitahukan Presiden Pezeshkian tentang persetujuan undang-undang PTA antara pemerintah Iran dan Indonesia, setelah disetujui oleh para anggota parlemen.
Kesepakatan ini, yang awalnya ditandatangani di Tehran pada 20 Juni 2005, bertujuan untuk memperkuat hubungan perdagangan antara kedua negara dengan mengurangi tarif dan menghapus hambatan non-tarif.
Lalu dalam kunjungan Presiden Iran Seyyed Ebrahim Raisi ke Indonesia pada 2023, perjanjian ini ditandatangani oleh kedua negara, di Istana Bogor, Jawa Barat.
Sebelumnya, Komisi VI DPR Indonesia juga telah menyetujui ratifikasi Undang-Undang tentang Persetujuan Perjanjian Preferensial Perdagangan (II-PTA) antara Indonesia dan Republik Islam Iran. Kesepakatan ini dibahas dalam rapat kerja antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Komisi VI DPR di Jakarta.
"Kami ucapkan terima kasih atas kerja sama dan kontribusi positif dari Pimpinan dan Anggota Komisi VI DPR-RI. Kami optimistis ratifikasi II-PTA akan membawa dampak positif bagi perdagangan dan perekonomian kedua negara," ungkap Menteri Perdagangan Indonesia, Zulkifli Hasan.
Zulkifli menjelaskan bahwa Iran merupakan negara strategis dengan potensi besar menjadi hub perdagangan Indonesia ke kawasan Timur Tengah, Asia Tengah, Asia Selatan, dan Eropa.
“Dengan penduduk 88 juta jiwa, Iran menjadi pasar potensial bagi Indonesia. Preferensi tarif II-PTA untuk sejumlah produk ekspor utama akan meningkatkan ekspor Indonesia ke Iran dan kawasan sekitarnya. Ini berpotensi meningkatkan surplus neraca perdagangan Indonesia,” jelas Zulkifli.
Persetujuan II-PTA ditandatangani pada 23 Mei 2023 di Istana Bogor oleh Menteri Perdagangan kedua negara, yang disaksikan oleh Presiden RI dan Presiden Iran.
Sebagai persetujuan dagang kedua Indonesia dengan negara di kawasan Timur Tengah, II-PTA juga merupakan yang pertama bagi Indonesia dengan pengaturan imbal dagang (Counter Trade) sebagai alternatif transaksi perdagangan.
Melalui persetujuan ini, Indonesia memperoleh penghapusan dan penurunan tarif atas 239 pos tarif (PT) yang mencakup produk mineral, industri, pertanian, dan perikanan.
Ditegaskan Zulkifli, setelah diberlakukan, ekspor Indonesia ke Iran diproyeksikan mencapai US$ 494 juta pada 2030 dengan surplus sebesar US$ 468 juta.
"II-PTA juga akan mendukung pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 dan meningkatkan kinerja makroekonomi Indonesia. Diharapkan, II-PTA dapat diimplementasikan pada awal 2025,” tambah Zulkifli.
Komisi VI DPR RI menyetujui ratifikasi II-PTA melalui mekanisme Peraturan Presiden (Perpres). Dalam rapat tersebut, Komisi VI juga meminta Kemendag untuk mengantisipasi dan memperhatikan aspek geopolitik, hambatan tarif dan nontarif, serta besaran pasar kedua negara.
Berdasarkan data, neraca perdagangan Indonesia dengan Iran selama lima tahun terakhir (2019-2023) selalu mencatat surplus. Pada 2023, total perdagangan kedua negara mencapai US$ 206,9 juta, dengan ekspor Indonesia mencapai US$ 195,1 juta dan impor sebesar US$ 11,7 juta.
Produk ekspor utama Indonesia ke Iran meliputi kacang lainnya, sepeda motor, asam lemak monokarbosiklat industri, papan fiber dari kayu, dan bagian dari aksesori kendaraan.
Sedangkan produk impor utama Indonesia dari Iran meliputi kurma, buah ara, dan buah lainnya; alkaloid alami atau sintesis; anggur segar atau kering; instrumen dan peralatan yang digunakan dalam ilmu medis; serta carboy, botol, dan kemasan lainnya.
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berbeda dengan kendaraan roda empat, pasar kendaraan roda dua di Indonesia masih memperlihatkan kinerja yang positif dari sisi penjualan sepanjang 2024 berjalan.
Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan motor nasional tercatat sebanyak 4.872.496 unit pada Januari-September 2024. Angka ini meningkat 3,19% year on year (yoy) dibandingkan penjualan motor nasional pada periode yang sama tahun sebelumnya yakni 4.721.683 unit.
Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia menilai, permintaan terhadap motor baru tetap tumbuh positif sepanjang tahun ini, meski sebagian masyarakat didera oleh pelemahan daya beli.
Industri motor pun relatif tahan banting di tengah berbagai sentimen negatif terkait kondisi ekonomi nasional pada tahun ini. Sebagai contoh, ketika kurs rupiah mengalami tren koreksi beberapa waktu lalu, para produsen motor tetap bisa mempertahankan bisnisnya karena sebagian besar komponen motor sudah diproduksi di dalam negeri.
Kalaupun terjadi penyesuaian harga motor akibat pelemahan rupiah, angka kenaikan harganya tidak signifikan. "Angka kenaikan harga jual motor masih sejalan dengan pertumbuhan UMR masyarakat, sehingga permintaan tidak berkurang," kata dia, Minggu (13/11).
AISI sendiri sedikit melakukan penyesuaian terhadap proyeksi penjualan motor nasional pada akhir 2024 yakni berada di kisaran 6,35 juta unit sampai 6,45 juta unit. Sebelumnya, target penjualan motor nasional pada tahun ini diperkirakan sekitar 6,2 juta sampai 6,5 juta unit.
Proyeksi tersebut berdasarkan asumsi bahwa penjualan motor nasional pada tiga bulan terakhir 2024 nanti rata-rata di kisaran 540.000 unit. "Kalau berdasarkan data historis, penjualan motor pada semester kedua biasanya lebih tinggi dari semester pertama," ungkap Sigit.
Sementara itu, salah satu agen pemegang merek (APM) yakni PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengalami kenaikan penjualan motor sekitar 40% hingga akhir kuartal III-2024. Adapun motor yang paling laris terjual oleh Suzuki yaitu Burgman Street 125EX. Model ini telah didistribusikan kepada para konsumen pada 2024.
"Untuk model baru tahun depan kemungkinan baru ada," imbuh Teuku Agha, 2W Sales & Marketing Department Head SIS, Minggu (13/10).
Selain Burgman, Suzuki juga memiliki beberapa line up motor lainnya seperti Vstrom 250 SX, GSX-R150, Gixxer SF 250, Avenis 125, Nex II, dan All New Satria F150.
JAKARTA, KOMPAS.com – Volume penjualan sepeda motor di Indonesia mencapai 528.715 unit pada September 2024. Angka ini minus 7,8 persen dibanding Agustus 2024 (month-to-month/mtm) yang penjualannya meraih 573.886 unit.
Dilansir dari situs resmi Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) (9/10/2024), penjualan motor pada Januari-September 2024 telah mencapai 4.872.496 unit.
Angka tersebut meningkat tipis dibandingkan perolehan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.721.683 unit, atau naik 3,1 persen.
KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Booth Yamaha di IMOS 2023
Melihat segmentasinya, motor skutik masih mendominasi penjualan pada September 2024 dengan komposisi 90,16 persen.
Sedangkan Underbone atau motor bebek berkontribusi sebesar 5,37 persen, sama seperti bulan lalu. Kemudian, motor Sport turun sedikit menjadi 4,47 persen, dari sebelumnya 4,49 persen.
Di tengah penurunan kondisi ekonomi, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) masih optimistis penjualan motor mencapai target pada tahun ini.
Apalagi pada akhir Oktober ini, AISI juga menggelar pameran IMOS 2024 di ICE BSD, Tangerang, Banten, yang menampilkan sejumlah teknologi roda dua terkini.
Ketua Umum AISI Johannes Loman, mengatakan, penjualan sampai dengan Agustus 2024 telah mencapai 4,34 juta unit di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah.
“Menunjukan sepeda motor jadi moda transportasi yang efisien dan terjangkau untuk masyarakat, dengan dukungan perusahaan pembiayaan yang andal dan sehat,” ujar Loman di Jakarta belum lama ini.
“Kami berharap pameran dapat berkontribusi meningkatkan penjualan sepeda motor sehingga mencapai target AISI sebesar 6,35 juta unit sampai 6,45 juta unit,” kata dia.