#30 tag 24jam
Warren Buffett Bocorkan 10 Kebiasaan yang Bikin Bangkrut dan Miskin
Warren Buffett, CEO Berkshire Hathaway, adalah salah satu investor tersukses sepanjang masa. [796] url asal
#warren-buffett #berkshire-hathaway #gaya-hidup-hemat #investasi-diri-sendiri #kehancuran-finansial #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #tokoh
(Kontan - Terbaru) 26/10/24 03:45
v/16952944/
Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Warren Buffett, CEO Berkshire Hathaway, adalah salah satu investor tersukses sepanjang masa.
Selama bertahun-tahun, ia telah berbagi banyak kebijaksanaan tentang investasi, pengelolaan uang, dan kehidupan.
Melansir New Trader U, berdasarkan ajaran, tulisan, dan gaya hidup Warren Buffett, berikut adalah sepuluh kebiasaan keuangan yang mungkin membuat orang bangkrut dan miskin:
1. Hidup di Luar Kemampuan
"Jika Anda membeli barang yang tidak Anda butuhkan, Anda akan segera harus menjual barang yang Anda butuhkan." - Warren Buffett-
Hidup di luar kemampuan Anda adalah cara pasti menuju kehancuran finansial. Sangat penting untuk membedakan antara keinginan dan kebutuhan.
Gaya hidup hemat Buffett, meskipun kekayaannya sangat besar, merupakan bukti prinsip ini.
2. Tidak Berinvestasi pada Diri Sendiri
"Investasi terbaik yang dapat Anda lakukan adalah pada diri sendiri." - Warren Buffett-
Keterampilan, pengetahuan, dan kesehatan Anda adalah aset yang tak ternilai. Berinvestasi dalam pendidikan, pertumbuhan pribadi, dan kesejahteraan mempersiapkan Anda untuk kesuksesan jangka panjang.
Buffett sering kali mengaitkan kesuksesannya dengan pembelajarannya yang berkelanjutan.
"Baca 500 halaman setiap hari. Begitulah cara kerja pengetahuan. Ia menumpuk, seperti bunga majemuk.” – Warren Buffett
3. Mengejar Keserakahan atau Menjadi Takut
“Takutlah saat orang lain serakah dan serakahlah hanya saat orang lain merasa takut.” - Warren Buffett -
Pasar saham bukanlah skema cepat kaya. Mengejar keuntungan jangka pendek atau membuat keputusan berdasarkan rasa takut dapat merugikan.
Buffett menekankan nilai investasi jangka panjang, memahami bahwa pasar akan mengalami pasang surut, tetapi investasi yang berkualitas akan tumbuh seiring waktu.
4. Mengikuti Keramaian
“Periode menahan yang paling kami sukai adalah selamanya.” - Warren Buffett -
Mengikuti keramaian dapat menyebabkan keputusan yang disesalkan, terutama dalam masalah keuangan.
Tekanan dari teman sebaya atau daya tarik keuntungan cepat dapat mengalihkan Anda dari strategi investasi dan perdagangan yang baik.
Keberhasilan Buffett berakar pada pendekatannya yang suka menentang, yang sering kali bertentangan dengan sentimen pasar yang populer.
Mengikuti tren saham atau aset yang tidak dikenal tanpa pemahaman dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan.
Banyak orang bangkrut ketika sesuatu yang mereka investasikan dalam jumlah besar berada dalam gelembung yang meletus.
5. Membawa Utang Berbunga Tinggi
“Saya telah melihat lebih banyak orang gagal karena minuman keras dan leverage – leverage adalah uang pinjaman.” - Warren Buffett -
Utang berbunga tinggi, terutama dari sumber seperti kartu kredit, dapat dengan cepat menggerogoti kesehatan finansial Anda.
Buffett memperingatkan terhadap leverage yang berlebihan, dengan memahami bahwa meskipun utang dapat memperbesar keuntungan, utang juga dapat memperbesar kerugian.
Dibebani oleh utang berbunga tinggi dapat mencegah Anda berinvestasi dan mengembangkan kekayaan.
6. Menjadi Materialistis
“Kesuksesan tidak datang dari kekayaan, kekuasaan, ketenaran, atau berapa banyak mainan mahal yang Anda miliki sebelum Anda meninggal.” – Warren Buffett -
Gaya hidup Buffett yang sederhana, meskipun ia memiliki miliaran dolar, menunjukkan nilai hidup.
Dalam dunia yang digerakkan oleh konsumen, menyamakan kebahagiaan dengan harta benda adalah hal yang mudah.
Namun, mengumpulkan barang-barang dapat menyebabkan tekanan finansial, terutama jika melibatkan utang.
Kepuasan sejati datang dari pengalaman, hubungan, dan pertumbuhan pribadi.
7. Tidak Sabar
“Pasar saham adalah alat untuk mentransfer uang dari orang yang tidak sabar ke orang yang sabar.” – Warren Buffett.
Ketidaksabaran dapat menyebabkan keputusan yang terburu-buru. Membangun kekayaan adalah maraton, bukan lari cepat. Pendekatan jangka panjang Buffett terhadap investasi menunjukkan manfaat kesabaran.
Melompat dari satu investasi ke investasi lain atau mencari keuntungan cepat dapat mengakibatkan hilangnya peluang dan potensi kerugian.
Sebagian besar keuangan pribadi juga bergantung pada kesabaran untuk menunggu membeli barang saat Anda mampu membelinya dibandingkan dengan kepuasan instan.
8. Tidak Terus Belajar
“Risiko muncul karena tidak tahu apa yang Anda lakukan.” - Warren Buffett -
Dunia terus berkembang, dan begitu pula pengetahuan Anda. Pembelajaran berkelanjutan mengurangi risiko dan membuka pintu menuju peluang baru.
Buffett, seorang pembaca yang rajin, menekankan pentingnya tetap mendapatkan informasi.
Dengan pembelajaran berkelanjutan, Anda dapat menghindari pengambilan keputusan yang tidak tepat yang dapat membahayakan kesehatan finansial Anda.
9. Membuat Keputusan Finansial yang Emosional
“Anda harus mampu mengendalikan emosi Anda sedemikian rupa sehingga Anda tidak akan terlalu bersemangat saat senang dan terlalu tertekan saat susah.” - Warren Buffett -
Uang dan emosi adalah campuran yang tidak stabil. Membuat keputusan berdasarkan emosi daripada logika dapat menyebabkan hasil yang disesalkan.
Pendekatan tabah Buffett terhadap fluktuasi pasar menekankan untuk tetap tenang dan rasional, memastikan keputusan didasarkan pada fakta dan bukan perasaan.
Membeli rumah besar, mobil baru, atau mainan seperti sepeda motor atau perahu karena alasan emosional dapat membuat Anda bangkrut.
Tidak baik mencampur emosi dengan keuangan pribadi, pengeluaran, atau investasi.
Tonton:Dari Nol hingga Jadi Kaya Raya, Ini 6 Teknik yang Dilakukan Warren Buffett
10. Tidak Memahami Apa yang Anda Investasikan
“Jangan pernah berinvestasi dalam bisnis yang tidak dapat Anda pahami.” - Warren Buffett -
Memahami dasar-dasar setiap investasi potensial sangatlah penting. Menyelami lebih dalam, mengajukan pertanyaan, dan memastikan Anda memiliki informasi yang cukup sebelum mengeluarkan uang Anda sangatlah penting.
Kehilangan modal dalam investasi yang buruk dapat membuat Anda bangkrut. Jangan pernah menginvestasikan uang kecuali Anda memiliki strategi investasi atau perdagangan yang terukur dengan keunggulan.
10 Nasihat Warren Buffett dalam Mengelola Keuangan Supaya Tak Jatuh Miskin
Warren Buffett dikenal karena kebijaksanaan finansialnya yang sederhana namun sangat berharga [840] url asal
#utang-kartu-kredit #warren-buffett #kebijaksanaan-finansial #investasi-bernilai-rendah #gaya-hidup-hemat #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi
(Kontan - Terbaru) 01/10/24 16:06
v/15815332/
Sumber: Yahoo Finance | Editor: Handoyo .
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Warren Buffett, salah satu investor tersukses di dunia, dikenal karena kebijaksanaan finansialnya yang sederhana namun sangat berharga. Nasihat-nasihatnya layak didengarkan, terutama jika dapat membantu menghindari kesalahan dalam mengelola keuangan.
Berikut adalah 10 hal yang menurut Buffett sering kali disia-siakan oleh orang-orang yang kurang mampu secara finansial, dan apa yang sebaiknya dilakukan sebagai gantinya.
1. Investasi Bernilai Rendah
Buffett sering menekankan bahwa investasi terbaik yang dapat dilakukan adalah berinvestasi pada diri sendiri. "Investasi terpenting yang dapat Anda lakukan adalah pada diri sendiri," kata Buffett.
Pengetahuan akan terus berkembang seperti bunga majemuk. Buffett sendiri menghabiskan sekitar 80% dari waktunya dalam sehari untuk membaca. Ia menyarankan agar siapa pun yang ingin meraih kesuksesan sebaiknya membaca hingga 500 halaman per hari.
Jika saat ini Anda berinvestasi pada sesuatu selain diri Anda, mungkin sudah saatnya untuk mengevaluasi ulang strategi Anda.
Rekomendasi Buffett:
- Fokus pada pendidikan diri.
- Tingkatkan pengetahuan setiap hari.
2. Utang Kartu Kredit
Salah satu prinsip utama Buffett dalam mengelola keuangan pribadi adalah menghindari utang kartu kredit. Buffett lebih suka menggunakan uang tunai dalam sebagian besar transaksinya.
"Saya memiliki kartu American Express, yang saya dapatkan pada tahun 1964, tetapi saya membayar dengan tunai 98% dari waktu," kata Buffett.
Utang kartu kredit dengan bunga tinggi dapat menjadi beban yang sulit diatasi dan menghancurkan keseimbangan keuangan Anda.
Rekomendasi Buffett:
- Hindari ketergantungan pada kartu kredit.
- Utamakan pembayaran tunai untuk mengendalikan pengeluaran.
3. Mementingkan Kuantitas daripada Kualitas
Buffett selalu lebih memilih membeli perusahaan hebat dengan harga wajar daripada perusahaan biasa dengan harga yang sangat murah. Prinsip ini juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketika Anda terlalu fokus pada kuantitas daripada kualitas, keuntungan jangka pendek mungkin terlihat menarik, namun sering kali ini akan membebani Anda lebih besar dalam jangka panjang. Berinvestasi dalam produk berkualitas mungkin terasa lebih mahal di awal, namun akan lebih hemat dalam jangka panjang.
Rekomendasi Buffett:
- Prioritaskan kualitas dalam pengeluaran.
- Investasikan uang pada barang-barang yang tahan lama dan bermanfaat.
4. Pengeluaran yang Tidak Perlu
Buffett terkenal karena gaya hidupnya yang sederhana dan hemat. Dia tidak peduli dengan teknologi terbaru atau pakaian bermerk. Bahkan, ia menggunakan ponsel flip seharga $20 selama bertahun-tahun sebelum akhirnya mengganti ke iPhone pada tahun 2020.
Menurutnya, prinsip utama dalam mengelola keuangan adalah, "Jangan menabung setelah mengeluarkan uang, tetapi keluarkan uang setelah menabung." Gaya hidup hemat ini adalah landasan dari kekayaan yang berkelanjutan.
Rekomendasi Buffett:
- Buat prioritas antara kebutuhan dan keinginan.
- Biasakan menabung sebelum mengeluarkan uang.
5. Membeli Mobil Baru
Mobil baru biasanya mengalami depresiasi nilai yang sangat cepat. Menurut Kelley Blue Book, sebagian besar mobil baru akan kehilangan 20% nilainya hanya dalam tahun pertama. Buffett lebih memilih untuk membeli mobil bekas dengan harga yang lebih murah daripada membeli mobil baru yang akan mengalami depresiasi cepat.
"Kenyataannya, saya hanya mengemudi sekitar 3.500 mil per tahun, jadi saya sangat jarang membeli mobil baru," kata Buffett.
Rekomendasi Buffett:
- Hindari membeli mobil baru kecuali benar-benar diperlukan.
- Pertimbangkan mobil bekas berkualitas sebagai alternatif yang lebih hemat.
6. Pembelian dengan Harga Penuh
Bahkan Warren Buffett, seorang miliarder, selalu mencari penawaran terbaik ketika berbelanja. Salah satu cerita terkenal adalah ketika Buffett mengajak Bill Gates untuk makan di restoran cepat saji dan menggunakan kupon diskon untuk membayar. Meskipun memiliki kekayaan yang luar biasa, ia tetap memperhatikan pengeluaran yang cerdas.
Rekomendasi Buffett:
- Cari diskon atau penawaran sebelum membeli barang.
- Manfaatkan kupon atau promosi untuk menghemat pengeluaran.
7. Investasi Spekulatif
Banyak orang tergoda untuk melakukan investasi spekulatif dengan harapan mendapat keuntungan besar dalam waktu singkat. Namun, Buffett selalu menekankan pentingnya investasi jangka panjang yang solid daripada mengejar keuntungan cepat. Investasi spekulatif sering kali berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian besar jika tidak dikelola dengan hati-hati.
Rekomendasi Buffett:
- Hindari investasi dengan risiko tinggi yang tidak dipahami dengan baik.
- Fokus pada investasi jangka panjang yang aman dan stabil.
8. Berlangganan Layanan yang Tidak Diperlukan
Dalam kehidupan modern, banyak orang yang berlangganan berbagai layanan seperti streaming, gim daring, atau keanggotaan klub tanpa mempertimbangkan apakah layanan tersebut benar-benar mereka butuhkan.
Menurut Buffett, pengeluaran kecil yang terakumulasi dapat berdampak besar pada kesehatan keuangan Anda. Mengevaluasi langganan secara berkala dan membatalkan yang tidak diperlukan adalah salah satu cara untuk mengurangi pengeluaran.
Rekomendasi Buffett:
- Tinjau ulang semua langganan bulanan atau tahunan.
- Batalkan layanan yang tidak digunakan secara aktif.
9. Biaya Makan di Luar
Buffett adalah penggemar berat makanan sederhana dan sering kali menghindari makan di restoran mewah. Meskipun terlihat sepele, biaya makan di luar dapat dengan cepat bertambah dan memengaruhi anggaran Anda. Memasak makanan di rumah tidak hanya lebih hemat, tetapi juga memungkinkan Anda untuk mengontrol kualitas bahan dan gizi.
Rekomendasi Buffett:
- Kurangi frekuensi makan di luar.
- Masak di rumah untuk menghemat biaya sekaligus meningkatkan kesehatan.
10. Gaya Hidup Boros
Buffett, meskipun memiliki kekayaan yang luar biasa, selalu mengedepankan gaya hidup yang sederhana. Dia masih tinggal di rumah yang dibelinya pada tahun 1958 dengan harga US$31.500.
Gaya hidup boros sering kali membuat seseorang merasa harus terus-menerus memenuhi standar yang tidak perlu, yang akhirnya dapat menghancurkan tabungan dan mengganggu tujuan keuangan jangka panjang.
Rekomendasi Buffett:
- Terapkan gaya hidup hemat dan sederhana.
- Fokus pada akumulasi kekayaan daripada pengeluaran mewah.