JAKARTA, KOMPAS.com – Hair oil atau minyak rambut dianggap dapat membuat rambut lepek.
Alhasil, beberapa orang masih enggan menggunakannya, meski rambut mereka tampak kering dan kusam.
Padahal, ada cara tertentu dalam menggunakan hair oil agar rambut tidak lepek, seperti yang dituturkan oleh hair dresser New Melati Salon Bali, Resi.
“Yang bikin rambut terlihat lepek saat pakai hair oil itu kandungan air dan helaian rambutnya,” ujar dia di The Langham Jakarta, Selasa (20/8/2024).
1. Rambut harus setengah kering
Hair oil lebih direkomendasikan untuk digunakan saat rambut sekitar 80 persen kering, entah dikeringkan pakai handuk atau pengering rambut (hair dryer).
Selanjutnya, aplikasikan satu pump hair oil dari tengah sampai ujung batang rambut. Lanjut keringkan rambut sampai 100 persen.
“Setelah itu, baru styling rambut. Kalau rambut masih terlalu basah yang becek, bisa lepek saat pakai hair oil. Dan juga memberi kesan demek,” kata Resi.
2. Perhatikan jenis rambut
Resi mengungkapkan, jenis rambut memengaruhi cara seseorang menggunakan hair oil. Menurut dia, jenis rambut yang paling mudah lepek adalah rambut yang setiap helainya tipis (fine hair).
“Kalau rambutnya kayak begitu (fine hair), sebaiknya pakai hair oil sebelum styling saja,” tutur dia.
3. Cukup pakai sekali
Jika tidak yakin apakah rambutmu bakal tampak lepek atau tidak seperti pemilik fine hair, Resi menyarankan untuk hair oil digunakan sekali saja.
Misalnya, hair oil digunakan saat rambut setengah kering sebelum ditata, atau sesudahnya. Lalu, takarannya cukup satu pump saja.
“Bisa setelah styling dikasih lagi hair oil, tapi setengah pump saja supaya enggak terlalu kebanyakan,” ujar Resi.